Rawan Terjadi Karhutla, Pemerintah Kecamatan Mandah Luncurkan Inovasi OSPS MPA - Arbindonesia
September 16, 2022

Rawan Terjadi Karhutla, Pemerintah Kecamatan Mandah Luncurkan Inovasi OSPS MPA

IMG_20220916_115252

Karhutla di Kecamatan Mandah.

Bagikan..

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meluncurkan sebuah inovasi untuk memudahkan masyarakat dalam memberi informasi terkait terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Inovasi ini berupa media pelaporan kebakaran berbasis online dan terintegrasi dengan aplikasi WhatsApp itu diberi nama OSPS MPA (Online System Pengaduan Siaga Masyarakat Peduli Api).

IMG_20220916_112808
Camat Mandah, Ns.Matzen, S.Kep, MSi, MM.Kes

Disampaikan Camat Mandah, Ns.Matzen, S.Kep, MSi, MM.Kes bahwa mengingat di wilayah Kecamatan Madah merupakan suatu kecamatan yang sangat rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Maka, kami meluncurkan inovasi yang tercetus dengen latarbelakang banyaknya terjadi karhutla di Wilayah Kecamatan Mandah yang selama ini kurang terkomunikasikan dan kurang terkoordinasi,” papar Camat Mandah kepada awak media, Jum’at (16/9/2022).

Dengan adanya inovasi OSPS MPA ini, masyarakat dan anggota MPA lebih mudah dan jauh lebih akurat dalam memberikan informasi jika menemukan titik api.

“Dengan cepatnya informasi yang disampaikan, maka masalah titik api yang di temukan tersebut akan semakin cepat dan tepat dalam penangananya. Sehingga titik kebakaran tersebut tidak semakin meluas,” ungkap Ns.Matzen, S.Kep, MSi, MM.Kes

Terakhir Camat Mandah berharap dengan diluncurkannya inovasi tersebut dapat berguna untuk masyarakat banyak terutama di wilayah Kecamatan Mandah.

“Semoga dengan adanya inovasi ini, nawaitu kita dalam penanganan dan mengantisipasi karhutla di wilayah Kecamatan Mandah dapat berjalan baik, sehingga kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan akibat karhutla,” tutup Camat Madah, Ns.Matzen, S.Kep, MSi, MM.Kes.

Untuk diketahui, OSPS MPA memiliki fungsi utama sebagai media layanan pengaduan bagi masyarakat wilayah Kecamatan Mandah, dalam melaporkan perihal temuan titik api yang beresiko terjadinya kebakaran lahan.

Adapun kemudahan dan fitur yang disajikan pada layanan OSPS MPA, diantaranya:

  1. Layanan pelaporan terintegrasi langsung ke aplikasi WhatsApp pengguna. Sehingga mempermudah dalam penyampaian atau pelaporan terkait temuan titik api.
  2. Layanan kontak person yang aktiv 24 jam, sehingga masyarakat atau pelapor akan mendapatkan balasan dari admin dengan cepat.
    Menampilkan informasi mengenai sejauh mana penanggulangan dari suatu kejadian kebakaran lahan.
  3. Auto Share, fitur ini merupakan salah satu fitur yang paling vital dari layanan OSPS MPA.

Adapun cara kerja dari fitur ini yaitu:

Ketika admin OSPS MPA mendapat laporan temuan titik api dari masyarakat maka secara otomatis laporan tersebut di share ke stakeholders terkait melalui Group WhatsApp OSPS MPA Kecamatan Mandah, yakni Camat, TNI, Polri, Bhabinkamtibmas, Damkar, Lurah, Kepala Desa, Kepala Dusun, Ketua RT dan tokoh msyarakat.

Dari beberapa fitur yang disajikan dalam layanan OSPS MPA tersebut, secara umum inovasi ini dibuat untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan untuk kedepannya.

Sebagai informasi juga, pemanfaatan hutan dan perlindungannya telah diatur dalam UUD 45, UU No. 5 tahun 1990, UU No 23 tahun 1997, UU No. 41 tahun 1999, PP No 28 tahun 1985 dan beberapa keputusan Menteri Kehutanan serta beberapa keputusan Dirjen PHPA dan Dirjen Pengusahaan Hutan.

Namun gangguan terhadap sumberdaya hutan terus berlangsung bahkan intensitasnya makin meningkat.

Kebakaran hutan merupakan salah satu bentuk gangguan yang makin sering terjadi. Dampak negatif yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan cukup besar mencakup kerusakan ekologis, menurunnya keanekaragaman hayati, merosotnya nilai ekonomi hutan dan produktivitas tanah, perubahan iklim mikro maupun global, dan asapnya mengganggu kesehatan masyarakat serta mengganggu transportasi baik darat, sungai, danau, laut dan udara.

Kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan sudah menjadi tugas berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, serta masyarakat.

Peran serta masyarakat menjadi sangat penting, mengingat keberadaannya, yang berbatasan langsung dengan hutan dan daerah rawan kabakaran lainnya.

Dalam kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, salah satu cara masyarakat dalam memberikan kontribusinya, yaitu dengan segera melaporkan ketika dijumpa titik api yang berisiko terjadinya kebakaran lahan. (ARBAIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.