Foto: Wabup Inhil Serahkan Bantuan Mobil Jenazah di Tempuling
Wabup menyerahkan bantuan bagi imam masjid dan gharim di kec Tempuling
Detikriau.org – Wakil Bupati Inhil H Syamsuddin Uti serahkan mobil jenazah bantuan dari Pemkab Inhil sekaligus penyerahan bantuan bagi imam masjid dan gharim di Kecamatan Tempuling, pekan lalu
Majelis Syuro PBB rekomendasikan dukung Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019
Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), MS Ka’ban. (Antaranews/Syaiful Hakim)
Jakarta – Antara mengabarkan bahwa Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) mengusulkan dan merekomendasikan agar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB untuk mendukung capres-cawapres hasil Ijtima Ulama II, yakni Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.
“Dalam rapat harian DPP PBB memutuskan agar keputusan Majelis Syuro ini disosialisasikan kepada DPW dan DPC PBB yang ada di daerah melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PBB yang akan digelar pada 27-28 Januari 2019,” kata Ketua Majelis Syuro PBB, MS Ka’ban saat jumpa pers, di Kantor DPP PBB, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis.
Majelis Syuro PBB, lanjut dia, juga menghormati dan mendukung keputusan Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra atas nama pribadi menjadi kuasa hukum pasangan capres-cawapres, Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres.
Meski telah menjadi kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf, Majelis Syuro juga berharap agar Yusril tetap melakukan pembelaan kepada Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.
Menurut Ka’ban, dukungan kepada capres nomor urut 02 itu diberikan lantaran sesuai Ijtima Ulama. PBB sebagai partai Islam yang didirikan oleh kekuatan umat, organisasi Islam dan tokoh Islam harus sejalan dengan umat Islam dalam berbangsa dan bernegara.
“Kita harapkan peserta Rakornas memahami apa yang telah menjadi keputusan Majelis Syuro untuk mendukung Prabowo-Sandi di Pilpres. Kita harapkan dibawah komando Yusril, PBB bisa lolos ambang batas parlemen empat persen,” kata mantan Menteri Kehutanan ini.
Ia menegaskan, tidak ada perpecahan di tubuh Partai Bulan Bintang, meski secara pribadi Yusril menjadi kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf, sementara Majelis Syuro merekomendasikan mendukung Prabowo-Sandi.
“Perbedaan pandangan di PBB merupakan hal biasa. Kita hidup dari segala perbedaan yang ada selama ini,” katanya.
Bagi kader PBB yang tidak mematuhi rekomendasi dari Majelis Syuro pun tidak akan dikenakan sanksi.
“Kami hanya memberikan rekomendasi kepada DPP PBB. Nanti DPP PBB yang memutuskan melalui musyawarah dengan pengurus partai tentang arah politik di Pilpres 2019,” katanya.
Jokowi Lagi-Lagi Mengumbar Janji Dengan Keluhan
foto: Rmol
Detikriau.org – Lagi-lagi menyampaikan janji dengan keluhan. Di satu sisi ingin menyelesaikan kasus, tapi di sisi lain mengeluhkan sistem hukum.
Rmol.co mewartakan bahwa begitulah yang disampaikan politisi Partai Bulan Bintang Ahmad Yani mengomentari penampilan calon presiden petahana Joko Widodo usai debat perdana. Menurutnya, apa yang diucapkan Jokowi terkait penegakan hukum dalam debat yang digelar di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (17/1) malam sebagai dua pertentangan.
Menjadi Presiden, katanya, adalah kesempatan bagi Jokowi untuk menyelesaikan persoalan sistem hukum yang dianggapnya tidak baik. Namun nyatanya, hingga kembali mencalonkan sebagai presiden, pekerjaan itu tidak dilakukan.
“Maka muncullah janji baru. Janji bahwa ia akan memperbaikinya. Secara logika, berarti selama ini Jokowi tidak berusaha untuk memperbaikinya,” kata caleg DPR RI Dapil DKI Jakarta 1 itu.
Tidak jauh beda dengan omongan Jokowi saat debat menyorot topik HAM. Jokowi ingin menyelesaikan pelanggaran HAM masa lalu tapi ia mengeluhkan sistem. Jokowi menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan pelanggaran HAM di masa lalu, tetapi Jokowi tidak mengungkap sistem seperti apa yang diinginkannya sehingga bisa menyelesaikan masalah tersebut.
“Pelanggaran HAM menjadi isu singkat dalam debat pertama. Banyak orang yang menganggap bahwa itu panggung mengadili Prabowo. Tapi pada gilirannya, petahana hanya mengeluhkan sistem,” kata Ahmad Yani.
Ustaz Arifin Ilham Kembali Dikabarkan Meninggal, Ini Kebenarannya
Ariin Ilham (kedua kiri) berfoto bersama keluarganya saat dirawat di rumah sakit. Putranya Alvin memohon doa untuk kesembuhan ayahnya dan kembali sehat walafiat lewat akun instagramnya. instagram/@alvin-411
Jakarta – Tempo.co mewartakan, untuk kedua kalinya, kabar ustaz Arifin Ilham meninggal kembali tersebar cepat. Putra Arifin Ilham pun segera membuat pengumuman soal kondisi terakhir sang ayah yang kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit di Malaysia.
Lewan akun Instagramnya, Alvin menunjukkan sebuah foto Arifin Ilham bersama seorang sahabatnya yang tengah menjenguk di rumah sakit. “Alhamdulillah abi semakin membaik dan kembali sehat, insyaallah dalam waktu dekat saya menyusul ke Malaysia,” tulis Alvin, Kamis, 17 Januari 2019.
Alvin juga meminta kepada masyarakat agar tak mudah tergiring isu soal kondisi kesehatan ayahnya. “Teman-teman jangan percaya berita apapun yang beredar sebelum kami selaku keluarga mengkonfirmasi kebenaran tersebut, ya,” tulis Alvin di unggahan yang sama.
Beberapa jam kemudian akun resmi ustaz Arifin Ilham mengunggah dua buah video yang disertai sebuah pesan. “Assalamualaikum wa rahmatullaahi wabarakaatuhu “SubhanAllah walhamdulillah menjelang magrib Jumat hari mulia ini Arifin hanya mau sampaikan bahwa, Arifin sayang antum semua karena Allah, dan semoga Allah persaudarakan kita dunia akhirat dan semua dikumpulkan Allah dalam Ridho dan SyurgaNya kelak di akhirat, aamiin, aamiin, aamiin”.
Sehari sebelumnya, akun yang sama sempat mengunggah foto terbaru Arifin Ilham bersama ibu dan beberapa sahabatnya. “SubhanAllah walhamdulillah waktu dhuha selesai sarapan walau masih pelan pelan makannya, semua semakin diberkahi Allah semua kasih sayang doa keluargaku sahabatku tersayang tercinta Fillah. Allahumma ya Allah ampunilah seluruh dosa kami dan hiasilah hidup kami dengan kesehatan afiyatan di Jalan-Mu, aamiin,” tulis akun tersebut.
Hal tersebut tentunya jelas membantah kabar bohong yang menyebut ustaz Arifin Ilham meninggal. Sebaliknya, beberapa pihak mengabarkan kondisi Arifin Ilham belakangan kian membaik.
Ditanyai Soal Loloskan Caleg Mantan Koruptor, Ini Jawaban Prabowo
Foto: screenshot kanal youtube
Jakarta, detikriau.org – Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo mengkritisi kebijakan Prabowo Subianto dengan tetap meloloskan mantan koruptor sebagai caleg di Partai Gerindra yang dipimpinnya.
“Ini menurut ICW ya, Partai yang Bapak pimpin termasuk partai yang paling banyak mencalonkan mantan koruptor atau mantan napi korupsi,” Ujar Jokowi dalam debat capres cawapres pertama di Hotel Bidakara Jakarta Selatan, dikutip melalui Live Streaming Tv One, Kamis (17/1)
Sepengetahuan dirinya, menurut Jokowi, caleg itu yang tandatangan adalah ketua umumnya, berarti Pak Prabowo, termasuk Sekjen.
Artinya caleg mantan koruptor dari partai Gerindra ini juga mendapatkan restu dari Prabowo.
Menanggapi kritikan Jokowi, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menilai pernyataan ICW sangatlah subjektif. Ia mengaku tidak setuju dengan hal itu.
“Saya jamin Partai Gerindra akan melawan korupsi sampai keakar-akarnya. Kalau ada kader gerindra yang korupsi, saya sendiri yang menjamin untuk mengantarnya ke penjara,” Tegaskan Prabowo
“Ini Negara Demokrasi Kita umumkan saja kerakyat. Kalau rakyat tak mau memilih ya kan tidak dipilih”
Yang jelas, ditambahkan Prabowo, kalau kasus itu sudah melalui proses, dia sudah dihukum dan hukum juga mengijinkan, apalagi rakyat masih menghendaki dia apalagi korupsinya mungkin juga tidak seberapa.
“Mencuri ayam itu benar juga salah, tapi kalau mencuri uang rakyat yang jumlahnya triliunan, itu yang harus kita habiskan di Indonesia.” Akhiri Prabowo.
reporter: faisal
Cegah Korupsi di Birokrasi, Prabowo: Tingkatkan Penghasilan. Masih Korupsi Juga, Suruh Tambang Pasir di Pulau Terpencil
Jakarta, detikriau.org – Capres no urut 02 Prabowo Subianto upayakan pencegahan korupsi di birokrasi dengan meningkatkan penghasilan sebagai penguat integritas. Namun jika hal ini tidak juga berbuah baik, tindakan tegas harus dilakukan.
“Perbaiki kualitas hidup, jamin kebutuhan dia, kalau masih juga korupsi, ya .. kita tindak sekeras-kerasnya,” tegas Prabowo dalam debat capres cawapres 2019 Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, dikutip melalui live streaming Tv One, Kamis (17/1).
Tindakan tegas ini dicontohkan Prabowo mungkin saja misalnya dengan menempatkan disuatu pulau terpencil dan disuruh menambang pasir terus menerus.
Perbaikan penghasilan dinilai Prabowo sangat penting dilakukan. Dengan penghasilan yang mencukupi diyakininya akan lebih mampu menghindari ASN dari jebakan bujukan korupsi. [faisal]