Gempabumi 5,3 SR dan 6.0 SR Sore Ini Guncang Kepulauan Mentawai, SUMBAR
Detikriau.org – Dua kali gempabumi sore ini mengguncang Kabupaten Kepulauan mentawai Provinsi Sumatra Barat.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mellaui laman resminya melaporkan bahwa gempa pertama berkekuatan 5,3 SR terjadi pada pukul 16.03 Wib berpusat 106 km Tenggara Kepulauan Mentawai atau pada titik koordinat -2.89LS – 99.95 BT pada kedalaman 10 km.
Kemudian disusul gempa kedua terjadi pada pukul 16.27 Wib berkekuatan 6.0 SR. gempa berpusat 117 km Tenggara Kepulauan Mentawai atau pada titik koordinat -3.03LS – 99.84BT dikedalaman 17km.
“gempa tidak berpotensi tsunami.” Sampaikan BMKG.
Reporter: Amrul
FOTO: Ikuti Jalan Sehat, Prabowo Berswafoto Bersama Titiek Soeharto
Foto: Dok IDN Times
Jakarta — Calon Presiden Prabowo Subianto mengikuti kegiatan jalan sehat bersama ribuan relawan Roemah Djoeang Prabowo-Sandiaga, Sabtu (2/2).
dilasnir melalui IDNTimes, Selain Prabowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Titiek Soeharto, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon serta Panglima Relawan Roemah Djoeang Pius Lustrilanang juga mengikuti kegiatan ini.
1. Prabowo swafoto bersama Titiek
Foto: Dok IDN Times
Prabowo yang sedang menyapa pendukungnya di atas panggung, menyempatkan diri diajak swafoto bersama Titiek. “Cinere,” sambut tepuk tangan para pendukungnya.
2. Masa bergerak dari Irti Monas menuju Lapangan Banteng
3. Prabowo menyapa pendukung dengan goyangan khasnya
4. Prabowo beri topi ke pendukungnya
5. Titiek berusaha menyapa setiap relawan
Dewan HAM PBB Disebut Takkan Tangani Petisi Referendum Papua
Jakarta — CNN Indonesia mewartakan, Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB disebut tidak akan menangani petisi kemerdekaan Papua Barat karena tidak sesuai dengan kewenangan lembaga tersebut.
“Dewan HAM tidak memiliki mandat untuk menindaklanjuti petisi yang tidak ada kaitannya dengan masalah HAM. Kalau itu masalah politik tidak akan ditangani dan tidak akan ditindaklanjuti,” ujar Wakil Tetap RI untuk PBB dan organisasi internasional lain di Jenewa, Duta Besar Hasan Kleib, dalam pesan singkat pada Antara, Sabtu (2/2).
Petisi kemerdekaan Papua yang diklaim ditandatangani 1,8 juta orang diserahkan oleh Benny Wenda, anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat, kepada Dewan HAM PBB pada 25 Januari lalu
Kementerian Luar Negeri RI menyatakan Benny Wenda bisa bertemu dengan Dewan HAM karena diselundupkan oleh Vanuatu saat delegasi dari negara di sebelah timur Australia tersebut itu bertemu PBB untuk membahas untuk membahas rekam jejak hak asasi manusia atau Universal Periodic Review (UPR) Vanuatu.
Hasan Kleib menjelaskan bahwa Benny Wenda dalam pertemuan dengan Dewan HAM sempat menyampaikan satu buku berisi petisi tentang kemerdekaan Papua.
“Yang menarik ketika kami berbicara dengan pihak Dewan HAM, mereka menyatakan bahwa yang diserahkan oleh Benny Wenda itu adalah sebuah buku yang menurut beliau, ketika Benny Wenda sudah keluar, dia melihat buku itu tidak ditulis dalam bahasa Inggris dan dalam bahasa yang belum pernah beliau lihat, entah apakah itu bahasa Indonesia atau bukan,” ujar Hasan.
Menurut dia, petisi yang dibawa dan diserahkan oleh Benny Wenda kepada Dewan HAM tidak hanya meragukan, tapi juga salinan petisi tahun 2017. Hal itu disampaikan berdasarkan pengamatan tim staf Dewan HAM PBB yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Dia pun kembali menegaskan bahwa petisi kemerdekaan Papua yang disampaikan oleh Benny Wenda itu tentu tidak akan ditindaklanjuti oleh pihak KT HAM.
Sebelumnya, Pemerintah Indonesia mengecam keras langkah Pemerintah Vanuatu yang mengelabui Dewan HAM PBB dengan menyusupkan Benny Wenda.
Menurut keterangan dari kantor KT HAM PBB, tanpa sepengetahuan kantor Komisioner Tinggi HAM, Benny Wenda dimasukkan dalam delegasi Vanuatu yang melakukan kunjungan kehormatan.
Pihak Kementerian Luar Negeri RI pun menjelaskan bahwa nama anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat Benny Wenda sebenarnya tidak masuk dalam daftar resmi delegasi Vanuatu untuk UPR.
Amien Rais Singgung Kiai Salah Doakan Presiden Petahana
Amien Rais dalam acara Jalan Sehat bersama relawan Roemah Djoeang menyinggung kisah seorang kiai yang salah mendoakan pemimpin petahana. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta — CNN Indonesia mewartakan, Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais, menyinggung peristiwa seorang kiai di pesantren yang salah mendoakan presiden petahana, meski tanpa menyebut nama secara langsung.
Pernyataan Amien dilontarkan saat memberikan sambutan di acara Jalan Sehat bersama relawan Roemah Djoean, Sabtu (2/2) di kawasan Monas, Jakarta Pusat.
“Jadi, di atas kemauan manusia itu ada mutlak pasti terjadi yaitu dari Allah SWT. Kemarin ada seorang presiden petahana di sebuah negara antah berantah, datang ke sebuah pesantren antah berantah,” kata Amien.
“Kemudian bapak kiai yang sudah sepuh itu diminta memohon doa. Sengaja oleh malaikat dimasukkan ke lisan kiai yang sangat alim tadi, ternyata menyebut nama lain. Ini pertanda dari langit insyaAllah.”
Amien memang tidak menyebut secara spesifik nama presiden, negara, kiai dan pesantren yang ia maksud.
Namun pernyataan Amien diucapkan hanya berselang satu hari dari pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Kiai Maimun Zubair (Mbah Moen) di Pondok Pesantren Al-Anwar, Rembang, Jawa Tengah.
Saat berdoa sebagai penutup, alih-alih menyebut nama Jokowi, Mbah Moen mendoakan Prabowo menggunakan bahasa Arab. Doa tersebut terekam dalam bentuk video dan beredar di dunia maya.
Setelah berdoa, ketua Partai Persatuan Pembangunan Muhammad Romahurmuziy (Romi) menghampiri Maimun. Kemudian Maimun kembali berdoa dengan menyebut Jokowi.
Mendoakan Prabowo
Seusai acara Jalan Sehat, anggota direktur advokasi dan hukum BPN, Ferdinand Hutahaean, juga menyinggung peristiwa Maimun mendoakan Prabowo. Ia mengaku kaget Maimun tidak mendoakan Jokowi.
“Kalau tidak salah kami artikan doanya adalah mendoakan pak Prabowo untuk jadi pemimpin, jadi kami lihat bahwa ini ungkapan hati seorang kiai sepuh yang sangat kami hormati, segani. Kami melihat ini sebuah tanda atau sinyal bahwa saatnya perubahan pak Prabowo akan pimpin indonesia 2019-2024,” kata Ferdinand.
Ferdinand menjelaskan Prabowo sebelumnya sempat bertemu dengan Maimun sehingga belum ada rencana untuk bertemu lagi. Kala itu, sebagaimana dituturkan Ferdinand, Maimun mendoakan Prabowo untuk jadi presiden.
“Kemarin mbah maimun meski jamu pak Jokowi tapi doakan pak Prabowo, bahkan pak Jokowi terlihat khusyuk mengaminkan, terima kasih,” kata Ferdinand.
Bukan hanya membahas presiden petahana, Amien juga membahas menteri yang mengumpulkan pegawainya untuk memilih segel nomor 1 atau 2. Ia tetap tidak secara rinci menyebut nama, tapi kisahnya serupa dengan insiden Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara,
“Ada seorang menteri negara, mencoba mengumpulkan semua karyawannya pura-pura membuat segel pilih satu atau dua, semua pilih dua. Ini negara antah berantah saya nggak sebut nama jadi gak kena pinalti insyallah. Lagi-lagi ini sebuah indikasi dari Allah,” kata Amien.
Amien melanjutkan, “Disebuah negeri antah berantah sebuah musibah selalu berganti tidak henti hentinya, itu tandanya alam saja sudah tidak tahan. Jadi hanya itu gak boleh kampanye.”
Tanah Malesung Pagi Ini Diguncang Gempabumi 5,3 SR
detikriau.org – Gempabumi berkekuatan 5,3 SR pagi ini mengguncang Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempabumi yang terjadi didaerah yang dulunya dinamai Tanah Malesung itu terjadi pukul 08.10 Wib, berpusat 113 km Tenggara Minahasa atau pada titik koordinat 0.29LU -125.44BT pada kedalaman 10 km.
“pusat gempa yang berada di laut itu tidak berpotensi tsunami.” Sampaikan BMKG.
Reporter: Amrul
Di Acara Jokowi, Maimun Zubair: ‘ya Allah, inilah pemimpin, inilah pemimpin Prabowo, jadikan, ya Tuhan kami’
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Maimoen Zubair saat menghadiri cara Sarang Berzikir Untuk Indonesia Maju di Rembang, Jawa Tengah, Jumat 1 Februari 2019. Dalam acara tersebut Maimoen Zubair mengisyaratkan akan mendukung Joko Widodo pada Pilpres 2019. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Jakarta – Tempo.co mewartakan, Presiden Joko Widodo alias Jokowi menghadiri acara Sarang Berzikir untuk Indonesia Maju di Pondok Pesantren Al-Anwar, Rembang, Jawa Tengah pada Jumat, 1 Februari 2019. Kehadiran calon presiden inikumben di acara tersebut beredar dalam video yang viral di media sosial.
Dalam video tersebut, seorang ulama yakni Kiai Maimun Zubair membacakan doa penutup pada akhir acara. Ulama yang akrab disapa Mbah Moen itu duduk di sebelah Jokowi dan membacakan doa yang di dalamnya menyebut nama calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.
“Ya Allah, hadza ar rois, hadza rois, Pak Prabowo ij’al ya ilahana,” kata Maimun dalam rekaman video acara Sarang Berzikir untuk Indonesia Maju yang diterima Tempo, Sabtu, 2 Februari 2019.
Maimun membacakan doa sambil melihat secarik kertas kuning yang dia keluarkan dari sakunya. Doa ini dibacakan Maimun dalam bahasa Arab.
Diketahui, potongan doa Maimun itu kurang lebih memiliki arti ‘ya Allah, inilah pemimpin, inilah pemimpin Prabowo, jadikan, ya Tuhan kami’. Petikan doa yang terselip nama Prabowo itu terekam di menit ke 3 lewat 40 detik dari video berdurasi 6 menit 37 detik.
Kemudian, Maimun dihampiri oleh Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhammad Romahurmuziy alias Romi usai membacakan doa. Setelah itu, Maimun kembali berdoa seperti meralat ucapannya sebelumnya. “Jadi saya dengan ini, untuk menjadi, siapa yang ada di samping saya ya Pak Jokowi,” katanya.
Dalam acara tersebut, Jokowi turut didampingi istrinya, Iriana yang duduk di sebelahnya. Usai meralat doanya, Maimun pun mengucapkan salam dan acara itupun berakhir. Jokowi terlihat turut membantu Maimun bangun dari kursinya hingga memegang tangannya untuk turun dari panggung kecil tempat doa dibacakan.