Kronologi Kebakaran Rumah Opick hingga Api Padam

ARB INdonesia, JAKARTA – Rumah Opick  kebakaran pagi ini. Berikut kronologi lengkap dari laporan Sudin Kebakaran Jakarta Timur.

Seorang pria bernama Andre melaporkan ke Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur bahwa telah terjadi kebakaran di kawasan Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur. Ternyata itu rumah sekaligus tempat majelis dan penghapal Alquran milik penyanyi Opick.

Rumah yang berada di Komplek Pertamina Jalan Arun Raya itu terbakar di bagian lantai dua. Diduga korsleting listrik jadi penyebab kediaman tersebut dilalap si jago merah.

Sudin Kebakaran Jakarta Timur sampai mengerahkan enam mobil damkar. Mereka mulai memadamkan dari pukul 09.43 WIB.

Kini api di rumah Opick sudah selesai dipadamkan. Ia dilaporkan merugi sekitar Rp 300 juta atas kejadian tersebut.

Kasie Ops Sudin Kebakaran Jakarta Timur, Gatot Sulaiman, mengatakan bahwa kejadian itu benar adanya. Kebakaran terjadi pada pukul 09.31 WIB.

“Kebakaran di lantai dua rumah. Diduga korsleting listrik. Korsleting listrik diduga pada AC,” jelas Gatot kepada detikcom, Minggu (29/9/2019).

Rumah tersebut juga menjadi rumah kenangan Dian Rositaningrum dan Opick. Sampai saat ini, baik Opick maupun Dian belum ada yang bisa dimintai konfirmasi terkait kebakaran ini.

sumber: detikcom




Opick Sedang di Luar Kota Saat Rumah Kebakaran

ARB INdonesia, JAKARTA – Penyanyi religi Opick mendapatkan kabar buruk usai mengalami kebakaran pada rumah miliknya di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Kejadian itu terjadi pagi tadi.

Saat dihubungi awak media, Opick mengaku sedang tak ada di Jakarta. Ia juga menjelaskan, kebakaran tersebut berawal dari korsleting listrik.

“Saya di Pati, nggak ada di rumah. (Di rumah) Ada kakak saya, ada santri, banyak,” ujar Opick.

Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, dikabarkan pelantun lagu ‘Tombo Ati’ ini mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 300 juta.

“Nggak ada alhamdulillah (luka-luka). Hanya korsleting listrik saja itu. Ruko itu isinya kosong, hanya barang-barang yang nggak kepakai,” tukasnya.

sumber:detikcom




Ini Kata Opick Usai Rumahnya Kebakaran

ARB INdonesia, JAKARTA – Rumah Opick dikabarkan alami kebakaran pagi tadi. Saat ini, api pun sudah bisa dipadamkan.

Opick sebagai pemilik rumah menyatakan kondisi sudah aman. Pelantun ‘Tombo Ati’ itu bersyukur api tidak melahap seluruh rumahnya.

“Itu sekitar sekitar jam 9 pagi ya. Tapi aman kok itu cuma tempat kosong, ruang kosong, ruko gitu. Yang kebakaran bukan seluruh (rumah), hanya ruko. Kosong itu,” kata Opick saat dihubungi melalui telepon, Minggu (29/9/2019).

Opick juga menegaskan tidak ada korban dalam kejadian itu. Isi dari ruko itu pun adalah barang-barang yang tidak terpakai.

“Nggak ada alhamdulillah. Hanya korslet listrik saja itu. Ruko itu isinya kosong hanya barang-barang yang nggak kepakai,” ucapnya.

“Alhamdulillah baik-baik saja. Cuma sebentar doang kok itu, kejadian kebakaran sebentar disiram ada pemadam ya sudah selesai,” tutup Opick.

Sumber Detikcom




Pemuda Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Legian

ARB INdonesia, BANDUNG – Seorang pemuda ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di Legian, Kuta, Badung, Bali. Belum diketahui penyebab tewasnya pemuda bernama Putu Eka Wahyudi (24) itu.

Jenazah Eka ditemukan Sabtu (28/9) pukul 23.00 WITA. Korban diketahui tinggal di hotel bersama orang tuanya yang bekerja sebagai staf.

“Saat saksi baru balik dari kampung di Negara, setiba saksi dan keluarganya di kamarnya di Panorama Cottage I kamar 12 jalan Sriwijaya Legian tiba-tiba saksi kaget melihat anaknya/korban sudah terbaring kaku di tempat tidurnya dengan mempergunakan headset pada telinganya,” kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu I Putu Ika Prabawa kepada wartawan, Minggu (29/9/2019).

Usai menemukan anaknya tak bernyawa, ayah korban lalu menyampaikan ke sekuriti hotel. Orang tua dan sekuriti pun sempat menggoyang-goyangkan badan Eka namun sudah kaku.

“Posisi korban ditemukan tidur terlentang di atas tempat tidur, kedua telinga terpasang headset warna putih, dan badan sudah mulai membiru. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.

Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke RSUP Sanglah. Polisi juga sudah memasang garis batas di sekitar TKP.

Sumber Detikcom




Bisa untuk Rapat hingga Reuni, KA Istimewa Bertarif Rp 19 Juta

ARB INdonesia, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan layanan eksklusif yang diberi nama Kereta Api (KA) Istimewa. KA ini telah diluncurkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Pusdiklat KAI, Bandung kemarin.

KA Istimewa ini merupakan Kereta Rel Diesel (KRD) yang terdiri dari 2 rangkaian. Layanan KA Istimewa ditawarkan untuk kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition), seperti rapat kerja, kumpul keluarga atau bahkan untuk sekedar reuni.

Namanya juga layanan istimewa, harganya juga istimewa. KAI menetapkan tarif untuk menyewa KA Istimewa dengan harga Rp 19 juta.

KA Istimewa ini sebelumnya merupakan KA Kedung Sepur yang kemudian dialihfungsikan menjadi kereta inspeksi ke-2. Pada Agustus 2019 lalu, PT KAI merombak interior KRD tersebut menjadi KA Istimewa di Balai Yasa Yogyakarta dan dialihfungsikan sebagai kereta premium (KA Istimewa).

“Ini satu inovasi yang baik dari PT KAI. Kereta ini dulunya secara operasional tidak digunakan. Namun bisa diubah menjadi kereta premium, yang keberangkatannya bisa diatur sesuai kebutuhan penumpang,” kata Menhub dilansir dari laman Setkab, Minggu (29/9/2019).

Budi berharap, ke depannya, PT KAI semakin mandiri dan dapat terus melakukan terobosan inovasi baru dalam menciptakan peluang-peluang pembiayaan bagi keberlangsungan usahanya.

“Inovasi dan terobosan seperti yang dilakukan ini, akan sangat membantu pemerintah dalam pengalokasian anggaran (APBN) untuk pembangunan di daerah lainnya yang lebih.

Sumber: detikcom




Kinerja Legislasi DPR 2014-2019 Sangat Mengecewakan!

ARB INdonesia, JAKARTA – Kinerja legislasi DPR 2014-2019 dinilai sangat mengecewakan. Kurun lima tahun, DPR hanya menghasilkan 80 UU, di mana 40 persen di antaranya UU di luar prolegnas. Termasuk RUU KUHP yang telah mangkrak puluhan tahun lamanya.

“Kinerja legislasi DPR 2014 – 2019 boleh dikatakan sangat mengecewakan,” kata ahli hukum tata negara Dr Bayu Dwi Anggono, Minggu (29/9/2019).

Pernyataan Direktur Pusat Kajian Pancasila dan Konstitusi (Puskapsi) Universitas Jember itu bukannya tanpa alasan. Pertama, target legislasi dalam Program Legislasi Nasional (Prolgenas) yang tidak pernah terpenuhi. Dari 189 RUU target selama 5 tahun DPR baru mengesahkan 80 an UU (40% an) itupun UU yang dibentuk mayoritas adalah UU yang masuk kategori di luar prolegnas yaitu daftar kumulatif terbuka. Seperti pengesahan perjanjian internasional tertentu, akibat putusan Mahkamah Konstitusi; Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara; dan penetapan/pencabutan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang.

“Ketika di akhir masa jabatan ini target tidak terpenuhi DPR berkilah bahwa mereka lebih menekankan aspek kualitas UU dibandingkan kuantitas, namun jangan lupa mereka sendiri pula yang menentukan target legislasi dalam prolegnas di awal masa jabatan. Jika sejak awal prioritas pada kualitas seharusnya jumlah RUU yang ada dalam Prolegnas tidak perlu sebesar itu,” ujar Bayu.

Kedua, aspek kualitas pembentukan UU Juga menunjukkan permasalahan. Selain berbagai UU kontroversial yang terjadi di akhir masa jabatan karena pembahasannya yang tiba-tiba, tertutup dan bertolak belakang dengan kehendak publik, maka sejak lama DPR periode 2014 – 2019 sebenarnya sudah membentuk UU yang mengandung masalah.

“Sebagai contoh dalam perubahan UU MD3 awal 2018 yang menjadikan DPR sebagai lembaga yang makin jauh dari rakyat dan anti kritik karena ada pasal yang bisa memerintahkan kepolisian panggil paksa dan menyandera orang yang tidak menghadiri panggilan DPR. Kemudian pasal tentang tugas Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk mengambil langkah hukum dan/atau langkah lain terhadap orang perseorangan, kelompok orang, atau badan hukum yang merendahkan kehormatan DPR dan anggota DPR. Untungnya kemudian pasal-pasal tersebut dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK),” papar Bayu.

Sumber: detikcom