Awas, Ini 4 Tanda Kecanduan Masturbasi

ARB INdonesia, ARTIKEL – Masturbasi ialah hal yang umum dilakukan oleh banyak orang. Beberapa juga mempunyai rutinitas mastrubasi tersendiri. Tapi mungkinkah seseorang bisa kecanduan masturbasi?

Dari sisi jumlah, tidak ada ukuran yang pasti seberapa banyak seseorang bisa disebut kecanduan masturbasi. Jumlah itu bervariasi dari tiap orang dan juga berbeda berdasarkan usianya.

Jadi kapan kebiasaan ini menjadi masalah? Berikut ini empat tanda Kamu kecanduan masturbasi, dilansir dari laman Health24, Sabtu, 28 September 2019.

Beberapa pria sering melakukan mastrubasi sehingga mereka benar-benar melukai diri mereka sendiri, kata Dr Tobias Köhler, seorang ahli urologi di Southern Illinois University.

Luka-luka ini bisa ringan (misal radang kulit) atau kondisi yang lebih serius seperti penyakit Peyronie, atau jaringan parut yang menumpuk di batang penis yang dapat disebabkan oleh terlalu banyak tekanan saat bermasturbasi.

Mengganggu pekerjaan

Seperti disebutkan di atas, masturbasi ialah hal normal yang dilakukan orang dewasa. Tapi jika hal itu sudah mengganggu pekerjaan artinya Kamu kecanduan masturbasi dan sebaiknya mulai menguranginya.

Kehidupan seks menderita

Beberapa pria yang banyak masturbasi menggunakan satu jenis rangsangan khusus, katakanlah, kategori-kategori video porno tertentu yang digabungkan dengan gerakan tangan tertentu. Ketika tiba saatnya bagi mereka untuk benar-benar berhubungan seks, mereka menemukan bahwa mereka tidak dapat menciptakan kembali jenis kegembiraan yang sama.

Selalu memikirkannya

Jika saat bangun tidur Kamu ingin bermasturbasi, saat makan siang memikirkannya, bisa jadi Kamu kecanduan masturbasi. Oleh sebab itu, sebaiknya mulai kini Kamu harus mengurangi dan menyesuaikan intensitas masturbasi.

Sumber Vivacoid




Asyik Sih, Tapi 5 Hal Ini Sebaiknya Dihindari saat Bercinta

ARB INdonesia, ARTIKEL – Seringkali kita mendengar dan membaca sejumlah saran yang membuat hubungan seks yang lebih menyenangkan. Mulai dari tempat seks terbaik, cara meningkatkan libido pasangan, hingga cara agar tahan lebih lama di atas ranjang.

Tapi tidak semua tips dan trik tersebut bisa dengan mudah dan berhasil dilakukan. Beberapa terkadang justru membuat hubungan seks makin rumit. Berikut ini ialah tips tentang berhubungan seks yang seharusnya kamu hindari.

Menggunakan cokelat leleh atau krim kocok pada area sensitif seksual pasangan dan menjilatinya mungkin terkesan sebagai sesuatu yang sensual Tapi mencampurkan makanan dan seks adalah saran terburuk yang harus diikuti untuk variasi hubungan seksual. Ingat, stroberi dan krim hanya terasa enak jika dimakan dari mangkuk dengan sendok, tidak di tempat lain!

Jangan pernah meremehkan kekuatan sepasang lingerie seksi untuk membawa kesenangan ke level selanjutnya. Tetapi pada saat yang sama, jangan pernah memilih lingerie yang begitu rumit. Banyak pakaian dalam yang terlihat bagus di toko, mungkin tidak terlalu praktis untuk digunakan. Bayangkan mengenakan korset super ketat yang membuat pasangan kesulitan. Hal itu justru menurunkan gairah kalian saat bercinta.

Menggigit dan mencakar

Dalam sebagian besar film erotis, tidak ada adegan beruap yang lengkap tanpa aktris dengan kuku merah mencakar pasangannya. Bahkan sebuah buku populer, yang dianggap epik tentang saran seks, menyarankan hal yang sama. Namun, menggigit atau menggaruk yang berlebihan tidak pernah bisa membuat seseorang terangsang. Jika kamu benar-benar ingin mengikuti saran itu, lakukanlah jangan terlalu keras.

Bicara kotor

Berbicara kotor terdengar seperti hal yang mudah dilakukan tetapi percayalah  berbicara kotor adalah keterampilan yang hanya bisa dikuasai oleh sedikit orang. Jadi, kemungkinannya adalah ketika berbicara kotor dengan pasangan, kamu mungkin akhirnya membuatnya merasa jijik daripada erotis. Ini membutuhkan banyak latihan dan jika kamu tidak nyaman berbicara kotor, serahkan saja kepada ahlinya.

Seks di mobil

Kecuali jika kamu memiliki keterampilan akrobatik tingkat ahli dan sangat fleksibel, berhubungan seks di dalam mobil tidak menyenangkan seperti yang ditunjukkan di film. Selain itu, berhubungan seks di dalam mobil yang bergerak tidak hanya sangat merepotkan tetapi juga bisa sangat berisiko. 

Sumber Vivacoid




Bercinta Sambil Berdiri Ternyata Bisa Bakar Lebih dari 300 Kalori

ARB INdonesia, ARTIKEL – Sudah bukan rahasia lagi kalau seks adalah hal yang menyenangkan dan bermanfaat baik buat tubuh. Selain memberi kenikmatan, bercinta juga mampu memompa adrenalin dan membakar kalori di tubuh.

Dikutip dari laman Daily Star, Selasa, 1 Oktober 2019, tercatat bahwa seks mampu membakar hingga 200 kalori pada pria atau sama seperti ketika melakukan yoga. Sementara pada wanita, seks bisa membakar hingga 138 kalori, lho.

Nah, tèrnyata pilihan posisi bercinta sangat menentukan berapa banyak kalori yang terbakar. Hal ini sudah diteliti pada 11 tipe atau gaya bercinta dengan sesi 30 menit.

Dari penelitian itu, gaya yang paling banyak membakar kalori ternyata adalah posisi seks berdiri. Jangan salah, kalori yang terbakar di tubuh mencapai angka 343!

Di posisi kedua, ada gaya Wheelbarrow dengan 316 kalori yang terbakar. Kemudian gaya lotus membakar hingga 287 kalori dan legs akimbo membakar 264 kalori.

Lalu gaya populer doggy dan misionaris dengan panggul sedikit dinaikan membakar hingga 250 kalori. Sementara gaya misionaris tanpa ada tambahan gaya apa pun juga sudah membakar hingga 199 kalori.

Gaya squitting membakar hingga 283 kalori. Kemudian posisi wanita di atas dengan cowgirl dan reverse cowgirl membakar hingga 187 kalori. Serta gaya spooning membakar hingga 56 kalori.

“Rutin bercinta sama seperti rutin berolahraga. Seks mampu memompa detak jantung, meningkatkan peredaran darah dan meningkatkan keseimbangan. Ditambah dengan mencapai orgasme, membuat aktivitas otak semakin giat,” ujar CEO 24/7 Fitness, Gary Lockwood. 

Sumber Vivacoid




Tips Bermain Puting dan Klitoris yang Bikin Istri Nagih

ARB INdonesia, ARTIKEL – Bercinta merupakan salah satu cara mempererat keintiman hubungan suami istri. Tapi, tak sedikit yang mulai jenuh dengan gaya yang itu-itu saja. Padahal, mengeksplor beragam gaya di ranjang bisa memacu adrenalin lho!

Pasangan suami istri pastinya sudah tak asing dengan gaya doggy dan woman on top yang membelakangi suami. Nah, kedua gaya ini bisa digabungkan dan disebut sebagai Leap of Faith. Gimana ya melakukan gaya Leap of Faith?

Dikutip dari laman Daily Star, gabungan kedua gaya itu menjadi posisi sempurna untuk pasangan mengatur kecepatan saat penetrasi. Bukan cuma itu, gaya Leap of Faith juga memberi akses terbaik untuk suami Anda memainkan puting dan klitoris, di mana hal ini bisa membantu mencapai klimaks dengan mudah.

Coba dengan posisi suami yang duduk di kursi atau ujung ranjang. Lalu dengan posisi yang sama, Anda duduk di atas dengan membelakanginya. Masukan secara perlahan sambil menurunkan tubuh hingga Anda tepat di atas suami lalu biarkan tubuh Anda menikmati posisi tersebut.

Untuk membuat kecepatan penetrasi sesuai kemauan Anda, pastikan kaki menyentuh lantai agar bisa mencapai kecepatan yang diinginkan. Selain kecepatan penetrasi, tangan suami juga bisa bebas menyentuh puting dan klitoris Anda sehingga sensasi nikmat kian memanaskan ranjang.

“Posisi Leap of Faith sangat pas untuk memanaskan ranjang kembali. Tambahkan mainan seks untuk makin menikmati sensasinya,” kata manager Ann Summer, Laura Whittaker.

Tambahan vibrator bisa diberikan untuk merangsang area klitoris dan puting sang istri. Sudah dipastikan, istri Anda akan makin menggelinjang dengan posisi ini.

Sumber Vivacoid




Potret Akurnya Tiga Istri Anggota DPR Lora Fadil

ARB INdonesia, JAKARTA – Lora Achmad Fadil Muzakki Syah atau akrab dipanggil Lora Fadil, lolos masuk menjadi anggota dewan, lewat daerah pemilihan Jawa Timur 3 periode 2019-2024. Lora Fadil mencalonkan diri melalui Partai NasDem, dan berhasil mendapatkan suara 40.713 di daerah pemilihannya.

Pada pelantikan Dewan Perwakilan Rakyat yang digelar Selasa, 1 Oktober 2019 kemarin, selain pengukuhan dirinya menjadi anggota dewan, ada hal lain dari dirinya yang turut menjadi sorotan publik. Lora Fadil menghadiri pelantikan bersama tiga istrinya.

Kebersamaan Fadil bersama ketiga istrinya, diabadikan oleh akun Instagram @pondokpesantren_alqodiri. Dalam unggahan tersebut, ketiga istrinya nampak akur, bahkan mereka kompak menggunakan busana dengan warna senada. Fadil pun mengenakan dasi berwarna biru, yang senada dengan para istrinya.

Ternyata, kekompakan dari para istri Lora Fadil bukan kali pertama ini saja. Dalam beberapa kesempatan, para istri Lora Fadil yang diketahui bernama Siti Aminah, Yeni Kurnia, dan Novita, juga terlihat akur dan kompak mendampingi sang suami.

Masih dalam unggahan Instagram Pondok Pesantren Alqodiri, akun tersebut kembali mengunggah video kebersamaan Lora Fadil bersama ketiga istrinya. Lagi-lagi, mereka kompak menggunakan busana muslim serba hitam.

Fadil diketahui menikahi istri pertamanya, Siti Aminah pada 1998. Sembilan tahun berselang, ia terpikat dengan paras cantik Yeni Kurnia dan menikahinya. Dan yang ketiga, Fadil kepincut dengan janda bernama Novita.

Sumber Vivacoid




Anggota DPR Periode 2019-2024 Sulit Bawa Perubahan

ARB INdonesia, JAKARTA – Derasnya kritikan masyarakat terhadap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang muncul dengan berbagai RUU yang dinilai kontroversial, membuat anggota DPR periode 2019-2024 yang baru saja dilantik memiliki tugas besar, yakni untuk mengembalikan kepercayaan publik.

Menanggapi hal ini, peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (FORMAPPI), Lucius Karus, menyatakan pesimistis hal ini bisa dilakukan oleh anggota DPR periode yang baru.

Menurutnya, anggota DPR yang baru dilantik masih banyak diisi oleh wajah-wajah lama sehingga membuat masyarakat sulit percaya bahwa DPR akan bekerja menghasilkan perubahan yang signifikan.

Kuatnya pengaruh partai politik terhadap semua kebijakan yang diproses di DPR selama ini juga dinilai menyulitkan anggota DPR baru untuk membawa perubahan. Lucius mengatakan pengaruh ini membuat perjuangan yang dilakukan oleh anggota DPR adalah perjuangan partai politik, bukan perjuangan untuk kepentingan rakyat banyak.

Lucius menambahkan, ada porsi di mana partai politik memang punya kepentingan untuk memastikan anggota DPR bekerja untuk partai politiknya, tetapi ada hal-hal lain yang dilakukan, yang mestinya tidak punya kaitan langsung dengan kepentingan politik partai.

“Dalam arti, ada begitu banyak kebijakan yang terkait dengan rakyat banyak yang mestinya bisa diperjuangkan oleh anggota DPR tanpa harus selalu takut pada nasib atau karier politiknya yang dipegang di partai politik”, katanya kepada DW.

Tidak lebih baik dari yang lama

Komposisi anggota DPR periode 2019-2024 yang berisikan wajah-wajah lama juga membuat Lucius pesimistis terhadap kinerja DPR dalam menghasilkan UU yang berkualitas.

Lucius lebih lanjut mengatakan pada DW bahwa DPR periode yang baru tidak akan lebih baik dari periode lama yang justru banyak menuai kritikan.

Menurut Lucius, kunci dalam pembentukan UU yang berkualitas tidak hanya terletak pada DPR saja, namun juga pada komitmen DPR untuk melibatkan partisipasi masyarakat luas dalam proses pembahasannya.

“Saya kira faktor kepentingan partai politik itulah yang membuat kualitas legislasi kita menjadi buruk selama ini, karena dominasi kepentingan partai politik itu menguasai lebih banyak norma-norma yang ada dalam legislasi yang dibuat oleh DPR dan juga menutup peluang bagi partisipasi publik dalam proses pembahasan”, ujarnya.

DPR RI periode 2014-2019 adalah yang terburuk

Sebagai bahan evaluasi dari DPR periode sebelumnya, Lucius sebutkan beberapa hal yang perlu dilakukan oleh anggota DPR yang baru saja dilantik. Pertama, DPR diminta membenahi manajemennya agar secara serius fokus pada peningkatan kinerja.

Menurutnya, pimpinan DPR seharusnya tidak menjadi simbol atau lambang saja tapi harus bisa menjadi pemimpin bagi semua kelompok fraksi yang ada di DPR. Pimpinan DPR juga harus bisa mengontrol perkembangan kinerja dari komisi-komisi maupun alat kelengkapan lain di DPR.

Yang kedua, DPR harus bisa menekan terjadinya kasus korupsi yang berulang kali melibatkan anggota DPR. Anggota DPR yang baru harus bisa memastikan bahwa korupsi tidak lagi dipergunakan untuk memperkaya diri atau alat untuk menyumbang partai politik.

Berakhirnya masa kerja anggota DPR periode 2014-2019, mendapat catatan buruk dari FORMAPPI. Lucius mengatakan, DPR periode ini menjadi yang terburuk karena secara kuantitatif, hanya mampu menghasilkan 36 RUU dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) dari 189 yang direncanakan.

Lucius juga menjelaskan buruknya kinerja DPR periode 2014-2019, karena ada komisi yang selama 5 tahun masa kerja, tidak menghasilkan satu pun RUU prioritas.

“Ada pula komisi yang bahkan tidak menghasilkan satu pun RUU prioritas selama 5 tahun selama satu periode, Komisi III, Komisi VI, Komisi VII, jadi bagaimana bisa membayangkan komisi seperti itu pincang hasilnya, tidak ada RUU prioritas yang mereka hasilkan padahal fungsi utama DPR itu ada legislasi, ada anggaran dan ada pengawasan,” jelasnya.

Wawancara dilakukan oleh Prihardani Ganda Tuah Purba

Sumber Vivacoid