Sering Lakukan Transaksi Narkoba Dirumah, 4 Orang Warga Reteh Diringkus Satres Narkoba Polres Inhil

Foto Humas Polres Inhil

loading…



ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Satres Narkoba  Polres Inhil dan di back up 2 orang personil Sie Propam, 2 orang  personil Sat Sabhara dan 1 Pers Polsek Tembilahan serta Polsek Reteh mengamankan 4 orang warga Kecamatan Reteh yang diduga sebagai pelaku tindak pidana Narkotika jenis shabu dan extacy, Senin (11/11/2019).

Penanangkapan itu berawal dari anggota Opsnal Sat Narkoba Polres Inhil yang memperoleh informasi dari masyarakat bahwa ada seorang laki-laki yang berinisial ASN  alias UCOK yang beralamat di Jl.Penunjang Parit 6 Kelurahan Madani Kecamatan Reteh – Inhil, sering melakukan transaksi narkoba dirumahnya sendiri.

Mendapat informasi tersebut,  Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman melalui Kasat Res Narkoba Polres Inhil AKP BAHCTIAR, SH,  memerintahkan Ops Sat Res Narkoba untuk melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut.

“Setelah dilakukan penyelidikan didapat hasil bahwa benar terlapor ASN alias UCOK sering melakukan transaksi narkoba,” ungkap AKP Bahctiar, SH

Kemudian Kasat Res Narkoba Polres Inhil menjelaskan, pada Senin (11/11/ 2019) sekira pukul 04.20 Wib anggota  Sat Res Narkoba
langsung melakukan penangkapan terhadap ASN alias UCOK di rumahnya, dan pada saat penangkapan tersebut ditemukan juga tiga orang lainnya yakni JN, AR dan DH

“Saat itu juga langsung dilakukan pengeledahan, oleh Kaurmintu Sat Res Narkoba Polres Inhil Aipda Benyamin Frenky disaksikan oleh Ketua RT dan warga setempat,” terang AKP Bahctiar, SH.

Ditambahkannya, dari hasil pengeledahan  ditemukan barang bukti berupa 6 paket besar dan Satu paket kecil shabu yang di bungkus plastik putih klep merah, 54 butir pil extacy berbentuk versance, 21 butir pil extacy berlogo tesla, 44 butir pil extacy berbentuk hello kity, 23 butir pil extqcy berlogo angka 8 (delapan), 34 butir pil extacy berbentuk hello kity, uang tunai Rp 1.650.000, dan 1 unit hp merk samsung, serta 1unit timbangan warna hitam merk CNQ.

“Keseluruhan berat bersih shabu 572 gram, 176 butir pil extacy jumlah seluruhnya. Guna penyelidikan lebih lanjut, ke 4 orang pria tersebut langsung dibawa ke Mapolres Inhil,” tutup Kasat Res Narkoba Polres Inhil AKP Bahctiar, SH.

Arbain/SF




Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Kapolsek Sungai Batang Sampaikan ini Kepada Masyarakat

Foto FB Polsek SeiBatang

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Plt. Kapolsek Sungai Batang, IPTU Mukhlis menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H di Masjid Ma’Badul Akbar Ponpes Al-Huda Al Ilahiah Desa Mugomulyo Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (11/11/2019) malam.

Dalam kegiatan tersebut, dikutip dari akun resmi Facebook “Polsek SeiBatang” dituliskannya, Plt. Kapolsek Sungai Batang dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal, berikut ajakan dan himbaunnya :

1. Kapolsek Sungai Batang mengajak bekerjasama dengan baik antara Polri bersama masyarakat Desa Mugomulyo, dalam hal mendukung Tupoksi Polri dalam rangka menciptakan Harkamtibmas yang kondusif di wilayah Kecamatan Sungai Batang.

2. Menyampaikan Himbauan kepada masyarakat yang hadir tentang larangan pembakaran hutan dan lahan serta sanksi hukum terhadap pelaku pembakaran.

3. Menyampaikan tentang bahaya penggunaan Narkoba dan pergaulan bebas serta sangsi hukum terhadap pelaku baik pengguna maupun pengedar.

4. Mengajak masyarakat Desa Mugomulyo agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak terpicu terhadap isu Hoax yang berkembang di media sosial.

5. Mengajak masyarakat untuk tetap kompak dan solid dalam pembangunan di Desa Mugomulyo di segala bidang.

(Arbain)




Ditaja Polsek GAS, Masyarakat Ramai Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H

Foto FB Polsek Gas

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepolisan Sektor Kacamatan Gaung Anak Serka (GAS) menyelenggarakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H di Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan GAS, Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (11/11/2019) malam.

Dengan menghadirkan penceramah al-Ustadz Sofian Ats Tsaury, kegiatan Maulid Nabi tersebut ramai dihadiri oleh  masyarakat,  ± 1500 warga.

Selain itu juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kab. Inhil,  DR. H. FERRYANDI, ST, MM, MT., Camat GAS, H. IJMI, S.Sos, M.Si., Danramil 05 GAS, Kapten Arh Panca Prastiyo, Kepala KUA Kec. GAS, Drs. H. Syarkawi, M.Pd.I., Ketua PHBI Kec. GAS, Abdul salam, S.HI, M.Pd.I., serta Personil Polsek GAS., Toga, Toda dan Tomas di lingkungan Kelurahan Teluk Pinang.

Dikutip melalui akun resmi facebook “Polsek GAS” dituliskannya, pelaksaanaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H dilaksanakan guna meningkatkan terjalinnya komunikasi yang baik dengan masyarakat khususnya Kecamatan GAS.

“Guna menjaga stabilitas keamanan serta mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman, damai dan kondusif.”

Selain itu, mengutip dari indragirione com, Kapolsek GAS Iptu Agus Susanto SH  menghimbau kepada masyarakat Kecamatan GAS, khususnya Kelurahan Teluk Pinang untuk selalu menjaga dan memantau anak-anak generasi muda.

“Kepada masyarakat, khususnya para orang tua yang ada di Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan GAS untuk sama-sama menjaga anak-anak generasi muda kita, agar tidak menyalahgunakan zat adiktif seperti minum tuak, ngelem dan mengkonsumsi obat batuk secara berlebihan, hal tersebut dapat merusak masa depan anak-anak kita,” tutur Kapolsek. (Arbain)




Peringatan Maulid Nabi di Masjid Jami’ Al-Ghulam pada 12 November, Panitia Hadirkan Penceramah dari Bekasi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pengurus Masjid Jami’ Al-Ghulam, Tembilahan Hilir bersama Panitia Pelaksana mempersiapkan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah/2019 Masehi yang akan digelar pada Selasa, 12 November 2019 pukul 20.00 WIB.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H ini akan menghadirkan penceramah Abuya Al-Habib Hamid Nagib Bin Syekh Abu Bakar Bin Salim yang merupakan pengasuh Ponpes Al-Khairat Bekasi, Jawa Barat.

Ketua Pelaksana Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah, Syahrul Badrin, SH mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang berpartisipasi, baik panitia maupun masyarakat sekitar Masjid dalam rangka menyukseskan kegiatan yang sangat istimewa tersebut.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, baik materiil maupun non-materiil sehingga persiapan dapat berjalan lancar sejauh ini,” pungkas Syahrul Badrin, Selasa (12/11/2019) pagi di Tembilahan.

Syahrul Badrin berharap, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah ini dapat menambah kecintaan kepada Muhammad SAW dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Kami berharap supaya dengan adanya program ini dapat menambah mahabbah dan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW dan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, serta dapat menjadi sarana syiar agama Allah,” ungkap Syahrul

Syahrul juga mengajak seluruh masyarakat khususnya yang ada di Tembilahan agar bisa hadir dan berpartisipasi dalam peringatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ke 1441 H /2019 M pada malam ini.

“Merupakan suatu kebanggaan dan kebahagiaan bilamana masyarakat bisa mengikuti dan memperingati bersama Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini,” tutup Sapaan Baden Ajja

Habib Muhsin Bin Hasan Bouftaim Bsa yang merupakan salah satu rombongan, juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

“Alhamdulillah, pada malam hari ini kita sangat bahagia karena kehadiran cucu dari pada Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam (SAW) yang datang dari berbagai macam daerah dari seluruh Indonesia salah satunya guru besar kita Abuya Al – Habib Hamid Nagib Bin Syekh Abu Bakar Bin Salim,” kata Habib Muhsin.

Habib Muhsin menuturkan, 17 orang rombongan ulama dari keturunan Nabi Muhammad SAW akan ikut hadir pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 di Masjid Jami’ Al-Ghulam malam ini. Dia berharap, pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini dapat menjadi sarana mendekatkan diri dengan Rasulullah Muhammad SAW dan Allah SWT serta para Ulama.

“Semoga dengan pelaksanaan ini masyarakat bisa semakin dekat dengan Rasulullah semakin dekat dengan Allah semakin dekat lagi dengan para ulama. Sebagaimana kata sedih khalifah yang pertama dari Rasulullah SAW Beliau mengatakan Muhammad Ali Muhammad dekatkan diri kalian dengan Nabi Muhammad dengan cara mendekatkan diri kalian kepada keluarga keturunan Nabi Muhammad,” harapnya. (***)




BREAKING NEWS: Pembunuhan Sadis di Gowa, Kepala Korban Terpisah dari Tubuhnya

Foto Tribunnews. Tangkapan layar korban pembunuhan di Desa Taring, Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa. (Foto beredar di media sosial Facebook) – Facebook

ARB INdonesia, SUNGGUMINASA – Seorang warga dilaporkan menjadi korban pembunuhan sadis di Kabupaten Gowa, Senin (11/11/2019) pagi.

Korban dilaporkan bernama Daeng Sampara, warga Dusun Batueja, Kelurahan Tonrorita, Kecamatan Biringbulu.

Dalam sebuah foto yang beredar di media sosial, kondisi korban tampak sangat mengenaskan. Kepalanya terpisah dari badannya.

Foto itu menampilkan korban tergeletak di tanah yang berbatuan. Kepala dan lehernya dipenuhi bercak darah.

Kejadian ini dilaporkan terjadi pada Senin (11/11/2019) pagi hari tadi.

Tempat kejadian perkara di perkampungan baru Sonra Dusun Pangangpusang, Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa.

Camat Biringbulu Yamin Basri yang dikonfirmasi membenarkan hal ini. Ia kini sedang turun ke lokasi usai menerima laporan dari aparatnya.

“Iya betul ada. Saya sedang ke lapangan ini untuk mengecek,” kata Yamin saat dihubungi melalui telepon.

Belum diketahui bagaimana kronologis, motif, ataupun pelaku pembunuhan ini.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan Tribun masih terus mengonfirmasi Polsek Biringbulu dan Polres Gowa.

Pesta Ballo, Mertua Bunuh Menantu

Sebelumnya kasus pembunuhan sadis terjadi di Jeneponto tepatnya di Dusun Parang-parang, Desa Mangepong, Kecamatan Turatea, Kamis (7/11/2019) dini hari.

Jufri (30) tewas dalam perjalanan ke Puskesmas usai ditikam Karim (50) yang tak lain mertuanya sendiri.

loading…



Berselang beberapa jam usai menikam Jufri, pria 50 tahun itu langsung ditangkap tim Pegasus Sat Reskrim Polres.

Saat diinterogasi, Karim mengaku tak ada persoalan lain selain cekcok saat minum ballo.

Bahkan warga Dusun Parang-parang itu mengaku dipukul lebih dulu sebelum menikam korban.

“Tidak ada masalah ku selain itu malam saat minum ballo,” katanya, Kamis (7/11/2019) siang.

“Dia pukul saya duluan bagian belakang jadi saya langsung cabut badik dan menikamnya,” jelas pria 50 tahun itu.

Akibat tikaman tersebut menunjukkan tiga luka tusuk pada bagian dada sebelah kanan membuatnya meninggal dunia.

Plt Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul mengatakan awalnya korban dan pelaku sama-sama minum minuman keras jenis Ballo.

Usai minum Ballo, keduanya terlibat cekcok dan berkelahi kemudian Karim (50) menikam Jufri dengan badik.

“Berdasarkan keterangan pelaku bahwa awal mulanya korban dengan pelaku masih bersama sama minum ballo,” kata AKP Syahrul.

“Kemudian di lokasi terjadi selisih paham akhirnya berujung konflik, akibat kejadian tersebut korban dianiaya hingga meninggal dunia dalam perjalanan ke Puskesmas,” tuturnya.

Mantan Kapolsek Tamalatea itu menjelaskan antara korban dan pelaku masih hubungan keluarga.

“Korban ditemukan dalam keadaan terbaring dan bersimbah darah di bawah got tepatnya di depan rumah Irma.

Kemudian korban langsung di larikan ke Puskesmas Bululoe, untuk mendapat pertolongan namum dalam perjalanan korban meninggal dunia,” tuturnya

“Korban di bawah ke rumah sakit umum Lanto Dg Pasewang Jeneponto untuk di lakukan pemeriksaan Visum Et revertum,”pungkasnya

Motif dari kejadian ini masih didalami namun diduga dipicu kesalahpahaman.

Ancaman Hukuman 15 Tahun Penjara

Pelaku pembunuhan, Karim (50) diancam hukuman 15 tahun penjara.

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Boby Rachman saat dikonfirmasi wartawan Tribun, Kamis (7/11/2019) malam.

“Terduga pelaki dikenai Pasal 338 kuhp dengan amcaman hukuman 15 tahun penjaran,” kata Boby.

Diketahui Karim (30) berhasil ditangkap tim Pegasus Sat Reskrim Polres Jeneponto yang dipimpin Aipda Abd Rasyad usai menikam menantunya sendiri hingga tewas.

Peristiwa, pembunuhan sadis itu terjadi sekitar 7 kilometer dari kota Jeneponto (Bontosunggu) tepatnya di Dusun Parang-parang, Desa Mangepong, Kecamatan Turatea, Kamis (7/11/2019) dini hari.

Jufri (30) tewas dalam perjalanan ke Puskesmas usai ditikam Karim (50) yang tak lain mertua sendiri.

Plt Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul mengatakan awalnya korban dan pelaku sama-sama minum minuman keras jenis Ballo.

Usai minum Ballo, keduanya terlibat cekcok dan berkelahi kemudian Karim (50) menikam Jufri dengan badik.

“Berdasarkan keterangan pelaku bahwa awal mulanya korban dengan pelaku masih bersama sama minum ballo,” kata AKP Syahrul.

“Kemudian di lokasi terjadi selisih paham akhirnya berujung konflik, akibat kejadian tersebut korban dianiaya hingga meninggal dunia dalam perjalanan ke Puskesmas,” tuturnya.

Mantan Kapolsek Tamalatea itu menjelaskan antara korban dan pelaku masih hubungan keluarga.

“Korban ditemukan dalam keadaan terbaring dan bersimbah darah di bawah got tepatnya di depan rumah Irma yang kemudian korban langsung di larikan ke Puskesmas Bululoe, untuk mendapat pertolongan namum dalam perjalanan korban meninggal dunia,” ujarnya.

“Korban di bawah ke rumah sakit umum Lanto Dg Pasewang Jeneponto untuk di lakukan pemeriksaan Visum Et revertum,” jelasnya.

Hasil visum menunjukkan tiga luka tusuk pada bagian dada sebelah kanan membuatnya meninggal dunia.

Rumah Karim Dirusak Keluarga Korban

Hanya gara-gara cekcok saat menenggak miras tradisional jenis ballo, Karim (50) tikam menantunya, Jufri (30) hingga tewas.

Keluarga Jufri yang tak terima lantas melampiaskan amarahnya ke rumah pelaku yang masih bertetangga dengan korban di Dusun Parang-parang, Desa Mangepong, Kecamatan Turatea, Jeneponto, Sulsel.

Atau sekitar tujuh kilometer dari kantor bupati Jeneponto di Kecamatan Binamu.

Menurut salah seorang warga Firman, tangga rumah pelaku yang terbuat dari kayu dicopot masyarakat.

Bahkan ada masyarakat yang kesal melempari batu rumah pria 50 tahun itu.

“Rumahnya sekarang tak ada orang tinggal, tidak tahu semua kemana, tapi menurut informasi isteri pelaku menumpang di rumah keluarganya,” kata warga Desa Mangepong itu.

“Rumah pelaku jadi sasaran kekecewaan masyarakat, saya lihat diatas barang pecah belah itu berantakan, kaca jendela rusak dan tangganya dicopot,” ujarnya.

Kini pelaku penikaman Karim (50) telah ditangkap dan ditahan di Mapolres Jeneponto Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

Sumber Tribunnews com

  • https://www.tribunnews.com/regional/2019/11/11/breaking-news-pembunuhan-sadis-di-gowa-kepala-korban-terpisah-dari-tubuhnya



Siap-siap, Pukul 23.11 Malam Nanti Pendaftaran CPNS Dibuka

Pemerintah akan membuka pendaftaran online calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 pada pukul 23.11 WIB nanti. Foto/SINDOnews

ARB INdonesia, JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan pembukaan pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tetap dibuka hari ini.

Pendaftaran akan dibuka di situs sistem seleksi calon aparatur sipil negara (SSCASN) pada pukul 23.11 WIB malam nanti.

Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen mengakui, penetapan waktu pembukaan pendaftaran tersebut identik dengan jam belanja online.

“Kenapa memilih jam belanja? Karena kiini kesempatan bagi semua orang untuk mencoba mengapresiasikan dirinya untuk menjadi abdi negara. Kenapa Malam? Ini angka cantik dan sesuatu yang menarik dan membuat orang aware. Ini kita yang tawarkan masyarakat,” katanya di Kantor BKN, Senin (11/11/2019).

loading…



Namun begitu dia mengakui ada alasan lain yang membuat pendaftaran CPNS dibuka malam hari. Salah satunya masih menunggu Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan-RB) tentang ambang batas kelulusan atau passing grade.

“Memang masih ada aturan yang kita tunggu. Kita tunggu untuk pelamar P1/Tl (pelamar CPNS 2018 yang masuk tiga kali formasi. Insya Allah siang ini passing grade sudah ditandatangani oleh Pak Menteri. Karena ini jadi referensi bagi semua pelamar P1/Tl,” tuturnya.

Dia mengatakan, saat ini juga masih dilakukan proses verifikasi terhadap formasi-formasi yang masuk ke BKN. Pasalnya sebelum menginput formasi ke dalam sistem SSCASN, formasi dari instansi diverifikasi terlebih dahulu.

“Secara hampir semua data sudah masuk tahapan verifikasi. Itu pun sudah akan selesai semua. Tinggal ada beberapa formasi yang datanya kurang pas sehingga kita akan kembalikan ke panselnas untuk apakah ada perbaikan atau langsung disetujui,” tuturnya.

Sumber Sindonews com

  • https://sumsel.sindonews.com/read/2026/1/pendaftaran-cpns-belum-dibuka-ini-penjelasan-bkn-1573445511