Juara 1 Kejurkab IPSI Inhil Dipersiapkan Ikuti Porprov di Kuansing

loading…



ARB Indonesia -Tembilahan – Di mulai sejak tanggal 14 sd tanggal 17 November 2019 dan diikuti oleh 128 peserta dari 16 Kecamatan se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan mengikuti 14 kelas pertandingan, akhirnya Kecamatan Tembilahan Hulu keluar sebagai juara umum setelah berhasil meraih 4 medali emas, 1 medali perak dan 2 medali perunggu.

Atlit yang mendapat juara 1 dipersiapkan untuk bertanding pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-10 tahun 2021 di Kabupaten Kuantan Singingi.

Ketua harian Koni Inhil As’at mengatakan pihak KONI memberikan apresiasi atas terselenggaranya Kejurkab IPSI Inhil tahun 2019 ditengah keterbatasan dana, namun partisipasi serta animo perguruan silat sangat tinggi, Senin (18/11/2019).

“Kejurkab IPSI ini merupakan salah satu bentuk KONI dalam menghadapi Porprov ke 10 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2021 mendatang,” ujar As’at

As’at juga mengingatkan kepada atlit cabang olahraga agar ditahun 2020 mendatang semua para atlit sudah dipersiapkan baik itu pelatihan maupun administrasinya untuk menuju Porprov 10 tahun 2021 di Kuansing.

Sementara itu ketua IPSI dan ketua panitia Kejurkab IPSI Inhil Burhan Said mengatakan Kejurkab kali ini merupakan ajang pencarian bibit atlit berprestasi dari seluruh perguruan pencak silat yang ada di Daerah untuk menjadi wakil Kabupaten Inhil pada tingkat Porprov ke 10 di Kuansing tahun 2021 mendatang.

“Para juara satu pada Kejurkab saat ini sudah dipastikan menjadi wakil Inhil diajang Porprov, sementara untuk juara dua, akan menjadi cadangan apa bila terjadi halangan,” ucap Burhan Said.

Menjelang Porprov pihak IPSI Akan fokus kepada pelatihan dan pembinaan atlit secara fisik maupun non fisik. (arb)




Kabar Baik, Kini Polairud Polres Inhil Bantu Pembinaan Atlet Dayung Inhil

loading…



ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dalam rangka pembinaan dan peningkatan prestasi Atlit Dayung yang ada di Inhil, Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia ( PODSI) Inhil melakukan kerjasama dengan Polairud Polres Inhil.

Dalam kerjasama itu, Ketua PODSI Inhil, Edy Susanto menjabarkan banyak bentuk kerjasama yang dilakukan antara PODSI Inhil dengan Polairud Polres Inhil, salah satunya persiapan untuk perebutkan piala
Kejuaraan Dayung Dragonboat di Pekanbaru dalam rangka HUT Polairud Polda Riau, pada tgl 30 November s/d 1 Desember 2019 mendatang.

“Dalam waktu dekat kita akan mengirimkan perwakilan untuk mengikuti kejuaraan Dayung Dragonboat Riau 2019, maka dari itu kita lakukan kerjasama yang sudah lama kita rencanakan ini, agar prestasi Atlit kita meningkat setelah dilakuaknnya pembinaan oleh Polairud Polres Inhil.

Selain dari persiapan untuk kejuaraan Dayung Dragonboat, Edy Susanto juga mengatakan, kerjasama ini juga merupakan salah satu persiapan jenjang karir untuk para Atlit.

“Dengan adanya pembinaan yang dibantu Polair Polres, kedepannya semoga para atlit ini mendapat kesempatan bisa bergabung jadi Abdi Negara, bisa masuk ke Kepolisian,” harapnya.

Ketua PODSI Inhil, Edy Susanto berharap kedepannya PODSI Inhil mampu mengadakan kegiatan yang sifatnya multi even, seperti kejuaraan Dayung Dragonboat Riau dalam rangka HUT Polairud Polda Riau.

“Kita juga bisa melakan kerjasama seperti itu dalam memperingati HUT Polres Inhil, Polairud, dan lainnya,” imbuh Edy Susanto.

Arbain




Dua Atlet Bulutangkis Inhil Ikuti Kejurnas di Palembang

loading…



ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR — Dua Atlet BPSI Inhil akan ikut Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bulutangkis 2019 di Palembang. Dua atlet tersebut adalah Mhd Taufiq dan M Ihsan Albanjari, yang akan bermain di katagori Ganda Taruna Putra.

Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Inhil, Dr H Ferryandi ST MM ketika dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut.

“Kedua atlet dipilih mengikuti Kejurnas setelah menang runner up dikategori Ganda Taruna Putra pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Riau 2019 di Rengat, Inhu,” ujar H Ferryandi.

Adapun Kejuaraan Nasional Bulutangkis kali ini akan diadakan di Palembang, tepatnya tanggal 24-28 November 2019. ” Paling tidak kita sudah berangkat tanggal 22 bulan ini, “lanjut Ferryandi yang mengaku waktu hanya tinggal beberapa hari lagi.

Untuk itu pihaknya terus berupaya melakukan persiapan-persiapan, seperti latihan rutin serta menjaga fisik atlet agar tetap vit saat bertanding di Kejurnas nanti. “Kemarin, setelah pulang dari Inhu kita langsung latihan,” lanjut Ferryandi yang juga ketua DPRD Inhil ini.

Sementara itu Rusdiar SPd, sebagai pelatih kedua atlet ini yakin anak binaannya akan mempu bersaing dengan atlet-atlet lain. “Mereka ini sudah biasa bertanding, tinggal mentalnya saja yang harus ditingkatkan, karena Kejurnas ini berbeda dengan Kejurprov, sebab lawannya dari seluruh Indonesia,” ujar Rusdiar SPd.

Kabid Organisasi PBSI Inhil HM Hatta Mas’ud, mengaku bangga ada atlet Inhil yang terpilih mengikuti Kejurnas Bulutangkis 2019 ini di Palembang.

“Ini adalah suatu prestasi yang luar biasa bagi PBSI Inhil, dengan kepengurusan yang baru berjalan lebih kurang lima bulan dibawah Dr H Ferryandi ST MM, kita sudah mampu mengirim atlet untuk bertanding di Kejurnas,” ujarnya.

Pihaknya berharap Altet PBSI Inhil yang mengikuti Kejurnas dapat mengaharumkan nama Inhil dan Riau pada umumnya. “Jaga stamina, sportivitas, besikaplah sopan dan santun selama bertanding, Insya Allah itu akan jadi modal kemenangan,” pesan HM Hatta Mas’ud.(***)




LPK 8 Yan Ehksan Siap Tampung Kopra Putih Masyarakat Dengan Harga Fantastis

Foto : LPK 8 YES saat memaparkan konsep ekonomi kerakyatan melalui turunan kelapa dengan pengolahan yang berstandar export didepan tamu dari Negara Tetangga Malaysia. 14 Juli 2019

loading…



ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Lembaga Pelatihan Keterampilan 8 Yan Ekhsan (LPK 8 YES) mengungkap siap menampung kelapa kopra putih masyarakat dengan harga pantastis.

“Jika sesuai spesifikasi, kita siap menampung dengan bandrol harga Rp 12.000 /Kilogramnya,” ujar Yan Ekhsan selaku Pendiri LPK 8 YES, Minggu (17/11/2019).

Spesifikasi yang dimaksud adalah pengolahan kopra putih yang sangat memperhatikan kebersihan dan prosedur yang ketat, sehingga dihasilkan kopra putih yang kering, higienis, bersih dan bebas dari kontaminasi jamur serta memiliki warna putih mutiara beraroma harum kelapa atau Kopra putih edible.

Contoh Kopra Putih Edibel/Ukuran Kecil. Rp. 12.000/Kg. Foto Yan Ekhsan

Hal itu disampaikan Yan Ekhsan  saat menjadi narasumber pada acara  Ngobrol Pintar (Ngopi) bersama Bung Adit dan Bung Arbain di Hotel Inhil Pratama (IP) Tembilahan.

Dalam acara itu, Yan Ehksan juga menjelaskan sebuah perbandingan hasil yang didapat antara penjualan kelapa bulat dengan penjualan kelapa yang diolah menjadi kopra putih.

Acara Ngobrol Pintar (NGOPI) bersama Yan Ekhsan yang dipandu oleh Bung Adit dan Bung Arbain di Hotel Inhil Pratama Tembilahan, Minggu (17/11/2019) malam. Foto Dody Ralibi

“Sederhananya dari 4 Kg kelapa bulat, jika diolah menjadi Kopra Putih akan menjadi 1 Kg kopra Putih, dengan perbandingan Empat banding Satu (4:1),” imbuhnya.

Anggap saja dari 4 Kg  kelapa bulat yang ukurannya kecil, dihargai 1.000 rupiah perkilogramnya. Jika di jual bulat, kita hanya mendapatkan 4.000 Rupiah (1.000 x 4 Kg). Namun, jika diolah menjadi kopra putih, dari 4 Kg kelapa bulat tersebut, akan menghasilkan 1Kg kopra putih. Dengan kalkulasi 1Kg x 12.00012.000  Rupiah.

Contoh Kelapa Bulat Ukaran Kecil. Foto Yan Ekhsan

“Bandingkan saja selisihnya, jika kita menjual kelapa bulat dengan di olah menjadi kopra putih, dan itu belum termasuk batok kelapanya, jika diolah menjadi arang juga memiliki nilai jual yang tinggi,” ungkap Yan Ekhsan.

Selain itu, LPK 8 Yan Ekhsan juga menyatakan siap memberikan pembelajaran pengolahan kopra putih yang bernilai  ekpor kepada masyarakat secara gratis.

“Kenapa harus ada pembelajaran, agar kwalitas yang dihasilkan memang benar-benar sesuai standar permintaan pasar. Siapapun yang datang ke LPK 8 akan tetap kita layani”, ucap Yan Ekhsan yang beralamat di Jalan Tanjung Priuk ujung, Tembilahan.

Arbain




Sejarah Singkat Awal Mula TMMD Masuk di Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pada mulanya program Kemanunggalan TNI dengan rakyat ini bukanlah bernama Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) melainkan ABRI Masuk Desa (AMD) yang merupakan cetusan dari Jenderal M.Jusuf pada tahun 1980.

Seiring perkembangan waktu dengan adanya Reformasi ABRI, dengan dipisahkannya Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan TNI pada tanggal 1 April 1999 ABRI Masuk Desa (AMD) berubah nama menjadi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

loading…



Memang hal tersebut tidak banyak yang mengetahui tentang  AMD telah berubah menjadi TMMD, ini sudah berlangsung lama. Karena sejalan dengan pergerakan waktu TMMD tahun 2019 sudah yang ke-106, perlu diketahui dimasa lalu sekita tahun 80-an program ini terkenal dengan sebutan AMD.

Sedangkan untuk Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) awal masuknya TMMD bermula pada tahun 1995 yang mana pada saat itu masih bernama AMD.

Hal tersebut disebutkan Dandim 0314/Inhil, Letkol Inf Imir Faisal saat menjadi narasumber dalam program Ngobrol Pintar (NgoPi) yang dipandu oleh Bung Adit dan Bung Arbain baru-baru ini.

“Untuk Inhil pertama kali masuk TMMD yaitu pada tahun 1995,” ungkap Letkol Inf Imir Faisal ketika menjawab pertanyaan dari Bung Adit.

Dikatakannya juga, program TMMD ini sangatlah membantu Pemerintah daerah dalam mewujudkan akselerasi proses pembangunan yang merata untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat daerah terpencil atau pelosok maupun Desa tertinggal.

“Disamping itu  melalui untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat program TMMD juga mempunyai misi yang mulia yakni mempertahankan semangat kekeluargaan dan budaya gotong royong”pungkasnya.(arb)




10 Paket Sembako untuk Janda Tua dan Fakir Miskin dibagikan oleh LKP Insan Mulia dan RQ Darul Razak

ARB Indonesia, Tembilahan – LKP Insan Mulia dan RQ Darul Razak Bagikan Sembako kepada Janda Tua dan Fakir Miskin,- LKP Insan Mulia Inhil bekerja sama dengan RQ Darul Razak menyerahkan bantuan paket sembako kepada 10 penerima paket sembako terdiri dari janda tua, dan fakir miskin di Jalan Pangeran Hidayat, Tembilahan.

Bantuan berjumlah 10 paket bahan pokok yang terdiri dari beras, tepung, gula dan minyak makan tersebut, diserahkan secara langsung melalui tim LKP Insan Mulia Inhil Susi Aris Setiawati dan Siti Radiah.

Ketua LKP Insan Mulia Inhil Yuslizar saat dikonfirmasi oleh Indragirione.com mengungkapkan, penyaluran bantuan sembako untuk masyarakat tidak mampu tersebut telah berjalan selama ini. Ia menjelaskan kegiatan tersebut terselenggara berkat kesadaran kita semua dalam menyalurkan zakat atau infaq, Minggu (17/11/2019).

“Dengan kondisi yang memungkinkan kami mengantarkan langsung ke rumah-rumah bapak dan ibu sehingga masyarakat tidak perlu repot datang untuk mengambil bantuan sembako ini,” kata Yuslizar. 

Yuslizar juga memohon doa dari segenap masyarakat agar ke depan jumlah bantuannya yang disalurkan bisa lebih banyak, baik dari segi jumlah penerima maupun jumlah sembako.

Ia juga menambahkan, bahwa tujuan pembagian sembako ini adalah membantu memenuhi keperluan pokok masyarakat yang kurang mampu. Sehingga para penerima sembako turut bergembira. 

“Kami berharap doa dari masyarakat agar LKP Insan Mulia Inhil dan RQ Darul Razak lebih maju, terus tumbuh. Dan tentu saja untuk masyarakat agar selalu diberi kesehatan, keselamatan, dan perlindungan dari Allah SWT,” kata Yuslizar. (arb)