Kabur dari Suriah, Tentara AS Dilempari Kentang oleh Warga Kurdi

Para warga sipil Kurdi melempari konvoi tentara Amerika Serikat dengan kentang saat pasukan militer itu meninggalkan Suriah timur laut menuju Irak. Foto/ANHA

ARB Indonesia, QAMISHLI – Para tentara Amerika Serikat (AS) yang berada di dalam kendaraan militernya dilempari kentang dan batu oleh para warga sipil Kurdi ketika dalam perjalanan meninggalkan Suriah. Para tentara Washington itu diteriaki dengan kata-kata hinaan, karena dianggap melakukan pengkhianatan.

Insiden itu direkam dan videonya dipublikasikan oleh kantor berita Kurdi, ANHA, pada hari Senin. Video menunjukkan para warga sipil Kurdi yang marah melemparkan kentang dan batu ke arah konvoi kendaraan lapis baja saat melewati Qamishli, Suriah.

Dalam bahasa Inggris, para warga beriterika “No America” ​​dan “America liar”. Salah seorang pria berteriak dalam bahasa Arab yang bila diterjemahkan berbunyi; “Seperti tikus, Amerika melarikan diri.”

Lantaran diserang warga sipil, satu kendaraan militer AS memilih mundur melewati jalan setapak dalam upaya untuk menjauh.

Tak hanya di Qamishli, insiden serupa juga terjadi kota Erbil, kota Irak yang didominasi warga Kurdistan. Mereka melempar batu dan meneriakkan kata-kata kasar ketika kendaraan militer AS lewat.

“Terima kasih untuk orang-orang AS, tetapi Trump mengkhianati kami,” bunyi poster yang diusung seorang pria dalam video sebagaiman dilansir Reuters, Selasa (22/10/2019).

Sebagian besar pasukan Amerika di Suriah ditarik keluar setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan penarikan.

Langkah Trump ini telah membuka jalan bagi invasi Turki terhadap pasukan Kurdi Suriah. Padahal, pasukan Kurdi yang memimpin Pasukan Demokratik Suriah (SDF) selama ini berperang bersama AS melawan kelompok Islamic State atau ISIS.

Cacian juga diluapkan warga Kurdi melalui media sosial. Salah satu warga Kurdi, Adam Harvey, melalui akun Twitter-nya @adharves menulis; “Pulanglah ke Amerika. Setelah Anda membuat putra-putra kami mati. Ada semacam pengkhianatan di sini di timur laut Suriah.”

Penarikan pasukan AS telah dikritik oleh para politisi Washington, termasuk beberapa di antaranya adalah sekutu Trump di Partai Republik. Para politisi tersebut menganggap tindakan Trump sebagai pengkhianatan terhadap Kurdi yang selama ini jadi sekutu AS.

Trump pada hari Senin membela keputusan penarikan pasukan AS dari Suriah. “Kami tidak pernah setuju untuk melindungi Kurdi selama sisa hidup mereka,” katanya.

“Kami membantu orang Kurdi. Dan kami tidak pernah memberi orang Kurdi komitmen bahwa kami akan tinggal selama 400 tahun ke depan dan melindungi mereka,” katanya lagi.

Trump, yang mulai kampanye untuk pemilihan presiden 2020, mengatakan bahwa dia memenuhi janji kampanye untuk melepaskan AS dari konflik internasional sebagai bagian dari agendanya “America First”.

“Saya ingin membawa tentara kita kembali ke rumah,” kata Trump. “Saya harus melakukan apa yang saya pilih, dan saya harus melakukan apa yang saya pikir benar.”

Dia mengatakan dia tidak ingin meninggalkan pasukan Amerika di Suriah, namun pasukan AS yang meninggalkan negara itu sekarang akan dikerahkan di tempat lain sebelum akhirnya kembali ke Amerika Serikat.

Pada hari Senin, Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan Pentagon sedang mempertimbangkan untuk mempertahankan beberapa pasukan AS di dekat ladang minyak di Suriah timur laut bersama dengan SDF untuk membantu mencegah minyak jatuh ke militan ISIS.

Esper mengatakan semua pasukan AS yang meninggalkan Suriah akan pergi ke Irak barat, dan militer Amerika akan melanjutkan operasi melawan ISIS.

Sumber Sindonewscom




Liga Champions: Dua Bintang Dortmund Absen Hadapi Inter Milan

Marco Reus merupakan salah satu pemain bintang Borrusia Dortmund yang absen saat melawan Inter Milan. Foto: uk.sport.yahoo.com

ARB INdonesia, MILAN – Borrusia Dortmund dipastikan pincang saat menantang Inter Milan pada laga ketiga babak penyisihan grup F Liga Champions, Kamis (24/10/2019) dini hari. Melawat ke Stadion San Siro, Italia, Borrusia Dortmund dipastikan tidak diperkuat oleh dua pemain bintangnya yakni Paco Alcacer dan Marco Reus.

Paco Alcacer diketahui sudah absen sejak awal Oktober karena menderita masalah pada otot betisnya. Adapun Marco Reus, setelah mencetak gol melawan Monchengladbach terakhir kali, disebut bakal absen karena terserang flu. Kondisinya tidak begitu baik untuk diturunkan.

Terlepas dari kabar buruk itu, Borrusia Dortmund juga punya kabar gembira. Sejumlah pemain klub Jerman ini yang sebelumnya cedera, sudah ada yang pulih. Di antaranya yakni Roman Burki, Mario Gotze dan Jadon Sancho. Namun, kehilangan Alcacer dan Reus disebut tetap menjadi pukulan besar.

Inter Milan sendiri pun tidak dalam kondisi menguntungkan. Beberapa pemain bintang klub Italia ini pun diprediksi absen. Sebut saja Alexis Sanchez, Danilo D’Ambrosio dan Stefano Sensi.

Sumber  Sindonewscom/exisiomercatocom




Banjir di Agam Sumbar, Jalanan Amblas

Banjir di Agam, Sumatera Barat (Foto: Jeka Kampai-detikcom)

ARB INdonesia, AGAM –  Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar). Banjir itu menyebabkan ruas jalan di Jorong Cancang amblas.

“Jembatannya tidak putus, namun jalannya amblas sebelum dan sesudah jembatan, sehingga jembatannya tak bisa digunakan,” kata staf Pusdalops BPBD Kabupaten Agam Lukman Syahputra kepada detikcom, Selasa (22/10/2019).

Dia mengatakan banjir ini dipicu hujan deras yang terjadi sejak Senin (21/10). Banjir dan jalan yang amblas itu membuat warga harus mencari jalur alternatif.

“Sedang kita tangani,” ujar Lukman.

Pihak BPBD saat ini sedang menghitung akibat banjir yang terjadi. Warga diminta waspada, karena curah hujan sedang tinggi.

Sumber Detikcom




Ajukan Praperadilan, Begini Kondisi 6 Tersangka Pengibar Bintang Kejora

Tim pengacara 6 tersangka pengibar bendera bintang kejora (Foto: Yulida Medistiara/detikcom)

ARB INdonesia, JAKARTA – Enam tersangka pengibar bendera bintang kejora saat aksi di depan Istana mengajukan praperadilan. Para tersangka itu disebutkan mengalami kondisi kesehatan berbeda-beda setelah sebelumnya dikabarkan sakit.

Para tersangka itu atas nama Surya Anta, Charles Kossay, Dano Tabuni, Isay Wenda, Ambrosius Mulait, dan Ariana Elopere. Untuk Surya Anta yang sebelumnya disampaikan mengalami sakit di bagian telinga, saat ini kondisinya membaik.

“Terakhir, Surya Anta masih dalam pemulihan,” ucap Michael Himan sebagai pengacara dari Surya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2019).

Michael menyebut Surya sebelumnya dibawa penyidik Polda Metro Jaya berobat ke RS Polri. Selain Surya, tersangka lainnya yaitu Ambrosius disebut tengah mengalami sakit gigi.

Kemudian untuk tersangka Dano disebut Michael mengalami benjolan. Lalu Ariana disebut mulai mengalami gangguan halusinasi

“Kemudian Ariana Elopere secara psikis karena ruangan terpisah dari kawan-kawan 5 orang ini tersendiri di ruangan besar. Terus ada yang gangguan-gangguan halusinasi, dia mengalami hal itu. Kalau kelamaan dia sendiri tanpa dia ada temannya ngobrol itu bisa gangguan jiwa juga secara psikis dan psikologis,” kata Michael.

Di tempat yang sama, Okky Wiratama selaku pengacara 6 tersangka itu menyebut sakit yang diderita para tersangka bukanlah akibat kekerasan yang dialami selama pemeriksaan. Okky memastikan selalu mendampingi para tersangka saat menjalani pemeriksaan di kantor polisi.

“Pada saat diperiksa tidak ada terjadi kekerasan karena waktu itu kami juga mendampingi. Tapi karena konteksnya tersangka makar sesuai KUHAP Pasal 115 pengacara tidak bisa mendampingi langsung samping-sampingan tapi hanya bisa melihat dari kejauhan, tapi sepanjang sepengetahuan kami pada saat diperiksa tidak ada kekerasan,” kata Okky.

Okky menyebut para tersangka itu ditempatkan di rutan yang berisi 1 orang tiap selnya di Mako Brimob. Mereka sebelumnya dijerat tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam kasus pengibaran bendera bintang kejora pada saat aksi di Jalan Medan Merdeka Barat, depan Istana, Rabu (28/8).

Sebelumnya mereka mengajukan gugatan praperadilan melawan Polda Metro Jaya. Alasannya, mereka keberatan dengan status tersangkanya. Mereka mengajukan praperadilan karena menduga penetapan tersangka, penyitaan hingga penangkapannya dilakukan tidak sesuai prosedur, serta penggeledahan yang diduga tidak memakai izin dari pengadilan.

Sumber Detikcom




Pipa Pertamina Cimahi Meledak, Seorang WNA Pekerja Proyek Kereta Cepat Tewas

Foto: dok. Istimewa

ARB INdonesia, CIMAHI – Seorang warga negara asing (WNA) bernama Li Xuanfeng, pekerja proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, tewas dalam insiden meledaknya pipa Pertamina di Kampung Mancong, Kelurahan Melong, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Selasa (22/10/2019).

Pria yang bekerja di subcon PT CREC, PT Ming Shu Construction, itu tewas terpanggang. Diduga pria yang bekerja sebagai operator alat berat itu terjebak. Jenazahnya dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran.

“Iya, satu orang dievakuasi, kemudian jenazahnya dibawa ambulans,” ujar Komandan Regu 1 Damkar Cimahi Indrahadi saat dimintai konfirmasi detikcom.

Saat ini, ujarnya, petugas masih melakukan pemadaman sekaligus memblokir penyebaran api dari pipa minyak Pertamina agar tak menjalar ke permukiman warga.

Hingga pukul 16.00 WIB, kobaran api masih sangat besar dan belum menunjukkan tanda-tanda akan segera padam akibat masih banyaknya suplai bahan bakar di pipa yang bocor tersebut.

Untuk melakukan pemadaman tersebut, Pemadam Kota Cimahi menerjunkan 5 unit pancar, 2 unit rescue, dan 1 mobil komando. Sedangkan dari Pemadam Kabupaten Bandung diterjunkan 2 unit pancar dan 1 rescue.

Sumber Detik. com




Jokowi Resmi Berhentikan Kapolri Tito Karnavian

Kapolri Jendral Tito Karnavian. (Foto: CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)

ARB INdonesia, JAKARTA – ADPR RI secara resmi menyetujui usulan presiden Joko Widodo untuk memberhentikan Jendral Tito Karnavian sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Hal itu disepakati dalam rapat Paripurna ke-3 DPR masa sidang 2019-2020 di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Selasa (22/10).

“Yang bersangkutan akan mengemban tugas negara dan jabatan lain,” kata Puan.

“Setuju,” kata anggota dewan.

DPR sebelumnya telah menerima Surat Presiden (Surpres) terkait permintaan persetujuan untuk pemberhentian Tito sebagai Kapolri. Puan mengatakan DPR pun sudah menyetujui pemberhentian Tito sebagai Kapolri tersebut.

“DPR telah menerima surat presiden nomor R51 tanggal 21 Oktober 2019. Hal permintaan persetujuan pemberhentian Kapolri,” kata Puan.

Diketahui, beredar kabar Tito akan menjabat sebagai menteri atau kepala lembaga setingkat kementerian di masa pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Tito sendiri hadir ke Istana Negara pada Senin (21/10) kemarin. Ia hadir tatkala Jokowi sedang memanggil para kandidat menterinya ke Istana.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan bahwa Tito kemungkinan besar mendapat jabatan baru dari Presiden Jokowi.

“Kemungkinan ada semacam jabatan baru,” kata Iqbal di Kantornya, Jakarta, Senin (21/10) sore.

Iqbal menjelaskan pertemuan Tito dengan Jokowi berlangsung selama satu jam. Kata dia, Tito telah meninggalkan Istana Negara sejak pukul 14.00 WIB.

Setelah pertemuan tersebut Tito lantas bertemu dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Habis itu ke posko ke Jakarta Barat ketemu Panglima TNI,” jelasnya.

Sumber CNN Indonesia