HUT Ke 56-IPK, 34 Peserta DPD II IPK Dumai Berangkat Ke Perawang.

ARBindonesia. com. DUMAI, (Utusan Rakyat) — Menggunakan 1 unit bus ukuran 3/4, sebanyak 34 kader DPD II IPK Dumai berangkat ke Perawang Kabupaten Siak guna mengikuti perayaan peringatan HUT ke-56 IPK.

Mengambil tempat keberangkatan di halaman rumah kediaman Bendahara DPD II IPK Dumai, Zainal Arif, sebelum rombongan berangkat, terlebih dahulu diiringi doa oleh Wakil Ketua, Bung Tyas.

Disampaikan oleh Ketua DPD II IPK Dumai, Patrik Tatang, keberangkatan rombongan itu mengikuti perayaan merupakan bentuk kebersamaan dan rasa kekeluargaan sesama IPK DPD di 12 Kabupaten/Kota yang ada di Riau.

“Untuk itulah kami kader DPD II IPK Dumai berangkat mengikuti perayaan HUT ke-56 IPK ini. Sesuai arahan Ketua DPD IPK Riau, Kasten Harianja, kebersamaan adalah kekuatan organisasi,” ucap Patrik Tatang didampingi Sekretaris Ahmad Taufik dan Beberapa Zainal Arif.

Untuk diketahui, peringatan HUT ke-56 IPK tingkat provinsi Riau Tahun 2025 dipusatkan di Perawang berdasarkan penunjukan DPD IPK Riau. Itu sebabnya, seluruh biaya perayaan acara ditanggung oleh DPD IPK Riau. Adapun keberangkatan rombongan DPD II IPK Dumai berdasarkan “Surat Tugas Bersama” Nomor: 014/ST/DPC-IPK/DMI/VIII/2025 tanggal 27 Agustus 2025, ditandatangani Ketua Patrik Tatang.

Turut hadir dalam rombongan Wakil Ketua Donny Petrus Situmeang, Wakil Ketua Albekri, Wakil Ketua Kamartias – Tyas AG, Wakil Ketua Robi Sugianta, DanSatGas Donny Hutagaol, Ketua Bidang OKK Anwar Sadat serta WaDanSatGas Jefry Andika.(ES)




HUT Ke-56 IPK Di Perawang, Bertabur Aksi Sosial

ARBindonesia. com. PERAWANG SIAK, (Utusan Rakyat) — Perayaan HUT ke-56 IPK tingkat provinsi Riau yang diadakan di Perawang Kecamatan Tualang Kab. Siak, Kamis (28/8/2025) berjalan meriah dan semarak. Perayaan yang diisi dengan persembahan tari-tarian daerah, penampilan polisi cilik serta aksi karateka (Ikado) anak-anak dari kader IPK Siak itu mendapat applaus dari peserta dan masyarakat yang hadir.

Tampak Lapangan Motuyoko Kota Perawang sebagai tempat penyelenggaraan acara, dibanjiri warna loreng biru para kader dari 11 kabupaten/kota se-Provinsi Riau plus kader tuan rumah. Target panitia menghadirkan 3.000 kader se-Riau tampaknya nyata tercapai. Sementara panitia serta Satgas Inti Maha Sakti Karya IPK Perawang disibukkan dengan menyambut kedatangan tamu undangan serta memastikan ketertiban, kelancaran dan keamanan acara berjalan sesuai rencana.

Dalam sambutannya, ketua panitia acara Unggal Gultom mengatakan, bahwa acara perayaan peringatan HUT ke-56 IPK itu bukan hanya sekedar seremonial saja.

“Tapi juga dibarengi pengabdian IPK ke masyarakat dalam bentuk aksi sosial,” ungkap Unggal Gultom.

“Adapun aksi sosial yang dimaksud adalah berupa pemberian santunan bagi anak yatim-piatu dan disabilitas, penanaman 1.000 bibit pohon, pembagian 1.000 paket sembako dan pencabutan undian sebanyak 4 UMKM yang hadir, senilai Rp 560.000/Pemenang,” pungkas Unggal Gultom. Hari itu masyarakat Perawang Tualang bertabur kebaikan dari panitia pelaksana.

Pemotongan kue ultah ke-56 merupakan acara utama perayaan hari itu. Ketua DPD IPK, Riau Kasten Harianja diperkenan memotong kue dan membagikan ke tamu undangan.

Sementara itu, Ketua Kasten Harianja, sebelum masuk ke inti sambutannya, terlebih dahulu memperkenalkan orang-orang yang telah berkontribusi dalam ia menghidupkan kembali OKP IPK itu di Riau.

“Saya merupakan anak asli Perawang. Dan saat kecil, saya sudah kenal dan berada dalam didikan Bapak Yunus Liem, SH., (Abun),” terang Kasten Harianja, sambil meminta orang yang dimaksud berdiri. Hal yang sama juga ia terapkan kepada para Ketua DPD IPK Kabupaten/Kota lainnya. Itu merupakan penghormatan Kasten Harianja kepada setiap Ketua DPD II IPK se-Riau.

Sejarah berdirinya IPK pada tanggal 28 Agustus 1969 di Medan oleh Sahara Oloan Panggabean (Olo Panggabean) sempat pula ia ceritakan secara singkat. Urainya, bahwa IPK diisi kader dengan ragam latar belakang, baik suku, agama ras dan kelompok atau golongan. Sejak 1997 IPK merupakan organisasi independen, bebas dari pengaruh parpol.

“Maksud didirikannya IPK oleh Olo Panggabean adalah untuk memberdayakan, memandirikan dan mengkaryakan pemuda. Dan saat ini, IPK sudah berdiri di hampir provinsi Indonesia,” pungkas Kasten Harianja.

Sementara Plh Sekdaprov Riau M Job Kurniawan mengajak ribuan kader yang hadir, agar lewat acara perayaan hari itu, bisa menjadi ruang refleksi bagi semuanya.

“IPK adalah milik kita semua. Saya ingin IPK itu bisa bersatu dalam kebersamaan untuk berkontribusi bagi masyarakat. Kami juga ingin IPK jadi mata dan telinga pemerintah dalam menjaga persatuan,” tandas M Job Kurniawan.

Sebagai penyampai sambutan terakhir serta sebagai payung negri, Ketua LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil juga mengajak seluruh kader IPK untuk sama-sama menjaga moral warga masyarakat dengan mewariskan kebaikan.

“Dalam 5 tahun terakhir, kami LAMR menilai bahwa IPK terbukti telah membaktikan dirinya dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa,” kata Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.

“Mari merawat tuah atau pemuda dengan kasih sayang sesuai tag line Polda Riau “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah,” ajakan Datuk Seri Taufik Ikram Jamil mengakhiri sambutannya.

Untuk diketahui, perayaan HUT ke-56 IPK di Perawang hari itu merupakan tanggungjawab pengurus DPD Riau. Hal tersebut disampaikan sendiri oleh Ketua DPD IPK Riau Kasten Harianja saat rakor seluruh DPD IPK Riau beberapa waktu lalu.

Diantara rombongan peserta, tampak peserta dari DPD II IPK Dumai duduk diantara bangku undangan.

“Kami berterimakasih atas undangan panitia pelaksana. Perayaan yang

pelaksana. Perayaan yang cukup meriah. Semoga kekompakan diantara DPD II IPK se-Riau semakin kuat,” ungkap Ketua DPD II IPK Dumai Patrik Tatang diaminkan Sekretaris Ahmad Taufik Rooney dan Bendahara Zainal Arif dan Pembina Herwin MT Sagala.

Ketua Patrik Tatang merupakan salah satu ketua DPD II IPK yang menerima penghargaan dari Ketua Kasten Harianja dipertengahan acara.

Panitia juga menghadirkan penyanyi etnik asal Medan Erick Sihotang dan pelawak Nai Malfinas sebagai pengisi acara di sesi hiburan.

Turut hadir dalam giat acara tersebut selain Ketua DPD IPK Riau Kasten Harianja dan Bendahara Yunus Liem, SH., (Abun) adalah Sekretaris Kasrul, Penasehat DPD IPK Riau Ir. Pardamean Siahaan, Jajaran Satgas Inti Maha Sakti Karya IPK Riau, Gubernur Riau diwakili Plh Sekda, Kapolda Riau diwakili, Bupati Siak diwakili, Forkopimcam, Kapolres Siak diwakili, Dandim 0322/Siak, Danyon TP 252/BC, Tokoh Agama, Cerdik Pandai, Tokoh Pemuda, Ormas, OKP, Paguyuban, LSM, Media, dan undangan lainnya.(ES)




Pengkab PERBAKIN Inhil Terima SK Kepengurusan Periode 2025–2029

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Menembak Indonesia (PERBAKIN) Indragiri Hilir (Inhil) resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan masa bakti 2025–2029 dari Pengurus Provinsi (Pengprov) PERBAKIN Riau.

Penyerahan SK tersebut menandai dimulainya periode kepengurusan baru yang akan menahkodai organisasi olahraga menembak di Inhil selama lima tahun ke depan.

Ketua PERBAKIN Inhil, Diki Nofriadi, menyampaikan apresiasi kepada Pengprov PERBAKIN Riau atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan.

“Kami berterima kasih kepada Pengprov PERBAKIN Riau yang telah mempercayakan kepengurusan ini kepada kami. InsyaAllah, kepengurusan masa bakti 2025–2029 akan berkomitmen untuk memajukan olahraga menembak di Indragiri Hilir, baik dari sisi prestasi atlet maupun pengembangan organisasi,” ujarnya.

Diki menambahkan, langkah awal yang akan dilakukan pihaknya adalah konsolidasi internal dan penyusunan program kerja prioritas.

“Kami ingin mencetak atlet-atlet menembak berprestasi yang bisa mewakili Inhil di ajang provinsi, nasional bahkan internasional. Selain itu, kami juga akan membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder lainnya untuk bersama-sama mengembangkan olahraga ini,” imbuhnya.*




Meriahkan HUT RI ke-80, Ketua PAC PDIP Dumai Timur Gelar Berbagai Perlombaan

ARB INdonesia,DUMAI — Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kecamatan Dumai Timur, Ales Saprijon
menggelar serangkaian perlombaan rakyat yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme warga, Minggu (24/8/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di halaman sekretariat PAC PDIP Dumai Timur ini menghadirkan berbagai lomba tradisional untuk anak-anak dan orang dewasa di di Jalan Perjuangan, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur.

“Kami ingin momentum kemerdekaan ini menjadi ruang kebersamaan, memperkuat semangat gotong royong dan nasionalisme di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ales Saprijon juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PDIP dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan mempererat hubungan antarwarga.

Dari pantauan langsung di lokasi, suasana raing gembira terlihat dari raut wajah anak anak hingga orang dewasa, dan juga kedekatan masyarakat dengan Ketua PAC PDIP Ales Saprijon juga sangat akrab.

“Alhamdulillah dapat merayakan Hari kemerdekaan RI. Kami warga sini apabila ada persoalan sangat cepat dan ditanggapi oleh Ketua PAC Dumai Timur,” ujar salah satu emak-emak yang hadir.

Untuk diketahui, acara turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, pengurus partai, serta perwakilan pemuda dan ibu-ibu . Selain perlombaan, panitia juga membagikan berbgai hadian dan doorprize kepada peserta yang hadir menyaksikan, hal itu sebagai bentuk apresiasi dan dukungan sosial. (ded)




LAMR Pulau Burung Nyatakan Penolakan terhadap Wacana Transmigrasi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir secara tegas menolak wacana adanya program memasukan warga transmigrasi baru diwilayah tersebut.

Penolakan ini disampaikan ketua MKA LAMR Pulau Burung, Datok Ahmad yani kepada awak media. Menurutnya hadirnya warga transmigrasi baru dikondisi saat ini hanya berpotensi menimbulkan ketimpangan sosial dan mengancam keberlanjutan budaya lokal.

“Kami bukan anti pembangunan, tapi pembangunan harus berpihak kepada masyarakat tempatan. Jangan sampai tanah dan ruang hidup kami tergeser oleh pendatang yang difasilitasi negara,” tegasnya.

LAMR menilai bahwa sebelum membuka pintu bagi penduduk luar, seharusnya fokus menyelesaikan persoalan mendasar masyarakat lokal, seperti akses terhadap lahan, pekerjaan, dan pendidikan serta persoalan lainnya.

“Masih banyak anak negeri yang belum punya tanah, belum punya pekerjaan tetap. Kenapa bukan mereka yang diberdayakan lebih dulu?,” ungkapnya.

Penolakan ini juga didasari kekhawatiran akan konflik horizontal yang bisa muncul akibat ketimpangan perlakuan antara warga lokal dan transmigran.

LAMR Pulau Burung meminta kepada pihak terkait agar meninjau ulang wacana tersebut dan mengedepankan prinsip keadilan sosial.

Sebelumnya, baru-baru ini Dir Intelkam Polda Riau yang di dampingi Kapolres Inhil telah melakukan kunjungan ke Pulau Burung, diketahui agenda kunjungan tersebut untuk meninjau lahan transmigrasi dan berdiskusi dengan masyarakat terkait warga transmigrasi dan lainnya. (Arb)




Diduga Keracunan Usai Menyantap Makan Bergizi Gratis, Puluhan Siswa di SDN 032 Tembilahan Dilarikan ke Rumah Sakit

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sebanyak 28 Siswa-siswi di Sekolah Dasar (SD) Negeri 032 Tembilahan diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi olahan Makanan Bergizi Gratis (MBG), Jum’at (22/8/2025).

Diketahui puluhan anak murid tersebut mengalami muntah-muntah, sakit perut dan pusing hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis setelah menyantap hidangan MBG disekolah.

Kepala RSUD Puri Husada (PH) Tembilahan, dr. Rahmat, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, para pasien datang dengan gejala seragam, antara lain muntah-muntah, sakit perut, dan pusing.

“Gejala yang dominan adalah muntah. Hingga saat ini sudah ada 2 anak yang dirawat intensif di RSUD PH, sementara puluhan lainnya masih dalam observasi sesuai keluhan masing-masing,” ungkap dr. Rahmat, Jum’at (22/8/2025).

Selain 22 anak yang telah mendapatkan perawatan di RSUD PH, diketahui juga terdapat 4 anak yang dirawat di RS 3M, dan 2 anak lainnya ditangani di Puskesmas Gajah Mada.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil menegaskan bahwa kondisi pasien masih dalam penanganan medis dan tidak ada yang mengkhawatirkan.

“Kalau dilihat dari gejala, InsyaAllah dapat ditangani. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional, di mana OPD terkait seperti Dinas Kesehatan turut dilibatkan,” jelasnya.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penelusuran terkait sumber makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan terhadap puluhan siswa-siswi SD N 032 Tembilahan. (Arb)