Ketua dan Pengurus BKMT Tembilahan Hulu Resmi Dilantik

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pengurus Cabang (PC) Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) Kecamatan Tembilahan Hulu, periode 2020-2025 hari ini resmi dilantik oleh Ketua BKMT Kabupaten Indragiri Hilir, Hj Raihana Ara, Sabtu (4/1/2020) sore.


Prosesi pelantikan itu dilaksankan di Gedung Syekh Abdurrahman Siddiq Kampus STAI Auliaurrasyidin, Parit 6 Tembilahan Hulu. Disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Inhil, H Syamsuddin Uti.


Selain Wabub Inhil, turut hadir Camat Tembilahan Hulu, unsur Forkopimcam, Lurah dan Kepala Desa di Kecamatan Tembilahan Hulu, pengurus MUI dan Muslimat NU, serta undangan lainnya.


Pada kesempatan tersebut, Ketua BKMT Tembilahan Hulu periode 2020-2025, Hj Laila Fitriana mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak dalam kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan program dan kegiatan BKMT Kecamatan Tembilahan Hulu selama ini.


“Mudah-mudahan ke depan, kita dapat terus berupaya membesarkan dan memajukan BKMT Kecamatan Tembilahan Hulu,” ujarnya.


Sedangkan Camat Tembilahan Hulu, M Nazar mengucapkan selamat kepada pengurus BKMT Kecamatan Tembilahan Hulu yang baru dilantik, diharapkan keberadaannya dapat turut bersama dan berperan aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan.


“Diharapkan BKMT yang sudah baik saat ini, tentunya bisa lebih baik dan lebih maju lagi,” tambahnya.


Senada dengan itu, Ketua BKMT Inhil, Hj Raihana Ara mengungkapkan bahwa yang terpenting bagi kepengurusan BKMT adalah program dan kegiatan bisa dilaksanakan di setiap bidang.


“Jaga silaturrahmi dan jalin kerjasama, harus saling isi-mengisi dan bahu-membahu dalam mensukseskan berbagai program dan kegiatan. Kemudian, harus terus belajar dan menambah ilmu terutama ilmu-ilmu agama,” pesannya.


Sementara itu, Wabup SU dalam sambutannya menyatakan sangat bangga dengan keberadaan BKMT, karena bisa memberikan pembinaan mental dan spiritual bagi masyarakat, khususnya kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, salah satunya melalui Rumah Tahfidz.


“Apa yang sudah sukses maupun yang belum saat ini, menjadi beban tanggung jawab bagi pengurus yang baru. Dan bagi yang belum dilakukan pembinaan, ke depan harus diberikan perhatian,” imbuhnya.
(rl-arl)




Ketua FPK Inhil Wakafkan Tanah untuk Pemakaman Umum di Sungai Perak

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) H zaini Awang mewakafkan sebidang tanah untuk dijadikan areal pemakaman umum bagi warga yang berada di parit 24,25 dan 26 Kelurahan Sungai Perak tepatnya berada di jalan lurus dari PLTU Parit 21 Tembilahan Hilir.


H Zaini Awang tergerak untuk mewakafkan sebidang tanah karena melihat kesulitan masyarakat yang ada disana. Jika ada musibah kematian dari anggota keluarga masyarakat pemakaman sangat jauh dilakukan bahkan hingga menyeberang laut.


“Melihat situasi itu saya tergerak untuk membantu masyarakat. Kebetulan saya diberikan rezeki oleh Allah ada tanah di sekitaran sana yang saya wakafkan untuk pemakaman umum, “kata H Zaini Awang.


Dikatakan H Zaini masyarakat tidak perlu repot dan jauh lagi ketika akan melakukan prosesi pemakaman, karena tanah yang di wakafkan itu berjarak dekat dari pemukiman warga. “Mudah-mudahan masyarakat jadi terbantu, “harapnya.


Sebidang tanah yang diberikan itu lengkap dengan surat administrasinya,  penyerahan secara simbolis surat tanah wakaf oleh H Zaini Awang kepada ketua RT dan RW dilakukan pada Jum’at (3/2/2020) dikediamannya.


Pada saat prosesi penyerahan surat wakaf tanah dihadiri Asnawi dari Rt parit 24 Cinta Kasih, Ladong dari  Rt parit 25, Midi Rt parit 26 Terusan Baru dan Naing Ketua RW 07.


Ladong mewakili dari Rt dan Rw yang hadir pada saat itu sangat mengucapkan terimakasih kepada H Zaini Awang karena telah mewakafkan tanah untuk pemakaman umum. Dia mengatakan selama ini masyarakat jika ada musibah kematian pemakaman dilakukan jauh keseberang.


“Jadi kami bawa pakai pompong ke Sungai Perak atau ke Bantalan,”terangnya. Sebelumnya di daerah parit 24,25,26 ada pemakaman umum namun kondinya saat ini sudah tidak bisa dipergunakan lagi terendam air dan sebagian masuk ke parit.


Dengan adanya bantuan yang diberikan H Zaini Awang para ketua RT/RW sangat berterimakasih mewakili dari warga masyarakat yang ada disana. Semoga apa yang diberikan H Zaini Awang mendapatkan balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT. (rl-ard)




Konflik AS-Iran Setelah Panglima Garda Revolusi Dibunuh

massa pendukung milisi irak bakar kedutaan as di baghdad. ©Thaier al-Sudani/Reuters


ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Peta konflik di Timur Tengah kini berubah.


Dalam kurang dari sepekan konflik Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah kini memasuki masa genting setelah serangan pesawat nirawak (drone) AS menewaskan Panglima Garda Revolusi Iran Qassim Sulaimani di Bandara Internasional Baghdad kemarin pagi.


Serangan AS itu masih berkaitan dengan peristiwa sebelumnya yakni massa demonstran pro-Iran yang menyerbu dan membakar Kedutaan Besar AS di Baghdad. Demonstran itu marah setelah serangan udara AS pada Minggu lalu menewaskan 25 milisi Irak dukungan Iran. AS melancarkan serangan itu sebagai balasan setelah seorang kontraktor mereka tewas akibat serangan milisi pro-Iran.


Kematian Sulaimani memicu kekhawatiran para pengamat tentang skenario buruk yaitu serangan perang terbuka antara Iran dan AS serta balasan terhadap warga Amerika di Timur Tengah atau di dalam negeri.


Serangan terhadap pasukan AS dan fasilitas mereka di Irak tampaknya akan menjadi keniscayaan. Teheran selama 15 tahun terakhir membangun jaringan di antara para kelompok milisi dan politisi di Irak. Awal pekan ini sebelum kematian Suleimani, Iran disebut-sebut dalang di balik serangan ke Kedutaan Besar AS di Baghdad lewat massa demonstran.


Dikutip dari laman New York Magazine, Jumat (3/1), kelompok Irak Sunni dan sejumlah kalangan yang anti pengaruh Iran di negara mereka tentu senang dengan kabar ini. Namun pemerintah Irak saat ini masih bergantung pada dukungan finansial dan politik Iran meski mereka mencoba mengatur keseimbangan antara pengaruh AS dan Iran di pemerintahan.


Jika salah satu pihak lebih dominan maka kekerasan tidak bisa dihindari dan itu berarti warga Amerika akan menjadi target serangan. Sejumlah kalangan memprediksi Irak akan meminta AS untuk menarik pasukannya dan jika itu terjadi maka menjadi kemunduran bukan saja bagi pemerintahan Trump yang selama ini berusaha menekan Iran secara militer, tapi juga dalam hal memerangi ISIS yang masih aktif di perbatasan Irak-Suriah.


Iran tidak melihat pilihan lain selain membalas kematian Sulaimani dan mereka punya banyak pilihan. Anggota proksi Iran bisa menyerang target Amerika dan sekutunya dari Arab Saudi hingga Israel. Hizbullah, terutama, sekutu Iran ini dianggap sebagai pasukan bersenjata non-negara paling efektif yang bersekutu dengan Iran dan bisa menyerang warga Amerika di kawasan. Sebelum matahari tenggelam kemarin Israel mengumumkan mereka mengerahkan pasukannya ke utara untuk mencegah balasan serangan Iran.


Selama beberapa dekade, Hizbullah sudah melancarkan serangan di sejumlah tempat di luar Timur Tengah, yang paling parah adalah pengeboman ke pusat komunitas Yahudi di Argentina yang menewaskan 85 orang pada 1994. Di Libanon pada 1983 Hizbullah meledakkan Kedutaan AS di beirut dan barak marinir yang menewaskan 220 marinir dan puluh warga Amerika lainnya.


Dilema AS di Timur Tengah



Serangan udara AS yang menewaskan Sulaimani juga dilaporkan membinasakan pemimpin milisi pro-Iran Kataib Hizbullah, Abu Mahdi al-Muhandis dan sejumlah pejabat senior pro-Iran di Irak. Kataib Hizbullah dianggap bertanggung jawab atas sejumlah serangan ke pasukan AS dan Irak atas perintah Iran. Dengan begitu para milisi Irak yang pro-Iran akan murka atas kematian Muhandis dan membalas kematian sang pemimpin.


“Dengan membunuh Sulaimani, AS akan menghadapi dilema. AS bisa tetap bertahan di Timur Tengah dengan pasukan yang terbatas di Irak, Suriah, dan Afghanistan dan itu akan membuat mereka rentan serangan Iran,” kata Daniel Byman, profesor di Universitas Georgetown dan pengajar di Institusi Brooking untuk Pusat Kebijakan Timur Tengah.


“Atau AS bisa saja mengurangi pasukannya karena ancaman Iran dan memperlemah pengaruhnya sehingga Iran menjadi lebih kuat di Timur Tengah.”(***)


Sumber merdeka.com
https://m.merdeka.com/dunia/konflik-as-iran-setelah-panglima-garda-revolusi-dibunuh.html




Kodim 0314/Inhil Laksanakn Gotong Royong di Taman Makam Pahlawan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Personil Kodim 0314/Inhil dan BPBD Tim Reaksi Cepat melaksanakan Bhakti Sosial gotong-royong pembersihan Taman Makam Pahlawan Yudha Bhakti, Jalan Lintas Provinsi Parit 6, Tembilahan Hulu, Kabupaten Inhil, Sabtu (04/01/2020).


Kegiatan Karya Bhakti yang dilaksanakan oleh Kodim 0314/Inhil dan BPDB tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT BPBD ke-3 Kabupaten Inhil dan akan dilanjutkan dengan syukuran di Kantor BPBD yang ada di Jalan Swarna Bumi, Tembilahan.


Dalam kesempatan tersebut, Kalaksa BPBD Yuspik, SH., menyampaikan bahwa Personil BPBD dan Kodim 0314/Inhil telah memasuki hari ke-3 dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan.


“Hari pertama kita juga melakukan gotong royong, yaitu pada hari Kamis kita melaksanakan penimbunan jalan di Pondok Pesantren Darul Masakin, lalu dilanjutkan hari ke-2 melaksanakan perbaikan Mushola bersama Anggota Kodim 0314/Inhil, dan pada hari ini dilanjutkan dengan melaksanakan Karya Bhakti membersihkan  Makam Pahlawan Yudha Bhakti yang ada di Kelurahan Tembilahan Hulu serta melaksanakan ziarah.” ungkap Kalaksa BPBD.


Ia menyebutkan bahwa rangkaian kegiatan tersebut dalam rangka hari ulang tahun BPBD yang ke-3.


“Kegiatan terakhir kita adalah di Makam Pahlawan ini sebagai penghargaan kepada pendahulu-pendahulu yang telah berjuang di Kabupaten Inhil ini. Diharapkan kepada rekan-rekan saya agar dapat mencontoh dan mengenang sikap kepahlawanan para pahlawan kita untuk diterapkan dalam melaksanakan tugas sehari-hari, khususnya tugas kita dalam menangani bencana yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.” sebut Yuspik.


Yuspik menuturkan terimakasih kepada Dandim 0314/Inhil yang telah memberikan sumbangsih berupa membantu menurunkan personil untuk ikut dalam rangkaian kegiatan Karya Bhakti tersebut.


“Salam hormat dan terimakasih kami dalam beberapa hari kegiatan dalam rangka memperingati HUT BPDB ke-3 Kabupaten Inhil. Semoga TNI dan BPBD Tim Reaksi Cepat selalu bersinergi dalam menghadapi bencana di Kabupaten Inhil serta tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Dinas Sosial yang turut hadir dalam kegiatan di Makam Pahlawan ini.” tandasnya. (rl)




Pererat Rasa Kekeluargaan, Wabub Inhil Hadiri Agenda Silaturahmi di Sekretariat DPC LBDH

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Wakil Bupati H Syamsuddin Uti juga selaku Dewan Penasehat dan Pelindung Laskar Banjar Dalas Hangit (LBDH) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mehadiri agenda silaturahmi Sekretariat DPC Laskar Banjar Dalas Hangit Jl. Pangeran Hidayat No 3 Parit 13 Jembatan 1 Tembilahan, Jumat (3/1/2020).


H Syamsuddin Uti memaparkan agenda silahturahmi tersebut digelar untuk memperkuat rasa kekeluargaan antar pengurus dengan anggota agar tetap solid.


“Memperkuat hubungan antara pengurus dan anggota ini salah satu upaya yang dilakukan agar semangat dan loyalitas temen-temen terbentuk, dan kedepan LBDH Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tetap memberikan kontribusi kepada pemerintah kabupaten Indragiri Hilir, dalam kemajuan Inhil,” ucap Abah.


Abah berhap Semoga Silaturahim ini terus terjalin, dan kepada kawan-kawan pengurus LBDH agar dapat berperan aktif memberikan kontribusi yang positif baik pemikiran maupun aksi nyata dalam mengisi pembangunan di berbagai bidang, demi menuju kabupaten Indragiri hilir yang lebih baik lagi.


“Saya berharap LBDH ini bisa memberikan warna baru bagi Kabupaten Inhil dan aktif memberikan kontribusi positif baik pemikiran maupun aksi nyata demi menuju kabupaten Indragiri hilir yang lebih baik lagi,” harap Abah.


Abah menambahkan dari cara sederhana, kedepan pengurus dan anggota kelurga besar LBDH bisa saling menguatkan, terutama semangat dalam berorganisasi.


“Keberadaan Laskar Banjar Dalas Hangit (LBDH) tidak bertujuan memecah belah persatuan dan kesatuan, tetapi untuk turut bersama dalam membangun dan memajukan daerah,” ujarnya.


“Mari kita bersama-sama sesuai papadahan banjar, yakni ruhui rahayu, rakat mupakat, tuntung pandang. Haram manyarah waja sampai kaputing,” pesannya.


Untuk diketahui, LBDH merupakan organisasi paguyuban Banjar. Dalas Hangit adalah peribahasa orang Banjar yang artinya, Semangat Baja,  Pantang Mundur. 


Jika diartikan Laskar Banjar Dalas Hangit adalah pengawal atau prajurit suku Banjar yang memiliki semangat dan tekad yang kuat, pantang mundur mengangkat dan menjaga marwah Banjar. 


Akan hal ini, LBDH tetap menyuarakan selogan orang Banjar yaitu ” Haram Menyarah Waja Sampai Keputing”. Melambangkan salah satu papadahan atau pesan Pengeran Antasari (Sultan Banjar), artinya adalah berusaha sampai akhir, tidak boleh menyerah, tidak mudah putus asa. 


Hadir dalam agenda tersebut Panglima Tinggi LBDH AKP (Purn) Suhaimi Syam Bendum DPP LBDH Daman Arsa Nova, Dewan Pertimbangan LBDH Daerah ananda H Mhd Ramadhan, Ketua DPC LBDH Tembilahan Samsul, Penasehat Rahman Tabib, Ipin Gayus beserta jajaran pengurus dan anggota. (rl-arl)




TNI Sebut Kapal China Sudah Diusir dari Perairan Natuna

Ilustrasi. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori


ARB INdonesia, JAKARTA – Lima Kapal Republik Indonesia mengamankan Perairan Natuna, Kepulauan Riau, terkait kapal asing yang dikawal coast guard China, kata Kepala Dispen Lantamal IV/Tanjungpinang, Mayor Marinir Saul Jamlaay.


“Tiga KRI sejak beberapa hari lalu sudah berada di Natuna, dan hari ini dua KRI dari Jakarta sudah tiba di Natuna,” ujarnya di Tanjungpinang, Sabtu (4/1).


Saul menegaskan kondisi di Natuna saat ini, aman. Seluruh kapal asal China sudah diusir dari Perairan Natuna.


Selain KRI, pengamanan juga dilakukan dengan menggunakan pesawat intai maritim.


“Kondisi sekarang landai, sudah aman. Namun perairan di Natuna tetap dikawal ketat,” tuturnya.


Saul mengemukakan Lantamal IV/Tanjungpinang memberi bantuan logistik dalam pelaksanaan operasi pengamanan di Natuna. Lanal Ranai terlibat langsung dalam mengamankan Perairan Natuna.


“Kalau personel, tidak ada dari Lantamal IV, namun kami membantu logistik,” katanya.


Saul menegaskan permasalahan kapal-kapal asal China yang masuk ke Natuna merupakan atensi negara. Lantamal IV/Tanjungpinang memberi perhatian khusus terhadap permasalahan itu sejak lama.


“Kami memberi perhatian khusus terhadap pengamanan di daerah perbatasan, seperti di Natuna,” ucapnya. (*)


Sumber merdeka.com
https://m.merdeka.com/peristiwa/tni-sebut-kapal-china-sudah-diusir-dari-perairan-natuna.html