Ditinggal Ayah Melaut, Tangan Bocah 10 Tahun Dibakar Ibu Tiri
Nasib tragis dialami AM (10), bocah asal Desa Sukajaya Laut, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesarawan, Lampung yang mengalami luka bakar akibat ulah ibu tirinya. (Ist)
ARB INdonesia, LAMPUNG – Nasib tragis dialami AM (10), bocah asal Desa Sukajaya Laut, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesarawan, Lampung. Bocah tersebut mengalami luka bakar serius di telapak tangan kanan usai dibakar ibu tiri, Putri Indah Lestari (24) di atas kompor.
Aksi kejam pelaku terjadi saat ayah kandung AM sedang tidak berada di rumah karena bekerja sebagai nelayan. Tidak saja dibakar, korban juga sering dianiaya dengan cara dipukuli menggunakan kayu dan gagang sapu, kepala juga sering dibenturkan ke papan, perut ditendang bahkan pernah diikat dengan tali.
AM merupakan anak yatim yang ditinggal meninggal ibu kandungnya Maimunah (24), lima tahun silam. Korban kini dirawat oleh bibinya, Rosita di kediaman neneknya di Desa Talang, Kelurahan Gedung Pakuon, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung. “Pas kejadian kami tidak tahu, empat hari kemudian, saya dapat kabar dari teman, kalo tangan keponakan saya sudah luka bakar,” katanya, Kamis (12/12/2019).
Saat itu dari informasi yang dia terima, kedua tangan korban sudah diperban oleh bidan yang mengobati. Kepada keluarga, ibu tiri korban mengaku, tangan AM terkena duri ikan.
Karena tidak percaya dengan keterangan pelaku, Rosita membawa korban ke Puskesmas Kedaung. Oleh petugas medis, korban dirujuk ke RSUD Tjokrodipo.
Kepada Rosita, korban mengaku jika tangannya dibakar di atas kompor gas. Usai dibakar, tangan korban direndam di air laut. “Korban ini sering dianiaya. Tetangga juga sering mengadukan kelakuan ibu tiri ke ayah korban, namun tidak ada tanggapan,” katanya.
Kasus penganiayaan bocah yang dilakukan oleh ibu tiri ini telah dilaporkan oleh pihak keluarga ke Mapolres Pesawaran. Kasus penganiayaan ini kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pesawaran Lampung.
Sumber Sindonews.com
https://daerah.sindonews.com/read/1469053/174/ditinggal-ayah-melaut-tangan-bocah-10-tahun-dibakar-ibu-tiri-1576221622
IDI Inhil Beri Bantuan Kepada Warga Tidak Mampu
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Inhil, Bersedekah dan berbagi kepada masyarakat kurang mampu di sekitaran Kota Tembilahan, Jum’at (13/12/2018) sekira pukul 09.00 WIB.
Masyarakat beruntung yang mendapat bantuan yaitu Razali (56) dan istrinya Nur’ani(48) di Jl. Tanjung Harapan, RT. 04.RW. 01 Kelurahan Sungai Beringin, Tembilahan Kota, Kabupaten Indragiri Hilir.
Berikutnya bantuan diberikan kepada Nur’ani(48) beralamat di Jalan Jl. Tanjung Harapan Tembilahan Kota , sedangkan suaminya bekerja Pemulung memiliki anak 1 orang.
“Dalam kunjungan Ini Kami merasa berempati dan peduli terhadap Masyarakat yang kurang mampu serta memberikan bantuan berupa sembako dan uang ,” ujar Dr. Firman
Tampak hadir mendampingi Dr. Firman Nurdiansah, SpTHT-KL berserta rekannya Dr. Irianto, SpPD, Finasim Dr. Rahmadi Indra, SpB, Dr. Gusprizer, SpOG, dr. Dwi Gunawan Ponidi dan Dr. Jhon Desel, SpPK dan dr. Rano Kirman
Ketua IDI Kabupaten Inhil, Dr. Firman Nurdiansah Sp. T HT- KL menyebutkan, Organisasi yang terbentuk pada akhir 2017 ini memiliki program kegiatan “Bersedekah dan Berbagi” di bidang pengabdian masyarakat dan ini akan menjadi kegiatan bulanan.
“Dalam kunjungan Ini Kami merasa berempati dan peduli terhadap Masyarakat yang kurang mampu serta memberikan bantuan berupa sembako, uang tunai dan pemeriksaan kesehatan,” sebutnya
Razali salah satu masyarakat Jalan Tanjung Harapan, yang merupakan seorang pemulung dan menumpang tinggal di tanah orang lain untuk berteduh, razali juga memiliki satu anak yang juga sering ikut memulung bersamanya karna razali tidak mampu untuk menyekolahkan anaknya tersebut.
“Tadi pagi kami turun membantu bapak razali yang berprofesi sebagai pemulung dia juga memiliki satu anak yang tidak bersekolah, rumah yang di tinggalinya juga itu tanahnya punya orang lain, di situ kami memberikan sembako, uang dari dana organisasi kami atau pun uang dari iuran kami semua kepadanya”.terangnya.
Para dokter muda yang masuk dalam organisasi IDI masih mencoba untuk terus mendorong para dokter-dokter yang berada di setiap daerah agar bisa memperhatikan masyarakat yang kurang mampu di daerahnya masing masing
“Mungkin kami akan mencoba mencakup kawasan yang lebih luas tidak hanya di lakukan di tembilahan saja, kami akan mendorong para dokter umum di setiap daerah agar bisa meningkatkan rasa kepedulian kepada masyarakat yang berada di daerah daerahnya masing masing”.jelasnya
“Jika pemerintah mengajak kami untuk bersinergi dengan pemerintah kami siap ya kalau di ajak diskusi atau turun bersama dengan ini kami siap”.tambanya. (rl)
Kritik Tajam SBY ke Pemerintahan Jokowi, dari Pengangguran Hingga Pajak Jadi Sorotan
ARB INdonesia, JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidato refleksi akhir tahun di JCC, Jakarta, Rabu (11/12), menyoroti beberapa kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi.
Dengan kritikan yang dilontarkan SBY, diharapkan pemerintahan Presiden Jokowi bisa melakukan koreksi dan perbaikan. Berikut ini kritikan-kritikan yang dilontarkan SBY untuk pemerintahan Jokowi di sektor ekonomi:
Pengangguran
Ketua Umum Demokrat SBY menyoroti terkait angka pengangguran di Indonesia. SBY mengungkapkan, berdasarkan data statistik angka pengangguran mengalami penurunan sekitar satu persen selama lima tahun pemerintahan Presiden Jokowi.
“Tentu ini belum cukup. Di samping itu, kita juga harus melihat struktur dan migrasi pekerjaan yang terjadi di masyarakat kita,” jelas SBY dalam pidato refleksi akhir tahun di JCC, Jakarta, Rabu (11/12).
SBY menambahkan, meskipun tercatat sebagai bekerja, alias tidak menganggur, tapi sekitar 28,4 juta adalah pekerja paruh waktu. Sementara, yang berkategori setengah menganggur sekitar 8,14 juta.
“Tentu ini angka yang besar,” kata SBY.
Daya Beli Masyarakat Menurun
Kemudian yang disoroti SBY mengenai daya beli dan perlindungan sosial untuk masyarakat. Demokrat melihat ada penurunan daya beli ditandai dengan perlambatan penjualan retail hingga konsumsi makanan.
Demokrat pun mendukung pemerintah mengatasi persoalan tersebut dengan meningkatkan pertumbuhan dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan. Serta memberikan bantuan bagi masyarakat yang benar-benar mengalami kesulitan dalam kehidupan rumah tangganya.
“Inilah yang disebut dengan perlindungan sosial,” kata Ketum Demokrat SBY dalam pidato refleksi akhir tahun di JCC, Jakarta, Rabu (11/12).
Demokrat juga mendukung pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial dengan menganggarkan Rp372,5 triliun yang bersumber dari APBN 2020. Program ini meliputi bantuan pangan, pendidikan, kesehatan, subsidi tepat sasaran, dan juga dana desa.
“Indonesia punya pengalaman yang baik, dengan program perlindungan sosial, yang waktu itu disebut program-program pro-rakyat. Dalam waktu sepuluh tahun (2004-2014) kita bisa menurunkan angka kemiskinan sebesar 6 persen,” kata SBY.
Penerimaan Pajak Jauh dari Target & Utang
Isu ekonomi lainnya yang menjadi perhatian SBY terkait penerimaan negara melalui pajak jauh dari target. SBY menjelaskan, sampai bulan Oktober 2019, penerimaan pajak masih kurang Rp559 triliun. Penerimaan pajak dan non pajak yang tidak mencapai sasaran ini pasti akan menambah angka defisit APBN.
“Terus terang, Demokrat mengamati sasaran belanja negara kita memang tergolong tinggi. Barangkali juga terlalu ekspansif, untuk ukuran ekonomi Indonesia yang tengah menghadapi tekanan,” jelas SBY saat menyampaikan Refleksi Akhir Tahun di JCC, Jakarta, Rabu (11/12).
Persoalannya kemudian, lanjut dia, dari mana kita menutup defisit APBN ini. Yang terlintas dan mudah tentulah, dengan cara menambah utang baru.
SBY mengakui, menambah utang baru memang dibenarkan dan bukan sebuah kesalahan. Namun, seberapa besar utang baru itu? Andaikata rasio utang terhadap PDB dianggap aman di angka 30 persen, meningkat sekitar 5 persen dari lima tahun yang lalu, untuk apa utang itu digunakan?
“Dapatkah dipastikan bahwa utang baru itu bermanfaat, produktif dan mampu menjaga pertumbuhan kita? Apalagi pasar tahu bahwa utang sejumlah BUMN untuk pembangunan infrastruktur juga meningkat sangat banyak,” jelas SBY.
Saling Sindir
Pada Mei 2018 lalu, SBY sempat membalas sindiran Presiden Joko Widodo soal kebijakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang diterapkan pada 10 tahun pemerintahannya. Melalui akun twitter resminya @SBYudhoyono, SBY membalas sindiran Jokowi.
“Pak Jokowi intinya mengkritik & menyalahkan kebijakan subsidi utk rakyat & kebijakan harga BBM, yg berlaku di era pemerintahan saya. *SBY*,” ucap SBY.
“Saya minta para mantan Menteri & pejabat pemerintah di era SBY, para kader Demokrat & konstituen saya, TETAP SABAR. *SBY*,” ujarnya.
Presiden Jokowi sebelumnya menyindir pemerintahan SBY terkait harga BBM khususnya wilayah timur Indonesia yang mencapai Rp 60 ribu per liter. Sedangkan pada era Jokowi subsidi sudah dicabut tapi harga BBM bisa seragam.
“Dulu subsidi Rp 340 triliun, kenapa harga nggak bisa sama? Ada apa? Kenapa nggak ditanyakan? Sekarang subsidi sudah nggak ada untuk di BBM, tapi harga bisa disamakan dengan di sini. Ini yang harus ditanyakan. Tanyanya ke saya, saya jawab nanti. Ini yang harus juga disampaikan ke masyarakat,” ujar Jokowi pada Mei 2018. (*)
Sumber merdeka.com
https://www.merdeka.com/politik/kritik-tajam-sby-ke-pemerintahan-jokowi-dari-pengangguran-hingga-pajak-jadi-sorotan.html
Cek Fakta: Hoaks Harga Rokok Tembus Rp 50.000 Tahun Depan
ARB INdonesia – Keputusan pemerintah menaikkan cukai rokok berimplikasi terhadap harga jual rokok di pasaran. Tidak tanggung-tanggung, besaran kenaikan cukai rokok mencapai 23 persen. Dengan begitu, harga jual rokok eceran naik 35 persen.
Beberapa hari terakhir, beredar daftar harga baru rokok yang mencapai Rp 50.000 per bungkus di tahun 2020. Daftar tersebut tidak benar alias hoaks. Perusahaan rokok belum menetapkan harga baru untuk rokok di 2020.
Setidaknya, sudah dua produsen rokok besar yang membantah daftar harga tersebut. Corporate Communications Manager PT Djarum, Budi Darmawan, mengatakan kabar tersebut tidak benar. “(Kabar kenaikan harga rokok) Tidak benar Mas,” kata dia, ketika dihubungi Merdeka.com, Kamis (3/10).
Menurut dia, saat ini pihaknya sedang melakukan perhitungan terkait harga rokok tahun depan. Karena itu, dia kembali menegaskan bahwa kabar beredar tersebut tidak benar.
“Masih dihitung. Harga rokok belum selesai hitung-hitungannya,” tegas dia.
PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) juga membantah kabar yang beredar seputar harga baru rokok di tahun 2020.
“PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) menyatakan bahwa daftar harga rokok yang beredar melalui pesan singkat terkait produk-produk kami adalah informasi tidak benar yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Direksi PT Sampoerna, Troy Modlin, dalam keterangan kepada Merdeka.com, Jumat (4/10).
Saat ini, pihaknya masih menunggu rincian terkait kebijakan cukai dikeluarkan secara resmi. “Terkait dengan kenaikan tarif cukai dan harga jual eceran rokok tahun 2020, kami masih menunggu rincian kebijakan cukai secara resmi dikeluarkan,” ungkapnya.
Berikut info hoaks soal harga rokok tahun 2020 yang beredar.
1. Marlboro Merah Rp 51.800
2. Marlboro Light Rp 48.500
3. Marlboro Menthol Rp 48.800
4. Marlboro Black Menthol Rp 51.200
5. Marlboro Ice Blast Rp 52.500
6. Dunhill Merah Rp 50.800
7. Dunhill Mild Rp 48.200
8. Dunhill Menthol Rp 50.200
9. Lucky Strike Filter Rp 43.800
10. Lucky Strike Light Rp 42.800
11. Country Merah Rp 42.800
12. Country Light Rp 42.200
13. Pall Mall Filter Rp 42.500
14. Pall Mall Light Rp 43.800
15. Pall Mall Light Menthol Rp 43.800
16. Djarum Super 16 Rp 39.500
17. Djarum MLD Rp 40.500
18. Djarum Black Rp 38.800
19. Djarum Black Menthol Rp 39.200
20. Djarum 76 Rp 32.800
21. Djarum Clavo Filter Rp 36.200
22. Djarum Clavo Kretek Rp 34.800
23. LA Light Rp 38.800
24. LA Menthol Rp 39.500
25. LA Light Ice Rp 40.800
26. LA Bold Rp 40.200
27. Gudang Garam Filter Rp 40.500
28. Gudang Garam Signature Rp 42.200
29. Gudang Garam Signature Mild Rp 40.800
30. GG Mild Rp 40.500
31. Gudang Garam Surya 16 Rp 42.400
32. Gudang Garam Surya Exclusive Rp 44.800
33. Gudang Garam International Rp 40.200
34. Surya Pro Mild Rp 38.800
35. Sampoerna Mild Rp 48.800
36. Sampoerna Menthol Rp 47.500
37. U Mild Rp 35.800
38. Class Mild Rp 42.500
39. Star Mild Rp 40.800
40. Star Mild Menthol Rp 42.500
41. Dji Sam Soe Magnum Filter Rp 45.500
42. Dji Sam Soe Magnum Blue Rp 45.200.
Sumber merdeka.com https://www.merdeka.com/cek-fakta/cek-fakta-hoaks-harga-rokok-tembus-rp-50000-tahun-depan.html
Turnamen Volly Ball, Dandim Cup III Tahun 2019 se Inhil Hari ini Resmi Dibuak
Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Masih dalam rangka memperingati Hari Juang TNI-AD TA 2019, Komando Distrik Militer (Kodim) 0314/Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Open Turnamen Volly Ball Putra Dandim Cup III Tahun 2019 se-kabupaten Inhil.
Pembukaan kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan Volly Makodim 0314/Inhil, Jalan A Yani, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (13/12/19) pukul 08:55 WIB yang dibuka langsung oleh Bupati Inhil Drs. H. M Wardan, MP.
Turut hadir dalam acara tersebut Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal, Kapolres Inhil diwakili Kanit Sabhara Iptu Saukani, Kajari Kabupaten Inhil H Susilo SH, Ketua Pengadilan Negri Tembilahan Ibu Nurmala Sinurat SH, Ketua Pengadilan Agama Tembilahan Bpk Khairunnas S.Ag, Sekretaris Kesbang Kabupaten Inhil Marlis Syarif, Dansubpom Tembilahan Lettu Cpm F Otto, Ketua Umum KONI Kab. Inhil Drs H. Syamsurizal Awi MP, Kasdim 0314/Inhil Mayor Inf Untung Kusmanto, Kalapas Kelas IIA Tembilahan Agus Pratiatno SH, Ketua Imigrasi Tembilahan Najaruddin Syafaat, Kepala Bea Cukai Tembilahan diwakili Chandra, Ketua Ormas, LSM se-kabupaten Inhil, Perwira staf dan Anggota Makodim 0314/Inhil, Anggota Polres Inhil, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana cabang LlV Ibu Tuti Ratnasari serta Tamu dan Undangan sekitar 150 orang.
Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal menuturkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini masih dalam rangka menyambut Hari Juang TNI-AD dan untuk mengenang kembali peperangan palagan ambarawa sekaligus mencari bibit-bibit unggul pemain volly untuk dibina.
“Kami melihat bahwa minat pemain Volly meningkat dari tahun sebelumnya. Semoga selesai turnamen bisa mendapat bibit-bibit unggul untuk di bina di Kabupaten dan menjadi atlit Kabupaten.” ujar Dandim 0314/Inhil.
Beliau menuturkan dengan adanya kerjasama semua pihak sehingga dapat terlaksana dan menjadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturrahmi dan junjung tinggi sportivitas.
“Kemenangan bukan tujuan utama, tetapi perjuangan dan sportivitas adalah kehormatan bagi kita semua.” tegas Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Umir Faishal.
Bupati Inhil H M Wardan memberikan apresiasi kepada Dandim 0314/Inhil yang secara berturut-turut tetap berkomitmen untuk menyelenggarakan Turnamen “Dandim Cup”.
“Pemerintah Daerah sangat merespon dan mengapresiasi dalam mendukung kegiatan ini. Yang terpenting KONI dan PBSI agar bisa melihat dan mencari pemain yang berprestasi untuk dikembangkan bakatnya dan butuh kejelian dalam mencari dan mendapatkan atlit yang bisa dibina secara terprogram dan terstruktur agar kedepan Inhil memiliki tim yang bisa diandalkan untuk kita tampilkan pada ajang Nasional.” ujar Bupati.
Bupati Inhil berharap kepada semua Club agar menjadikan juara bukan tujuan, tetapi sportivitas yang lebih utama dan karakter yang baik harus dikedepankan dalam bertanding.
Untuk diketahui, Tim yang bertanding sebanyak 54 Club/tim, dimulai dari tanggal 13 Desember 2019 sampai tanggal 27 Desember 2019. (rl)
Polsek Kritang Tangkap Suami yang Aniyaya Istri Hingga Tewas
Foto Reka ulang kejadian
ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berhasil meringkus Husaini (44), pelaku penganiayaan keji terhadap istrinya sendiri sehingga mengakibatkan sang istri yang tengah hamil 5 bulan tewas. Penangkapan pelaku tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga oleh Polsek Keritang ini tidak memerlukan waktu yang lama.
Aparat kepolisian dari Polsek Keritang hanya memerlukan waktu beberapa jam untuk membekuk pelaku yang mengaku terbakar ‘api’ cemburu kepada sang istri bernama Marwia (22).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penganiayaan yang dilakukan oleh Husaini terjadi pada Rabu 11 Desember 2019 pukul 04.30 WIB. Pihak Polsek Keritang berhasil meringkus pelaku sekitar pukul 11.00 WIB. Sementara, laporan kejadian dari keluarga korban baru diterima Polsek Keritang pada pukul 08.00 WIB.
Menurut keterangan Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman melalui Kasat Reskrim, AKP Indra Lamhot Sihombing, korban Marwia diketahui telah meninggal dunia setelah pelapor yang tidak lain adalah ayah korban, Baharudin (50) mendatangi rumah korban.
“Ayah korban diberitahukan oleh saudara Sahak bahwa anaknya telah meninggal dunia. Sesaat setelah nendapat laporan, Baharudin pun bergegas menuju rumah sang anak. Benar saja, sesampainya di sana Baharudin melihat anaknya telah terbujur kaku tak bernyawa,” terang Indra Lamhot, Kamis (12/12/2019).
Indra Lamhot menuturkan, usai melihat sang anak meninggal dunia, Baharudin segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Mendapati laporan adanya korban meninggal dunia, diungkapkan Indra Lamhot, Kapolsek Keritang, AKP Martunus pun langsung memerintahkan unit Reskrim Polsek Keritang untuk menangkap terduga pelaku.
“Di bawah pimpinan Kanit Reskrim, Ipda Delni Atma Saputra berhasil menangkap pelaku di Jalan Simpang Keritang, Desa Kuala Keritang, Kecamatan Keritang,” jelas Indra Lamhot.
Dari hasil interogasi, pelaku mengaku cemburu dengan korban karena sempat memperoleh informasi bahwa korban selingkuh.
Kejadian memilukan itu diawali dengan pertengkaran antara pelaku dengan korban. Pelaku terlebih dahulu menyiramkan seember air kepada korban yang tengah tertidur.
Pelaku yang tak bisa menahan emosi pun lantas melayangkan pukulan ke arah wajah korban dan kembali memukul korban berulang kali menggunakan gantungan baju yang terbuat dari kawat besi.
“Kawat besi itu dipukulkan pelaku ke tubuh korban. Seolah tidak puas, pelaku mengambil sebongkah kayu dan kembali menghantamkannya ke arah pantat korban. Korban pun terbaring. Melihat istrinya tidak bergerak lagi, pelaku lantas memberitahukan hal tersebut kepada tetangga dan pelaku lari ke kebun belakang rumahnya” papar Indra Lamhot.
Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Keritang dengan sejumlah barang bukti yang salah satunya sempat digunakan pelaku untuk menganiaya korban.
Pihak Polsek Keritang juga telah melaksanakan reka adegan penganiyaan pelaku yang mengakibatkan korbannya menghembuskan nafas terakhir.
Terima Kasih Polsek Keritang
Agustamin, Kakak Korban yang mewakili pihak keluarga mengucapkan terima kasih atas reaksi cepat dari pihak Polsek Keritang dalam memburu dan menangkap pelaku, Husaini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Keritang yang dalam waktu singkat berhasil menangkap pelaku yang telah menghilangkan nyawa adik Saya,” kata Agustamin seraya mengungkapkan harapannya agar pelaku dapat dihukum mati.
Ucapan terima kasih kepada Polsek Keritang juga disampaikan oleh Ketua KKSS Kecamatan Keritang, Harianto. Dia mengapresiasi kerja cepat Polsek Keritang dalam menindak pelaku penganiayaan.
“Mudah-mudahan hukum dapat ditegakkan sebagaimana yang diharapkan oleh keluarga korban. Karena Saya lihat terlampau tragis, sampai menghilangkan dua nyawa,” tukas Harianto. (rl)