Banjir Terus Meluas, Jalan Lintas Rohul-Bengkalis Kembali Putus

ARB INdonesia, ROKAN HULU – Banjir kembali melanda Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Banjir saat ini terus meluas dan tercatat sudah merendam sebanyak 1.940 rumah warga di 5 desa.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Pemerintah Kecamatan Bonai Darusalam, banjir saat ini telah merendam sebanyak 863 rumah di Desa Sontang, 119 rumah di Desa Kasang Padang, 668 rumah di Desa Bonai, 140 rumah di desa Kasang Mungkal, dan 150 rumah di Desa Teluk Sono, dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter sampai 2 meter.

“Ini sudah hari ke 3 pasca banjir sebelumnya surut. Luapan air hari ini terus meningkat dan sudah masuk ke rumah-rumah warga,” cakap PLT Camat Bonai Setiyono, Sabtu (14/12/2019).





Dikatakan Camat, saat ini terdapat 2 keluarga yang sudah mengungsi ke tenda pengungsian di Kantor Camat Bonai Darussalam karena rumah mereka sudah digenangi air cukup tinggi.

“Namun sayangnya, sebagian besar warga di 5 desa masih tetap bertahan di rumah mereka meskipun air banjir sudah masuk ke rumah dengan ketinggian 50 centimeter,” jelasnya.

Pemerintah Kecamatan Bonai Darusalam, juga sudah meminta bantuan dari Pemkab Rohul dalam untuk penanganan korban banjir mengingat luasnya daerah yang terdampak banjir.





Apalagi banjir di Kecamatan Bonai Darussalam diperkirakan akan terus meningkat mengingat banjir yang terjadi di Sumatera barat yang mengalir ke Sungai Rokan Kiri dan peningkatan debet air di Sungai Sosah yang juga mengalir ke Kecamatan Bonai Darusalam.

“Warga saat ini sangat membutuhkan bantuan seperti perahu untuk evakuasi, makanan, selimut dan air bersih. Selain itu warga juga sangat butuh obat-obatan dikarenakan sudah banyak warga yang menderita sakit,” ujarnya.

Selain merendam permukiman dan perkebunan sawit warga, banjir juga menggenangi jalan lintas Provinsi Riau ruas Rohul-Bengkalis di Desa Sontang setinggi 70 centimeter sehingga sulit dilewati kendaraan.





Bahkan dari informasi warga, Jalan lintas yang berada di Desa Kasang Padang dan Bonai nyaris putus karena digenangi air banjir yang cukup tinggi.

Sementara itu Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto, salah satu desa terparah terdampak banjir di Kecamatan Bonai Darusalam mengatakan, banjir yang terjadi tahun ini merupakan banjir terparah.

“Banjir sudah merendam permukiman warga yang sebelumnya tidak pernah terendam banjir. Selain itu air banjir juga sudah masuk ke fasilitas umum seperti sekolah, masjid dan surau-surau suluk, meskipun konstruksi bangunannya sudah dibuat panggung,” jelas pria yang akrab disapa Anto Sontang itu.





Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2019/12/14/banjir-terus-meluas-jalan-lintas-rohulbengkalis-kembali-putus/#sthash.Hwiiw0Tw.dpbs




ALAMAT KANTOR PUSAT

ALAMAT KANTOR

Jalan Harapan Parit 8 No 10

Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu

Kabuoaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau

Indonesia.

EMAIL

  indonesiaarb@gmail.com

HandPhone

  0823 8500 0885

SITUS WEB

  www.arbindonesia.com




Over Kredit Kendaraan Ada Aturan Mainnya, Nih Biar Aman!

Ilustrasi kredit mobil Foto: Shutterstock





ARB INdonesia, JAKARTA – Over kredit menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan konsumen untuk memiliki kendaraan baru. Tetapi jangan sampai tertipu, mengambil alih kredit kendaraan dari tangan pertama juga perlu ketelitian dan kecermatan.

Dijelaskan Direktur Operasional BCA Finance, Sugito Lie, saat seseorang memutuskan untuk mengambil alih kredit kendaraan, jangan sampai terjadi sikap ‘lepas tangan’ dari pihak pertama. Sebab itu bisa merugikan.

“Nggak boleh misalnya, pemilik pertama langsung bilang: ‘Ini nih BPKB sisa, kamu lunasin aja kredit’. Nah ini akan berisiko,” kata Sugito, dihubungi detikcom, belum lama ini.





Seperti apa risikonya? Menurut Sugito, seandainya sisa kredit diteruskan pemilik kedua, dan sudah lunas. Sementara pihak leasing belum tahu jika kewajiban angsuran sudah berpindah tangan.

“Terus tiba-tiba pemilik baru ini mau ambil BPKB, tentu bagi kita lembaga pembiayaan kan ingin proteksi konsumen ya. Kita nggak mungkin serahkan, karena di tempat kita otomatis nama yang tertera masih pemilik yang pertama,” terang Sugito.

Lanjut Sugito menjelaskan, jika ingin membuat akad serah terima kredit, seharusnya kedua pihak langsung mengurusnya di leasing bersangkutan.

“Seharusnya memang kalau mau terima pengalihan over kredit, itu kedua pihak harus mendapat persetujuan dari lembaga pembiayaannya,” kata Sugito.





Lalu proses yang dilakukan, pemilik yang lama dan yang ingin menerima pengalihan kredit, sama-sama datang ke lembaga pembiayaan. Dan membawa dokumen yang diperlukan sebagai syarat.

Nanti akan ada tanda tangan ketiga pihak di atas formulir. Jadi pihak pertama, pemilik baru, dan pihak leasing. “Jadi dengan demikian menjadi jelas bagi pihak leasing, bahwa mobil ini bukan lagi tanggung jawab pemilik lama. Jadi segala hak dialihkan ke pemilik baru,” pungkas Sugito.





Sumber detik.com
https://m.detik.com/oto/berita/d-4823280/over-kredit-kendaraan-ada-aturan-mainnya-nih-biar-aman/2




Polisi Tangkap Pemilik 54 Bungkus Sabu di Pekanbaru

Syamsudin alias Udin (46) saat diamankan Opsnal Reskrim Polsek Bukit Raya Pekanbaru





ARB INdonesia, PEKANBARU – Pria kelahiran Nusa Tenggara Barat dibekuk tim Opsnal Polsek Bukit Raya, Rabu (11/12). Lantaran memiliki 54 bungkus yang diduga Narkotika jenis sabu.

Adalah Syamsudin alias Udin (46) warga Jalan Tanjung Kelurahan Tangkerang Labuai, Bukit Raya. Pada saat penangkapan, tim menemukan 6 bungkus kecil Narkotika jenis sabu di badan nya.

“TKP nya di Jalan Tanjung, Labuai,” Jawab Kapolsek Bukit Raya, Kompol Bainar, Sabtu (14/12).

Usai penggeledahan, kata Bainar, tim menelusuri kediaman tersangka kelahiran tahun 1973 itu. “Anggota opsnal beranjak ke rumah tersangka dan kemudian di temukan narkotika jenis Shabu sebanyak 48 paket kecil yang di bungkus dengan plastik bening,” Singkat Bainar.





Alhasil, barang bukti berhasilkah diamankan, total 54 bungkusan plastik kecil bening (48 di rumah) dengan les merah yang di duga narkotika jenis Shabu, 1 helai celana pendek jeans warna biru merk giornado, 1 unit hp merk Nokia warna hitam, 1 botol plastik bening dan sebuah pipet warna putih.

Pria dengan nama samaran Lombok itu dikenakan pasal 114 dan 112 tentang Narkotika dan Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika. (*)

Sumber Haluanriau.co
https://haluanriau.co/2019/12/14/polisi-tangkap-pemilik-54-bungkus-sabu-di-pekanbaru/




Banjir di Riau Telan Korban Jiwa 2 Balita, Gubernur Kerahkan Tim BPBD

Banjir di Riau. ©2018 Merdeka.com/Abdullah Sani





ARB INdonesia, RIAU – Bencana banjir melanda 5 kabupaten di Riau yaitu Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu dan Kuansing. Banjir itu mengakibatkan dua orang balita meninggal dunia.

Korban pertama, balita laki-laki berusia dua tahun, Irzan Putra Loka. Jenazah korban ditemukan di Dusun Kayu Batu, Desa Talontam, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis (12/12). sekitar pukul 10.00 WIB.

“Korban meninggal dunia akibat luapan banjir yang merendam sawah belakang rumah orang tua korbannya. Jarak antara rumah dengan luapan banjir sekitar 10 meter,” ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, Jumat (13/12).





Sedangkan korban kedua, Ayu Nurliana, seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Rokan Hulu. Korban meninggal dunia akibat terseret arus banjir pada Selasa (10/12). Balita itu terlepas dari pengawasan orang tuanya, di rumah mereka Simpang Dusun Planduk, Kelurahan Kota Lama, Kunto Darussalam.

Atas insiden itu, Gubernur Riau Syamsuar merasa sedih dan prihatin. Syamsuar telah mengirim pasukan BPBD untuk menangulangi banjir di sejumlah daerah.

Dia juga meminta orang tua untuk menjaga dan mengawasi anak-anak. “Kita berharap para orang tua dapat menjaga anak-anak,” ujar Syamsuar

Syamsuar juga meminta pemerintah kabupaten yang daerahnya mengalami banjir, agar menempatkan petugas di setiap titik. Selain itu, petugas juga diminta membantu masyarakat, baik masalah konsumsi maupun kesehatan.

“Puskesmas juga harus turun langsung melihat kondisi kesehatan masyarakat, khususnya balita dan lansia. Jika obat-obatan kurang, silahkan minta ke Pemerintah Provinsi, kita siap bantu,” kata Syamsuar. (*)





Sumber merdeka.com
https://www.merdeka.com/peristiwa/banjir-di-riau-telan-korban-jiwa-2-balita-gubernur-kerahkan-tim-bpbd.html




Pantau Titik Harimau Sumatera, Kamera Trap Dipasang di Kampar Riau

Harimau Sumatera di Kebun Binatang Australia. ©Taronga Zoo Sydney/Handout via REUTERS





ARB INdonesia, KAMPAR – Tim Rescue Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memasang kamera trap di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Di lokasi itu, sempat ditemukan jejak kaki Harimau Sumatera.

“Memang beberapa hari terakhir ditemukan jejak kaki satwa yang diduga Harimau Sumatera. Dari laporan warga, lalu kami ike lokasi ternyata benar,” ujar Humas BBKSDA Riau, Dian Indrati, Sabtu (14/12).

Selain memasang kamera trap, tim BBKSDA, Yayasan TNTN, Rimba Langit Foundation, Babinkamtibmas dan Tim Mitigasi Konflik Satwa Desa Karya Indah bersama sama melakukan sosialisasi dan koordinasi di wilayah tersebut.





Mereka juga melakukan pemasangan poster dan papan informasi. “Poster itu berisi tips menghindari satwa Harimau,” tutur Dian.

Dian menyebutkan, pemasangan kamera trap untuk melacak dan memantau pergerakan satwa liar dilindungi itu. Kamera trap akan dipasang di beberapa titik.

Tim juga melakukan identifikasi jejak di Km 6 dan Km 7 serta areal sekitar Sungai Sibam. Dua kamera trap dipasang di sekitar titik yang diperkirakan jadi perlintasan si hewan bernama latin atau Panthera tigris sumatrae tersebut.

“Di sana banyak ditemukan jejak. Tim memperkirakan bahwa jejak Harimau Sumatera yang dijumpai merupakan jejak tiga hari yang lalu,” tutur Dian.

Hingga saat ini, tim maupun aparat Desa Karya Indah tidak ada menerima laporan lanjutan soal keberadaan jejak Harimau Sumatera. (*)





Sumber merdeka.com
https://www.merdeka.com/peristiwa/pantau-titik-harimau-sumatera-kamera-trap-dipasang-di-kampar-riau.html