Harga Cabai Merah Asal Medan Naik

JUAL CABAI: Pedagang Pasar Dupa sedang melayani konsumen membeli cabai, Senin (16/12/2019). Kondisi harga cabai di sejumlah pasar tradisional masih normal, hanya cabai asal Medan yang mengalami kenaikan. (DEFRIZAL/RIAU POS)





ARB INdonesia, PEKANBARU – Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020, Desember pada pekan ketiga atau pekan pertama menjelang akhir tahun, harga sembako terpantau masih normal. Dari data  Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, harga sembako pada pekan ketiga harga masih normal. 

Untuk harga cabai merah bukit Rp35 ribu per kg dari harga tertinggi Rp44 ribu per kg, harga cabai Medan Rp40 ribu per kg dari harga tertinggi Rp30 ribu per kg. Untuk harga daging ayam ras masih normal Rp24 ribu per kg dari harga tertinggi Rp25 ribu per kg. 





Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, sejauh ini harga sembako masih normal. Belum ada lonjakan harga sembako. Menurutnya, umumnya, pasokan sembako berasal dari Sumatera Barat. Biasanya terjadi kenaikan harga sembako akibat faktor alam, misalnya jalan putus karena longsor, banjir dan lain-lain.





“Hingga saat ini harga-harga masih stabil,” katanya kepada wartawan belum lama ini.

Ia juga mengatakan, bahwa untuk kebutuhan sembako hingga akhir tahun 2019 ini masih cukup dan harga terkendali.

Salah seorang warga pekanbaru, Yuyun mengharapkan agar jangan terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok jelang akhir tahun. Seperti yang dialami setiap tahunnya terus terjadi lonjakan harga.





Sumber riaupos.co
http://m.riaupos.co/217446-berita-harga-cabai-merah-asal-medan-naik.html




Polisi Gerebek 6 Remaja Dalam Satu Kamar, Satu Orang Bawa Ekstasi

DIGEREBEK: Tim Opsnal Polsek Bukit Raya saat menggerebek enam remaja yang menginap dalam satu kamar di Hotel S di Jalan Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru, baru-baru ini. (polsek Bukit Raya for riau pos)





ARB INdonesia, PEKANBARU – Menjelang Natal dan tahun baru, kepolisian gencar melakukan giat cipta kondisi (cipkon) baik di jalanan, kafe, hotel dan lainnya. Hal itu guna antisipasi kriminalitas dan meningkatkan kamtibmas serta jual beli barang haram maupun minuman beralkohol.

Tim Opsnal Polsek Bukitraya saat mendatangi Hotel S di Jalan Tuanku Tambusai terkait adanya remaja yang menginap di hotel. Hasilnya pun sesuai ekspektasi. Terbukti, terdapat enam orang dalam ruang kamar tepatnya di kamar 204.

Enam anak itu dijelaskan Kapolsek Bukit Raya Kompol Bainar melalui Kanit anit Reskrim Iptu Aspikar yaitu P (30) alamat Jalan Riau tidak bekerja, RA (17) pelajar SMA di Kampar, TH (16) dari Lipat Kain, Kampar sebagai buruh sawit, AE (20) dari Desa Ranah, Kampar, sebagai wiraswasta, CF (18) dari Singingi Hilir dan DKA (15) tinggal di Jalan Kaharuddin Nasution. 

“Usai dilakukan penangkapan kepada enam orang itu, kami bawa ke polsek untuk diinterogasi lebih lanjut,” sebut Aspikar, Senin (16/12).





Masih kata Aspikar, satu dari enam orang itu terbukti membawa ekstasi dan akan dijual. “Satu orang itu atas nama P yang kedapatan membawa empat butir ekstasi warna cokelat dan dua butir logo spongebob. Selain pengedar, P juga sebagai pemakai,” jelasnya.

Kepada P langsung dilakukan penahanan dan pengembangan. Dari hasil pengembangan didapatlah satu rekannya bernama SS (21) yang beralamat di Labuh Baru Barat, Payung Sekaki.

“Barang bukti yang berhasil diamankan dari SS lima narkoba jenis ekstasi warna hijau dengan logo Spongebob dan dua butir pil ekstasi berwarna biru dengan logo Superman,” terangnya.





Kepada P dan SS dijerat pasal 114 atau pasal 112 UU RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Keduanya pun mendekam di jeruji besi Mapolsek Bukitraya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Aspikar melanjutkan, untuk lima anak itu diberi edukasi oleh LPAI Kota Pekanbaru, Widiono. “Jadi kami bekerja sama melindungi dan membela hak anak serta mengedukasi mana yang sebaiknya dilakukan dan tidak boleh dilakukan,” sebut Widiono secara terpisah.

Dikisahkan Widi, Sabtu (14/12) bersama tim ke Polsek Bukitraya melakukan assassment kepada lima anak itu. Setelah itu, orangtua dari empat anak RA, TH, AE dan CF dipanggil ke Pekanbaru lalu keempat anak itu dipulangkan ke orangtuanya.

Di hari yang sama, untuk DKA diserahkan ke Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Penanganan Khusus (BRSAMPK) Rumbai di Jalan Khayangan, Rumbai Pesisir. “DKA yang masih terlalu dini itu lari dari Temanggung, Jawa Tengah. Yang bersangkutan kami antar ke BRSAMPK untuk ditangani lebih lanjut sebab selain pernah mengonsumsi dan lebih diedukasi,” ucapnya.

Tak hanya itu, kabarnya baik DKA maupun CF sudah menjadi janda. DKA ke Pekanbaru kabur dari rumah, dikatakan Widi karena harus nikah sirih. Sementara di Pekanbaru sudah satu bulan dan luntang lantung. 





Sumber riaupos.co
http://m.riaupos.co/217419-berita-satu-orang-bawa-ekstasi%C2%A0.html




Antisipasi Kamtibmas Jelang Nataru, Kapolda Yakin Kedewasaan Sikap Dimiliki Masyarakat Riau

Foto: Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi





ARB INdonesia, RIAU – Antisipasi situasi Kamtibmas menjelang peringatan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) Kapolda Riau mengajak masyarakat Riau untuk saling menghormati satu sama lain.

Sejauh ini,  berdasarkan antisipasi pengamanan yang dilakukan jajaran Polda Riau, terpantau situasi dan kondisi Kamtibmas di Riau secara keseluruhan dalam keadaan kondusif.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi berharap situasi kondusif ini tetap terjaga dengan melibatkan peran seluruh masyarakat Riau untuk turut sama-sama saling menjaga dan saling menghormati satu sama lainnya.

“Terciptanya situasi kondusif, tidak lain merupakan bentuk komitmen Polri dalam konsistensinya mejalankan fungsi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” imbuh Irjen Agung SIE.





Hal tersebut juga merupakan bentuk tindak lanjut Polda Riau terkait instruksi prioritas presiden yang meminta Polri menjamin kelancaran ketersedian bahan pokok, kelancaran transportasi dan menindak tegas aksi sweeping pihak tidak berwenang selama Natal dan Tahun Baru.

“Pastinya, instruksi yang diberikan adalah bentuk kepercayaan terhadap kinerja Polri. Dan kita Polda Riau siap laksanakan dan wujudkan intruksi tersebut demi kenyamanan dan keamanan kita semua,” ujar Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi.

Mengenai ketersediaan bahan pokok dan kelancaran transportasi, Kapolda Riau menyatakan telah melakukan langkah-langkah antisipasi kemungkinan adanya gangguan pada dua hal tersebut selama berlangsungnya libur Natal dan Tahun Baru.

Sementara, mengenai antisipasi pencegahan terhadap aksi sweeping, Orang nomor satu di Polda Riau itu mengharapkan gangguan tersebut tidak terjadi di Riau.

“Kita sudah dewasa, tahu harus bersikap seperti apa dan tentunya negara hukum ini tidak mengecualikan siapa pun,” tegasnya menanggapi, Senin (16/12) dikutip dari Pekanbaru MX.





Untuk mengantisipasi hal-hal yang menganggu, Kapolda yakin kedewasaan sikap itu dimiliki masyarakat Riau yang ia kenal sebagai masyarakat yang berbudaya tinggi dan bermartabat.

“Masyarakat Riau, masyarakat berbudaya tinggi yang bermartabat. Untuk itu, saya bersama masyarakat di Riau ingin menjaga kehormatan itu menjadi hal yang utama,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kapolda mengatakan, sifat arogansi menurutnya itu bukan sifatnya orang yang berbudaya.

“Kita ingin, kita semua menghormati satu dengan yang lain,” pungkas Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi.  (Arb/rl/edt)




Kisah Oki Sebelum Ditemukan Mengapung di Belakang Mesjid Al-Huda Tembilahan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Diduga teggelam, Oki Rahma Putra (25 th) seorang warga Jalan H Hasan Lr. Meranti Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir ditemukan tewas mengapung dengan kondisi badan telungkup di Pelabuhan Lasdap, tepatnya dibelakang Masjid Al-huda Jalan Jendral Sudirman Tembilahan, Senin (16/12/2019) sore.

Berdasarkan rilis yang dihimpun dari Polres Inhil, sehari sebelum ditemukan tewas, korban  sempat menemui istrinya Rosi di rumah untuk memberikan uang belanja pada hari minggu (15/12) pukul 09.00 wib.
Setelah itu korban pamit kepada istrinya kembali kepasar untuk berkerja.





Namun hingga pukul 21.00 wib korban tak kunjung pulang ke rumah, karena merasa risau Rosi pun berusaha mencari korban kepasar di Jl Yos Sudarso Tembilahan dan menemui kerabat korban, namun Kerabat korban tidak ada melihat korban.

Selanjutnya Rosi pergi mencari kerumah saudara korban di Lorong Kolong, namun saudaranya juga tidak ada melihat korban tersebut.

Kemudian pada senin (16/12) sekitar pukul 16.30 wib Rosi mendapat informasi bahwa suaminya yang sempat dicarinya tersebut ditemukan dalam keadaan mengapung di Pelabuhan Lasdap belakang Masjid Al-huda.





Mengetahui hal itu, Rosi langsung menuju lokasi, setelah pihak keluarga korban datang di tempat penemuan mayat tersebut, sekira pukul 17.00 Wib Personil Polsek Kawasan Pelabuhan bersama BPBD Inhil dan Basarnas membawa Korban ke Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan Visum at Repertum oleh pihak medis.

Berdasarkan dari hasil Visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban, dan selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

(Arbain)




Kejadian di Rohul, Istrinya Asik Main Handphone, Suaminya Gantung Diri

ARB INdonesia, PEKANBARU – NL seorang perempuan berusia 23 tahun, warga Suka Damai Dusun Kota Parit Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai Kab. Rokan Hulu harus rela kehilangan suaminya berinsial YU 27 tahun. YU nekat menggantung diri di kamarnya dengan kain yang di ikat ke atas atap rumahnya hingga tewas.

Berdasarkan keterangan dari istri korban, dituturkan Paur Humas Ipda Feri Fadli, Senin (16/12/2019) kejadian itu bermula saat dirinya sekira pukul 10.00 Wib Minggu (15/12/2019) sedang asik memainkan telepon genggamnya di kamar.

Namun tiba-tiba kamar tersebut telah dikunci dari luar oleh korban, pada saat itu NL tidak merasa curiga. Setelah cukup lama pintu tersebut tidak kunjung dibuka oleh korban sehinga NL membuka pintu yang terkunci dari luar dengan paksa.





Setelah berhasil membuka pintu tersebut NL terkejut melihat suaminya telah tergantung dengan menggunakan kain panjang.

NL berusaha untuk menolong korban dengan cara meminta bantuan tetangga  menurunkan YU. Dan setelah diturunkan korban sudah tidak bernyawa lagi.  

“Setelah mendengar cerita kronologis kejadian tersebut pihak Polsek meminta pihak keluarga untuk dilakukan otopsi dengan tujuan biar jelas sebab kematian korban” terang Paur Humas Polres Rohul, Ipda Feri Fadli Senin (16/12/2019).

Namun kata Feri lagi, pihak keluarga menolak dan telah terima dan iklas kematian korban akibat gantung diri.

Dan pihak keluarga dalam hal ini istri terang Feri membuat pernyataan tidak bersedia mayat di otopsi dan menerima kematian korban dan akan dilakukan pemakaman.

“Maka diserahkan jenazah kepada pihak korban dan rencana pemakaman korban akan dilangsungkan di kampung halaman korban yaitu di Stabat Provinsi Sumut” terang Feri.





Sumber gagasanriau.com
https://gagasanriau.com/news/detail/42094/kejadian-di-rohul-istrinya-asik-main-handphone-suaminya-gantung-diri




HUT Kapolres Inhil ke 43, Bupati bersama Ketua DPRD dan Dandim Berikan Kejutan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kekompakan TNI-Polri, Eksekutif dan Legislatif begitu terasa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), hal ini diperlihatkan pada saat Hari Ulang Tahun Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman Sihaan, SIK.

Sebelum apel Kesiapsiagaan Penanggulan Bencana dan Penanganan Karhutla di Kabupaten Inhil di Lapangan Kantor Bupati Inhil, Senin (16/12/2019). Bupati Inhil HM Wardan, Ketua DPRD Inhil Dr. Ferryandi dan Dandim 0314/Inhil, Letkol Inf Imir Faishal  beserta anggota memberikan kejutan dengan memberikan Kue Ultah kepada Kapolres Inhil.





Dandim 0314/Inhil, Letkol Inf Imir Faishal menyampaikan bahwa dirinya bersama jajarannya memang sengaja datang untuk memberikan surprise di hari ulang tahun Kapolres yang ke 43 tahun.

“Saya ucapkan selamat ulang tahun yang ke 43 , semoga panjang umur, sehat selalu, diberikan rezeki dan lancar karirnya,” ujarnya.





Sementara itu, Kapolres Inhil menyampaikan terima kasih kepada Dandim berserta Ketua DPRD Inhil, Bupati Inhil dan jajarannya yang telah memberikan kejutan di hari ultah-nya yang ke 43 ini.

“Terimakasih Pak Dandim, Bupati, Ketua DPRD beserta yang lainnya atas kejutan istimewa ini. Semoga kebersamaan dan sinergitas TNI, Polri dan Pemkab Inhil tetap bisa kita rajut kita jalin untuk bersama-sama menjaga Inhil agar tetap kondusif,” tutur Kapolres. (Arb)