Malam Perayaan Natal Oikoumene di Kabupaten Inhil Berlangsung Meriah

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR –   Malam puncak Perayaan Natal ‘Oikoumene’ bersama unsur TNI, POLRI, ASN dan Masyarakat Kristiani Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Jalan Pekan Arba Tembilahan berlangsung meriah, Selasa (7/1/2020) malam.


Dengan berbagai Kesenian-kesenian yang ditampilkan dalam acara tersebut, ditambah dengan ratusan warna-warni pakaian adat yang dikenakan oleh setiap tamu undangan yang hadir dari berbagai daerah se Kabupaten Inhil, membuat suasana perayaan natal malam ini semakin terlihat megah.


Tak hanya itu, kemeriahan itu juga ditambah dengan langsung hadirnya orang nomor satu di Kabupaten Inhil HM Wardan, Kasdim 0314/Inhil, Kapolres Inhil, dan unsur Forkopimda lainnya serta Tokoh masyarakat.


Dalam sambutan Bupati Inhil, HM Wardan mengatakan melalui perayaan Natal yang diselenggarakan setiap tahun ini, semoga membawa semangat dan harapan baru bagi seluruh jema’at kristiani kedepannya.


“Sesuai dengan tema yang diangkat Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang,” imbuh HM Wardan dalam sambutannya pada malam puncak perayaan Natal Oikuemene.



Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat Kabupaten Inhil berasama mensukseskan program dan kegiatan pemerintah kedepan demi membawa Inhil menjadi negeri yang bermarwah dan bermartabat.


“Melalui perayaan Natal Oikumene ini,  saya menghimbau kepada masyarakat untuk saling menjaga persatuan dan kebersamaan untuk  Inhil yang lebih maju,” imbuh HM Wardan.


Melalui pemberitaan sebelumnya, Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan, SIK berharap kegiatan perayaan Natal Bersama antara TNI, POLRI, ASN dan Masyarakat Inhil semakin mempererat kebersamaan dalam keberagaman masyarakat di Kabupaten Inhil.


“Menjalin silaturahmi dari berbagai elemen masyarakat dari berbagai kalangan dari gereja,” tutur Kapolres.







Sementara itu, dalam sambutan Ketua panitia pelaksana perayaan Natal Oikumene Kabupaten Inhil tahun 2019, Hariono Dipl menuturkan apresiasinya yang besar kepada semua pihak yang sudah memberi dukungan.


“terimakasih dukungan nya kepada semua pihak yang sudah membantu atas terselenggaranya perayaan ini,” ungkap nya.


Lanjut, ia menyampaikan rasa bangganya kepada Pemerintah Kabupaten Inhil dan seluruh undangan yang bersedia hadir.


“kepada semua undangan, baik dari pemerintah ataupun seluruh etnis. Sekali lagi Terimakasih atas kehadiran nya,” tutupnya.


Reporter Arbain




Dinilai Belum Ada Yang Layak Gantikan Sekda Inhil, Maryanto : Harusnya Masalah Masyarakat Diselesaikan Bukan Itu yang Diurus

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Maryanto menilai hingga saat ini belum ada yang layak menggantikan posisi H Said Syarifuddin sebagia Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil.


Pernyataan tersebut diungkapkan Politisi senior Partai PDIP Kabupaten Inhil ketika diwawancarai wartawan melalui sambungan selulernya, Selasa (7/1/2020).


Dikatakan Maryanto, untuk menjabat sebagai Sekda itu harus memenuhi persyaratan seperti minimal pernah menjadi kepala dinas beberapa kali terutama sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda).


Baca juga :



Maryanto mencontohkan, Sekda sebelumnya Alimuddin, dan Sekda terdahulu pernah menjabat sebagai Kepala Bappeda Inhil, termasuk juga Sekda Said Syarifuddin sekarang ini.


“Karena yang diurus itu sebagai ketua TAPD. Jadi Pergantian Sekda itu bukan soal suka tidak suka. Boleh dilanggar tapi tunggu kehancuran. Karena bagaimana bisa memberikan kemajuan kalau tidak paham,” tegasnya.


Maryanto yang sudah beberapa periode menjadi anggota DPRD Inhil itu meminta Bupati seharunya mengurus menyelesaikan persoalan masyarakat seperti para korban kebakaran di Pasar Tembilahan lalu.


“Itu yang diurus. Kesian masyarakat yang tempat terbakar tidak punya tempat untuk berusaha karena izin IMB belum keluar,”pungkasnya.


Reporter Arbain




Alasan Bakamla Tak Mau Asal Tangkap Kapal China di Perairan Natuna

Pasukan Gabungan TNI Jaga Natuna. ©2020 Instagram PUSPEN TNI







ARB INdonesia, JAKARTA – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menegaskan tidak akan ada negosiasi dengan China terkait masuknya kapal mereka ke perairan Natuna, Kepulauan Riau. Akan tetapi, Bakamla tak ingin pula membuat China malu karena dipukul mundur.


“Kami tidak akan menegosiasi garis batas negara. Tapi begini, kita jangan membuat mereka malu mundur. Makanya kemarin saya sampaikan kita harus ngerti perilakunya,” kata Kepala Badan Keamanan Laut (Kabakamla) Laksdya Achmad Taufiqoerrochman, usai Rakorsus Pengamanan Laut di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (7/1).


Taufiq menjelaskan, China memiliki masalah dalam negeri di masa lalu pada 1947. Di mana China Taiwan menjadi pihak yang mengusulkan nine dash line. Namun, China sekarang begitu saja melepaskan klaim atas Natuna, sehingga seperti mempermalukan diri sendiri.


“Tahun 1947 oleh China Taiwan, kalau sekarang China menarik itu masalahnya ‘ternyata loe lebih lemah dari Taiwan’. Itu mana mungkin kan? Taiwan harus independen bagaimana selalu bekerjasama dengan menlu tidak ada yang dipermalukan. Kita tidak dalam keadaan konflik, tidak ada eskalasi untuk perang. Bakamla ini institusi operasional yang akan selalu bekerja berdasarkan aturan pelibatan,” katanya.



Oleh karena itu, Taufiq menilai butuh langkah strategis dalam menyelesaikan konflik ini dengan jalur diplomasi pemerintah.


“Diplomasi tanpa kekuatan juga tak bagus. Kekuatan tanpa diplomasi juga tak jelas. Makanya bagaimana kita memanage itu. Makanya saya selalu tiap pagi laporan ke Menlu, situasi begini. Beliau yang akan menganalisis,” tegasnya.


“Dalam hal ini Presiden, ke satuan operasional. Nah semangatnya adalah mencegah terjadinya konflik. Makanya beliau bilang tak ada kompromi masalah kedaulatan di sana. Tak ada diskusi. Tetapi lakukan tindakan terukur. Nah terukur ini jangan terjadi miss kalkulasi, yang akan menjadi eskalasi tak ada kendali, yang justru akan menggangu hubungan baik kedua negara,” jelasnya.


Oleh sebab itu, Taufiq tak ingin asal melakukan penangkapan terhadap warga China yang berada di Natuna. Namun, masih menunggu hasil yang pasti atas sengketa ini.


“Jadi begini, walaupun secara formal kita tak melakukan itu, tapi faktanya dia punya klaim di situ dan beririsan dengan kita. Jadi kalau sekarang gini kira-kira, kemungkinan orang China nih, kita bilang China melanggar itu kan. Orang China bilang Indonesia yang melanggar di situ. Kira-kira begitu,” pungkasnya. (*)


loading…




Sumber merdeka.com
https://m.merdeka.com/peristiwa/alasan-bakamla-tak-mau-asal-tangkap-kapal-china-di-perairan-natuna.html




Pengurus Pusat Himbau Seluruh Pengurs LBDH Terus Jalin Silaturahmi Kepada Masyarakat

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Guna memajukan Paguyuban Banjar, Pengurus Pusat Markas Besar Laskar Banjar Dalas Hangit (MABES LBDH) mengimbau kepada seluruh Pengurus LBDH yang ada agar terus mejalin komunikasi dan meningkatkan tali silaturahmi antar masyarakat.


Dikatakannya LBDH merupakan ujung tombak dari paguyuban banjar yang bergerak dibidang sosial budaya dan kesukuan khususnya suku banjar.


“Pengurus LBDH yang ada di Inhil maupun di Provinsi lainnya agar terus meningkatkan komunikasi serta memperkuat silaturahmi antar sesama,”ujar Ketua Umum Panglima Tinggi LBDH AKP (Purn) Suhaimi Syam, selasa,(7/1/2020).


Selanjutnya, pria berkumis yang akrab disapa Abah Pangti ini berharap
Pada tahun 2020 ini ia pun menargetkan agar pengurusan LBDH terus meluas baik tingkat Provinsi,Kabupaten Maupun Kecamatan.



” Kita berharap LBDH agar brakatan(bersatu=red) melakukan kosolidasi kesetiap penjuru daerah agar memperkuat serta memperluas organisasi paguyuban LBDH ini,”ujarnya.


“Mari kita saling barakatan dan mempererat silaturrahmi, karena siapa kita? LBDH. Jangan koler, yes… yes…,” katanya dengan penuh semangat.


Senada dengan itu, Bendahara umum MABES LBDH menuturkan pada tahun ini akan memperluas jaringan organisasi untuk merangkul LBDH yang ada di setiap wilayah provinsi seperti yang telah ada untuk memperkuat Paguyuban Laskar Banjar Dalas Hangit (LBDH).


“Ini semua akan terbentuk apabila kita bersatu,bahu membahu agar terlaksana,maka dari itu ini merupakan Pekerjaan Rumah(PR) yang harus dilaksanakan bersama,”pungkas Bendum MABES LBDH Daman Arsa Nova. (rl-arl)




Gempa Tektonik Guncang Sinabang, Terasa sampai ke Medan

Foto Gempa di Sinabung







ARB INdonesia, MEDAN – Wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera diguncang gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 6,4 berpusat di Laut 24 KM Bayat Daya Sinabang, Aceh, Selasa (7/1/2020) sekira pukul 13.05 WIB.


Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan M=6,4 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi Mw=6,1. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.3 LU dan 96.32 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 19 km arah Selatan Kota Sinabang, Kabupaten Simeulue, Aceh pada kedalaman 20 Km.


Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam siaran tertulisnya menjelaskan gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia di Barat Sumatera. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (Thrust Fault).


Dijelaskan Rahmat, Guncangan gempa bumi ini dirasakan di Simeulue IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Tapak Tuan, Singkil, Nias Utara & Gunung Sitoli III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). “Medan II-III MMI, Nias Barat & Meulaboh II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) . Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut,” bebernya.



“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tegasnya.


Diungkapkannya hingga Selasa pukul 13.45 WIB dari hasil monitoring BMKG menunjukkan ada 1 aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo M3,3.


“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” jelasnya.


“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user: pemda, pwd: pemda-bmkg) atau infobmkg. Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tutupnya.


Sementara itu, seorang warga Medan, Adil, menjelaskan dia dan teman-teman sedang berada di lantai 3 Gedung XL Axiata Medan, Jalan Diponegoro, sempat panik. “Panik, karena kami lagi serius kerja. Tiba-tiba ngerasa goyang. Pas lihat kawan-kawan ternyata hal yang sama dirasakan. Terus pas lihat air di galon goyang kencang pada teriak ‘gempa’. Kami turun tangga. Ada sekitar 30 detik tadi goyang. Mudah-mudahan baik-baik saja,” ungkap Humas XL Axiata ini. 


loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://sumut.pojoksatu.id/baca/gempa-tektonik-guncang-sinabang-terasa-sampai-ke-medan




Lagi-lagi Mayat Dalam Kondisi Tergantung Ditemukan di Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Penemuanmayat seorang pria dalam kondisi tergantung kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).


Sebelumnya pada senin (6/1) juga ditemukan seorang Pria Ditemukan Tergantung di Jembatan Sungai Gergaji yang sempat menghebohkan warga kecamatan Kritang, Kabupaten Inhil-Riau.


Kali ini dilain kecamatan, Selasa (7/1/2020) sekira pukul 05.00 Wib seorang pria berinisial DS (19th) juga ditemukan tewas tergantung di belakang rumah seorang wanita bernama Herlina yang beralamat di Kempas jaya RT.001 RW.003 Kecamatan Kempas.


Kapolsek Kempas, AKP Angga Wahyu Prihantoro. S.Sos, SIK,. mengaku hal itu diketahuinya berdasarkan informasi dari masyarakat.


“Ada laporan warga menemukan seorang pria tewas, diduga bunuh diri dengan gantung diri di Belakang rumah seorang warga bernama Herlina,” ungkap Kapolsek.


Atas laporan itu, selanjutanya Kapolsek Kempas melalui Kanit Reskrim Polsek Keritang IPTU ABUTANI.SH beserta anggota unit Reskrim untuk mengecek ke tempat kejadian tersebut.


Kemudian Kanit Reskrim menghubungi pihak pusksesmas Kempas untuk bersama- sama menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan olah TKP serta pemeriksaan medis terhadap korban.



Setelah dilakuakan pemeriksaan, Kanit Reskrim beserta anggota dan pihak Puskesmas mengevakuasi korban menggunakan Ambulance untuk dilakukan Visum Et Refertum mayat di Puskesmas Kempas.


“Dari hasil pemeriksaan oleh Puskesmas Kempas dr. Sarif, disimpulkannya, bahwa Ditemukannya bekas lebam jeratan kabel di sekeliling leher, dan Dari Kemaluan korban juga ditemukan keluarnya cairan sperma, dan Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” terang dr. Sarif melalui Kapolsek Kempas.


Atas kejadian tersebut, Kapolsek Kempas juga mengataka  pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah.


” Pihak keluarga telah membuat pernyataan penolakan untuk dilakukan otopsi serta tidak menuntut pihak manapun di kemudian hari” imbuhnya.


Laporan Arbain