Motif Asmara Pembunuhan Hakim Jalamuddin, Istri Merencanakan, Selingkuhan Eksekutor

Zuraida Hanum, istri hakim Jamaluddin







ARB INdonesia, MEDAN – Motif pembunuhan hakim Jamaluddin akhirnya terungkap. Otak pembunuh hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan itu ternyata istrinya sendiri, Zuraida Hanum (41). Sedangkan eksekutornya adalah kekasih gelap Zuraida Hanum berinisial JF.


Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, motif pembunuhan hakim Jamaluddin yakni masalah keluarga.


“Penyidik Polda Sumut bekerja sama dengan personel Polrestabes Medan, saat ini terus mengembangkan masalah rumah tangga korban Jamaluddin dengan isterinya ZH, dan kenapa terjadinya kasus pembunuhan tersebut,” ujar Martuani, dalam Konferensi Pers, di Mapolda Sumut, Rabu (9/1/2020).


Penyidik mendalami masalah rumah tangga korban karena terjadinya tindak pidana dan meninggalnya Hakim Jamaluddin.


“Kami ingin mengetahui secara jelas masalah rumah tangga korban dengan istrinya ZH yang telah ditetapkan Polda Sumut sebagai tersangka, dalam pembunuhan Jamaluddin,” ucap Martuani.







Ia menyebutkan, masalah rumah tangga yang dialami Jamaluddin dengan ZH, bisa saja terjadi cekcok, pertengkaran, karena sakit hati dan lainnya.


“Jadi, Polda Sumut masih terus menyelidiki dan mengembangkan kasus pembunuhan hakim tersebut,” kata mantan Asisten Operasi (Asops) Kapolri itu.


Polda Sumut bekerjasama dengan Polrestabes Medan telah mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban Jamaluddin, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan.


Selain itu, polisi juga mengamankan tiga orang tersangka, yakni ZH (41), JF (42) dan RF (29) di lokasi berbeda, dan saat ini dilakukan penahanan di Mapolda Sumut.


Dari tiga orang tersangka itu, salah seorang diantaranya adalah ZH, istri Jamaluddin. Ia adalah otak pelaku pembunuhan terhadap suaminya.


Tersangkan ZH merancang pembunuhan terhadap suaminya Jamaluddin. Sedangkan eksekutornya adalah kekasih gelap ZH berinisial JF.







Pembunuhan tersebut telah lama direncanakan oleh ZH. Namun, pelaksanaannya baru dilakukan pada tanggal 29 November 2019, di rumah korban Kompleks Perumahan Royal Monaco Blok B No22 Kelurahan Gedung Johor Kota Medan.


Ketiga tersangka, ZH, JF dan RF itu membekap mulut dan hidung korban yang lagi sedang tidur di kamar dengan menggunakan kain/alas bantal hingga lemas dan akhirnya meninggal dunia.



Korban yang sudah tidak bernyawa dibawa dan dimasukkan ke dalam mobil Toyota Land Cruiser Prado nomor polisi BK 77 HD, dibuang ke lokasi Brastagi.


Sebelumnya, Jamaluddin Hakim PN Medan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah jurang di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (29/11).


Korban ditemukan warga di dalam satu unit mobil Toyota Land Cruiser Prado nomor polisi BK 77 HD warna hitam. Saat ditemukan jenazah Jamaluddin sudah membiru dengan kondisi terbaring di posisi bangku belakang. (*)


loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/01/09/motif-asmara-pembunuhan-hakim-jalamuddin-istri-merencanakan-selingkuhan-eksekutor/2/




Pembunuh Hakim Jamaluddin Ternyata Istri dan Kekasih Gelap

Hakim Jamaluddin dan istrinya Zuraida Hanum







ARB INdonesia, MEDAN – Direktorat Reskrimum Polda Sumut dan Satuan Reskrim Polrestabes Medan akhirnya mengungkap identitas pembunuh hakim Jamaluddin.


Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan itu ternyata dihabisi oleh selingkuhan istrinya.


Polisi telah mengamankan tiga terduga pelaku pembunuhan hakim Jamaluddin. Salah satunya Zuraida Hanum (ZH), istri Jamaluddin.


Selain ZH, dua terduga pelaku lain adalah JP dan RN. Menurut Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Argo Yuwono, dua orang tersebut merupakan suruhan ZH.


“Artinya, istrinya (istri Jamaluddin) yang menjadi otak pembunuhan,” ungkap dia di gedung PTIK/STIK Kebayoran Baru, Jakarta.







Direktur Ditreskrimum Polda Sumut Kombespol Andi Rian kepada Sumut Pos menuturkan, tim gabungan mengamankan pelaku secara terpisah.


”Diamankan di lokasi berbeda-beda oleh tim gabungan,” katanya.


Menurut dia, pembunuhan tersebut telah direncanakan. Saat ini Polda Sumut dan Polrestabes Medan tengah melakukan pendalaman untuk menangkap pelaku lainnya.


Polisi juga melakukan penyisiran di beberapa lokasi untuk menambah barang bukti dan melakukan prarekonstruksi.


Informasi yang diperoleh Sumut Pos, pelaku berinisial RN diduga sebagai kekasih gelap aatau selingkuhan istri Jamaluddin.


Adapun JP berperan sebagai eksekutor pembunuhan. Saat ini diduga masih ada lima terduga pelaku lagi yang masih diburu polisi.


Kasubbid Penmas Humas Polda Sumut AKBP M.P. Nainggolan yang dihubungi wartawan belum bisa memastikan pengembangan penyidikan tersebut.


”Sabar dulu, pasti nanti akan diberi tahu,” ujarnya singkat.







Di bagian lain, Onan Purba selaku kuasa hukum ZH mengatakan bahwa kliennya kembali diperiksa penyidik sejak Senin (6/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, perihal informasi yang menyebutkan ZH ditetapkan sebagai tersangka, dia belum bisa berkomentar.


”Sampai sekarang saya belum tahu. Terakhir kami dampingi di polresta sampai pagi (kemarin, Red) belum ada indikasi ke sana,” ungkapnya.


”Kalau memang jadi tersangka, kalau memang begitu penemuan polisi, kami tidak bisa berbuat apa-apa. Sebagai pembela, kami menegakkan hukum,” sambungnya.


Sementara itu, Ketua PN Medan Sutio Jumagi Akhirno bersyukur serta mengapresiasi kepolisian atas terungkapnya kasus pembunuhan koleganya tersebut.



Meski begitu, dia mengaku belum mengetahui secara detail seputar pelaku pembunuhan. Pihaknya menunggu laporan resmi.


”Saya baru tahu, Mabes Polri juga sudah melakukan pemaparan tentang pengungkapan misteri kematian hakim Jamal,” jelasnya.


Humas PN Medan Erintuah Damanik menambahkan, pihaknya akan mengedepankan fakta dalam persidangan.


”Kami tidak ada dasar sentimen atau dasar segala macem untuk mengadili orang. Tetap, kami berdasarkan fakta dan bukti di persidangan,” tegasnya.


Sebagaimana diberitakan, Jamaluddin ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Land Cruiser Prado hitam bernopol BK 77 HD di area kebun sawit Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, 29 November 2019.


Jasad korban ditemukan warga sekitar yang kemudian memberi tahu ke polisi. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tangan terikat di sela kursi penumpang. Juga, terdapat luka memar di bagian leher. (*)


loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/01/09/pembunuh-hakim-jamaluddin-ternyata-istri-dan-kekasih-gelap/




Polisi Amankan Truk Bermuatan 250 Kg Ganja, Seorang Pelaku Ditembak

Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya bersama anggota berhasil mengamankan truk bermuatan 250 Kg daun ganja, Rabu (8/1/2020). (Foto: SINDONews/Ziaulhaq)







ARB INdonesia, PADANG SIDIMPUAN – Petugas Timsus Polres Kota Padangsidimpuan berhasil mengamankan truk dengan nopol B 9806 TYT bermuatan 7 karung daun ganja seberat 250 Kg. Dalam penyergapan Rabu (8/1/2020) malam, polisi menangkap dua pelakunya satu diantaranya Adi Syahputra (25) ditembak karena mencoba melakukan perlawanan.


Untuk penyelidikan, Adi Syahputra bersama rekannya Pandapotan Rangkuti (43), keduanya warga Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) digelandang ke Mapolres Kota Padangsidimpuan berikut truk bermuatan daun ganja yang gagal diedarkan di Padangsidimpuan.


Informasi yang dihimpun SINDONews, gagalnya peredaran ganja ini berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Hilman Wijaya. Berdasarkan data-data yang didapat, truk yang dicurigai melintas di Jalan Sutan Soripada, tepatnya di belakang Bukit Simarsayang.








Tanpa buang waktu, kendaraan dengan nopol B 9806 TYT dihampang petugas. Namun truk yang dikendarai kedua pelaku tidak berhenti sehingga dilakukan pengejaran. Upaya petugas berhasil, namun seorang pelaku Adi Syahputra mencoba turun dan melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan dihadiahi timah panas.


“Pelaku Adi Syahputra terpaksa ditindak tegas karena mencoba melawan dan melarikan diri,” tegas Kapolres AKBP Hilman Wijaya.


Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 7 karung daun ganja kering seberat 250 Kg yang berhasil kita gagalkan masuk Kota Padangsidimpuan. Untuk penyelidikan, kedua pelaku masih kita ambil keterangan untuk mengungkap pemasok dan pembeli dibalik kasus ini. (*)


loading…




Sumber Sindonews.com
https://sumut.sindonews.com/read/8665/1/polisi-amankan-truk-bermuatan-250-kg-ganja-seorang-pelaku-ditembak-1578531664




Sadis, Anak Bunuh Ibu Kandung Lalu Umumkan Pakai Pengeras Suara

Foto Ilustrasi Tribunnews.com







ARB INdonesia, KOTAWARINGIN TIMUR – Sadis! Seorang ibu berininisial Es, warga Desa Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng tewas, dibunuh anak kandungnya sendiri, Firman di rumannya, Rabu (8/1/2020) sekitar pukul 02.00 WIB.


Tragisnya, usai menghabisi sang ibu dengan senjata tajam, tersangka yang merupakan mantan sekretaris Desa Tumbang Sangai ini mengumumkan pembunuhan itu menggunakan pengeras suara masjid tak jauh dari rumahnya. Tak hanya membunuh itu, anak biadab ini juga nekat membacok sejumlah bagian tubuh lainnya.







Kepala Desa Tumbang Sangai Suryanto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pukul 02.00 WIB. Saat itu pelaku memanggil ibunya yang hendak Salat Tahajud untuk duduk dan bercerita.


“Mungkin dalam komunikasi antara keduanya terdapat sesuatu yang tidak berkenan atau mungkin ada persoalan lainnya, Firman langsung membunuh ibunya tersebut,” ujar Suryanto saat dihubungi, Kamis (9/1/2020).


Usai membunuh, pelaku langsung ke masjid dan mengumumkan acara upacara pemakaman serta menjelaskan kenapa ia membunuh sang ibu. “Pengumuman besok ada acara penguburan, mohon partisipasinya yang baik dari kita semua,” ucap pelaku ditirukan sang kades.



Selang beberapa saat kemudian, pelaku melanjutkan pengumuman dengan mengatakan bahwa yang meninggal adalah ibu kandungnya dan dibunuh sendiri olehnya.


Setelah mendengar informasi tersebut, warga sekitar yang masih terlelap tidur terkejut dan langsung mendatangi masjid.


“Warga awalnya tidak percaya dengan pengumuman itu. Tetapi ketika sampai di masjid setempat mereka melihat pelaku mengenakan kopiah, batik, dan celana hitam sedang berada di masjid,” kisahnya.


Untuk membuktikan berita tersebut warga bersama pelaku menuju rumah korban. “Pas sampai di rumah, warga melihat korban sudah berlumuran darah dengan luka di bagian leher dan lengan. Lalu parang yang digunakan untuk membunuh diletakan di samping mayat ibunya,” ujarnya.


Peristiwa tragis dan miris ini sudah ditangani oleh petugas kepolisian setempat yakni Polres Kotim maupun Polsek Telaga Atang. (*)







Sumber Sindonews.com
https://sumut.sindonews.com/read/8692/1/sadis-anak-bunuh-ibu-kandung-lalu-umumkan-pakai-pengeras-suara-1578538882




Kompol Herfio Zaki dari Personil Polda Riau Terima Penghargaan Pin Emas Kapolri

Foto Kompol Herfio Zaki SIK., MH,


ARB INdonesia, PEKANBARU – Personel Polda Riau, Kompol Herfio Zaki SIK., MH, menerima penghargaan berupa pin emas dari Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis. Pin emas tersebut diberikan kepada anggota Polda Riau karena dianggap sebagai role model personel teladan.


Anggota Polda Riau yang mendapat penghargaan pin emas tersebut dinilai sebagai penggerak revolusi mental pada Desember 2019 lalu. Pemberian pin emas merupakan suatu apresiasi atas kinerja yang dilakukan personel kepolisian untuk tetap berkomitmen menjalankan kewajiban sesuai dengan bidang tugas masing-masing.


Kompol Herfio Zaki, SIK., MH, Kasubbag Seleksi Bag Dalpers Biro SDM Polda Riau yang berhasil meraih predikat personel teladan dan berada pada peringkat pertama itu mengungkapkan, rasa syukurnya atas penghargaan berupa pin emas yang diterima tersebut.



“Memang dari Polri sendiri ada program Poldan (Polisi Teladan) di tiap-tiap Polda. Alhamdulillah, Saya menerima penghargaan pin emas dari Kapolri yang dikeluarkan pada masa Jenderal Tito Karnavian sebagai Poldan peringkat pertama di tingkat Polda Riau,” ungkap Kompol Zaki seraya mengatakan pin emas diberikan setelah melalui proses seleksi.


Kompol Zaki mengungkapkan, penilaian pemberian pin emas tidak hanya mencakup pada satu bidang tugas saja. Dalam proses seleksi, calon penerima pin Kapolri diminta untuk menjelaskan tugas pokok dan fungsi di masing – masing bidang.







“Kebetulan Saya menjabat sebagai Kasubbag Seleksi Bag Dalpers Biro SDM Polda Riau. Jadi, Saya diminta memaparkan tentang job desk Saya di Subbag Seleksi SDM,” pungkas Kompol Zaki yang telah 2 tahun menjabat sebagai Kasubbag Seleksi Bag Dalpers Biro SDM Polda Riau.


Lebih rinci, Kompol Zaki menerangkan, penerima penghargaan pin emas dipilih berdasarkan paparan pelaksanaan tugas kerja, Dirinya di bidang SDM, yakni dalam hal pelaksanaan seleksi sekolah kepolisian di Polda Riau juga dalam rekrutmen anggota Polri yang selama ini berjalan dengan baik dan dapat menerapkan prinsip Betah (bersih, transparan, akuntabel, dan humanis).


Disamping memaparkan tentang job desk, dikatakan Kompol Zaki, Dirinya juga menjelaskan hal-hal berupa inovasi yang dilakukan sesuai bidang sehingga tugas dapat terlaksana dengan baik dan lancar.







“Pada saat itu, Saya menjelaskan inovasi-inovasi yang saya terapkan selama 2 tahun menjabat. Dalam proses seleksi dan rekrutmen, Saya menciptakan inovasi dalam pelaksanaan tugas, sehinggga seleksi dan rekrutmen berjalan dengan clear and clean,” tutur Pria yang besar di Kabupaten Indragiri Hilir itu.


Penghargaan berupa pin emas diberikan sesuai dengan Surat Keputusan Kapolri Nomor: Kep/1764/IX/2019. Seperti yang tertera dalam keputusan kapolri tersebut, pin emas itu diberikan atas prestasi yang telah diukir Kompol Herfio Zaki, SIK., MH yang saat ini masih menjabat sebagai Kasubbag Seleksi Bag Dalpers Biro SDM Polda Riau.


Kompol Zaki juga mengungkapkan terima kasihnya kepada keluarga dan jajaran Polda Riau atas dukungan yang telah diberikan sehingga Dirinya dapat meraih prestasi pin emas dari Kapolri. (rl)




Ini Posisi Pasukan Amerika Serikat di Timur Tengah, Iran Seperti Terkepung

Vertikal Tentara Amerika di Suriah. ©REUTERS/Rodi Said/File Photo







ARB INdonesia, IRAN – Iran penuhi janji balas dendam ke AS karena telah membunuh petinggi militer mereka, Qassim Sulaimani, Jumat (3/1) lalu. Iran meluncurkan rudal ke dua basis pasukan Amerika Serikat di Irak.


Dilansir dari CNN, belum diketahui kerusakan maupun jumlah korban akibat tembakan rudal yang diluncurkan Iran tersebut. Menanggapi aksi balas dendam Iran ini, Trump mengatakan pada warga AS untuk tidak khawatir.


“Semua baik-baik saja! Rudal yang diluncurkan dari Iran ke dua kamp militer di Iran. Perkiraan kerusakan sedang ditangani saat ini. Sejauh ini, baik-baik saja. Kita punya kekuatan militer terkuat di dunia,” tulis Donald Trump lewat cuitan di akun Twitter resminya, Rabu (8/1).


Sejauh ini, pasukan militer AS masih berada di beberapa titik, dan menduduki beberapa wilayah Timur Tengah. Posisi AS cukup strategis, seolah mengepung Iran dari beberapa sisi.


Iran Balas Dendam Ke AS


narotama.ac.id


Iran menyatakan akan membalas perbuatan yang telah dilakukan AS dengan membunuh Sulaimani dan Al-Mahdi, sehari setelah dua petinggi militer itu tewas, Sabtu (4/1).


Aksi balas dendam tersebut dimulai pagi ini, Rabu (8/1). Iran meluncurkan belasan rudal ke dua kamp militer pasukan AS di Irak. Hingga saat ini belum diketahui akibat dan kerusakan yang disebabkan oleh rudal tersebut.


Melalui siaran televisi nasional Iran, IRGC mengklaim bertanggung jawab atas peluncuran rudal. Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif merespon lewat Twitter.


“Kita tidak berniat meluaskan wilayah atau perang, tapi akan terus mempertahankan diri kami melawan agresi,” tulisnya, dilansir dari CNN, Rabu (8/1).


Iran Menyerang Kamp Militer AS di Irak


Rudal yang diluncurkan Iran, menyasar dua kamp militer AS di Iran, yaitu Al-Asad di sisi barat dan Erbil di sisi utara Iraq. Dari serangan tersebut, pihak AS sedang melakukan penyisiran kerusakan.


Dilansir dari CNN, kawasan kamp pasukan AS di Al-Asad tidak dihuni oleh warga Amerika berdasarkan catatan resmi dari militer Amerika. Pihak AS juga mengungkap kalau pasukan mereka sudah mendengar alarm peringatan, sehingga bisa menyelamatkan diri.


Kondisi serupa juga terjadi di Erbil, wilayah sasaran rudal Iran lainnya. Sampai saat ini belum ada kejelasan kerusakan apa yang telah disebabkan oleh rudal Iran di dua kamp pasukan AS di Iran itu.


Posisi Militer Amerika Serikat di Timur Tengah


REUTERS/Rodi Said/File Photo


Menanggapi aksi balas dendam Iran, Trump tetap percaya diri bahwa semuanya baik-baik saja. Lewat cuitannya, ia terus mengagungkan kekuatan militer milik AS.


“Kami (AS) memiliki kekuatan dan peralatan militer paling kuat di dunia, sejauh ini. Saya akan membuat pernyataan besok pagi,” tulisnya dilansir dari CNN.


Posisi pasukan militer AS di Timur Tengah yang menyebar hampir mengepung Iran, bisa jadi alasan Trump tetap percaya diri. Pasukan AS tersebar di beberapa negara tetangga Iran, seperti di Afganistan, Qatar, Kuwait, Arab Saudi, Yordania, Suriah dan Turki.


Iran Seolah Terkepung


2020 Merdeka.com


Jumlah pasukan militer yang tersebar di kamp-kamp tersebut tak sedikit. Jika dijumlahkan ada lebih dari 55 ribu personel. Jumlah pasukan AS terbanyak berada di Kuwait, negara yang berbatasan langsung dengan Iran di sisi barat daya. Jumlahnya lebih dari 13 ribu personel.


Di sisi timur, tepatnya di Afganistan, pasukan AS memiliki kurang lebih 12 personel. Sejauh ini, negara-negara Timur Tengah di sisi barat Iran telah tersebar puluhan ribu pasukan AS.


Di Turki, ada 1.700 personel pasukan AS, Suriah ditempati 500 hingga 1000 personel, dan Qatar ada 10 ribu personel. Sedangkan di Irak, ada 5 ribu personel, jumlah ini belum dihitung lagi setelah peluncuran rudal.


Pendapat Pakar Politik soal Serangan Iran


Serangan yang diluncurkan Iran ke kamp militer pasukan AS ditegaskan Zarif sebagai balasan atas meninggalnya Sulaimani dan bukan untuk memicu perang.


“Kami mengambil aksi semalam untuk menghentikan perang. Kita tidak melakukan aksi itu untuk memulai perang,” jelas Zarif dilansir dari CNN.


Serangan berbalas antara AS dan Iran ini dianggap Thomas Juneau, asisten profesor dan ahli Iran di Universitas Ottawa, sebagai ‘perjudian besar’.


“Iran memperkirakan Trump tidak akan diam saja akan perang besar di Timur Tengah, dan aksi (balas dendam) tersebut memberikan garis batas untuk melakukan manuver. Tak perlu dikatakan lagi, ini adalah perjudian besar, mengingat bagaimana Trump tidak bisa diprediksi,” ujar Juneau lewat cuitan di Twitternya, dilansir dari CNN. (*)


loading…




Sumber merdeka.com
https://m.merdeka.com/trending/ini-posisi-pasukan-amerika-serikat-di-timur-tengah-iran-seperti-terkepung.html