Musda ke-IV LAMR Inhil Ditutup, Ketua dan Pengurus Harus Ingat Pesan HM Wardan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. M Wardan secara resmi menutup kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Inhil, Jumat (20/12/19) malam pukul 19:30 Wib di Gedung Engku Kelana, Jalan Baharudin Yusuf Tembilahan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal, Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan, S.I.K., Para Pimpinan dan Anggota DPRD Inhil, Unsur Forkopimda Inhil, Ketua MKA LAM Riau Datuk Sri H. Al Azhar, Sekretaris Umum DPH LAM Riau, Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, Para Pengurus LAMR Inhil, serta para tamu undangan lainnya.






H Said Syarifuddin selaku Ketua DPH LAMR Inhil terpilih, dalam kata sambutannya menuturkan semoga LAMR Inhil dapat ikut serta membantu pemerintah memajukan Kabupaten Inhil.

“Semoga kedepannya kepengurusan ini dapat membangkitkan LAMR Inhil kembali dan turut serta dalam membantu pemerintah kabupaten dalam memajukan daerah dan program-program kerja Pemerintah Daerah kedepannya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Bupati Inhil HM Wardan dalam penuturannya saat memberi kata sambutan mengatakan, semoga ketua beserta pengurus-pengurus LAMR Inhil dengan masa khidmat 2019-2024 yang terpilih dapat menjalankan amanah. Juga dapat menjaga dengan sebaik-baiknya dan segenap pengurus senantiasa dapat bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Inhil.






“Musyawarah pada hakekatnya menyatukan Visi, bertujuan untuk menyamakan tujuan dan membulatkan suara, serta sebagai wadah silaturahmi. Musyawarah mampu pula mencari solusi dalam sebuah permasalahan, mempererat persatuan, dan berguna dalam meningkatkan kesatuan untuk menjaga kesolidan organisasi, terutama dalam tubuh LAMR Inhil ini,” ujar Bupati Inhil.

H. M Wardan menambahkan, hendaknya para peserta Musda mampu menerapkan dan mengaplikasikan makna dan prinsip-prinsip bermusyawarah.

“Tujuanya adalah menjaga Visi yang telah disepakati agar Inhil tetap solid, serta dapat membawa Misi dan tujuan demi terwujudnya masyarakat adat yang berbudaya Melayu, maju, dan sejahtera dalam tatanan masyarakat madani pada bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.






Bupati Inhil atas nama pemerintah daerah Kabupaten Inhil memberikan apresiasi dan penghargaan kepada LAMR Inhil yang telah sukses melaksanakan Musda ke-IV tersebut.

“Harapan saya hendaknya kesuksesan pelaksanaan Musda ini dapat pula diteruskan dengan sukses dalam menjalankan langkah-langkah dan program-program yang telah distrategikan dan dirumuskan, guna memajukan Lembaga Adat ini untuk membangun Negeri,” harap HM Wardan.

Terakhir Bupati Inhil H. M Warda berpesan kepada ketua terpilih LAMR Inhil, agar menjalankan amanah yang diberikan dan mampu dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, dan kepada anggota hendaknya tidak membiarkan pemimpin bekerja sendirian.

“Karena dukungan penuh dari segenap pengurus sangat menentukan keberhasilan Lembaga Adat,” tutup Bupati Inhil.
(Arb)




Nekat! Ujian CPNS di Aula Yon Zipur, Pemuda Ini Bawa Sabu

Pemuda yang membawa sabu saat mengikuti ujian CPNS. Foto : istimewa





ARB INdonesia, MEDAN – Nyali RFP terbilang berani. Bagaimana tidak, saat menjalani tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), pemuda asal Kota Pematangsiantar itu membawa sabu.

Alhasil, semua impiannya menjadi PNS buyar seketika. RFP yang mendaftar sebaga petugas tahanan di Kemenkumham Sumut ini tak berkutik saat ditangkap prajurit Batalyon Zeni Tempur/Dhira Dharma (Yon Zipur/DD), Kamis (20/12/2019).

Humas Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara Joshua Ginting mengatakan RFP kedapatan bawa barang haram ketika ada pemeriksaan tinggi badan di Aula Suganda Yon Zipur.





“Kita bekerjasama dengan Zipur, jadi ketika memasuki ruang ujian, semua perserta menjalani pemeriksaan badan oleh prajurit. Semua peserta harus mengeluarkan barang-barang yang bersifat logam. Saat itulah, atas kesigapan anggota TNI, ditemukan alat isap sabu di dalam bungkus rokok yang dibawa RFP,” jelas Joshua, Jumat (20/12/2019).

Saat diinterogasi, kata Josua, RFP sempat menampik sebagai pengguna sabu, padahal ada bekas pakai di barang bukti tersebut. Petugas pun melakukan tes urine saat itu juga. Hasilnya, RFP memang positif narkoba. Hal ini langsung membuat kepesertaan CPNSnya otomatis gugur.

Lewat interogasi mendalam, RFP mengakui kalau membeli sabu sebanyak Rp1 juta. “Kepesertaan CPNSnya langsung gugur. Kemudian dia dibawa ke Polsek Helvetia,” pungkasnya.





Sumber Pojoksatu.id
https://sumut.pojoksatu.id/baca/nekat-ujian-cpns-di-aula-yon-zipur-pemuda-ini-bawa-sabu




Sopir Taksi Online Tiduri 14 Penumpang, Hamil Lalu Diperas

Foto Ilustrasi Taksi online





ARB INdonesia, JAKARTA – Sopir taksi online yang satu ini terbilang hebat. Meski wajahnya biasa-biasa saja, ia berhasil memikat hati para penumpangnya.

Sopir taksi online berinisial AS (34) berhasil merayu 14 penumpangnya dalam kurun waktu setahun.

Para penumpang itu ia tiduri. Bahkan pria yang tinggal di Tomang, Jakarta Barat tersebut merekam adegan ranjang mereka tanpa sepengetahuan penumpang.

“Si korban ini kaget, ternyata dia yang sedang melakukan hubungan suami istri direkam tanpa sepengetahuannya,” kata Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handono, Jumat (20/12/2019).





Rekaman adegan ranjang dijadikan sebagai alat untuk memeras. Ia mengancam akan menyebarkan video panas tersebut jika penumpang menolak permintaan AS.

Tak hanya itu, AS juga mengancam akan menjual video seks tersebut ke situs web lokal.

Satu dari 14 pelaku yang dia tiduri akhirnya berbadan dua. Korban berinisial IH.

IH menuntut agar pelaku AS menikahinya. Akhirnya AS menikahi IH secara siri.

Setelah menikah, AS sempat menghilang selama enam bulan. Dia pergi membawa ATM korban dan menguras isinya.

Setelah isi ATM terkuras, AS pulang dan memeras istri sirinya, IH.





Tak tahan dengan ulah pelaku, korban akhirnya melaporkan pemerasan tersebut ke Polsek Kembangan.

Polisi merespon laporan itu dengan memburu pelaku. Polisi berhasil menangkap pelaku di rumahnya di kawasan Tomang, Jakarta Barat pada Jumat (13/12/2019) lalu.

“Korban melapor ke Polsek Pademangan dan kami melakukan penangkapan terhadap pelaku,” tambah Joko.

Kepada polisi, AS mengaku sudah dua penumpangnya yang dia peras dengan menggunakan modus serupa.

Pelaku dijerat UU ITE, pasal 27 ayat 1 dan 4 ayat 1 undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Selain itu, AS juga dikenakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman maksimal enam tahun penjara.





Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2019/12/20/sopir-taksi-online-tiduri-14-penumpang-hamil-lalu-diperas/




Jum’at Berkah, ‘IWO Inhil Berbagi’

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) beri bantuan didua tempat berbeda, Jumat (20/12/2019) siang.

Bantuan berupa paket sembako, peralatan sholat, peralatan tidur beserta uang saku tersebut diberikan dilokasi pertama dikediaman Kakek Alkamah (75), Jalan H.Sadri Tembilahan beberapa belakangan kemaren sempat viral dimedia sosial akibat keadaannya yang kurang sehat, tinggal sebatangkara, kediamannya yang hampir ambruk dan jika hujan digenangi air pasang.





Kemudian dilokasi kedua ditempat Kakek Saidi (75) dan Nenek Jamiah (80) di Jalan Pekan Arba Tembilahan, yang belakangan kemaren juga sempat viral dimedia sosial karna hanya tinggal berdua digubuk reyot ditengah kebun karunannya.

Ketua IWO Inhil, Muridi Susandi saat menyerahkan bantuan mengatakan bahwa derita mereka merupakan derita bersama. Kemudian sifat saling tolong menolong harus terniat dihati agar kelak menjadi amal untuk diri sendiri.

“Alhamdulillah hari ini saya beserta pengurus IWO Inhil sudah menyerahkan bantuan didua lokasi,”kata Muridi Susandi.

Diperjalanan menuju lokasi, Muridi mengatakan bahwa IWO Kabupaten Inhil bukan hanya organisasi profesi saja. Akan tetapi IWO terus memberikan trobosan baru untuk warga Kabupaten Inhil, seperti bantuan kepada orang yang membutuhkan dan lain sebagainya.





“Bantuan hari ini juga merupakan sumbangan dari hamba Allah berupa peralatan tempat tidur, sembako dan uang saku yang kami salurkan kepada orang-orang membutuhkan, saya juga ucapkan terimakasih kepada penyumbang yang sudah mempercayai IWO sebagai prantaranya,”pungkas Muridi.

Kemudian Kakek Alkamah saat menerima bantuan dari IWO Inhil merasa haru atas kedatangan IWO, hal tersebut terlihat dari apa yang dia katakan bahwa ‘cucu-cucu kakek semoga sehat selalu’ dan sambil mengelus Muridi Susandi yang dia nilai sangat baik kepadanya. Diakhir dia juga mendoakan seluruh pengurus dan anggota IWO Inhil dalam keadaan sehat serta dimurahkan rejekinya hingga masih bisa membantu orang-orang yang membutuhkan.

“Alhamdulillah makasih sudah datang, kakek ucapkan juga trimakasih untuk hamba Allah yang sudah membangunkan rumah kakek hingga bagus,”Kata Kakek Alkamah sambil menatap ketua IWO Inhil.





Demikian juga yang dikatakan Kakek Saidi, didepan pengunjung yang memberi bantuan pada saat itu. berkat dorongan dari yang muda-muda kakek mengatakan dalam waktu dekat sudah ada yang mau membangunkan kediamannya, tepat dibelakang gubuk reyot yang dia beserta istrinya tempati saat ini.

“Terimakasih nak sudah datang kemari, kalau bukan kalian yang muda-muda ni siapa lagi yang membantu,”katanya.

Kemudian dia juga mengucapkan terimakasih kepada siapapun yang sudah memberikan rejekinya melalui IWO Inhil untuk dia dan istrinya yang saat ini sangat membutuhkan akan hal itu, sebab dilihat dari kasat mata kakek Saidi dan nenek Jamiah tidak layak lagi untuk bekerja. Melainkan mereka harus menikmati masa tuanya.

“Alhamdulillah kakek dan nenek masih sehat, walaupun sudah tua karna ekonomi kami masih bisa bekerja dan tidak akan minta-minta seperti pengemis, “terang kakek Saidi.

Kakek Saidi juga berpesan siapapun yang sudah menyumbang untuk dia beserta istrinya semoga berikan kesehatan dan rejeki oleh Allah. (rl)




ABG Digilir 8 Pemuda di Pasar Baru, Pelaku Teman FB

Foto Ilustrasi





ARB INdonesia, LAMPUNG – Anak baru gede atau ABG berinisial SL (17), disekap dan digilir 8 pemuda di kawasan Pasar baru, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Enam dari delapan tersangka telah diamankan polisi pada Rabu (18/12). Mereka adalah RI (32), AS (29), RM (24), MA (26), HR (23) dan MT (28).

Salah satu dari pelaku merupakan teman Facebook korban. Ia mengenal pelaku sejak sebulan lalu.

Ibu korban, Sa (49) mengatakan, anaknya mengenal pelaku RI melalui media sosial Facebook.





Satu bulan berselang, RI mengajak korban jalan-jalan pada Jumat (13/12) sekitar pukul 19.30 Wib.

“Baru kenal sekitar satu bulan lewat Facebook. Sudah pernah ketemu sekali di taman Desa Way Layap. Nah, Jumat malam, anak saya izin ke warung sendirian,” kata Sa saat ditemui dikediamannya di Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran, Kamis (19/12).

“Tapi malam itu dia nggak pulang. Padahal anak saya nggak pernah keluar rumah,” tambah SA.

Sa yang didampingi suaminya Sy (50), menuturkan, lantaran sang anak tidak pulang, mereka melakukan pencarian.

Pada Sabtu (14/12) malam sekitar pukul 23.00, korban menghubungi kakaknya dan mengaku disekap di sebuah rumah.





Baru pada Minggu pagi (15/12), korban diantar ke pinggir jalan di Desa Wayharong, Kecamatan Waylima. Dari sini, korban menghubungi kakaknya dan minta dijemput.

”Menurut anak saya, dia diperkosa oleh beberapa orang. Karena posisi gelap, makanya anak saya bilang pelakunya banyak,” imbuhnya.

Sementara Kepala Desa Waylayap Ismed Inanu mengatakan, begitu mendapat informasi, ia dan keluarga SL langsung melaporkan kasus hilangnya remaja putri itu ke Polres Pesawaran, Sabtu malam (14/12).

“Minggu subuh, dia sudah kembali ke rumah dan mendapat informasi apa yang terjadi. Sekitar jam 10.00 WIB, kami membuat laporan kedua atas dugaan pemerkosaan,” kata Ismed.





Setelah membuat laporan, pihaknya bersama aparat kepolisan menelusuri lokasi kejadian.

Polisi bersama korban korban mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) pada Rabu (18/12).

Di lokasi, korban melihat salah pelaku di dekat rumah penyekapan. Polisi kemudian menangkapnya. Dari situ, pelaku membeberkan siapa saja yang ikut menggilir korban.

Polisi kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap enam dari delapan pelaku.





Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2019/12/19/abg-digilir-8-pemuda-di-pasar-baru-pelaku-teman-fb/




Blak-blakan di Hadapan Deddy Corbuzier, Yuni Shara : Aku Enggak Tahu Rasanya Orgasme

Yuni Shara. Foto : Instagram





ARB INdonesia, ‘FAKTA’ – mengejutkan diungkapkan penyanyi senior tentang kehidupannya berumah tangga yang telah dua kali mengalami kegagalan. Paling mencengangkan, kakak kandung Krisdayanti ini mengaku hampir tidak pernah mengalami orgasme.

Ini tak terlepas dari pengalaman pahit masa lalu pada pernikahan pertama, dimana Yuni jadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). “Dari aku nikah pertama itu aku sudah di-KDRT setiap hari. Yang pertama kenapa, aku masih muda, itu sangat membekas. Jadi aku enggak terlalu kepengen (berhubungan seks), jadi kalau berhubungan aku melayaninya,” ujarnya dalam tayangan Youtube Channel, Deddy Corbuzier.





Sakit dan luka hati itu sangat membekas bagi Yuni. “Karena KDRT sangat enggak menikmati hubungan seksual, pura-pura (menikmati). Aku enggak tahu rasanya orgasme, dulu,” jelasnya.

Bahkan ini terus terbawa ke hubungan pernikahan selanjutnya. Jikapun harus melakukan hubungan suami istri, Yuni harus susah payah mulainya. “Terus berhubungan itu susahnya setengah mati, jadi selama aku menikah lagi, selama itu aku melayaninya (suami saat itu). Aku perempuan Jawa yang kalau sudah pasangan, aku mengabdi,” ungkapnya.

Dan secara gamblang, dia menyebut, “aku hampir tidak pernah orgasme dengan pria,”. Ya, pria, kini Yuni punya cara sendiri memuaskan hasrat sebagai manusia.





Meski tak menyebutkan, namun dia menyiratkan, kini dia memiliki alat tertentu ‘sex toys’ untuk membuatnya orgasme. “Kalau aku pas kepengen aja enggak ngerepotin. Kita banyak alat bantu. Setelah dengan tidak dengan itu (pernikahan) semuanya. Sudah umur tua, baru berapa tahunlah, tiga tahun, pergi ke sex shop. Aku tanya-tanya, ini itu yang bagus dan dijelasin,” bebernya.

“Sejak itu aku punya teman dan aku bisa orgasme. Tidak dengan cowok dan bukan dengan cewek juga,” ujarnya tertawa.

Diakui Yuni, masalah dalam sex lifenya tersebut berasal dari dalam dirinya. Bahkan dia sudah konsultasi ke dokter. “Problemnya di aku. Sudah ke dokter, diantarin temanku. Pas sudah dicek dokter, (kata dokter) gampang illfeel, dan lain-lain, banyak banget. Temanku langsung bengong,” kenangnya.

Seperti diketahui, Yuni sempat menikah dengan Raymond Manthey pada tahun 1993 dan 2002 dengan Henry Siahaan. Dari pernikahan kedua, Yuni mendapatkan seorang putra, bernama Marcelo.





Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/seleb/2019/12/20/blak-blakan-di-hadapan-deddy-corbuzier-yuni-shara-aku-enggak-tahu-rasanya-orgasme/