Gerebek Rumah Warga, Polisi Amankan Pasangan Tanpa Ikatan Nikah

Polisi saat menggerebek sebuah rumah yang dihuni pasangan tanpa ikatan pernikahan yang dilaporkan oleh warga Kelurahan Samata Kabupaten Gowa. Foto: Istimewa






ARB INdonesia, SUNGGUMINASA – Bhabinkamtibmas Kelurahan Samata Polsek Somba Opu Gowa, Brigpol Basir bersama pemerintah setempat melakukan penggerebekan di salah satu rumah yang dijadikan tempat berkumpul sepasang pria wanita tanpa ikatan nikah.

Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan mengatakan, penggerebekan dilakukan pasca menerima informasi via SMS/WA dari salah satu warga bahwa disalah satu rumah diduga sering ditemukan pasangan tidak resmi.






“Warga sudah pernah menegur pria dan wanita tersebut untuk tidak tinggal bersama namun, himbauan warga tidak dihiraukan. Makanya digerebek Sabtu (21/12/2019) kemarin,” ungkapnya, Minggu (22/12/2019)

Karena imbauan tidak diindahkan lalu, polis dan pemerintah setempat serta komunitas peduli kamtibmas bergerak cepat menanggapi laporan warga tersebut.

Alhasil, didapati sepasang lelaki dan wanita berada dalam satu kamar perempuan berinisial AM dan laki-laki DN.






Mangatas menatakan, awalnya pasangan tersebut tidak mau membuka pintu namun, setelah menunggu kurang lebih 30 menit DN keluar dari kamar tanpa menggunakan baju.

Hasil interogasi lanjut Tambunan, mereka mengakui telah memadu kasih sejak SMA dan telah melakukan hal-hal yang tak pantas dilakukan oleh pria dan wanita tanpa ikatan nikah.

Untuk mencegah hal tersebut, sang Bhabin dan pemerintah setempat bersama tokoh masyarakat sepakat membawa keduanya ke rumah Imam Kelurahan Samata untuk dilakukan pembinaan dan menyampaikan pesan kepada kedua orang tua pasangan tersebut untuk dinikahkan.

“Saya berharap bentuk antisipasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Samata ini dapat terus dilakukan dan berharap para tokoh masyarakat disetiap Kelurahan maupun Desa dapat membantu anggota kami dilapangan,” tandasnya.






Sumber Sindonews.com
https://makassar.sindonews.com/read/37390/4/gerebek-rumah-warga-polisi-amankan-pasangan-tanpa-ikatan-nikah-1576977142




Mobil Terobos Perlintasan Kereta Api di Bekasi, 7 Penumpang Tewas

Foto ilustrasi okezone






ARB INdonesia, BEKASI – Mobil Daihatsu Sigra B 1778 FZI tertabrak kereta api di perlintasan sebidang, Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (21/12) malam. Tujuh penumpang mobil tewas.

Tujuh korban tewas teridentifikasi masing-masing Watinah (50), Santi (30), Didit (12), Yanto, Bahrudin (51), Syarufudin (49), dan Yanda (32). Mereka warga Jalan Arjuna III Nomor 34 RT 07 RW 07 Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.






“Korban sudah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Bekasi setelah kejadian,” kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Sunardi, Minggu (22/12).

Ia mengatakan, peristiwa pukul 22.15 WIB bermula saat pengemudi mobil diduga tidak menghiraukan peringatan dari warga. Selain itu, alarm palang perlintasan sudah bunyi.

“Palang kereta posisi sudah ditutup namun terbuka sedikit,” kata Sunardi.

Pengemudi mobil tersebut tetap melaju. Bersamaan dengan itu, Kereta Api Argo Parahayangan melintas dari arah dari timur menuju ke Jakarta dengan kecepatan tinggi.

“Korban arah dari utara menuju ke selatan tertabrak di jalur dua,” katanya.






Sumber merdeka.com
https://m.merdeka.com/peristiwa/mobil-terobos-perlintasan-kereta-api-di-bekasi-7-penumpang-tewas.html




Delapan Kecamatan di Limapuluh Kota Sumbar Terdampak Banjir dan Longsor

Akibat intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir dan longsor menerjang delapan kecamatan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Foto: Dok BNPB






ARB INdonesia, LIMAPULUH KOTA – Akibat intensitas curah hujan yang tinggi sejak 19 hingga 21 Desember 2019 pada pukul 19.00-15.00 WIB, menyebabkan banjir dan longsor menerjang delapan kecamatan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).

Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kecamatan Kapur IX, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kecamatan Akabiluru, Kecamatan Guguak, Kecamatan Payakumbuh, Kecamatan Lareh Sago Halaban, dan Kecamatan Harau. Bencana banjir dan longsor menyebkan beberapa badan jalan retak-retak dan putus, rumah tertimbun longsor, dan rumah warga terendam.






Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo, mengatakan, longsor di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, menyebabkan sebagian badan jalan retak-retak sepanjang lebih kurang 60 meter, 4 rumah amblas, dan 6 KK (8 jiwa) terdampak.

Sementara longsor dan banjir di Nagari Koto Tua, Kecamatan Kapur IX menyebabkan jalan yang menghubungkan Lubuk Alai – Koto Lamo putus total, 4 unit rumah rusak dan 800 KK terisolasi. Pada hari ini Sabtu tanggal 21 -12-2019 sudah pulih kembali sehingga masyarakat tidak terisolasi lagi.

“Longsor di Nagari Suayan, Kecamatan Akabiluru menyebabkan tebing jalan longsor dan menimbun badan jalan, dan juga mengancam 6 KK, serta menyebabkan 2 unit rumah rumah terendam. Saat ini banjir sudah surut dan jalan sudah dapat dilalui lagi. Banjir juga terjadi di Nagari Sarial Laweh yang menyebaban amblasnya tebing sungai dan mengancam 8 KK (25 jiwa) penduduk di sekitarnya,” ujar Agus, Sabtu (21/12/2019).






Longsor juga terjadi Nagari Simpang Sugiran, Kecamatan Guguak, menyebabkan rumah warga bernama Lebayam (80) tertimbun material longsor dan menimbun badan jalan. Saat ini sudah tertangani dan jalan sudah bisa dilewati.

Adapun banjir di Nagari Piobang, Kecamatan Payakumbuh, menyebabkan 3 rumah warga terendam. Saat ini banjir sudah surut. Demikian juga banjir di Nagari Balai Panjang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, menyebabkan rumah 190 KK terendam dan saat ini sudah surut.

Banjir juga menimpa Nagari Sarilamak dan Taram, Kecamatan Harau yang menyebabkan beberapa rumah warga terendam. Saat ini banjir sudah surut.

Petugas gabungan dari BPBD dan OPD terkait, TNI, Polri, warga dan lainnya sudah turun ke lapangan untuk melakukukan kaji cepat, pembersihan, penimbunan jalan dan memberikan bantuan kepada warga terdampak. Saat ini banjri sudah surut dan beberapa ruas jalan yang tertimbun material longsor sudah dapat dilewati.






Sumber Sindonews.com
https://daerah.sindonews.com/read/1476817/174/8-kecamatan-di-limapuluh-kota-sumbar-terdampak-banjir-dan-longsor-1576940810




Polisi Bongkar Gudang Rokok Ilegal di Pekanbaru

Ditresnarkoba Polda Riau, Kombes Pol Suhirman memimpin pengungkapan rokok Luffman ilegal di Pekanbaru.(Istimewa)






ARB INdonesia, PEKANBARU – Pihak kepolisian membongkar gudang berisi 331.900 bungkus rokok ilegal merek Luffman di Perumahan Gesa Residence Blok Gardenia, Jalan Akasia, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru. Dalam pengungkapan itu, 5 orang pelaku diamankan.

“Awalnya kita terima informasi dari masyarakat, bahwa akan ada penyalahgunaan narkoba dengan jumlah orang yang banyak di sana,” ujar Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Riau, Kombes Pol Suhirman, mengisahkan muasal pengungkapan tersebut, Sabtu (21/12).






Atas informasi tersebut, petugas melakukan pengintaian. Hasilnya, petugas menemukan 2 orang yang dicurigai, dan kemudian membututinya.

“Tibalah di suatu rumah di dalamnya kita temukan rokok merek Luffman ilegal atau tanpa pita cukai. Pengungkapan itu dilakukan pada Jumat (6/12) lalu,” sebut mantan Dirresnarkoba Polda Bangka Belitung (Babel) itu.

Dari keterangan dua tersangka, diketahui ada satu gudang lagi yang digunakan untuk menyimpan rokok ilegal. Kemudian petugas menuju ke lokasi dimaksud dan menemukan satu gudang rokok serupa dengan penemuan awal.






“Ternyata mereka sengaja menyewa rumah hanya untuk dijadikan gudang tempat penyimpanan rokok ilegal itu,” kata dia.

“Jadi semua total rokok ilegal yang kita sita sebanyak 331.900 bungkus. Itu jumlah yang banyak untuk pengungkapan rokok ilegal. Selanjutnya barang bukti rokok kita serahkan ke Ditreskrimsus (Direktorat Reserse Kriminal Khusus,red) Polda Riau untuk dilakukan pendalaman,” sambungnya.

Dirincikannya, dari 331.900 bungkus rokok Luffman ilegal, di antaranya Luffman Young Mild sebanyak 78.400 bungkus, Luffman Light 86.000 bungkus, dan Luffman Flavor 167.500 bungkus. Selain barang bukti, petugas turut mengamankan lima orang tersangka.

“Tersangka masing-masing berinisial N, FS, A, AG dan K. Adapun peran kelima tersangka itu sebagai penjaga gudang, juru muat, pengawal barang dari gudang ke tempat tujuan, dan pembeli,” imbuh Kombes Pol Suhirman.






Sumber Haluanriau.co
https://haluanriau.co/2019/12/21/polisi-bongkar-gudang-rokok-ilegal-di-pekanbaru/




Kenalan Lewat WhatsApp, Gadis Belia Diperkosa Pengangguran

Foto ilustrasi kekerasan seksual






ARB INdonesia, JATENG – Seorang gadis di bawah umur, disetubuhi pacarnya yang baru dikenalnya melalui group Whatsapp (WA) se-bulan terakhir.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengungkapkan, tersangka melakukan persetubuhan sebanyak dua kali kepada Bunga yang masih duduk dibangku SMA kelas 2 di daerah Pemalang.






Mula-mula tersangka menjemput korban dan selanjutnya mengajaknya ke Kabupaten Pemalang.

“Tersangka membawa kabur korban selama tiga hari ke Kabupaten Pemalang, tanpa izin kepada orangtua korban,” jelas AKBP Rudy didampingi Kasat Reskrim AKP Edy Istanto dan Kanit PPA Aiptu Nikmatun, Sabtu (21/12).

Persetubuhan dilakukan oleh tersangka karena sering melihat film porno. Gadis yang masih polos itu pun menuruti ajakan AG di sebuah rumah saudara tersangka di daerah Pemalang.






Peristiwa dugaan persetubuhan itu terbongkar setelah orang tua Bunga curiga dan menanyakannya kepada putrinya setelah pulang ke rumah.

Mendapati jawaban yang menyakitkan, karena perbuatan tak senonoh tersangka kepada putrinya, selanjutnya orang tua melaporkan ke pihak polisi yang berujung pada penangkapan tersangka.

Kini kisah cintanya harus berakhir di balik jeruji besi. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 332 KUH Pidana dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun. (*)






Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2019/12/21/kenalan-lewat-whatsapp-gadis-belia-diperkosa-pengangguran/




Haul Akbar Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani, Bupati Inhil: Kehadiran Masyarakat Tanda Cinta Terhadap Syiar Islam

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti iven keagamaan. Menurutnya, kehadiran masyarakat merupakan tanda cinta terhadap syiar Islam.

Hal ini diungkapkan Bupati saat memperingati Haul Akbar Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani dan Haul Jama’ serta HUT Ponpes Al-Baaqiyaatussa’adiyah Ke-19 dan Majelis Ta’lim Al-Hidayah Ke-23 Cabang Tembilahan, Sabtu (21/12/2019) di Lapangan Gajah Mada Tembilahan.






“Terima kasih yang tak terhingga kepada masyarakat Inhil yang sangat antusias mengikuti acara keagamaan seperti ini baik dikota maupun di desa-desa,” kata Bupati dihadapan para Jamaah.

Dalam Haul Akbar 1441 H yang turut dihadiri Wakil Ketua DPRD, Unsur Forkopimda, Alim Ulama, Ketua TP PKK, Hj Zulaikhah Wardan, Tokoh Masyarakat, diungkapkan Bupati, informasi terkait penyelenggaraan kegiatan mesti ditingkatkan lagi.

“Ke depan semoga kegiatan seperti ini lebih ditingkatkan lagi sehingga informasinya sampai kedesa. Karena, kehadiran masyarakat merupakan tanda cintanya masyarakat Inhil akan Syiar Islam dan ini diharapkan untuk dipertahankan,” pungkas Bupati.






Pada kesempatan ini, Bupati juga menekankan agar masyarakat untuk lebih menjaga sikap toleransi antar umat beragama. Menurut Bupati, saling menghormati antar umat beragama akan berdampak positif terhadap persatuan dan kesatuan bangsa.

Selanjutnya, Bupati menyampaikan ucapan selamat atas HUT Ponpes Al-Baaqiyaatussa’adiyah Ke-19 dan Majelis Ta’lim Al-Hidayah Ke-23 Cabang Tembilahan.

Haul Akbar ini diisi dengan tausiyah oleh Penceramah KH Muhammad Idrus Ramli yang merupakan Dewan Pakar Aswaja Centre PWNU Provinsi Jawa Timur.






Dalam tausiyahnya, KH Muhammad Idrus Ramli menyampaikan tentang keberkahan mendo’akan bagi umat Muslim yang sudah meninggal.

“Dengan acara haul hari ini, kita berharap kepada Allah SWT semoga meninggikan derajat kita semuanya dan menjaga lingkungan kita. Terakhir semoga Allah menjaga daerah kita,” jelasnya. (Arb/rl)