Bersama Mahasiswa, Dosen STISIP dan STIE PB Lakukan PKM di Sekolah Cerdas

ARB INdonesia, PEKANBARU – Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu bentuk aktifitas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sebagai insan Akademis, para dosen Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Dan Politik (STISIP) dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Persada Bunda berupaya untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menyelenggarakan kegiatan PKM bertempat di Sekolah Cerdas, Jalan Sukakarya/Kualu Gang Saudara Pekanbaru, Riau.


Hefri Yodiansyah, S.Sos, M.I.Kom selaku ketua dalam PKM ini menyebutkan bahwa subjek pengabdian kali ini yaitu siswa Sekolah Cerdas dari kelas 1 hingga kelas 6 Sekolah Dasar (SD) serta dari Mahasiswa/i. “Pelaksanaan kegiatan PKM ini mengusung tema Manajemen Komunikasi Persuasif Dalam Menggalakkan Hidup Sehat Dan Bersih Sejak Dini dengan beberapa narasumber lainnya yakni, Hari Jummaulana, S.I.Kom M.I.Kom, Nanik Yuzalmi, SE, MM mewakili dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Sartika S.Sos M.I.Kom,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (15/01/2020).







Dikatakan Hefri, Sasaran Kegiatan PKM tersebut membantu anak-anak untuk dapat menggalakkan hidup sehat dan bersih sejak dini. “Kesehatan lingkungan merupakan faktor penting dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, bahkan merupakan salah satu unsur penentu atau diterminan dalam kesejahteraan penduduk. Dimana lingkungan yang sehat sangat dibutuhkan bukan hanya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga untuk kenyamanan hidup dan meningkatkan efiensi kerja dan belajar,” tukasnya.


Ditempat yang sama, Nanik Yuzalmi, SE, MM selaku narasumber dari STIE Persada Bunda mengatakan bahwa setiap individu harus sadar akan perilaku hidup bersih dan sehat terutama anak-anak untuk di ajarkan sejak dini. “Pengabdian Masyarakat dilakukan dengan penekanan pada aspek teoritis maupun praktis, yaitu dengan memberikan sosialisasi sekaligus dengan kegiatan praktik. Aspek praktis ini diharapkan siswa Sekolah Cerdas mampu menjaga agar dapat hidup sehat dan bersih sejak dini khususnya dilingkungan keluarga maupun masyarakat,” pungkasnya.







Pelaksanaan kegiatan masyarakat berlangsung selama setengah hari, yakni 15 Januari 2020 pukul 08.00 hingga 12.00 wib. Dengan beberapa narasumber yakni, Hefri Yodiansyah, S. Sos, M.I.Kom, Hari Jummaulana, S.I.Kom M.I.Kom, Nanik Yuzalmi, SE, MM, dan Sartika S.Sos M.I.Kom serta diikuti oleh beberapa orang mahasiswa/i.


Acara diawali dengan pembacaan doa, berikutnya sambutan dari ketua Pengabdi yaitu Hefri Yodiansyah dan Mulfiani S.Hum selaku penanggung jawab Sekolah Cerdas diwakili oleh Yuli selaku penanggung jawab ke II. Terakhir pemberian sertifikat, kenang-kenangan, snack untuk anak-anak dan guru serta sesi foto bersama. (Rls)




Kodim 0314/Inhil Sosialisasikan Pengolaham Sabut Kelapa

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Setelah dibuka secara resmi sosialisasi pengolahan sabut Kelapa oleh Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal melalui Kasdim 0314/Inhil Mayor Inf Untung Kusmanto, acara sosialisasi dilanjutkan dengan sesi praktek materi oleh penyuluh bapak Luki yang dikenal dengan sebutan Raja Sepet atau raja sabut yang sengaja di datangkan dari Lampung.


Sebelum praktik Kasdim 0314/Inhil Mayor Inf Untung Kusmanto berharap masyarakat agar betul-betul memperhatikan dan menyimak materi yang disampaikan dan di praktekan oleh penyuluh agar dapat bermanfaat dan dapat di tularkan kepada masyarakat lainya.


Raja Sepet mengatakan sabut Kelapa banyak sekali manfaatnya jika kita mau mengolahnya, seperti berguna untuk media tanam, sapu, karung, tali tambang, bahkan berguna untuk menahan abrasi laut atau untuk erosi tanah.







“Salah satunya serabut panjang dari sabut bisa di olah menjadi sapu dan tali tambang. Sedangkan serabut pendeknya bisa di modifikasi menjadi pot dan diolah menjadi bahan untuk membuat kasur,” beber Raja Sepet.


Ia sangat bersemangat sekali dalam menyampaikan materi dan mempraktikannya, karena serabut kelapa akan menjadi primadona di dunia, dikarenakan di Mancanegara Eropa tidak memiliki bahan serabut Kelapa seperti yang di miliki Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).


“Kita bisa menjajah negara lain dari sabut Kelapa ini. Ayo kita kembangkan dan tingkatkan perekonomian kita dengan menggali potensi bahan yang berlimpah dari daerah kita, bergerak jangan malas dan harus tetap berjuang demi kemajuan ekonomi daerah kita,” katanya bersemangat.







Tampak Ia mempraktekkan cara mengolah sabut kelapa tersebut dengan menggunakan mesin. Diketahui satu mesin bisa meraup lima tenaga kerja. Ia juga bercita-cita dapat membudidayakan pohon Vanili dengan media tanam dari sabut di Wilayah Kabupaten Inhil ini.


“saya harap dinas terkait turut mendorong masyarakat agar mau bergerak menjadi indonesia makmur,” ujarnya sambil mempraktekan cara mengolah sabut Kelapa.


Editor Arb




WhatsApp Tetap Jadi Aplikasi Paling Populer di 2019, TikTok Mengejutkan

WhatsApp, Facebook, Messenger, dan Instagram masih menduduki empat dari lima tingkat teratas dalam hal pengunduhan aplikasi. Foto/Ist







ARB INdonesia, JAKARTA – Lembaga riset pasar Sensor Tower baru saja membagikan laporan terbarunya terkait pengunduhan aplikasi sepanjang tahun 2019. Selama 12 bulan terakhir, unduhan tumbuh 9,1% menjadi 114,9 miliar dengan 30,6 miliar di antaranya berasal dari App Store dan 84,3 miliar dari Google PlayStore.


WhatsApp, Facebook, Messenger, dan Instagram masih menduduki empat dari lima tingkat teratas dalam hal pengunduhan aplikasi. Namun yang mengejutkan, TikTok melonjak dari peringkat keempat pada 2018, kini menempati peringkat kedua.Melonjaknya angka unduhan itu disebabkan popularitas TikTok dibeberapa pasar seperti India, Amerika Serikat, dan Brasil, demikian seperti dikutip dari laman GSM Arena, Rabu (15/1/2020).







Kendati demikian, WhatsApp masih mempertahankan posisinya sebagai nomor satu aplikasi. Platform perpesanan instan ini mempunyai jumlah unduhan paling banyak, yakni lebih dari 250 juta.



Selain itu, laporan ini memberikan perhatian khusus pada Q4 (kuartal empat) 2019, yakni antara 1 Oktober dan 31 Desember 2019. Selama periode itu, Call of Duty adalah game yang paling banyak diunduh dengan lebih dari 180 juta unduhan.


Kemudian di posisi kedua ada game Sand Balls dan diikuti Brain Out, PUBG Mobile, dan diperingkat ke lima game dengan unduhan terbanyak ada Garena Free Fire. (*)


loading…




Sumber Sindonews.com
https://autotekno.sindonews.com/read/1497328/207/whatsapp-tetap-jadi-aplikasi-paling-populer-di-2019-tiktok-mengejutkan-1579070704




Mengerikan! Bayi Baru Lahir Tewas Diserang Anjing di Rumah Sakit

Foto: Thinkstock







ARB INdonesia, NEWS DELHI – Mengerikan! Seorang bayi baru lahir telah tewas diserang sekawanan anjing di dalam sebuah ruang operasi di sebuah rumah sakit di India. Atas insiden mengerikan itu, kepolisian telah menutup rumah sakit swasta tersebut dan mendakwa stafnya dengan pembunuhan yang tak disengaja.


Bayi berusia tiga jam itu diserang oleh sekawanan anjing, yang masuk ke rumah sakit melalui jendela, sebelum kerabat mendengar geraman di dalam ruangan pada Senin (13/1) pagi waktu setempat di distrik Farrukhabad, sekitar 180 kilometer dari Lucknow, ibu kota Uttar Pradesh.


Kepolisian menyatakan, bayi baru lahir itu tewas dengan mengalami luka-luka di sekujur tubuh mungilnya. Pihak keluarga bayi tengah menanti laporan postmortem untuk memastikan penyebab kematiannya.







“Keluarga menduga bayi itu ditinggalkan sendirian di dalam ruang operasi dengan jendela terbuka, yang menyebabkan serangan itu,” kata polisi penyidik, Ved Prakash Panday seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (15/1/2020).


“Kami sedang menunggu laporan postmortem sebelum penangkapan bisa dilakukan terkait kematian tersebut,” ujarnya.


Pihak keluarga bayi mengatakan, pihak rumah sakit Akash Ganga Hospital awalnya memberitahu mereka bahwa bayi tersebut lahir dalam keadaan mati. Namun ketika keluarga bayi tidak terima dengan penjelasan tersebut, pihak rumah sakit menawarkan uang untuk menutup mulut mereka.







Otoritas setempat menyatakan bahwa rumah sakit tersebut beroperasi tanpa izin dan akan mendapat penalti karena beroperasi secara ilegal.


India dilaporkan memiliki lebih dari 30 juta ekor anjing yang berkeliaran bebas dan sekitar 20 ribu orang tewas akibat rabies tiap tahunnya, atau hampir 35 persen dari angka kematian global akibat virus rabies pada anjing.



Laporan adanya anjing-anjing yang berkeliaran di rumah sakit merupakan hal yang tak aneh di India. Pekan lalu, anjing-anjing ditemukan tidur di tempat-tempat tidur di sebuah rumah sakit pemerintah, hingga memicu aksi-aksi protes oleh warga setempat. (*)


loading…




Sumber detik.com
https://m.detik.com/news/internasional/d-4859637/mengerikan-bayi-baru-lahir-tewas-diserang-anjing-di-rumah-sakit-india?tag_from=wpm_headline




Prihal Tunda Bayar, Dewan Minta Pemkab Inhil Berikan penjelasan langsung

Ketua Komisi III DPRD Inhil Iwan Taruna didampingi Wakil Ketua Komisi Edy Haryanto Sindrang Saat Memimpin RDP Terkait Kegiatan Tunda Bayar tahun 2019, foto indovizka.com







ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Agar tidak terjadinya simpang siur informasi negatif, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (INHIL)  meminta Pemerindah Daerah berikan penjelasan langsung terhadap pihak terkait soal perkembangan Kegiatan yang mengalami Tunda Bayar (TB).


Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna (IT) kepapada media yang dikutip dari indovizka.com. IT mengatakan akan mendorong Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah untuk mencarikan solusi serta jemput bola untuk menanyakan kepastian ke pemerintah pusat terkait dana transfer yang belum dibayarkan.


“Kita mendorong Bangggar dan TPAD segera mencarikan solusinya dan menanyakan seperti apa kepastian dana transfer dari pusat itu. Inikan yang menjadi penyebab tunda bayar,” kata Iwan Taruna kepada media, Senin, (14/1/2019).







Memang saat ini, TB alias tunda bayar sedang menjadi perbincangan hangat dikalangan pejabat daerah baik dari eksekutif maupun legislatif. Terlebih lagi, dikalangan rekanan (kontraktor) yang memang terkena imbas tunda bayar. 


“Jika dibiarkan tanpa ada upaya penyelesaian, hal ini tentunya berdampak negatif dan menimbulkan asumsi miring yang ditujukan kepada pemerintah terhadap persoalan yang terjadi hampir setiap tahun ini,” tutur politisi muda.



Oleh karenanya, agar simpang siur informasi negatif kepada Pemda tidak semakin meluas, Komisi III juga meminta kepada Pemerintah Daerah agar segera memberikan penjelasan langsung kepada pihak ketiga (rekanan) perihal kenapa terjadi tunda bayar dan sejauh mana usaha pemerintah daerah dalam mengurusi masalah ini.


“Apa saja yang sudah dilakukan Pemda dan sejauh mana progresnya. Ini tentunya harus dijelaskan ke pihak ketiga, karena mereka meminta kepastian kapan uang mereka di bayarkan,” imbuhnya.


Editor Arb




Satpam Dibacok saat Pergoki Perampok, Tiga Jari Putus

Ilustrasi pembacokan







ARB INdonesia, JAKARTA – Hendak menangkap perampok, seorang satpam bernama Muslih (47) dibacok saat memergoki pelaku pencurian sepeda motor di Komplek TNI Angkatan Laut, Jalan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/1).


Dua orang pelaku yang hingga kini masih buron tengah beraksi lewat rekaman kamera Closed Circuit Television. Melihat hal tersebut, lantas korban menghampiri keduanya. Tahu aksiny kepergok, keduamya pun coba kabur.


“Pelaku berusaha melarikan diri dengan menaiki sepeda motor,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (14/1).







Saat coba kabur itu korban menendang salah satu pelaku hingga tersungkur. Hal itu guna menangkap pelaku. Tapi, pelaku lainnya mengambil senjata tajam jenis golok dan membacok korban.


“Oleh korban di tangkis dengan tangan kiri sehingga menyebabkan korban luka 3 jari terputus,” ucapnya.


Korban pun tak berdaya menangkap pelaku lagi. Alhasil, keduanya pun berhasil kabur. Keduanya lari ke arah Pondok Indah, Jakarta Selatan. Hingga kini polisi masih memburu keduanya. (*)


loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/01/14/pergoki-perampok-satpam-dibacok-perampok-tiga-jari-putus/