Sekda Inhil bersama Kepala BPPWR Bahas Peremajaan Jaringan Pipa PDAM Inhil

ARB INdonesia, PEKANBARU – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H. Said Syarifuddin menghadiri ekpsos percepatan penyehatan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri (TI) dan penyediaan air bersih di Kabupaten Inhil di Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Riau (BPPWR), Pekanbaru, Kamis (23/01/2020).


Rombongan expos dari Pemkab Inhil yang dipimpin langsung oleh Sekda Inhil tersebut juga diikuti oleh Kepala dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Inhil, Tengku Edi Eprizal, Direktur PDAM TI, Ir Ahmad Hafiz dan diterima langsung oleh Ichwanul Ihsan Kepala BPPWR.


Sekda Inhil, Said Syarifudin menuturkan yang dipresentasikan menyangkut percepatan penyehatan PDAM TI melalui prog NUWAS (National Urban Water Supply Project) yaitu, Review DED Peremajaan Jaringan Pipa Pdam Kecamatan Tembilahan dan Kecamatan Tembilahan Hulu, Perencanaan Teknis Normalisasi Spam Existing Tembilahan serta Opname dan Evaluasi Teknis Spam PDAM.







“Alhmdulillah, setelah melakukan expos kita mendapatkan bantuan yang dterima 2 jt $ US (25 Milyars) melalui waord bank untuk tahap pertama,” ungkap Sekda Inhil tersebut kepada media ini.


Kegiatan NUWAS melalui program bantuan dana world Bank dan sharing dana daerah akan segera dilaksanakan pada tahun 2020.


Balai sarana dan prasarana Provinsi Riau bersama Sekda Riau, Dinas Cipta Karya Inhil ,PDAM Tirta Indragiri, pihak konsultan telah membahas teknis agar pekerjaan ini dapat ditenderkan sesegara mungkin pada tahun 2020.


“Artinya akan ada pembangunan jembatan intake 2 unit, rumah pompa 1 unit, IPA kapasitas 50 L/d 1 unit, pengadaan pompa di unit boster parit 7, dan peremajaan perpipaan di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu sesuai dengan apa yang telah kita usulkan,” Imbuh Sekda Inhil tersebut. (Media Sakti Grub)




Aparat Tembak Mati Komandan OPM di Papua

Organisasi Papua Merdeka (OPM)







ARB INdonesia, JAYAPURA – Komandan operasi Organisasi Papua Merdeka (OPM) berinisial NM ditembak mati aparat gabungan TNI-Polri di Kampung Nifasi, Pantai Nusi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua.


Pria 35 tahun itu merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang kerap beraksi di wilayah Mepagoo Kodap 29, Intan Jaya.


Selain melumpuhkan NM, tim gabungan TNI-Polri juga mengamankan barang bukti berupa senjata panjang rakitan satu pucuk, handphone satu unit, amunisi kaliber 5,56, KTP, dua buku tabungan Bank Papua, satu buku catatan dan uang sebesar Rp 500 ribu.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menyebutkan, selain memiliki peran yang strategis sebagai pengendali kegiatan KKB di wilayah Intan Jaya, NM juga berperan sebagai penyuplai bahan makanan, senjata dan amunisi untuk kebutuhan KKB di wilayah Intan Jaya.


“NM berada di Kabupaten Nabire dari hasil penyelidikan dalam rangka membeli senjata dan amunisi yang akan dikirim ke Sugapa, Kabupaten Intan Jaya untuk KKB,” ucap Kamal saat dikonfirmasi, Rabu (22/1).







Jenazah NM sudah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Kabupaten Nabire. Sementara barang bukti telah diamankan di Polres Nabire guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.


Penangkapan NM sendiri terjadi pada Senin (20/1) sekitar pukul 04.00 WIT. Tim gabungan TNI-Polri Nabire bergerak menuju Kampung Nifasi Area Pantai Nusi Distrik Makimi Kabupaten Nabire untuk melaksanakan penangkapan terhadap pelaku.


Aparat mengendus NM bersama dua rekannya melintas menggunakan mobil dari Pantai Nusi menuju Nabire, sehingga tim melakukan pengadangan.


Aparat gabungan sempat mengeluarkan tembakan peringatan, namun kedua rekannya berhasil lari ke arah perbukitan. Sedangkan NM sempat melawan hingga dilumpuhkan dan mengenai bagian pinggang.


Identitas NM diketahui dari kartu yang ditemukan bersama sepucuk senjata rakitan beserta dua butir peluru. (*)


loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/01/23/aparat-tembak-mati-komandan-opm-di-papua/




Diduga Sakit Hati Ditagih Utang, Pemuda Ini Bacok Satu Keluarga di Langkat

Foto ilustrasi







ARB INdonesia, LANGKAT – Peristiwa membacokan satu keluarga menghebohkan warga yang berada di Kelurahan Sidomulyo, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut) oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Selasa (21/1/2020) malam.


Dari kejadian ini disebutkan tiga orang terluka akibat bacokan tersebut. “Ketiga korban itu adalah Eliawati (42), beserta anaknya Adona (28) dan cucunya Adinda (7). Mereka dibacok hingga terluka di bagian kepala, tangan dan sekitar dada,” ujar Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Teuku Fathir Mustafa, Rabu (22/1/2020).


Fathir menjelaskan bahwa usai pembacokan tersebut, korban langsung dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan intensif. “Alhamdulillah kondisi korban sehat. Saat ini sedang dalam perawatan di rumah sakit atas luka yang dialaminya,” ungkapnya.


Soal motif pelaku Fathir belum bisa membeberkan. “Nanti setelah pelaku ditangkap kita sampaikan. Kita masih fokus ke pengejaran pelaku. Untuk lengkapnya nanti ya,” ungkapnya.


Dari informasi yang dihimpun, saat itu pukul 20.00 WIB, Eliawati mendengar suara jeritan cucunya dan berkata sakit dari kamar mandi. Lalu saat pintu dibuka, dia melihat pelaku sambil memegang senjata tajam berupa parang lalu sambil berlari menebas parangnya ke arahnya, kemudian dia menggendong cucunya, sambil menjerit meminta pertolongan.



Adona sendiri berada di ruang tamu sedang makan bersama dua anaknya yang lain. Sementara Dinda, sedang mengambil air minum di dapur secara tiba-tiba pelaku menyerang Dinda. “Saya mendengar suara jeritan saya berlari ke arah dapur lalu saya di datangi dan sambil dibacok ke arah kepala dan pinggang. Karena merasa berdarah saya melarikan diri ke arah pasar untuk meminta pertolongan dan anak pertama saya Yunda selamat dari kejadian tersebut dengan cara masuk ke dalam kamar sambil bersembunyi,” ungkapnya.


Pelaku kemudian melarikan diri. Diduga dia adalah bernama Rahul (20) yang sakit hati ditagih utang Rp1 juta oleh keluarga korban.


Keluarga korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Langkat.  (*)


loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://sumut.pojoksatu.id/baca/diduga-sakit-hati-ditagih-utang-pemuda-ini-bacok-satu-keluarga-di-langkat




Pria ini Selamat dari Terkaman Buaya

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Warga Lahang, Kecamatan Gaung, Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Zainuddin menjadi korban gigitan buaya, Rabu (22/1/2020).


Warga Jalan Beringin Jaya tersebut menjadi gigitan buaya saat tengah mencari udang di Desa Terusan Kempas, Kecamatan Gaung.


Kepala Puskesmas Kuala Lahang, Zulfikar kepada Inhiltoday.com menjelaskan bahwa Zainuddin sudah menjalani perawatan oleh tenaga kesehatan Puskesmas.


“Ada 40 jahitan”, jelas Zulfikar.


Ia pun menambahkan, berdasarkan pengakuan Zainuddin, panjang buaya yang menggigitnya itu sepanjang 2 meter.


“Buayanya panjang 2 meter. Yang bersangkutan sudah kita berikan pengobatan dan kondisinya sudah stabil,” terang Zulfikar.
(Ayu Media Sakti Grub)




Mutasi Pejabat di Lingkungan Pemkab Inhil, ini Kata Sekda

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Desas-desus mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) semakin hari kian nyaring terdengar, baik dikalangan elit maupun non elit.


Menanggapai hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H. Said Syarifuddin ketika dikonfirmasi membenarkan soal desas-desus adanya pergantian mutasi jabatan dilingkungan Pemkab Inhil.


“Dalam waktu dekat ini, khusus penjabat Esolon II”, kata Sekda,  Rabu (22/1/2020).


Namun, Sekda tidak menyebutkan kapan waktu pergantian pejabat Eselon II tersebut akan dilaksanakan oleh Pemkab Inhil.


Selain itu H. Said Syarifuddin juga menyampaikan mutasi pejabat tersebut merupakan suatu kewajiban Pemkab Inhil untuk melaksanakannya.


“memang menjadi kewajibkan dan tugas kita sebagai pemerintah daerah,” imbuhnya.  Arb




Home Industri Limbah Sabut Kelapa Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pilot Project Pengolahan Sabut Kelapa dan Budidaya Vanili milik Kodim 0314/Inhil merupakan suatu usaha mikro yang mampu menghasilkan karya bernilai ekonomis dan terjangkau.


Bersamaan dengan silaturahmi, Dandim Letkol Inf Imir Faishal memperkenalkan Home Industri tentang Pengolahan limbah sabut kelapa kepada Forum Komunikasi Wartawan Inhil (FKWI). tak hanya itu hadir juga Sekretaris Kesbangpol Marlis Syarif, Kabid Disbund Sutarno Wandoyo dan teman-teman Pers lain untuk menyaksikan proses nya.


Ketua FKWI Deby Candra menyampaikan Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pimpinan Kodim 0314/Inhil yang berhasil menciptakan suatu gagasan luar biasa tersebut.


“Hasil dari gagasan Makodim 0314/Inhil ini sangat luar biasa, tak disangka bernilai ekonomis yang tinggi,” ungkap nya kepada Dandim


Dalam kesempatan itu juga Letkol Imir Faishal selaku Komandan nomor 1 di Kemiliteran Inhil menunjukan beberapa Hasilnya.


“Yang kita produksi ini ada Tali tambang, Jaring Anyaman Serat Sabut, Pot Bunga Besar dan Kecil, Sapu Ijok, dan Tali Pintal Panjang,” ujarnya


Selain itu Dandim mengatakan gagasan ini akan diteruskan sampai ke Desa-desa dan berharap dilirik sama pemerintah.


“Kita Berharap BUMDES atau BUMD bisa menyisihkan sedikit anggaran untuk pengolahan Home Industri Sabut dan tenaga kerjanya juga dari masyarakat sekitar, tujuan nya agar terbantukan, soal skil kita akan sosialisasikan,” ungkap nya. Arb