Dua Pangkalan Militer AS di Irak Dirudal Iran, Pembalasan Dimulai

Garda Revolusi Iran menembakkan rudal saat latihan perang di tenggara Teheran, 2006. Foto/REUTERS/Fars News







ARB INdonesia, BAGHDAD – Iran mulai meluncurkan serangan rudal terhadap pasukan pimpinan Amerika Serikat (AS) di Irak pada Rabu (8/1) dini hari. Aksi itu hanya beberapa jam setelah pemakaman komandan Iran Qassem Soleimani yang tewas akibat serbuan drone AS.


“Teheran menembakkan lebih dari 12 rudal balistik dari wilayah Iran terhadap dua pangkalan militer di Irak yang menampung personil pasukan koalisi AS,” ungkap pernyataan militer AS mengonfirmasi serangan Iran tersebut.


Garda Revolusi Iran mengonfirmasi mereka menembakkan sejumlah roket sebagai pembalasan atas pembunuhan Soleimani pekan lalu.


“Kami bekerja pada penilaian kerusakan pertempuran awal,” papar juru bicara Pentagon Jonathan Hoffman yang menambahkan pangkalan yang ditargetkan adalah pangkalan udara al-Asad dan pangkalan di Erbil, Irak.



“Presiden AS Donald Trump telah mendapat laporan tentang serangan itu dan memantau situasi,” ujar juru bicara Gedung Putih Stephanie Grisham.


Grisham menambahkan, “Kami mengetahui laporan serangan pada fasilitas AS di Irak. Presiden telah diberitahu dan memantau situasi dari dekat dan berkonsultasi dengan tim keamanan nasionalnya.”


Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Mark Esper menyatakan Washington harus mengantisipasi pembalasan dari Iran atas pembunuhan terhadap komandan Pasukan Quds tersebut.


“Saya pikir kita harus memperkirakan bahwa mereka akan membalas dengan beberapa cara dan bentuk,” ujar Esper saat konferensi pers di Pentagon.


Esper menyatakan pembalasan itu dapat melalui kelompok aliansi Iran atau kaki tangannya. “Kami bersiap untuk setiap kemungkinan. Dan kemudian kami akan merespon dengan tepat pada apapun yang mereka lakukan,” papar dia, dilansir Reuters.


Bursa saham di Asia merosot tajam seiring kabar serangan roket itu. Surga investor termasuk yen Jepang dan emas menguat. (*)


loading…




Sumber Sindonews.com
https://international.sindonews.com/read/1490425/43/dua-pangkalan-militer-as-di-irak-dirudal-iran-pembalasan-dimulai-1578447892




Balas Dendam Iran Dimulai, Pangkalan AS di Irak Dibombardir

Sebuah rudal diluncurkan dari Iran dengan target Pangkalan Udara Ayun Al-Assad di Irak yang digunakan militer Amerika Serikat. Foto/Twitter @FarsNewsAgency







ARB INdonesia, BAGHDAD – Pangkalan Udara Ayun al-Assad di Irak barat yang digunakan militer Amerika Serikat (AS) dibombardir dengan puluhan roket dan rudal balistik, Rabu (8/1/2020). Kantor berita Iran, Fars, melaporkan serangan ini awal dari balas dendam Teheran atas kematian Jenderal Qassem Soleimani.


Sejumlah sumber militer Irak mengatakan banyak roket telah ditembakkan ke Pangkalan Udara Ayn al-Asad. Menurut laporan awal dari jurnalis Voice of America (VoA), Carla Babb, serangan roket masih berlangsung hingga saat ini.


“Pangkalan Al-Assad sedang dihantam sekarang dengan tembakan tidak langsung, putaran (tembakan) masih masuk, sekitar 30 (roket) sejauh ini,” tulis Babb di Twitter mengutip sumber militer.



Kantor berita Fars dalam laporan singkat yang di-posting di media sosial menyebutkan rudal balistik Iran ditembakkan ke pangkalan AS.


“Awal dari balas dendam Iran, pembalasan (terhadap) AS,” tulis media tersebut dengan menayangkan video peluncuran beberapa rudal ke pangkalan udara AS.


Sementara itu, sumber militer AS yang berbicara dalam kondisi anonim kepada Fox News mengatakan serangan rudal datang dari Iran. “Ini adalah rudal jelajah atau rudal balistik jarak dekat,” katanya.


Para pejabat AS belum mengomentari perihal kemungkinan jumlah tentara Amerika yang terluka atau pun terbunuh dalam serangan pagi ini. (*)


loading…




Sumber Sindonews.com
https://international.sindonews.com/read/1490356/43/balas-dendam-iran-dimulai-pangkalan-as-di-irak-dibombardir-1578441021




Malam Perayaan Natal Oikoumene di Kabupaten Inhil Berlangsung Meriah

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR –   Malam puncak Perayaan Natal ‘Oikoumene’ bersama unsur TNI, POLRI, ASN dan Masyarakat Kristiani Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Jalan Pekan Arba Tembilahan berlangsung meriah, Selasa (7/1/2020) malam.


Dengan berbagai Kesenian-kesenian yang ditampilkan dalam acara tersebut, ditambah dengan ratusan warna-warni pakaian adat yang dikenakan oleh setiap tamu undangan yang hadir dari berbagai daerah se Kabupaten Inhil, membuat suasana perayaan natal malam ini semakin terlihat megah.


Tak hanya itu, kemeriahan itu juga ditambah dengan langsung hadirnya orang nomor satu di Kabupaten Inhil HM Wardan, Kasdim 0314/Inhil, Kapolres Inhil, dan unsur Forkopimda lainnya serta Tokoh masyarakat.


Dalam sambutan Bupati Inhil, HM Wardan mengatakan melalui perayaan Natal yang diselenggarakan setiap tahun ini, semoga membawa semangat dan harapan baru bagi seluruh jema’at kristiani kedepannya.


“Sesuai dengan tema yang diangkat Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang,” imbuh HM Wardan dalam sambutannya pada malam puncak perayaan Natal Oikuemene.



Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat Kabupaten Inhil berasama mensukseskan program dan kegiatan pemerintah kedepan demi membawa Inhil menjadi negeri yang bermarwah dan bermartabat.


“Melalui perayaan Natal Oikumene ini,  saya menghimbau kepada masyarakat untuk saling menjaga persatuan dan kebersamaan untuk  Inhil yang lebih maju,” imbuh HM Wardan.


Melalui pemberitaan sebelumnya, Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan, SIK berharap kegiatan perayaan Natal Bersama antara TNI, POLRI, ASN dan Masyarakat Inhil semakin mempererat kebersamaan dalam keberagaman masyarakat di Kabupaten Inhil.


“Menjalin silaturahmi dari berbagai elemen masyarakat dari berbagai kalangan dari gereja,” tutur Kapolres.







Sementara itu, dalam sambutan Ketua panitia pelaksana perayaan Natal Oikumene Kabupaten Inhil tahun 2019, Hariono Dipl menuturkan apresiasinya yang besar kepada semua pihak yang sudah memberi dukungan.


“terimakasih dukungan nya kepada semua pihak yang sudah membantu atas terselenggaranya perayaan ini,” ungkap nya.


Lanjut, ia menyampaikan rasa bangganya kepada Pemerintah Kabupaten Inhil dan seluruh undangan yang bersedia hadir.


“kepada semua undangan, baik dari pemerintah ataupun seluruh etnis. Sekali lagi Terimakasih atas kehadiran nya,” tutupnya.


Reporter Arbain




Dinilai Belum Ada Yang Layak Gantikan Sekda Inhil, Maryanto : Harusnya Masalah Masyarakat Diselesaikan Bukan Itu yang Diurus

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Maryanto menilai hingga saat ini belum ada yang layak menggantikan posisi H Said Syarifuddin sebagia Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil.


Pernyataan tersebut diungkapkan Politisi senior Partai PDIP Kabupaten Inhil ketika diwawancarai wartawan melalui sambungan selulernya, Selasa (7/1/2020).


Dikatakan Maryanto, untuk menjabat sebagai Sekda itu harus memenuhi persyaratan seperti minimal pernah menjadi kepala dinas beberapa kali terutama sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda).


Baca juga :



Maryanto mencontohkan, Sekda sebelumnya Alimuddin, dan Sekda terdahulu pernah menjabat sebagai Kepala Bappeda Inhil, termasuk juga Sekda Said Syarifuddin sekarang ini.


“Karena yang diurus itu sebagai ketua TAPD. Jadi Pergantian Sekda itu bukan soal suka tidak suka. Boleh dilanggar tapi tunggu kehancuran. Karena bagaimana bisa memberikan kemajuan kalau tidak paham,” tegasnya.


Maryanto yang sudah beberapa periode menjadi anggota DPRD Inhil itu meminta Bupati seharunya mengurus menyelesaikan persoalan masyarakat seperti para korban kebakaran di Pasar Tembilahan lalu.


“Itu yang diurus. Kesian masyarakat yang tempat terbakar tidak punya tempat untuk berusaha karena izin IMB belum keluar,”pungkasnya.


Reporter Arbain




Alasan Bakamla Tak Mau Asal Tangkap Kapal China di Perairan Natuna

Pasukan Gabungan TNI Jaga Natuna. ©2020 Instagram PUSPEN TNI







ARB INdonesia, JAKARTA – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menegaskan tidak akan ada negosiasi dengan China terkait masuknya kapal mereka ke perairan Natuna, Kepulauan Riau. Akan tetapi, Bakamla tak ingin pula membuat China malu karena dipukul mundur.


“Kami tidak akan menegosiasi garis batas negara. Tapi begini, kita jangan membuat mereka malu mundur. Makanya kemarin saya sampaikan kita harus ngerti perilakunya,” kata Kepala Badan Keamanan Laut (Kabakamla) Laksdya Achmad Taufiqoerrochman, usai Rakorsus Pengamanan Laut di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (7/1).


Taufiq menjelaskan, China memiliki masalah dalam negeri di masa lalu pada 1947. Di mana China Taiwan menjadi pihak yang mengusulkan nine dash line. Namun, China sekarang begitu saja melepaskan klaim atas Natuna, sehingga seperti mempermalukan diri sendiri.


“Tahun 1947 oleh China Taiwan, kalau sekarang China menarik itu masalahnya ‘ternyata loe lebih lemah dari Taiwan’. Itu mana mungkin kan? Taiwan harus independen bagaimana selalu bekerjasama dengan menlu tidak ada yang dipermalukan. Kita tidak dalam keadaan konflik, tidak ada eskalasi untuk perang. Bakamla ini institusi operasional yang akan selalu bekerja berdasarkan aturan pelibatan,” katanya.



Oleh karena itu, Taufiq menilai butuh langkah strategis dalam menyelesaikan konflik ini dengan jalur diplomasi pemerintah.


“Diplomasi tanpa kekuatan juga tak bagus. Kekuatan tanpa diplomasi juga tak jelas. Makanya bagaimana kita memanage itu. Makanya saya selalu tiap pagi laporan ke Menlu, situasi begini. Beliau yang akan menganalisis,” tegasnya.


“Dalam hal ini Presiden, ke satuan operasional. Nah semangatnya adalah mencegah terjadinya konflik. Makanya beliau bilang tak ada kompromi masalah kedaulatan di sana. Tak ada diskusi. Tetapi lakukan tindakan terukur. Nah terukur ini jangan terjadi miss kalkulasi, yang akan menjadi eskalasi tak ada kendali, yang justru akan menggangu hubungan baik kedua negara,” jelasnya.


Oleh sebab itu, Taufiq tak ingin asal melakukan penangkapan terhadap warga China yang berada di Natuna. Namun, masih menunggu hasil yang pasti atas sengketa ini.


“Jadi begini, walaupun secara formal kita tak melakukan itu, tapi faktanya dia punya klaim di situ dan beririsan dengan kita. Jadi kalau sekarang gini kira-kira, kemungkinan orang China nih, kita bilang China melanggar itu kan. Orang China bilang Indonesia yang melanggar di situ. Kira-kira begitu,” pungkasnya. (*)


loading…




Sumber merdeka.com
https://m.merdeka.com/peristiwa/alasan-bakamla-tak-mau-asal-tangkap-kapal-china-di-perairan-natuna.html




Pengurus Pusat Himbau Seluruh Pengurs LBDH Terus Jalin Silaturahmi Kepada Masyarakat

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Guna memajukan Paguyuban Banjar, Pengurus Pusat Markas Besar Laskar Banjar Dalas Hangit (MABES LBDH) mengimbau kepada seluruh Pengurus LBDH yang ada agar terus mejalin komunikasi dan meningkatkan tali silaturahmi antar masyarakat.


Dikatakannya LBDH merupakan ujung tombak dari paguyuban banjar yang bergerak dibidang sosial budaya dan kesukuan khususnya suku banjar.


“Pengurus LBDH yang ada di Inhil maupun di Provinsi lainnya agar terus meningkatkan komunikasi serta memperkuat silaturahmi antar sesama,”ujar Ketua Umum Panglima Tinggi LBDH AKP (Purn) Suhaimi Syam, selasa,(7/1/2020).


Selanjutnya, pria berkumis yang akrab disapa Abah Pangti ini berharap
Pada tahun 2020 ini ia pun menargetkan agar pengurusan LBDH terus meluas baik tingkat Provinsi,Kabupaten Maupun Kecamatan.



” Kita berharap LBDH agar brakatan(bersatu=red) melakukan kosolidasi kesetiap penjuru daerah agar memperkuat serta memperluas organisasi paguyuban LBDH ini,”ujarnya.


“Mari kita saling barakatan dan mempererat silaturrahmi, karena siapa kita? LBDH. Jangan koler, yes… yes…,” katanya dengan penuh semangat.


Senada dengan itu, Bendahara umum MABES LBDH menuturkan pada tahun ini akan memperluas jaringan organisasi untuk merangkul LBDH yang ada di setiap wilayah provinsi seperti yang telah ada untuk memperkuat Paguyuban Laskar Banjar Dalas Hangit (LBDH).


“Ini semua akan terbentuk apabila kita bersatu,bahu membahu agar terlaksana,maka dari itu ini merupakan Pekerjaan Rumah(PR) yang harus dilaksanakan bersama,”pungkas Bendum MABES LBDH Daman Arsa Nova. (rl-arl)