Keluarga Saidi Dapat Bantuan Rumah Layak Huni dan Listrik Gratis

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Setelah selesai melakukan pembangunan rumah layak huni pada Keluarga Saidi, Organisasi Masyaraat (Ormas) Masyarakat Peduli Inhil (MPI) dan laskar Banjar Dlas Hangit (LBDH)  lanjutkan dengan pemasangan aliran listrik.


Ketua MPI, Loly Andriawan mengatakan Pemasangan listrik pada pembangunan rumah layak huni MPI & LBDH sudah dialirkan, hanya tinggal menunggu aktivasi meterannya saja.







“InsyaAllah hari senin lampunya sdh bisa hidup dan digunakan,” Minggu (12/01/2020), imbuh Loly.


Selain itu, Loly Juga mengucapkan  Terimakasih kepada Manager PLN ULP Tembilahan pak Afrizal, atas bantuan pemasangan listrik Gratis di Rumah Layak Huni Pak Saidi.


“Semoga Allah membalasnya dengan berlimpah kebaikan dan keberkahan,” tutupnya. (arb)





Kapal Kargo Tujuan Pontianak Tenggelam di Belitung

Ilustrasi Kapal Tenggelam. ©2015 Merdeka.com







ARB INdonesia, BANGKA BELITUNG – Kapal Kargo KM EL No.2 yang berlayar dari pelabuhan Sunda Kelapa ke Pontianak tenggelam di wilayah perairan Pulau Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Diduga, cuaca sedang buruk saat peristiwa terjadi.


“Kapal tenggelam di perairan timur laut Seliu atau di sekitar Pulau Mendulu dikarenakan cuaca buruk,” kata Petugas Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli, KSOP Kelas IV Tanjung Pandan, Fadli, di Tanjung Pandan. Demikian dikutip dari Antara, Minggu (12/1).


KM EL No.2 yang bermuatan bahan bangunan seperti semen, besi dan barang lainnya tenggelam di posisi koordinat 03°03’079″S- 107 28’043″ E dengan sebagian kapal masih dalam kondisi mengapung.







Fadli menambahkan, kapal berangkat dari pelabuhan Sunda Kelapa pada Kamis (9/1) pukul 07.55 WIB. Namun dalam perjalanan, kapal tersebut dihantam cuaca buruk dengan ketinggian gelombang mencapai 2,5 – 3 meter.


“Kapal tersebut diperkirakan bocor di haluan karena posisi tenggelamnya menungging, apalagi muatan semen, besi dan material lainnya, jadi berat dan cepat tenggelam,” ujarnya.


Fadli menambahkan, pada pukul 03.00 WIB atau Ahad pagi kapal tenggelam karena diduga mengalami kebocoran sehingga 14 ABK sempat mengapung di perairan.







Kemudian pada pukul 05.00 WIB ke 14 ABK berhasil dievakuasi oleh kapal KM Tetap Jaya yang melintasi wilayah perairan tersebut kemudian di bawa menuju pelabuhan Tanjung Pandan.


“Alhamdulillah pada pukul 09.00 WIB mereka tiba di pelabuhan Tanjung Pandan setelah berhasil dievakuasi semuanya dalam kondisi selamat,” katanya. (*)


loading…




Sumber merdeka.com
https://m.merdeka.com/peristiwa/kapal-kargo-tujuan-pontianak-tenggelam-di-belitung.html





Maaf Ya, Jokowi Hadir ke Natuna Bukan untuk Gertak China, tapi Demi Nelayan Indonesia

Presiden Jokowi di atas KRI Usman Harun 359 yang sandar di Pangkalan Angkatan Laut Terpadu Selat Lampa, Natuna. Foto BPMI Setpres







ARB INdonesia, JAKARTA – Kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Natuna beberapa hari lalu membawa pesan bagi publik Indonesia, bukan pemerintah China.


Hal itu berbeda dengan rapat yang dilakukan oleh Jokowi di atas KRI di perairan Natuna pada 2016 yang pesannya ditujukan kepada pemerintah China.


Demikian yang dikatakan oleh Gurubesar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana dalam diskusi “Pantang Keok Hadapi Tiongkok” di Upnormal Coffee, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Minggu (12/1).







Menurutnya, pesan kehadiran Jokowi dan rombongan di Natuna kemarin justru ditujukan untuk masyarakat Indonesia.


“Presiden secara sengaja mengatakan tidak ada pelanggaran terhadap kedaulatan, melainkan hak berdaulat di ZEE,” tutur Hikmahanto.


Hal itu dibutuhkan karena beberapa waktu terakhir masyarakat Indonesia memiliki kesalahan pandangan di mana pelanggaran dianggap terjadi di kedaulatan.







Bahkan banyak di antara masyakarat Indonesia yang mendorong pemerintah untuk mengerahkan militer yang bilamana dilakukan justru akan menyalahi aturan.


Menimpali Hikmahanto, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengatakan kehadiran Jokowi merupakan pesan untuk rakyat Indonesia, khususnya nelayan. Bahwa pemerintah menjamin perlindungan dari nelayan Indonesia.


“Kehadiran presiden memberikan kepastian jaminan perlindungan bagi nelayan Indonesia,” ujar Ali. (*)


loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/01/12/maaf-ya-jokowi-hadir-ke-natuna-bukan-untuk-gertak-china-tapi-demi-nelayan-indonesia/





Awalnya Dikira Tertidur, Tamjudin Ditemukan Sudah Tak Bernyawa di Atas Becak Miliknya

Foto: Seorang tukang becak di Tembilahan di temukan meninggal dunia


ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Seorang tukang becak ditemukan meninggal dunia di atas becak miliknya, Minggu (12/1/2020) siang di Jalan Jenderal Sudirman, Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau. Saat ditemukan, kondisi jenazah tukang becak itu telah kaku.







Sejumlah warga dan pengendara sempat dihebohkan dengan penemuan tukang becak yang meninggal dunia di atas becak miliknya. Tukang becak tersebut diketahui bernama Tamjudin (64), Warga Jalan Prof. M Yamin, Gang Sempurna, Tembilahan.



Kapolsek KSKP, Ipda Ridwan SH mengungkapkan, awalnya, seorang saksi bernama Suryadi (34) mengira Tamjudin sedang tertidur di atas becak. Namun, Suryadi melihat kejanggalan dengan posisi tidur Tamjudin yang menyamping hingga hampir terjatuh ke aspal jalan.







“Curiga tukang becak tersebut telah meninggal dunia, kemudian Suryadi bersama saksi lainnya yang bernama Hermanto melaporkan kejadian tersebut kepada Piket Mapolsek Kawasan Pelabuhan,” tutur Ipda Ridwan.


Mengetahui bahwa tukang becak telah meninggal dunia, diungkapkan Ipda Ridwan, Piket Polsek Kawasan Pelabuhan bersama Piket SPKT Polres Inhil langsung membawa korban ke Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan pemeriksaan oleh pihak medis.







“Dari hasil Pemeriksaan oleh pihak medis tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan. Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” jelas Ipda Ridwan.


Menurut Ipda Ridwan, berdasarkan keterangan anak kandung korban, yakni Arman Jaya, sang Ayah, Tamjudin memang memiliki riwayat penyakit darah tinggi. (rls)





Pria di Karawang Dibakar Mantan Pacar

LL mendapat perawatan setelah dibakar mantan pacarnya. Foto: Radar Karawang







ARB INdonesia, KARAWANG – Niat LL (26) untuk bertemu wanita malah berujung petaka. Warga Dusun Selang II RT 14/04 Desa Ciwaringin, Kecamatan Lemahabang Wadas, Karawang, Jawa Barat, itu dibakar mantan pacarnya, NA (26), beserta dua orang lelaki MRR (25) dan MH (24).


LL pun harus mendapat perawatan di RS Karya Husada akibat luka bakar di kepala dan sebagian tubuhnya.


Kejadian ini bermula saat LL memaksa NA berhubungan intim di Hotel Pondok Ratu Jomin. Namun NA tak mau meladeninya. Kemudian LL mengancam akan menyebarkan video asusilanya bersama NA jika tak mau melayani.







Kesal dengan LL, NA kemudian datang ke Hotel Pondok Ratu bersama dua orang rekan lelakinya. Sesampainya di lokasi, NA dan kedua rekannya langsung melakukan pengeroyokan disertai kekerasan dengan cara menyiram bensin dan membakar LL, Rabu (8/1).


Berawal dari rekaman CCTV Hotel Pondok Ratu, tak berserang lama polisi berhasil menangkap pelaku NA. Kemudian Kamis (9/1) dini hari pelaku lainnya juga ikut ditangkap saat bersembunyi di Hotel Reddorz di Jalan Raya Tamelang, Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari.


“Anggota Reskrim (Resmob) Polres Karawang beserta anggota Reskrim Polsek Kotabaru melakukan penagkapan para pelaku tindak pidana pengeroyokan disertai kekerasan dengan cara menyiram dan membakar menggunakan bensin yang terjadi pada hari Rabu (8/1) sekitar pukul 11.00 WIB di Hotel Pondok Ratu,” kata Kanit Reskrim Polsek Kotabaru Aipda Sarin Burhanudin kepada Radar Karawang.







Dia menjelaskan, penangkapan tersebut berawal dari pengecekan rekaman CCTV Hotel Pondok Ratu. NA pelaku yang terlebih dulu ditangkap karena sudah terakam CCTV.


“Anggota Resmob Polres Karawang beserta anggota Reskrim Polsek Kotabaru langsung mendatangi tempat persembunyian pelaku dan menangkap para pelaku,” terangnya.


Dari tangan pelaku, tambah Sarin, diamankan barang bukti dua unit sepeda motor, tiga buah handphone, kartu ATM BCA, korek api dan plastik bening sisa bensin. “Kami sudah mengamankan pelaku dan barang bukti ke Polres Karawang,” tuturnya.







Kejadian ini, lanjutnya, disebakan karena pelaku kesal dengan ulah korban yang akan meyebarkan video mesum korban dan pelaku. Awalnya, korban ingin melakukan hubungan intim dan memaksa pelaku untuk melayaninya. Jika tidak mau dan tidak datang ke Hotel Pondok Ratu akan menyebarkan video asusilanya.


“Pelaku wanita kesal dan datang ke lokasi dengan mengajak dua teman prianya. Pada saat itu juga, langsung mengeroyok pelaku dan menyiram dengan bensin, setelah itu langsung dibakar,” katanya. (*)


loading…




Sumber jpnn.com
https://m.jpnn.com/news/pria-di-karawang-dibakar-mantan-pacar?page=2





Gabung ke Persija, Evan Dimas : Alhamdulillah Terwujud

Bintang Timnas Indonesia di Piala AFF U-18 tahun 2017, Evan Dimas Darmono.







ARB INdonesia, JAKARTA – Evan Dimas resmi bergabung dengan Persija Jakarta untuk musim 2020. Ia dikontrak satu musim dengan opsi perpanjangan tiga tahun.


Evan Dimas mengaku, dirinya memang sudah lama ingin membela klub besar di Indonesia.


“Ketika bermain, kadang saya berpikir kapan bisa bermain di tim besar. Alhamdulillah hari ini terwujud,” katanya.


Menurut gelandang yang membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 itu, tantangan saat bermain di klub ternama seperti Persija menjadi motivasi dirinya untuk mengembangkan kemampuan menjadi lebih baik.







Pemain asal Surabaya, Jawa Timur, itu pun berharap dukungan dari kelompok suporter Persija The Jakmania kepada dirinya.


“Saya berharap bisa dianggap sebagai keluarga baru. Semoga The Jakmania dapat mendukung tim dan saya. Kita akan berjuang bersama-sama, saling mendukung untuk kesuksesan Persija,” tambahnya.


Diketahui, Evan, yang sebelumnya memperkuat Barito Putera, mendapatkan nomor punggung empat di skuat Macan Kemayoran.


Kedatangan Evan membuat Persija, menambah daftar pemain yang direkrut. Sebelumnya ada Alfath Faathier, Otavio Dutra dan Muhammad Rafli Mursalim. (ant/jpnn/pojoksatu)


loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/bola/nasional/2020/01/12/gabung-persija-jakarta-evan-dimas-alhamdulillah-terwujud/