Mengerikan! Bayi Baru Lahir Tewas Diserang Anjing di Rumah Sakit

Foto: Thinkstock







ARB INdonesia, NEWS DELHI – Mengerikan! Seorang bayi baru lahir telah tewas diserang sekawanan anjing di dalam sebuah ruang operasi di sebuah rumah sakit di India. Atas insiden mengerikan itu, kepolisian telah menutup rumah sakit swasta tersebut dan mendakwa stafnya dengan pembunuhan yang tak disengaja.


Bayi berusia tiga jam itu diserang oleh sekawanan anjing, yang masuk ke rumah sakit melalui jendela, sebelum kerabat mendengar geraman di dalam ruangan pada Senin (13/1) pagi waktu setempat di distrik Farrukhabad, sekitar 180 kilometer dari Lucknow, ibu kota Uttar Pradesh.


Kepolisian menyatakan, bayi baru lahir itu tewas dengan mengalami luka-luka di sekujur tubuh mungilnya. Pihak keluarga bayi tengah menanti laporan postmortem untuk memastikan penyebab kematiannya.







“Keluarga menduga bayi itu ditinggalkan sendirian di dalam ruang operasi dengan jendela terbuka, yang menyebabkan serangan itu,” kata polisi penyidik, Ved Prakash Panday seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (15/1/2020).


“Kami sedang menunggu laporan postmortem sebelum penangkapan bisa dilakukan terkait kematian tersebut,” ujarnya.


Pihak keluarga bayi mengatakan, pihak rumah sakit Akash Ganga Hospital awalnya memberitahu mereka bahwa bayi tersebut lahir dalam keadaan mati. Namun ketika keluarga bayi tidak terima dengan penjelasan tersebut, pihak rumah sakit menawarkan uang untuk menutup mulut mereka.







Otoritas setempat menyatakan bahwa rumah sakit tersebut beroperasi tanpa izin dan akan mendapat penalti karena beroperasi secara ilegal.


India dilaporkan memiliki lebih dari 30 juta ekor anjing yang berkeliaran bebas dan sekitar 20 ribu orang tewas akibat rabies tiap tahunnya, atau hampir 35 persen dari angka kematian global akibat virus rabies pada anjing.



Laporan adanya anjing-anjing yang berkeliaran di rumah sakit merupakan hal yang tak aneh di India. Pekan lalu, anjing-anjing ditemukan tidur di tempat-tempat tidur di sebuah rumah sakit pemerintah, hingga memicu aksi-aksi protes oleh warga setempat. (*)


loading…




Sumber detik.com
https://m.detik.com/news/internasional/d-4859637/mengerikan-bayi-baru-lahir-tewas-diserang-anjing-di-rumah-sakit-india?tag_from=wpm_headline




Prihal Tunda Bayar, Dewan Minta Pemkab Inhil Berikan penjelasan langsung

Ketua Komisi III DPRD Inhil Iwan Taruna didampingi Wakil Ketua Komisi Edy Haryanto Sindrang Saat Memimpin RDP Terkait Kegiatan Tunda Bayar tahun 2019, foto indovizka.com







ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Agar tidak terjadinya simpang siur informasi negatif, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (INHIL)  meminta Pemerindah Daerah berikan penjelasan langsung terhadap pihak terkait soal perkembangan Kegiatan yang mengalami Tunda Bayar (TB).


Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna (IT) kepapada media yang dikutip dari indovizka.com. IT mengatakan akan mendorong Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah untuk mencarikan solusi serta jemput bola untuk menanyakan kepastian ke pemerintah pusat terkait dana transfer yang belum dibayarkan.


“Kita mendorong Bangggar dan TPAD segera mencarikan solusinya dan menanyakan seperti apa kepastian dana transfer dari pusat itu. Inikan yang menjadi penyebab tunda bayar,” kata Iwan Taruna kepada media, Senin, (14/1/2019).







Memang saat ini, TB alias tunda bayar sedang menjadi perbincangan hangat dikalangan pejabat daerah baik dari eksekutif maupun legislatif. Terlebih lagi, dikalangan rekanan (kontraktor) yang memang terkena imbas tunda bayar. 


“Jika dibiarkan tanpa ada upaya penyelesaian, hal ini tentunya berdampak negatif dan menimbulkan asumsi miring yang ditujukan kepada pemerintah terhadap persoalan yang terjadi hampir setiap tahun ini,” tutur politisi muda.



Oleh karenanya, agar simpang siur informasi negatif kepada Pemda tidak semakin meluas, Komisi III juga meminta kepada Pemerintah Daerah agar segera memberikan penjelasan langsung kepada pihak ketiga (rekanan) perihal kenapa terjadi tunda bayar dan sejauh mana usaha pemerintah daerah dalam mengurusi masalah ini.


“Apa saja yang sudah dilakukan Pemda dan sejauh mana progresnya. Ini tentunya harus dijelaskan ke pihak ketiga, karena mereka meminta kepastian kapan uang mereka di bayarkan,” imbuhnya.


Editor Arb




Satpam Dibacok saat Pergoki Perampok, Tiga Jari Putus

Ilustrasi pembacokan







ARB INdonesia, JAKARTA – Hendak menangkap perampok, seorang satpam bernama Muslih (47) dibacok saat memergoki pelaku pencurian sepeda motor di Komplek TNI Angkatan Laut, Jalan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/1).


Dua orang pelaku yang hingga kini masih buron tengah beraksi lewat rekaman kamera Closed Circuit Television. Melihat hal tersebut, lantas korban menghampiri keduanya. Tahu aksiny kepergok, keduamya pun coba kabur.


“Pelaku berusaha melarikan diri dengan menaiki sepeda motor,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (14/1).







Saat coba kabur itu korban menendang salah satu pelaku hingga tersungkur. Hal itu guna menangkap pelaku. Tapi, pelaku lainnya mengambil senjata tajam jenis golok dan membacok korban.


“Oleh korban di tangkis dengan tangan kiri sehingga menyebabkan korban luka 3 jari terputus,” ucapnya.


Korban pun tak berdaya menangkap pelaku lagi. Alhasil, keduanya pun berhasil kabur. Keduanya lari ke arah Pondok Indah, Jakarta Selatan. Hingga kini polisi masih memburu keduanya. (*)


loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/01/14/pergoki-perampok-satpam-dibacok-perampok-tiga-jari-putus/





Kelarifikasi Pemberitaan yang berjudul "Istri Yang Bersetubuh Di Samping Suami Yang Tidur, Akhirnya Tewas"

ARB INdonesia, KELARIFIKASI – Sebagai klarifikasi atas dan jika terjadinya kekeliruan pada pemberitaan sebelumnya, Senin (13/1/2020) yang berjudul  “Istri Yang Bersetubuh Di Samping Suami Yang Tidur, Akhirnya Tewas” yang diterbitkan oleh arbindonesia.com,  yang bersumber suara.com  dengan link : https://www.suara.com/news/2020/01/13/150923/istri-yang-bersetubuh-di-samping-suami-yang-tidur-akhirnya-tewas


Dalam tulisannya, SU, istri yang dibacok oleh suaminya sendiri AP, karena tepergok bersetubuh dengan lelaki lain di sampingnya di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, akhirnya tewas.


Seperti diberitakan Makasar Terkini—jaringan Suara.com, Senin (13/1/2020), SU mengalami luka parah dan sempat dibawa ke puskesmas untuk mendapat perawatan.


Oleh puskesmas, SU dirujuk untuk mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Sumbawa. Namun, tim dokter tidak mampu menolongnya.


Namun, berdasarkan pemberitaan dari detik.com, dengan link :
https://news.detik.com/berita/d-4858320/polisi-istri-yang-ml-di-dekat-suami-tak-laporkan-pembacokan/2
Dalam tulisannha, Bahwa kondisi korban (SU) sudah berangsur membaik, Selasa (14/1/2019).


(Arb)




Polisi: Istri yang ML di Dekat Suami Tak Laporkan Pembacokan

Ilustrasi Selingkuh (Andhika/detikcom)


ARB INdonesia, SUMBAWA – AP membacok istrinya, SU, yang kedapatan bercinta dengan pria lain di rumahnya di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun AP masih berkeliaran bebas karena kasus pembacokantersebut tak dilaporkan secara resmi.


Menurut polisi, SU enggan melaporkan suaminya karena alasan masih sayang. Di sisi lain, AP juga tak melaporkan perselingkuhan yang dilakukan istrinya ke polisi.


CAN, pria yang diduga berselingkuh dengan SU pun akhirnya tak ditindak polisi. CAN saat ini diamankan polisi untuk menghindari aksi main hakim sendiri karena SU dan keluarganya masih ingin melampiaskan kemarahan atas perselingkuhan yang terjadi.


“Memang istrinya (korban) ini masih sayang sama suaminya, dia tidak melaporkan suaminya. Suaminya juga belum melaporkan secara resmi, makanya untuk tersangka teman ML (making love atau bercinta) istrinya itu hanya diamankan di PPA sini, karena situasi mulai memanas dari keluarga-keluarga kedua belah pihak memanas dan takut main hakim sendiri,” ungkap Kapolsek Alas Sumbawa, Kompol Nurdin, kepada detikcom, Selasa (14/1/2020).


“Intinya istrinya tidak melaporkan pembacokan suaminya,” tambahnya.


Dikatakan Nurdin, kondisi korban SU sudah berangsur membaik. Namun SU masih di RSUD Sumbawa untuk menjalani perawatan atas luka jari telunjuknya yang terputus dan pergelangan tangannya yang terluka.


Sebelumnya diberitakan, perselingkuhan SU dengan CAN terjadi pada Jumat (10/1) dini hari. Perbuatan bejat itu dilakukan di samping AP yang sedang tertidur.


Memergoki istinya ditiduri pria lain, AP pun gelap mata. Dia menganiaya istrinya. Akibatnya, SU mengalami luka parah. Informasi yang dihimpun, si istri mengalami luka di pergelangan tangan, urat tandonnya putus, dan jari telunjuk kanannya juga putus. Paha kanannya terluka akibat tebasan senjata tajam. AP dilarikan ke puskesmas terdekat hingga kemudian dirujuk RSUD Sumbawa untuk mendapatkan perawatan medis. (*)


Sumber detik.com
https://news.detik.com/berita/d-4858320/polisi-istri-yang-ml-di-dekat-suami-tak-laporkan-pembacokan/2


Untuk diketahui, sebagai klarifikasi jika terjadi kekeliruan pada pemberitaan sebelumnya yang berjudul “Istri Yang Bersetubuh Di Samping Suami Yang Tidur, Akhirnya Tewas” yang diterbitkan oleh arbindonesia.com,  yang bersumber suara.com  dengan link : https://www.suara.com/news/2020/01/13/150923/istri-yang-bersetubuh-di-samping-suami-yang-tidur-akhirnya-tewas


Namun, berdasarkan pemberitaan dari detik.com di atas, bahwa kondisi korban SU sudah berangsur membaik.
https://news.detik.com/berita/d-4858320/polisi-istri-yang-ml-di-dekat-suami-tak-laporkan-pembacokan/2


(Arb)




Sidang Perdana Dugaan Ujaran Kebencian di Inhil, US Didampingi 7 Pengecara

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pengadilan Negeri Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar sidang perdana terhadap terdakwa US atas kasus dugaan ujaran kebencian, Sidang digelar di Jalan Prof M. Yamin, Tembilahan, Selasa (14/01/2020) siang.


Adapun tindak pidana IT yang dilakukan oleh pemilik akun Facebook “Warga Langit” tersebut adalah berupa postingannya disalah satu grup Facebook.


Cuitan tersebut berbunyi, “Selamat  atas pelantikan presiden, semoga beliau secepatnya di panggil yang maha kuasa ” Amin “. sebutnya.







Pada Selasa (14/01/2020), terdakwa mendapatkan bantuan hukum dengan didampingi oleh 7 Pengacara yang diketuai oleh Muhsin SH. MH.


Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum sudah menyampaikan pembacaan dakwaan, namun sidang dilanjutkan pada pekan depan dengan pembacaan niat keberatan atas dakwaan Penuntut Umum mengenai eksepsi dari pihak Penasihat Hukum US.


“Minggu depan kita akan menyiapkan eksepsi terhadap dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum”, kata  Ketua Tim pengacara US, Muhsin, SH.MH.







“Kami akan terus berjuang dan kompak dalam mengawal kasus ini, ini demi mendampingi anggota IPMI Inhil” ujar Yudhia Perdana Sikumbang SH. CPL , pengacara muda sekaligus Ketua IPMI (Ikatan Pemuda Minang Inhil) yang berada di Inhil.


Sebagai informasi, ada 7 Pengacara yang  mendampingi usman dalam proses persidangan tersebut, yakni :
1) Dr. Tiar Ramon, SH,.MH (Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Indragiri (UNISI), Advokat Senior Inhil),
2) Zainudin Acang, SH (Advokat Senior Inhil,  Ketua Inhil Lawyers Club),
3) Muhsin, SH,.MH (Dosen Fakultas Hukum UNISI),
4) Yudhia Perdana Sikumbang, SH,.CPL (Ketua IPMI Inhil, Advokat Inhil),
5) Hendri Irawan, SH (Ketua KDDI)
6) Adi Indria Putra, SHI (IPMI),
7) Defri Devito, SH (IPMI).


Editor Arb