Pria ini Selamat dari Terkaman Buaya

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Warga Lahang, Kecamatan Gaung, Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Zainuddin menjadi korban gigitan buaya, Rabu (22/1/2020).


Warga Jalan Beringin Jaya tersebut menjadi gigitan buaya saat tengah mencari udang di Desa Terusan Kempas, Kecamatan Gaung.


Kepala Puskesmas Kuala Lahang, Zulfikar kepada Inhiltoday.com menjelaskan bahwa Zainuddin sudah menjalani perawatan oleh tenaga kesehatan Puskesmas.


“Ada 40 jahitan”, jelas Zulfikar.


Ia pun menambahkan, berdasarkan pengakuan Zainuddin, panjang buaya yang menggigitnya itu sepanjang 2 meter.


“Buayanya panjang 2 meter. Yang bersangkutan sudah kita berikan pengobatan dan kondisinya sudah stabil,” terang Zulfikar.
(Ayu Media Sakti Grub)




Mutasi Pejabat di Lingkungan Pemkab Inhil, ini Kata Sekda

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Desas-desus mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) semakin hari kian nyaring terdengar, baik dikalangan elit maupun non elit.


Menanggapai hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H. Said Syarifuddin ketika dikonfirmasi membenarkan soal desas-desus adanya pergantian mutasi jabatan dilingkungan Pemkab Inhil.


“Dalam waktu dekat ini, khusus penjabat Esolon II”, kata Sekda,  Rabu (22/1/2020).


Namun, Sekda tidak menyebutkan kapan waktu pergantian pejabat Eselon II tersebut akan dilaksanakan oleh Pemkab Inhil.


Selain itu H. Said Syarifuddin juga menyampaikan mutasi pejabat tersebut merupakan suatu kewajiban Pemkab Inhil untuk melaksanakannya.


“memang menjadi kewajibkan dan tugas kita sebagai pemerintah daerah,” imbuhnya.  Arb




Home Industri Limbah Sabut Kelapa Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pilot Project Pengolahan Sabut Kelapa dan Budidaya Vanili milik Kodim 0314/Inhil merupakan suatu usaha mikro yang mampu menghasilkan karya bernilai ekonomis dan terjangkau.


Bersamaan dengan silaturahmi, Dandim Letkol Inf Imir Faishal memperkenalkan Home Industri tentang Pengolahan limbah sabut kelapa kepada Forum Komunikasi Wartawan Inhil (FKWI). tak hanya itu hadir juga Sekretaris Kesbangpol Marlis Syarif, Kabid Disbund Sutarno Wandoyo dan teman-teman Pers lain untuk menyaksikan proses nya.


Ketua FKWI Deby Candra menyampaikan Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pimpinan Kodim 0314/Inhil yang berhasil menciptakan suatu gagasan luar biasa tersebut.


“Hasil dari gagasan Makodim 0314/Inhil ini sangat luar biasa, tak disangka bernilai ekonomis yang tinggi,” ungkap nya kepada Dandim


Dalam kesempatan itu juga Letkol Imir Faishal selaku Komandan nomor 1 di Kemiliteran Inhil menunjukan beberapa Hasilnya.


“Yang kita produksi ini ada Tali tambang, Jaring Anyaman Serat Sabut, Pot Bunga Besar dan Kecil, Sapu Ijok, dan Tali Pintal Panjang,” ujarnya


Selain itu Dandim mengatakan gagasan ini akan diteruskan sampai ke Desa-desa dan berharap dilirik sama pemerintah.


“Kita Berharap BUMDES atau BUMD bisa menyisihkan sedikit anggaran untuk pengolahan Home Industri Sabut dan tenaga kerjanya juga dari masyarakat sekitar, tujuan nya agar terbantukan, soal skil kita akan sosialisasikan,” ungkap nya. Arb




Kadisbun Inhil akan Lakukan ini untuk Penyelamatan Kebun Masyarakat

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Langkah percepatan dan pemerataan pembangunan khususnya dalam penyelamatan kebun masyarakat lewat pembangunan rehabilitas prasarana trio tata air yang selama ini belum optimal, baik terhadap pekerjaan trio tata air serta pengelolaan excavator dan tidak satu pintunya penganggaran serta banyak persoalan lain dilapangan.


Maka dari itu pemerintah daerah dan legislatif akan segera mengambil langkah merevisi perbup dalam rangka penyelamatan kebun masyarakat yang selama ini pengelolaan alat berat atau excavator oleh kecamatan dari tahun 2017 hingga 2019.







“Pada tahun 2020 dikembalikan ke Dinas Perkebunan langkah yang dilakukan diantaranya adalah menginventarisasi keselurahan alat berat terkait kondisi fisik pencapaian target pekerjaan dan kondisi terakhir posisi excavator.”ujar Kepala Dinas Perkebunan(Disbun) Inhil Drs H Eddiwan Shasby MM.


Shasby juga menambahkan pengrekrutan tanaga oparator atau helver excavator, operator ponton,mekanik dan worksop perlu di lakukan untuk menunjang operasional alat berat.


“Untuk menunjang keberhasilan ini semua petugas harus memiliki skill, berpengalan dan memiliki pengalaman kerja, disamping itu semua petugas akan diberikan training dan semua petugas diangkat menjadi pegawai non ASN”ujarnya.







Untuk itu kadisbun berharapkan melalui dinasnya akan lebih bisa mengontrol dan melakukan pembinaan kepada mereka sekaligus diharapkan mereka menjadi tenaga yang profesional


” Kita juga melakukan pemetaan terhadap kondisi kebun masyarakat yang rusak mulai dari penyebabnya instrusi air, OPT perkebunan Karhutla.”jelasnya.


Selain itu juga kadis menambahkan Penambahan dua alat berat di tahun 2020 berupa excavator long Arm dan Standar dan penambahan satu ponton. (rls)




Sidang ke 2 Usman atas Dugaan Pelanggaran UU ITE, Tim Penasehat Hukum Nilai Kasus ini Terkesan Dipaksakan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pengadilan Negeri Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar sidang kedua terhadap terdakwa Usman atas kasus dugaan ujaran kebencian yang ditujukannya kepada Presiden Jokowi, melalui akun Facebooknya pada tahun lalu.


Sidang kedua ini digelar di Jalan Prof M. Yamin, Tembilahan, Selasa (21/01/2020) sekitar  pukul 14.15. Adapun agendanya  pembacaan Eksepsi oleh Penasehat Hukum Terdakwa.


Dari pantauan langsung oleh arbindonesia.com dalam persidangan, pembacaan Eksepsi oleh Penasehat Hukum berjalan lancar tanpa ada sanggahan langsung dari Jaksa Penuntut Umum. Melainkan, Jaksa Penuntut Umum akan memberikan sanggahan di sidang selanjutnya pada Selasa mendatang.



Lima orang Penasehat Hukum yang hadir mendampingi Usman hari ini, melalui Yudhia Perdana Sikumbang, SH,.CPL,  saat diwawancarai mengatakan, dalam kasus dugaan tindak pidana ITE yang menimpa kliennya merupakan kasus yang dinilai terkesan dipaksakan oleh pihak penyidik.


Pasalnya, berdasarkan cuitan Usman di akun Facebook ‘Warga Langit’ yang berbunyi (Selamat  atas pelantikan presiden, semoga beliau secepatnya di panggil yang maha kuasa’.. Amin).


Cuitan tersebut menurut Penasihat Hukum, Dakwaan atas kasus Usman tersebut bukan tindak pidana.


“Seharusnya penyidik tidak serta merta menaikan semua kasus ke pengadilan. Penyidik itu punya kewenangan penyelesaian yang diduga tindak pidana di luar pengadilan, karnakan penjara itu cara terakhir,” kata Yudhia.


Selain itu, Yudhia juga menilai Dakwaan Jaksa Penuntut Umum atas kasus tindak pidana ITE ini juga terdapat  ‘cacat’ materil.


“Ada perbedaan yang signifikan antara BAP dengan Dakwaan”, ungkapnya.


Reporter Arbain




Jangan Memakai Baju Kepribadian Orang Lain

Foto Ilustrasi Tribunnews.com







ARB INdonesia, LA TAHZAN – {Dan, bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka, berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan.} (QS. Al-Baqarah: 148)


{Dan, Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat.} (QS. Al-An’am: 165)


{Sungguh, tiap-tiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing).} (QS. Al-Baqarah: 60)


Setiap manusia memiliki kelebihan, potensi dan bakat masing-masing. Dan, salah satu keagungan Rasulullah adalah kemampuannya untuk menempatkan setiap sahabatnya sesuai dengan kemampuan, bakat, dan kesiapan mereka masing-masing.


Ali misalnya, ditempatkan pada posisi kehakiman, Mu’adz dalam masalah keilmuan, Ubay yang menyangkut al-Qur’an, Zaid dalam masalah Faraidh, Khalid ibn Walid dalam persoalan jihad,
Hassan dalam masalah syair, dan Qais ibn Tsabit dalam orasi.







Baca juga : Cara Mudah Menghadapi Kritikan Pedas


Menempatkan parfum di tempat pedang tentu sangat berbahaya sebagaimana pedang kala ditempatkan di tempat parfum. Larut dalam kepribadian orang lain pada hakikatnya adalah bunuh diri. Memakai baju kepribadian orang lain adalah sebuah pembunuhan yang direncanakan.


Salah satu tanda kebesaran Allah adalah perbedaan sifat yang ada pada manusia dan karakter yang mereka miliki, serta perbedaan bahasa dan warna kulit mereka. Abu Bakar dengan kelembutan dan wataknya yang pengasih telah memberikan manfaat bagi umat dan agama. Umar dengan sikapnya yang keras dan keteguhannya telah membangkitkan Islam dan pemeluknya.


Artinya, menerima dengan penuh kerelaan pemberian yang ada pada diri Anda, merupakan karunia. Oleh sebab itu, kembangkanlah,
tumbuhkanlah, dan dapatkanlah manfaat darinya.


{Allah, tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.} (QS. Al-Baqarah: 286)


Taklid buta dan terlalu mudah melebur ke dalam kepribadian orang lain merupakan penguburan hidup-hidup terhadap bakat yang Allah berikan, pembunuhan terhadap kemauan, dan penghancuran sistem terhadap karakter penciptaan manusia itu sendiri.


(Karya  Dr. Aidh al- Qarni – Penerbit Qisthi Press)