Siswi SMP di Buleleng Berfoto Bugil Diduga Tergiur Uang Rp 500 Ribu

Ilustrasi pornografi. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Peter O’Toole







ARB INdonesia, BULELENG – Beredar sebuah foto bugil seorang siswi yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga viral di media sosial. Gadis itu diduga dibayar seseorang Rp 500 ribu untuk foto bugil itu.


“Itu kan sudah dilaporkan, itu sebenarnya fotonya 6 bulan yang lalu. Kemudian baru beredar sekarang, beredarnya hanya antara WhatsApp per person saja,” kata Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya saat dihubungi, Kamis (23/1).


Polisi langsung menindaklanjuti dengan pihak sekolah terkait foto tersebut. Pihak sekolah pun sudah memberikan sanksi terhadap pelajar SMP di Kabupaten Buleleng, Bali.


“Hanya anaknya dikasih tindakan disiplin di sekolahnya langsung ditangani BP,” ujar dia.







Polisi Buru Penyebar


Dugaan sementara siswi itu memotret dirinya saat bugil karena diminta seseorang yang diduga memberi uang Rp 500 ribu. Namun informasi itu masih ditelusuri polisi.


“Sebenarnya, dia dikasih uang saja disuruh bugil. Secara pasti belum tahu (berapa uang). Tapi (dari) informasinya Rp 500 ribu,” kata dia.


Polisi saat ini juga masih menyelidiki pelaku yang meminta dan menyebarkan foto telanjang siswi tersebut. Karena saat ini, korban masih menutup diri. “Untuk yang menyebarkan itu masih diselidiki dan kita juga menunggu laporan dari pihak korban yang merasa dirugikan,” ujar Sumarjaya.







KPPAD Turun Tangan


Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Bali mendesak polisi mengungkap pelaku penyebaran foto bugil siswi SMP di Kabupaten Buleleng, Bali.


“Kami di KPPAD karena sudah viral di media sosial. Kami berharap siapa sebenarnya yang mengupload dan menyebarkan (foto) itu kan polisi bisa mengungkapkan,” kata salah satu anggota KPPAD Bali Ni Luh Gede Yastini saat dihubungi, Kamis (23/1).


KPPAD akan melakukan pendampingan terhadap korban tersebut. Proses pemulihan akan dilakukan KPPAD demi psikologis anak.


“Tentu kalau dalam perlindungan anak, ini adalah korban sehingga perlu pemulihan. Saya yakin teman-teman (KPPAD) di Singaraja (Kabupaten Buleleng) melakukan upaya-upaya pemulihan psikologinya dan itu paling penting. Saya berharap nanti, dalam proses identitas anak ini harus dilindungi,” imbuhnya.



Yastini mengaku, belum mengetahui persis kasus foto bugil tersebut. Karena, pihaknya belum secara langsung mengetahui kasus tersebut dari awal dan motifnya seperti apa. Hanya tahu dari informasi media sosial yang sudah viral.


“Saya belum turun ke Singaraja dan belum mendengar pastinya seperti apa. (Hanya) Tahu dari media kasus ini. Kami tentu akan terus mengawal kasus ini sesuai dengan koridor Undang-undang perlindungan anak,” ujarnya. (*)


loading…




Sumber merdeka.com
https://m.merdeka.com/peristiwa/siswi-smp-di-buleleng-berfoto-bugil-diduga-tergiur-uang-rp-500-ribu.html




Kadin Tawarkan 4 Solusi Pendanaan Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Perumahan. ©2017 Merdeka.com







ARB INdonesia, JAKARTA – Plt. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Properti, Setyo Maharso menyayangkan dana alokasi subsidi pemerintah untuk membangun perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) cenderung menurun. Padahal, tahun ini kebutuhan rumah bagi MBR mencapai 260 ribu unit dengan kebutuhan anggaran Rp29 triliun.


Sementara dana yang dianggarkan APBN 2020 hanya Rp11 triliun ekuivalen dengan 97.700 unit rumah. Sehingga masih ada kekurangan dana Rp18 triliun untuk memenuhi permintaan perumahan MBR.


Dana yang yah dikucurkan pemerintah tersebut diprediksi akan habis di bulan April tahun 2020. Sehingga perlu dipikirkan segera cara memenuhi kekurangan anggaran tersebut. Sebab, jika tidak, maka program rumah bersubsidi akan berakhir di bulan Juni.


Untuk itu pihaknya memberikan solusi alternatif untuk memenuhi kekurangan yang ada. Pertama dengan pengalihan dari dana bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) dan subsidi bantuan uang muka (SBUM) menjadi mekanisme Subsidi Selisih Bunga (SSB).







“Pengalihan ini akan menambah bantuan sebesar 128.125 unit,” kata Setyo di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Kamis (23/1).


Kedua, menggunakan dana pemerintah pusat yang mengendap di APBD pemerintah daerah. Setyo menyebut dana pemerintah pusat yang mengendap di rekening Pemda mencapai Rp186 triliun. Jika dana tersebut ditarik 10 persen, maka akan ada tambahan Rp1,86 triliun untuk menutupi kekurangannya.


Ini bisa dilakukan karena pemerintah daerah juga berkewajiban untuk menyediakan perumahan bagi warganya. Sebagaimana tercantum dalam UU No 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman bahwa rumah umum mendapatkan kemudahan dan/atau bantuan dari pemerintah dan pemerintah daerah.







Cara Selanjutnya



Ketiga, mengoptimalkan peranan BPJS TK dan SMF untuk perumahan yang perlu didorong, karena selama ini porsi penyalurannya yang masih sedikit. Untuk BPJS TK, perlu


ada titik temu di Kemenaker dalam rangka meningkatkan bunga optimal antara bank dan BPJS TK. Tujuannya agar nanti dengan perbankan dan peserta bisa optimal dalam penyaluran perumahan pekerja.


Sementara SMF dapat ditingkatkan peranannya secara lebih besar untuk pembiayaan perumahan rakyat. Perlu ditingkatkan fleksibilitas SMF dalam mendapatkan dan menyalurkan pendanaan.







Keempat, bisa menggunakan alokasi dana subsidi LPG yang belajar dianggap tidak tepat sasaran. Saat ini kata Setyo, anggaran untuk rumah subsidi sudah semakin ketat. Program yang mengacu kepada APBN pun masih akan sulit untuk mendapatkan alokasi dana tambahan.


“Kita harapkan semua pihak mulai dari pemerintah dan DPR bisa mendukung realisasi program perumahan untuk rakyat melalui optimalisasi kebijakan fiskal,” kata Setyo.



Empat alternatif substitusi tersebut merupakan kesimpulan dari hasil koordinasi antara Kadin Properti dengan beberapa stakeholder terkait. Mereka adalah Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), PPDPP (Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan), SMF (Sarana Multigriya Finansial), BPJS TK (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja), Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat) dan BTN (Bank Tabungan Negara) termasuk dengan asosiasi perumahan seperti REI (Real Estate Indonesia), Himppera (Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat) dan PI (Pengembang Indonesia) beberapa waktu lalu di Jakarta. (*)


loading…




Sumber Sindonews.com
https://m.merdeka.com/uang/kadin-tawarkan-4-solusi-pendanaan-perumahan-masyarakat-berpenghasilan-rendah.html




Kebelet BAB, Suami Malah Pergoki Istri Bersama Pria di Kamar Mandi

Ilustrasi poskotanews.com







ARB INdonesia, SUMBAWA – Suami mana tidak naik pitam melihat kelakuan istrinya di luar batas kewajaran. Ad memergoki istrinya Sah dengan pria lain, H, di kamar mandi rumah mereka.


Peristiwa itu terjadi 18 Januari lalu pukul 22 di Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa. Saking tak bisa membendung emosinya, Ad menusukkan pisau ke teman pria istrinya.


“Tanggal 18 Januari pukul 20, Ad sedang duduk di depan rumah saudara Mul. Tidak lama kemudian, saudara Ad meminta izin pulang ke rumah untuk membuat kopi,” kata kata Kapolres Sumbawa, AKBP Tunggul Sinatrio, Selasa (23/1).







Saat Ad tiba di rumah, dia tidak melihat istrinya Sah. Ad melanjutkan kegiatannya membuat kopi. Dia mengambil pisau yang dipakai untuk keperluan mengerik daun lontar. Kebiasaan warga setempat, daun lontar dijadikan rokok dan pisau itu kemudian diselipkan di pinggangnya.


Belum lagi rencana itu dia tunaikan, Ad mendadak sakit perut. Saat ini buang air besar, pintu kamar mandinya malah terkunci. Ad menggedor pintu memastikan ada orang di dalam kamar mandi.


“Kedengar suara istrinya. Ad minta istrinya membuka pintu, tapi istrinya tidak mau,” katanya.


Diduga sudah kebelet, Ad menobrak pintu kamar mandi itu. Betapa kagetnya Ad, di dalam kamar mandi tersebut bukannya cuma istrinya. Ada pria lain bersama Sah. Pria itu bersembunyi di dalam bak mandi.







“Sah berada di dalam kamar mandi bersama dengan seorang pria. Saat itu pelaku ada melihat sandal laki-laki berada di atas bibir bak mandi dan kemudian pelaku langsung masuk dan mendapatkan seorang laki-laki sedang bersembunyi di dalam bak mandi dengan posisi duduk jongkok sambil menunduk,” kata Tunggul.


Saking emosinya, Ad langsung mencabut pisau di pinggangnya dan menusukkan ke tubuh pria itu sebanyak satu kali mengenai bagian punggung korban. Korban sempat berdiri dan mengeluarkan pisau dan saat itu pelaku sempat hendak mau menusuk korban kembali namun saat itu diadang istrinya,” jelas dia.



Penuh kemarahan, Ad keluar rumahnya usai menusuk pria tersebut. Dia tidak menghiraukan keadaan korban.


Selang beberapa jam kemudian warga ada menemukan korban di selokan belakang rumah pelaku sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Ropang dan saksi-saksi sudah dimintai keterangan.


“Saat ini pelaku sudah kami amankan di Satuan Reskrim Polres Sumbawa,” tegas Tunggul. (*)


loading…




Sumber merdeka.com
https://m.merdeka.com/peristiwa/kebelet-bab-suami-malah-pergoki-istri-bersama-pria-di-kamar-mandi.html




Sekda Inhil bersama Kepala BPPWR Bahas Peremajaan Jaringan Pipa PDAM Inhil

ARB INdonesia, PEKANBARU – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H. Said Syarifuddin menghadiri ekpsos percepatan penyehatan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri (TI) dan penyediaan air bersih di Kabupaten Inhil di Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Riau (BPPWR), Pekanbaru, Kamis (23/01/2020).


Rombongan expos dari Pemkab Inhil yang dipimpin langsung oleh Sekda Inhil tersebut juga diikuti oleh Kepala dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Inhil, Tengku Edi Eprizal, Direktur PDAM TI, Ir Ahmad Hafiz dan diterima langsung oleh Ichwanul Ihsan Kepala BPPWR.


Sekda Inhil, Said Syarifudin menuturkan yang dipresentasikan menyangkut percepatan penyehatan PDAM TI melalui prog NUWAS (National Urban Water Supply Project) yaitu, Review DED Peremajaan Jaringan Pipa Pdam Kecamatan Tembilahan dan Kecamatan Tembilahan Hulu, Perencanaan Teknis Normalisasi Spam Existing Tembilahan serta Opname dan Evaluasi Teknis Spam PDAM.







“Alhmdulillah, setelah melakukan expos kita mendapatkan bantuan yang dterima 2 jt $ US (25 Milyars) melalui waord bank untuk tahap pertama,” ungkap Sekda Inhil tersebut kepada media ini.


Kegiatan NUWAS melalui program bantuan dana world Bank dan sharing dana daerah akan segera dilaksanakan pada tahun 2020.


Balai sarana dan prasarana Provinsi Riau bersama Sekda Riau, Dinas Cipta Karya Inhil ,PDAM Tirta Indragiri, pihak konsultan telah membahas teknis agar pekerjaan ini dapat ditenderkan sesegara mungkin pada tahun 2020.


“Artinya akan ada pembangunan jembatan intake 2 unit, rumah pompa 1 unit, IPA kapasitas 50 L/d 1 unit, pengadaan pompa di unit boster parit 7, dan peremajaan perpipaan di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu sesuai dengan apa yang telah kita usulkan,” Imbuh Sekda Inhil tersebut. (Media Sakti Grub)




Aparat Tembak Mati Komandan OPM di Papua

Organisasi Papua Merdeka (OPM)







ARB INdonesia, JAYAPURA – Komandan operasi Organisasi Papua Merdeka (OPM) berinisial NM ditembak mati aparat gabungan TNI-Polri di Kampung Nifasi, Pantai Nusi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua.


Pria 35 tahun itu merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang kerap beraksi di wilayah Mepagoo Kodap 29, Intan Jaya.


Selain melumpuhkan NM, tim gabungan TNI-Polri juga mengamankan barang bukti berupa senjata panjang rakitan satu pucuk, handphone satu unit, amunisi kaliber 5,56, KTP, dua buku tabungan Bank Papua, satu buku catatan dan uang sebesar Rp 500 ribu.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menyebutkan, selain memiliki peran yang strategis sebagai pengendali kegiatan KKB di wilayah Intan Jaya, NM juga berperan sebagai penyuplai bahan makanan, senjata dan amunisi untuk kebutuhan KKB di wilayah Intan Jaya.


“NM berada di Kabupaten Nabire dari hasil penyelidikan dalam rangka membeli senjata dan amunisi yang akan dikirim ke Sugapa, Kabupaten Intan Jaya untuk KKB,” ucap Kamal saat dikonfirmasi, Rabu (22/1).







Jenazah NM sudah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Kabupaten Nabire. Sementara barang bukti telah diamankan di Polres Nabire guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.


Penangkapan NM sendiri terjadi pada Senin (20/1) sekitar pukul 04.00 WIT. Tim gabungan TNI-Polri Nabire bergerak menuju Kampung Nifasi Area Pantai Nusi Distrik Makimi Kabupaten Nabire untuk melaksanakan penangkapan terhadap pelaku.


Aparat mengendus NM bersama dua rekannya melintas menggunakan mobil dari Pantai Nusi menuju Nabire, sehingga tim melakukan pengadangan.


Aparat gabungan sempat mengeluarkan tembakan peringatan, namun kedua rekannya berhasil lari ke arah perbukitan. Sedangkan NM sempat melawan hingga dilumpuhkan dan mengenai bagian pinggang.


Identitas NM diketahui dari kartu yang ditemukan bersama sepucuk senjata rakitan beserta dua butir peluru. (*)


loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/01/23/aparat-tembak-mati-komandan-opm-di-papua/




Diduga Sakit Hati Ditagih Utang, Pemuda Ini Bacok Satu Keluarga di Langkat

Foto ilustrasi







ARB INdonesia, LANGKAT – Peristiwa membacokan satu keluarga menghebohkan warga yang berada di Kelurahan Sidomulyo, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut) oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Selasa (21/1/2020) malam.


Dari kejadian ini disebutkan tiga orang terluka akibat bacokan tersebut. “Ketiga korban itu adalah Eliawati (42), beserta anaknya Adona (28) dan cucunya Adinda (7). Mereka dibacok hingga terluka di bagian kepala, tangan dan sekitar dada,” ujar Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Teuku Fathir Mustafa, Rabu (22/1/2020).


Fathir menjelaskan bahwa usai pembacokan tersebut, korban langsung dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan intensif. “Alhamdulillah kondisi korban sehat. Saat ini sedang dalam perawatan di rumah sakit atas luka yang dialaminya,” ungkapnya.


Soal motif pelaku Fathir belum bisa membeberkan. “Nanti setelah pelaku ditangkap kita sampaikan. Kita masih fokus ke pengejaran pelaku. Untuk lengkapnya nanti ya,” ungkapnya.


Dari informasi yang dihimpun, saat itu pukul 20.00 WIB, Eliawati mendengar suara jeritan cucunya dan berkata sakit dari kamar mandi. Lalu saat pintu dibuka, dia melihat pelaku sambil memegang senjata tajam berupa parang lalu sambil berlari menebas parangnya ke arahnya, kemudian dia menggendong cucunya, sambil menjerit meminta pertolongan.



Adona sendiri berada di ruang tamu sedang makan bersama dua anaknya yang lain. Sementara Dinda, sedang mengambil air minum di dapur secara tiba-tiba pelaku menyerang Dinda. “Saya mendengar suara jeritan saya berlari ke arah dapur lalu saya di datangi dan sambil dibacok ke arah kepala dan pinggang. Karena merasa berdarah saya melarikan diri ke arah pasar untuk meminta pertolongan dan anak pertama saya Yunda selamat dari kejadian tersebut dengan cara masuk ke dalam kamar sambil bersembunyi,” ungkapnya.


Pelaku kemudian melarikan diri. Diduga dia adalah bernama Rahul (20) yang sakit hati ditagih utang Rp1 juta oleh keluarga korban.


Keluarga korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Langkat.  (*)


loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://sumut.pojoksatu.id/baca/diduga-sakit-hati-ditagih-utang-pemuda-ini-bacok-satu-keluarga-di-langkat