Suami Sibuk Kerja, Istri Pesta Sabu di Hotel Bareng Duda

ARB INdonesia, LAMPUNG – Perbuatan ibu muda berinisial RN (28) tak layak ditiru. Perempuan asal Natar, Lampung Selatan ini pesta sabu bareng duda saat suaminya sibuk bekerja mencari nafkah.

RN tertangkap basah pesta sabu dengan duda berinisial AW (37) di salah satu hotel di Metro Barat, Kota Metro, Lampung.

Pasangan selingkuh ini tak berkutik saat dibekuk personil Polres Metro di kamar hotel.

“Baru pertama mas saya pakai sabu, karena saya pengen coba aja, saya penasaran,” ujar RN.

RN mengaku sengaja datang ke Metro untuk bertemu AW yang telah menjalin hubungan spesial dengan dirinya.

“Ya pacaran mas,” ucap wanita yang mengenakan gabis merah itu.

Dirinya pun mengaku datang ke Metro saat suaminya tengah kerja di Bandarlampung.

“Suami saya lagi kerja, dia karja di Karang mas, saya kenal lewat media sosial,” terangnya.

Begitu pula dengan AW, dirinya mengaku memiliki hubungan spesial dengan RN dengan status pacaran.

“Saya duda mas, dian (RN) pacar saya, kami kenalan di sosmed, sudah cukup lama pacaran,” ucap pria itu.

Terpisah Kasat Narkoba Polres Metro AKP Junaidi membenarkan mengenai penangkap tersebut, pihaknya pun tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Ya benar ada di ruangan sekarang lagi diperiksa,” terangnya.

Terpantau, barang bukti yang diamankan dari kedua pelaku berupa alat hisap sabu (bong), korek api, ponsel, kotak rokok, dan lainnya.

Keduanya pun dibawa ke Setresnarkoba Polres Metro untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*)

Sumber Pojoksatu.id

https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/02/20/suami-sibuk-kerja-istri-pesta-sabu-di-hotel-bareng-duda/




HM Arifin Menilai BLK Berbasis Pesantren Sangat Mendidik Santri

Foto : Bupati Inhil HM Wardan saat memberikan sambutan pada acara peresmian Worskhop Teknologi


ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kabag Kesra), HM Arifin menilai Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) berbasis pesantren sangat membantu Santriwan dan Santriwati dalam mempersiap diri menjadi insan yang berilmu dan berkakter serta mempunyai keterampillan untuk mempersiapkan  masa depan yg lebih baik.


Hal itu dikatakan HM Arifin kepada media usai mendampingi Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, saat meresmikan Worskhop Teknologi Informasi Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK)
di Ponpes Al-huda Al-Ilahiyah Desa Mugo Mulyo, Kecamatan Sungai Batang, Rabu (19/2/2020).


Baca juga : HM Wardan Berharap BLK Lahirkan SDM Berkualitas


“Apa bila pendidikan anak-anak di Pondok Pasantren ini nantinya selesai, meraka sudah punya bekal keterampilan yang cukup untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan lebih maju lagi,” ujar Kabag Kesra.


Untuk diketahui, pada peresmian Worskhop Teknologi Informasi Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) di Ponpes Al-huda Al-Ilahiyah dihadiri oleh Bupati Inhil HM Wardan didampingi Ketua TP PKK Hj Zulaikha Wardan, Kadisnakertran HM Thaher, Kabag Kesra HM Arifin dan  Camat Sungai Batang serta tamu undngan lainnya.


Reporter Arbain




Sidang Usman Masih Panjang, Siti Maysaroh Menangis Berharap Suaminya Lekas Bebas

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR –  Sidang lanjutan terdakwa Usman atas dugaan kasus tindak pidana ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo  menimbulkan sisi haru usai digelarnya sidang pada Rabu (19/02/2020).


Pasalnya, usai Usman meninggalkan ruang persidangan ternyata sang istri bersama buah hati tercinta telah menunggunya didepan pintu ruang persidangan.


Tangisanpun tak tertahankan antara Usman dan sang istri, Siti Maysaroh. Dengan waktu yang singkat, saat itu Usman terlihat sempat menggendong buah hatinya yang masih balita.


Baca juga : JPU Batal Hadirkan Saksi, Sidang Terdakwa Usman atas Dugaan Ujaran Kebencian Ditunda


Saat digendong, ia terlihat tersenyum seakan berharap ingin terus didekap sang Ayah.


Sambil mengambil kembali putri pertamanya dari dekapan Usman, Air mata terus terpancar dari Siti Maysaroh, seakan berat menjalani hari-hari tanpa adanya kepala keluarga.


Saat ditannyai oleh awak media, Siti Maysaroh mengaku berat menjalani hidup tanda dampingan dari suami, ia hanya berharap suamainya agar lekas bebas.


“Sangat berat, Kami hanya berharap semoga lekas dibebaskan,” tuturnya sambil menyapu airmata yang terus mengalir.


Reporter Arbain




JPU Batal Hadirkan Saksi, Sidang Terdakwa Usman atas Dugaan Ujaran Kebencian Ditunda

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sidang lanjutan terdakwa Usman atas dugaan kasus tindak pidana ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo hari ini terpaksa ditunda, Rabu (19/02/2020).


Pasalnya, Jaksa Penuntun Umum (JPU) yang seharusnya pada sidang lanjutan hari ini menghadirkan saksi, namum dikarenakan saksi tidak dapat hadir dengan alasan tertentu, maka dari Majelis Hakim terpaksa menunda sidang tersebut dan akan dilanjutkan pada Senin (24/2/2020) mendatang.


Atas penundaan sidang, Penasehat Hukum Terdakwa menyatakan menerima alasan-alasan yang disampaikan oleh JPU atas ketidak hadiran saksi dalam persidangan tersebut.


“Terkait ketidak hadiran saksi, alasan-alasanya dapat kita terima,” kata Muhsin, SH, MH, salah satu Penasehat Hukum terdakwa Usaman kepada media.


Selain itu, Muhsin juga menyampaikan bahwa sidang yang ditunda akan dilanjutkan pada 24 Februari mendatang, dan jadwalnya akan lebih didahulukan.


“Atas penundaan ini, biasanya sidang ini dilaksanakan jam 14:00, tapi di sidang yang akan datang dilaksanakan pagi sekitar pukul 10:00 wib,”  tuturnya.


Untuk diketahui, pada sidang lanjutan yang tertunda ini, Terdakwa Usman didampingi oleh 7 sekaligus Penasehat Hukum.


Reporter ARB




Dari 7000 Pelanggan PDAM Tirta Inhil, 40% Diantaranya Tidak Menggunakan Meteran Air

Foto : Direktur PDAM Tirta Inhil saat dilantik Bupati HM Wardan.


ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dari 7000 total keseluruhan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri, 40% diantaranya tercatat tidak menggunakan meteran air.


Hal tersebut dikatakan Ir Ahmad Hafiz, Direktur PDAM Tirta Inhil saat dijumpai awak media diruang kerjanya.


“Untuk mengetahui biaya beban pemakaian air setiap bulan itu ada pada meteran, ujung tombak  PDAM itu ada di meteran. Hari ini pelanggan yang tidak menggunakan meteran hanya melakukan pembayaran yang normal, apakah itu sedikit ataupun banyak sama saja pembayarannya pada setiap bulan,” terang Ir Ahmad Hafiz, Rabu (19/2/2020).


Lanjutnya, dengan banyak jumlah pelanggan yang tidak menggunakan meteran air, hal itu menjadi salah satu faktor penyebab turunnya angka pendapatan pada PDAM disetiap tahunnya.


“Sementara kita tidak memiliki anggaran untuk melakukan pembelian meteran air tersebut, tetapi akan tetap kita upayakan nantinya,” kata Dirut PDAM.


Selain itu, Ahmad Hafiz  juga mengatakan kondisi air yang dialirkan PDAM saat ini sudah bersih, namun kelancaran air masih ada sebagian yang belum normal yang diakibatkan oleh losnya saluran air karena kerusakan pada pipa air.


“Tahun 2020 ini PDAM mendapatkan gelontoran dana sekitar 25 Miliar untuk pembuatan saluran pipa air baru. Semoga ini cepat terealisasikan agar PDAM kembali normal seperti yang diharapkan kita bersama,” imbuhnya.


Reporter ARB




HM Wardan Berharap BLK Lahirkan SDM Berkualitas

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, mengharapkan seluruh balai latihan kerja (BLK) dapat melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas sesuai kejuruan.


Hal ini disampaikannya saat meresmikan Worskhop Teknologi Informasi Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK)
Ponpes Al-huda Al-Ilahiyah Mugomulyo, Sungai Batang, Rabu (19/2).


“Sehingga mereka mampu menjawab tantangan di lapangan,”kata Bupati Inhil HM Wardan.


Peresmian BLKK tersebut, lanjut Bupati sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil yang sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023.


Pada tahun 2019 Kabupaten Inhil mendapatkan alokasi pembangunan BLK di 4 titik. Salah satunya di Desa Mugomulyo. Sedangkan untuk 2020 kembali mendapat 5 titik pembangunan BLKK.


“Setiap Ponpes mendapatkan anggaran pembangunan BLKK sebesar Rp. 1 M, “imbuh Bupati.


Editor Arb