Tahun ini Pemprov Riau Gelontorkan 4,8 Miliar Untuk Beasiswa S1

ARB INdonesia, PEKANBARU – Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau, Masrul Kasmy, mengatakan bahwa tahun ini pemerintah provinsi Riau akan menggulirkan dana Rp4,8 miliar untuk beasiswa S1 sebanyak 1.325 mahasiswa.


Hal itu disampaikan Masrul saat menghadiri kegiatan Soft Skill bagi mahasiswa penerima beasiswa Pemerintah Provinsi Riau Tahun Anggaran (TA) 2019/2020 di Gedung Auditorium Universitas Muhammadiyah Riau, Senin (3/2/2020).







“Biro Kesra kembali memberikan bantuan pendidikan kepada adik-adik yang masuk dalam basis terpadu,” cakapnya.


Selain untuk S1, pemerintah provinsi Riau juga menganggarkan beasiswa D3 untuk 97 orang dengan anggaran Rp 476 juta.


Lebih lanjut ia mengatakan, pemerintah provinsi Riau akan terus melakukan program kerja sama seperti ini secara berkesinambungan.


“Karena banyak anak-anak kita di daerah-daerah yang memiliki potensi, tapi kemampuan ekonominya terbatas,” katanya. (*)



loading…




Editor Arb
Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2020/02/03/pemprov-riau-akan-gelontorkan-dana-rp48-miliar-untuk-beasiswa/#sthash.Ex0KyrVy.dpbs




Persaingan Parpol Pengusung Merebut Kursi Wabub Kampar 'Memanas'

Sekretaris DPD Gerindra Riau, Hardianto.







ARB INdonesia, KAMPAR – Persaingan partai politik pengusung merebut kursi wakil bupati (Wabup) Kampar semakin “memanas”. Setelah PPP menetapkan nama kandidat yang akan diusung menjadi Cawabup Kampar, Golkar tiba-tiba menyodorkan nama Maryenik Yanda untuk mendampingi Bupati Kampar Catur Sugeng yang notabenenya juga politisi Golkar.


Terakhir, Gerindra mempunyai dua opsi dalam pertarungan perebutan kursi orang nomor dua di Kampar itu. Antara mengusung kader sendiri atau mendukung keluarga mantan bupati Kampar almarhum Azis Zaenal.







Sekretaris DPD Gerindra Riau, Hardianto, menyebutkan bahwa persoalan etika sangat diperlukan dalam politik.


“Saya tidak mengatakan menolak usulan Golkar, karena sebagai salah satu partai pengusung Golkar punya hak dan tidak ada yang melarang. Tapi sekali lagi saya katakan, ini persoalan etika politik,” kata Hardianto.


Sebelumnya Hardianto menegaskan, Gerindra akan mempunyai dua opsi dalam pemilihan wakil bupati Kampar. (*)



loading…




Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2020/02/03/perebutan-kursi-wabup-kampar-memanas-gerindra-ingatkan-soal-etika-politik/#sthash.GFAgVn5D.dpbs




Komisi III Geram, Kadis PUPR Inhil Dua Kali Tak Hadiri Jadwal RPD

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) batal melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RPD) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Inhil, Senin (3/2/2020).


Pasalnya, RPD yang dijadwalkan untuk menyampaikan rencana kerja tahun anggaran 2020 hari ini terpaksa harus diundur. Dikerenakan Kadis PUPR Illianto tidak hadir pada RDP tersebut, meskipun undangan sudah dilayangkan jauh hari.


Atas hal tersebut, anggota DPRD Inhil khususnya Komisi III merasa geram atas mangkirnya Iliyanto.







“Kita tunda saja rapatnya. Ini sudah yang kedua kalinya Kadis PUPR tidak hadir. Kalau Kepala OPD tidak lagi menghargai dewan, kami lebih tidak menghargainya,” kesal Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna, ST, M.Si, saat memimpin RDP di ruangan Komisi III, Senin (3/2/2020).


Menurut Iwan Taruna, rapat yang sudah direncanakan dan disepakati jauh hari ini sangat penting untuk mempersiapkan rencana kerja tahunan OPD. Karena Dinas PUPR merupakan OPD yang sering terlambat memulai perkerjaan.


“PUPR ini kan dinas yang sering terlambat memulai perkerjaan, Kita tidak mau lagi terjadi keterlambatan perkerjaan dan tunda bayar seperti tahun lalu,” kata politisi muda PKB.


Ketidak hadiran Kadis PUPR ini tentu mengganggu jadwal rapat dengan OPD lainnya. 







“Kita akan menyurati Sekda agar memberikan tindakan kepada OPD yang mangkir dari rapat. Sekda berpesan, kalau ada Kepala OPD yang tidak hadir rapat, beri tahu kami (Sekda, red). katanya Iwan Taruna dengan nada kesal.


Kekecewaan itu juga disampaikan Edy Haryanto Sindrang. Wakil Ketua Komisi III DPRD Inhil ini juga menyesalkan atas ketidak hadiran Kadis PUPR Inhil.


“Tunda saja RDP ini. Selain PUPR, kita minta rapat berikutnya Bappeda Inhil juga turut hadir,” pinta Edy singkat.


Sementara itu, Plt Sekretaris PUPR Inhil, Hery Rasyidin, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran pimpinannya.


“Kadis tadi menghubungi saya lewat WA, katanya dia sedang sakit,” kata Hery yang hadir mewakili PUPR Inhil.


Editor Arb





Tim SAR Berhasil Temukan Korban Pompong Tenggelam di Tembilahan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Setelah melakukan pencarian selama dua hari akhirnya Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban Pompong tenggelam di Sungai Indragiri KecamatanTembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau, Senin, (3/2 2020).


Tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas Pos SAR Tembilahan, BPBD Tembilahan, KPLP, Kodim, Polres Inhil, Polair Inhil, Keluarga serta Masyarakat setempat, melakukan pencarian dari Pukul 06.00 WIB, dengan rencana Operasi SAR Radius 5 Km kearah hulu dan hilir, Tim melakukan Penyisiran di sepanjang alur sungai, hingga pukul 06.45 WIB Tim SAR Gabungan menemukan Korban sejauh 4 km, korban di evakuasi dan di bawa ke Rumah sakit Tembilahan, terang Kepala Basarnas Pekanbaru Ishak.


Berita sebelumnya Korban Pompong terbalik kembali terjadi, kali ini korban berjumlah tiga orang, dua orang dinyatakan selamat dan satu dinyatakan hilang, kejadian ini terjadi di kota Tembilan, tepatnya di sungai indragiri hilir parit sebelas jalan Hasan, Minggu 2 februari 2020.







Menurut informasi korban berangkat dari desa Kempas tujuan ke Guntung. Berhubung mereka sudah lelah mereka istirahat di Tembilahan tepatnya di Parit Sebelas Jalan Hasan pada pukul 01.15 WIB, ketika perahu sedang ditambat tiba-tiba pompong yg digunakan korban karam, menurut keterangan pompong yang di gunakan mengalami kebocoran, satu keluarga bapak dan ibu korban selamat dan anaknya yang berusia 6 thn tidak dapat diselamatkan, terang juki salah satu anggota BPBD Tembilahan.


Adapun data ketiga korban Pompong karam sebagai berikut.


Askil Laki laki usia (48) Ayah korban ( selamat ), Maulidah Perempuan Usia (38) ibu korban ( selamat ), Faza Asanul Fikri laki laki usia ( 6) ( hilang )


Baca Juga : Pompong Bermuatan Pasir Karam, Anak Usia 6 Tahun Ikut Tenggelam







Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan ( Basarnas ) Pekanbaru Ishak melalui Kasi Ops dan Kesiapsiagaan Jacky Chen melakukan Briefing via telpon dengan Anggota Pos SAR Tembilahan untuk melakukan Pencarian, tempat kejadian tidak jauh dari Pos SAR Tembilahan kurang lebih jarak 1 km, terang Jacky.


Berdasarkan laporan, anggota langsung bergerak kelokasi dengan membawa peralatan lengkap seperti RIB, peralatan Navigasi, medis dan dokumentasi pagi ini juga pukul 02.02 WIB tim bergerak menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan aparat setempat.


Adapun Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian diantaranya dari Basarnas Pos SAR Tembilahan, BPBD Tembilahan, Polres Inhil, Polair Inhil, Keluarga serta Masyarakat setempat, hingga pagi ini Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran di area dimana korban tenggelam, dan hari ini juga akan di lakukan Penyelaman dimana posisi Kapal tenggelam. (rls)


Editor Arb




Geger Corona Belum Reda, Kini Wabah Flu Burung Terjadi di China

China melaporkan wabah Flu Burung terjadi di Provinsi Hunan di tengah upaya negara itu memerangi virus Corona Wuhan. Foto/Chinafile







ARB INdonesia, CHINA – Wabah penyakit belum berhenti menyerang China. Belum usai perjuangan untuk menghentikan penyebaran virus Corona Wuhan, wabah Flu Burung dilaporkan terjadi di provinsi Hunan, China.


China melaporkan wabah Flu Burung H5N1 yang sangat patogen di sebuah perternakan di kota Shaoyang, provinsi Hunan selatan. Hal itu diungkapkan oleh Kementerian Pertanian dan Pedesaan China.


Kasus tersebut terjadi di sebuah peternakan dengan 7.850 ayam, 4.500 di antaranya telah meninggal karena Flu Burung. Pihak berwenang telah memusnahkan 17.828 unggas setelah wabah seperti dikutip dari Channel News Asia, Minggu (2/2/2020).


China tidak sendirian dalam mencoba untuk menghentikan penyebaran virus ini. Awal pekan ini pihak berwenang di India mulai memusnahkan ayam dan menghancurkan telur yang ditengarai mengandung virus Flu Burung. Sementara strain yang berbeda – virus H5N8 – telah menyebar ke seluruh Eropa timur dalam beberapa minggu terakhir.







Wabah Flu Burung H7N9 pernah menyerang China pada tahun 2013 lalu. Menurut para pakar PBB, wabah tersebut menimbulkan kerugian ekonomi hingga USD 6,5 miliar.


Wabah terbaru ini datang pada saat China sudah bergulat dengan virus Corona baru yang telah menyebar di seluruh dunia dengan episentrumnya di kota Wuhan di provinsi Hubei, China tengah.


Virus ini telah menewaskan lebih dari 300 di China dengan lebih dari 14.000 kasus dikonfirmasi di negara itu.


Pejabat tinggi Partai Komunis di Wuhan, kota pusat berpenduduk 11 juta orang, menyatakan “penyesalan” pada hari Jumat karena pemerintah setempat bertindak terlalu lambat. (Baca: Virus ‘Iblis’ Corona Cengkeram Wuhan, Partai Komunis Cela Diri Sendiri)







Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan wabah itu sebagai darurat kesehatan global, tetapi mengatakan tidak merekomendasikan pembatasan perdagangan internasional atau perjalanan. (Baca: WHO Deklarasikan Darurat Global Saat Wabah Virus Corona Meluas)


Penetapan status darurat itu tidak terlepas dari penyebaran virus Corona Wuhan secara global di mana terdapat kasus infeksi di lebih dari 20 negara.


Negara-negara telah berjuang untuk mengevakuasi warga negara mereka dari Wuhan, dengan ratusan warga Amerika Serikat (AS), Jepang, Inggris, Prancis, dan Korea Selatan dievakuasi sejauh ini, dan lebih banyak negara yang merencanakan pengangkutan udara. (*)



loading…




Sumber Sindonews.com
https://jatim.sindonews.com/read/22003/1/geger-corona-belum-reda-kini-wabah-flu-burung-terjadi-di-china-1580605321




Pompong Bermuatan Pasir Karam, Anak Usia 6 Tahun Ikut Tenggelam

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sebuah kapal pompong yang bermuatan pasir tenggelam di Pelabuhan Parit 11 Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)-Riau.


Tenggelamnya pompong tersebut mengakibatkan seorang anak bernama Faza (6) ikut tenggelam, Minggu (2/2/20).


Seperti yang dituturkan oleh Kepala BPBD Inhil, Yuspik ada satu keluarga yang berada di pompong yang bersandar saat tenggelam.


“Pada saat tenggelamnya pompong tersebut, suami (Askil, 48 tahun) dan istri (Hj Mulidah, 38 tahun) dapat selamat namun naasnya anak mereka (Faza) yang berumur 6 tahun tidak dapat terselamatkan,” ujar Yuspik.







Kepala BASARNAS Inhil, Rio menjelaskan bahwa kronologis kejadian diperkirakan pada pukul 01:30 dini hari.


“Sebenarnya pompong bermuatan pasir tersebut hendak menuju Guntung, lalu singgah ke dermaga tersebut untuk istirahat, karena hari sudah malam, mungkin karena ada kebocoran atau muatan pasir penuh, pompong tersebut tenggelam,” jelas Rio.


Hingga saat berita ini terbit, korban belum ditemukan, dan BPBD serta BASARNAS terus melakukan pencarian. 


Sedangkan Keluarga korban berharap dan berdo’a agar korban sesegera mungkin dapat ditemukan.


Editor Arb