Ardiansyah Hadiri Milad ke 60 MTS N 3 Kampar, ini Pesannya

ARB INdonesia, KAMPAR – Ardiansyah Anggota DPRD Provinsi Riau memenuhi undangan Milad ke-60 sekolah MTS N 3 Kampar di Desa Naumbai, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Minggu (1/3/2020).


Kegiatan yang digelar setiap tahun oleh kepanitiaan sekolah ini dihadir oleh Kepala Desa Naumbai Zulhasni, anggota DPRD Kampar Revol, anggota DPRD Riau Ardiansyah, dan anggota DPD RI Edwin Pratama, serta Tokoh Masyarakat.


Usai menghadiri kegiatan tersebut, Ardiansyah mengaku terhibur dengan apa yang ditampilkan oleh para siswa-siswi pada acara Milad di MTS N 3 Kampar.


“Acaranya meriah, dan penampilan mereka juga cukup menghibur,” imbuh Anggota DPRD Riau kepada media.


Selain itu, Politisi Muda ini juga berharap agar MTS tersebut dapat  terus berkembang menjadi sekolah yang lebih baik demi menjadikan generasi yang cerdas dan berguna bagi kemajuan negeri.


“Dengan bertambahnya usia sekolah ini, maka kwalitas ilmu yang diberikan kepada siswa-siswi juga harus bertambah. Sukses selalu buat MTSN 3 Kampar,” pesannya.


Sementara itu, Kepala Sekolah MTS N 3 Kampar, Dhiyauddin, M. Pd menyampaikan, pada acara milad ke-60  tersebut dawali dengan rangkaian jalan santai bersama yang diikuti oleh seluruh anak murid. Serta berbagai perlombaan dan acara lainnya juga diselenggarakan untuk memeriahkan acara tersebut.


“Milad ini kita selenggarakan bertujuan untuk membangkitkan kembali rasa nasionalisme dan kecintaan siswa-siswi serta guru-guru terhadap sekolah,” tutur Dhiyauddin. (*)







Untuk diketahui, Ardiansyah yang baru duduk pada periode pertama di DPRD Riau melalui dapil Kampar ini memiliki agenda mulia pada setiap bulannya, yaitu menyumbangkan gajinya yang ia terima sebagai Anggota DPRD untuk orang-orang yang lebih membutuhkan.


Reporter Eky Saputra
Editor Arb




Usai Menjemput Aspirasi Ummat, Anggota DPRD Riau ini Menyempatkan Diri Menjenguk Warganya yang Sakit

ARB INdonesia, KAMPAR – Usaimelaksanakan kegitan menjemput aspirasi ummat (reses) di Kabupaten Kampar, Ardiansyah Anggota DPRD Provinsi Riau ini menyempatkan dirinya untuk menjenguk salah satu warganya yang terbaring sakit di Desa Pulau Rambai, Kecamatan Kampar, Jum’at (28/2/2020).


Dalam kunjungan, Politisi PKS yang juga merupakan seorang pengusaha muda tersebut berharap pihak keluarga mampu melewati masa-masa sulit tersebut.


“Semoga pihak keluarga tetap bersabar untuk merawat keluarganya yang sedang sakit,” tutur Ardiansyah pria 32 tahun.







Selain itu, Politisi muda yang dikenal dengan keramahannya tersebut juga memberikan do’a kepada warganya yang sakit agar segera lekas diberi kesembuhan.


“Semoga orang tua yang sakit bisa diberikan kekuatan dan kesembuhan dari Allah SWT, amin,“ imbuhnya.


Untuk diketahui, Ardiansyah yang baru duduk pada periode pertama di DPRD Riau melalui dapil Kampar ini memiliki agenda mulia pada setiap bulannya, yaitu menyumbangkan gajinya yang ia terima sebagai Anggota DPRD untuk orang-orang yang lebih membutuhkan.


Reporter Eky Saputra
Editor Arb




Reses di Tembilahan Hulu, Sulaiman : ini Merupakan Bagian dari Perjuangan Kita Bersama

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau Sulaiman MZ SE M.Si menggelar reses Masa Persidangan II Tahun 2020 di Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).


Pada acara yang dipusatkan di Jalan Berkat RT 02 RW 09 tersebut tanpak masyarakat antusias memadati dan mengikuti reses anggota Dewan Provinsi dari Partai Amanat Nasional (PAN), Sabtu malam (29/2/2020).







Tak hanya menampung aspirasi, dikesempatan itu pria yang akrab disapa Mok Leman juga memberikan penjelasan tugasnya sebagai wakil rakyat di Komisi II DPRD Provinsi Riau.


“Kehadiran bapak/ibu mengartikan kita memiliki tujuan yang sama yakni untuk membangun Inhil yang lebih baik dan pertemuan ini merupakan bagian dari perjuangan kita bersama,” ujar Sulaiman yang juga Ketua PAN Inhil.


Sementara Plh Lurah Tembilahan Hulu  Arisman yang turut hadir menghimbau masyarakat agar memahami apa yang disampaikan Dewan.


“Manfaatkan kegiatan reses sebagai kesempatan untuk mengetahui apa saja program Dewan untuk masyarakat,” imbuhnya.


Editor Arb




Satu Keluarga Alami Luka Bakar, Persit Kartika Chandra Kodim Inhil Kunjungi Korban di RSUD PH Tembilahan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Rombongan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LIV Kodim 0314/Inhil melakukan kunjungan dan  bertatap muka langsung dengan Bapak Haris Fadillah, korban kebakaran Parit Baru, Kecamatan Keritang, yang terjadi pada Sabtu (29/02/2020).


Sebagai wujud simpati kepada sesama, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana cabang LIV Dim 0314/Inhil Ny. Tuti Imir Faishal beserta anggota, berkunjung langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada untuk memberikan Bantuan Sosial kepada Bapak Haris dan keluarga.


Walaupun tidak dapat bertemu secara langsung dengan istri dan bayi dari Bapak Haris yang juga menjadi korban karena sedang menjalani proses operasi, rombongan Persit diterima oleh Bapak Haris dan keluarga besarnya.


Baca Juga : Pondok Terbakar, Satu Keluarga di Inhil Alami Luka Bakar







“Anak dan istri saya, Epi mengalami luka bakar serius karena peristiwa tersebut, saya merasa sangat sedih,” ungkapnya saat bercerita dengan rombongan Persit. 


“Semoga bapak diberikan kesabaran oleh Allah SWT, dan kita semua bersama-sama berdoa semoga Istri dan anak bapak cepat sembuh dan dengan kedatangan kami dapat sedikit mengurangi beban keluarga,” ujar Ketua Persit KCK Cab.LIV Dim 0314/Inhil Ny.Tuti Imir Faishal.


Dalam suasana tersebut, Bapak Haris terharu dan mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu-ibu Persit Kodim 0314/Inhil atas pemberian tersebut.


“Ini merupakan pembelajaran dan rezeki bagi kami. Kami mohon doanya kepada semuanya supaya Istri dan anak kami dapat cepat sembuh,” harap Bapak Haris dalam suasana haru. (rls)


Editor Arb




Pengamat Prediksi 6 Bulan Lagi Rezim Jokowi Jatuh

ARB INdonesia, JAKARTA – Aktivis senior yang juga pengamat politik Syahganda Nainggolan meramal Presiden Joko Widodo bakal lengser tahun ini.

“Saya bukan kecewa, ini saya lagi menghitung Jokowi kapan jatuhnya,” kata Syahganda saat ditanya presenter talk show “Sarinya Berita” Rahma Sarita apakah dia kecewa dengan rezim Jokowi, seperti yang sebarluaskan, Sabtu (29/2).

“Tidak dijatuhkan, tidak ada yang jatuhkan, jatuh saja. Ini ramalan saya sebagai pengamat,” lanjut Syahganda di akhir pernyatananya dalam wawancara tersebut.

Syahganda melihat fenomenanya saat ini sudah panic game. Pemerintah dihantam banyak virus, dan bingung mau berbuat apa.
Virus itu antara lain, virus corona, virus Jiwasraya, virus Harun Masiku, virus Asabri, dan virus omnibus law.

“Dalam teori organisasi, panic game itu karena struktur lemah, dan leadernya bakal jatuh. Jadi saya hitung-hitung, kalau corona bisa enam bulan tidak ketemu vaksinnya, mungkin Jokowi di tahun ini, enam bulan lagi.

Akibat virus dari dalam dan luar negeri itu, Jokowi akan kesulitan mencari uang untuk membiayari rezimnya. Apalagi saat ini, pemerintah sangat membutuhkan iventasi untuk pembiayaan pembangunan ibukota negara baru.

Diprediksi, di tengah krisis pertumbuhan ekonomi dunia yang rata-rata sekitar 2 persen, dan laju pertumbuhan ekonomi China yang melambat karena virus corona, serta ditambah tidak kuatnya ketahanan ekonomi nasional, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperdiksi tambah anjlok.

“Bayangan saya pertumbuhan ekonomi kita pada angka 3 sampai 4 persen,” sebut Syahganda yang merupakan Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC).

Bukti panic game lainnya, diskusi siapa figur calon presiden 2024 sudah mulai dibicarakan, padahal Jokowi dan Maruf Amin baru saja dilantik. Orang-orang partai dan lembaga survei sudah membicarakan suksesi Jokowi.

“Biasanya survei pilres itu jelang dua atau satu tahun. Itu menunjukkan yang existing ini (Jokowi) sudah ditinggalkan orang, sudah mantan. Padahal masih menjabat,” ujar Syahganda.

Dengan banyaknya virus dan fenomena panic game, tambah Syahganda, apa yang dilakukan pemerintah malah tidak nyambung. Pemerintah terlihat hanya sibuk mencari investor ke luar negeri untuk mendanai ibukota negara baru.

Dan tambah aneh lagi, di luar akal sehat pemerintah mengucurkan dana sebesar Rp 72 miliar untuk media dan influencer dalam rangka promosi wisata. (*)







Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/02/29/pengamat-prediksi-6-bulan-lagi-rezim-jokowi-jatuh/




21 Orang Jadi Tersangka 16 Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan Riau

ARB INdonesia, PEKANBARU – Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Riau menetapkan 21 tersangka pembakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau selama dua bulan terakhir.


Dia menjelaskan seluruh kasus tersebut ditangani oleh jajaran Polda Riau. Semuanya adalah tersangka perseorangan, belum ada terduga dari korporasi.

“Jumlah terjadinya perkara 16 kasus, tersangka 21 orang,” kata Wakil Komandan Satgas Karhutla Riau Edwar Sanger di Pekanbaru, Sabtu (29/2).

Terkait kebakaran ini, Pemprov Riau sudah menetapkan status siaga darurat Karhutla sejak 11 Februari hingga 31 Oktober 2020. Sedangkan luas kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau sejak 1 Januari hingga akhir Februari 2020 sudah lebih dari 341,27 hektare yang tersebar di 10 kabupaten dan kota.

Dari 12 kabupaten dan kota di Riau, hanya Kabupaten Kuantan Singingi dan Rokan Hulu yang hingga kini belum terjadi karhutla.

Karhutla paling luas tercatat di Kabupaten Siak mencapai 105,97 ha. Kemudian di Bengkalis 89,9 ha, Indragiri Hilir (49,6 ha), Dumai (46,8 ha), Indragiri Hulu (21,5 ha), Kepulauan Meranti (12,5 ha).

Selain itu, karhutla juga terjadi di Kota Pekanbaru (6 ha), Pelalawan (5 ha), Kampar (2,75 ha) dan Rokan Hilir (1,25 ha). Lokasi karhutla paling banyak di daerah pesisir seperti Bengkalis, Dumai dan Kepulauan Meranti.

Khusus karhutla di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, hingga kini sulit dipadamkan karena masih mengalami berbagai kendala di lapangan. Pulau Rupat adalah pulau terluar di pesisir Provinsi Riau yang secara administrasi masuk ke Kabupaten Bengkalis. Daerah ini terus mengalami karhutla setiap awal tahun.

“Kendala angin kencang serta sumber air yang minim. Akses juga cukup sulit ke lokasinya,” kata Edwar yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau. (*)







Editor Arb

Sumber merdeka.com
https://m.merdeka.com/peristiwa/21-orang-jadi-tersangka-16-kasus-kebakaran-hutan-dan-lahan-riau.html