Reses Anggota DPRD Riau, Masyarakat Desa Jaya Bakti Berharap Pembangunan Jembatan dan Listrik Bisa Lebih Merata

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ratusan masyarakat Desa Jaya Bakti, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hadiri kegiatan reses Sulaiman MZ SE M.Si anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau.


Kepala Desa Jaya Bakti Masrukin yang turut hadir dikesempatan itu mengungkapkan akses penghubung jembatan antara Desa Sungai Rukam dengan Desa Jaya Bakti sangat dibutuhkan oleh masyarakat disana.


“Kalau mau menyeberang harus menggunakan sampan (transportasi laut tradisional). Ini yang dikeluhkan oleh masyarakat,” terangnya, Senin (2/3/2020).


Sehingga sangat bergantung terhadap pasang surutnya air. Oleh karena itu, Kepala Desa (Kades) berharap anggota Dewan Provinsi Sulaiman MZ dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk jembatan penghubung antara dua desa tersebut.


“Semoga melalui reses ini pak Sulaiman bisa menjadi penyambung lidah untuk memperjuangkan apa yang keluhkan masyarakat,” harapnya.


Selain jembatan, masyarakat Desa Jaya Bakti juga mengharapkan kedepannya listrik disana bisa lebih merata.


Menanggapi hal itu, Sulaiman yang juga merupakan Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Inhil mengatakan setiap aspirasi masyarakat yang ia terima akan diperjuangkan.


“Melalui kegiatan reses seluruh aspirasi akan kita tampung. Selanjutnya akan kita perjuangkan dan sampaikan ke pemerintah daerah,”pungkasnya.


Editor Arb




Melalui Swadaya Masyarakat, Pemdes Bersama Warga Desa Sumber Jaya Lakukan Pembangunan Masjid

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Desa Sumber Jaya merupakan  salah satu desa yang berada di Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, dipimpin oleh Kepala Desa yang bernama Muhtar Hasan.


Sukses dalam membuktikan kekompakannya bersama warga dan seluruh elemen masyarakat untuk membawa kemajuan pembangunan serta kesejahteraan bagi seluruh warganya.


Hal itu terbukti dengan berdirinya sebuah rumah ibadah umat Muslim berupa Masjid di Dusun I Desa Sumber Jaya yang menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat desa setempat.


Masjid Al-Muhajirin, demikian nama sarana bangunan ibadah yang menjadi kebanggaan masyarakat itu.







Kepala Desa Sumber Jaya, Muhtar Hasan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pembangunan tempat beribadah umat Muslim tersebut merupakan hasil dari buah tangan dan kerja keras atas sumbangan sukarela dari masyarakat desa setemapat.


“Allahmdulillah dengan ketulusan dan kekompakan warga Desa  Sumber Jaya mampu membangun Masjid Al- Muhajirin melalui swadaya masyarakat desa,” tutur Muhtar Hasan, Senin (2/3/2020).


Berikut susunan kepanitian pembangunan Masjid Al-Muhajirin
Panitia pembangunan : Riman Jaya
Sekretaris : Manidi
Bendahara : MI. Tumiran


Kepengurusan  Masjid Al- Muhajirin
Ketua : Sulaiman. S.Pd.i
Sekretaris : Manidi
Bendahara : MI. Tumiran


Reporter ARB




Perkara UU ITE, Saksi Ahli Sampaikan Tidak ada Nada Provokatif pada Postingan Terdakwa Usman

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sidang lanjutan terdakwa Usman warga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) atas dugaan kasus tindak pidana ujaran kebencian, hari ini Jaksa Penuntut Umum menghadirkan saksi sebagai Ahli Bahasa, kamis (02/03/2020).


Adapun Ahli yang dihadirkan adalah Dr. Dudung Burhanudin, M.Pd dari Universitas Riau, Pendidikan Bahasa Indonesia.


Dari pantauan pada persidangan tersebut, Ahli bahasa seperti biasa  dicecar berbagai pertanyaan mulai dari Majelis Hakim, JPU,  dan Penasehat Hukum terdakwa yang berjumlah 6 orang.


Dalam persidangan ahli memaparkan bahwa ujaran kebencian bukan hanya Tulisan tapi juga bisa melalui ucapan, dan ujaran kebencian adalah menyoal ‘rasa tidak suka’ akan sesuatu. Satu kata saja mengandung kata benci, bisa dikatakan kata tersebut sebagai kalimat ujaran kebencian.


“Untuk menemukan indikator suatu kalimat mengandung ujaran kebencian, bisa dilihat dari konteks percakapan atau kalimat tersebut,” terang Ahli dalam persidangan.







Saat itu, ketika ditanyai oleh Tim Penasihat Hukum, Yudhia Perdana Sikumbang bahwa Saksi Ahli dihadirkan disini untuk memberikan keterangan sesuai keilmuan ahli dan bukan sesuai subjektifitas ahli.


“Apakah didalam Penggalan Kalimat postingan terdakwa masuk dalam kategori ilokosi ? ,” tanya Yudhia kepada ahli.


Dalam komponen kalimat, ada tiga jenis komponen : Lokusi, Ilokusi dan perlokusi.


Menurut Ahli, postingan terdakwa Usman tergolong dalam komponen ‘Lokusi’. Sebab kata ‘beliau‘ didalam postingan terdakwa Usman menunjukkan rasa penghormatan, penghargaan kepada presiden.


“Namun karena di ujung kalimat ada kalimat lain, menjadikan kalimat tersebut menjadi negatif,” jawab Ahli.


Lanjut Yudhia , “menurut ahli apakah tulisan atau postingan terdakwa termasuk kedalam kategori ‘Satire’ atau ‘Sarkasme” ?


“saya tidak tau dengan istilah itu,” jawab Dr.Dudung Burhanudin, M.Pd.


Atas hal itu, spontan Penasihat Hukum langsung instrupsi kepada Majelis Hakim agar memerintahkan kepada Panitera pengganti
untuk mencatat persidangan bahwa ahli bahasa tersebut tidak menguasai.


Selain itu, Muhsin, SH,.MH juga tampak mengeluarkan pertanyaan pamungkas kepada Saksi Ahli Bahasa  tentang kalimat postingan terdakwa Usman.


“Apakah menurut Ahli, postingan terdakwa ada bernada provokatif dan unsur mengajak orang banyak untuk membenci ? ,” tanya Muhsin.


“Dari tulisan tersebut tidak ada nada provokatif dan ataupun ajakan untuk membenci,” kata Ahli menjawab pertanyaan Pengacara Kondang, Muhsin, SH,.MH.


Menanggapi hal tersebut, salah satu Penasehat  Hukum terdakwa saat di wawancarai usai persidangan selesai digelar, Zainuddin alias  Acang meragukan atas  keterangan Saksi Ahli.


Sebab Pengacara senior ini menilai keterangan yang saksi ahli berikan terkesan subjektif.


“Pertanyaannya.!! ahli disini dihadirkan untuk memberikan pendapat sesuai kailmuannya atau kesubkektifannya ? ,” Tutur Penasehat Hukum Terdakwa, Acang.


Untuk diektahui, Sidang akan dilanjutkan pada kamis tanggal 5 Maret 2020 jam 10.00 wib, dengan agenda mendengar keterangan ahli hukum ITE.


Reporter Arbain




Baru Saja, 8 Rumah di Simpang Pasar Rumbai Inhil Rata Dibabat Sijago Merah

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sebanyak 8 pemukiman rumah warga  di Blok B Dusun Tegal, Parit Tumin Simpang Pasar Rumbai Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, rata dibabat sijago merah, Senin (2/3/2020).


Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul Pukul 11.30 Wib, dan api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 13.00 wib.







Sementara belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab pasti dari musibah kebakaran tersebut, dan berapa jumlah kerugian atas peristiwa itu.


“Tidak ada korban jiwa, saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan di TKP,” tutur Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan melalui Kasubag Humas AKP Warno.


Berikut Nama Korban pemilik rumah yang mengalami Kebakaran :
MUJIMIN, MURNIATI, KIKI  WAHYUDI, LINSAN, ISMAIL, dan
Tiga unit rumah kontrakan milik PAKPAHAN.


Laporan ARB




Posko Relawan Karhutla Inhil Resmi Dibuka

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bertempat di Posko Relawan Karhutla, Jalan M. Boya Tembilahan, dilaksanakan Pembukaan Pendaftaran dan Pemeriksaan Kesehatan bagi Relawan Karhutla, Senin (02/03/2020).


Bupati HM Wardan dalam sambutannya pada acara tersebut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak Polres Inhil yang telah membuat suatu terobosan yang sangat baik.


“Alhamdulillah pada pagi hari ini kita dapat bersama-sama hadir dalam pembukaan pendaftaran relawan penanganan karlahut,” ujar Bupati Inhil.


Bupati HM Wardan berharap kedepannya dengan dibukanya pendaftaran relawan penanganan karlahut ini dapat menekan terjadinya pembakaran hutan dan lahan khususnya di Kabupaten Inhil.


“Semoga dengan adanya satelit Dashboard Lancar Kuning ini kita dapat lebih cepat dalam penanganan karlahut di Inhil. Maka dari itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara dibakar,” imbuhnya.


Selanjutnya, Kapolres Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), AKBP Indra Duaman Siahaan SIK melalui Waka Polres Inhil Kompol R Firdaus mengatakan bahwa Dashboard Lancang Kuning. Kini, dengan adanya aplikasi bernama dapat mengatasi karhutla di Riau khususnya di Kabupaten Inhil.


“Karena, melalui aplikasi ini, masyarakat dan instansi dapat bersama-sama mencegah karhutla. Aplikasi Dashboard Lancang Kuning merupakan suatu sistem penanganan kebakaran hutan secara terukur, terstruktur dan efisien,” ujar Waka polres.







Kemudian Waka Polres menjelaskan bahwa Aplikasi ini terintegrasi dengan 4 satelit; Terra, Aqua, Lapan, dan NOAA. Dengan demikian aplikasi ini dapat memberikan informasi karhutla secara akurat untuk mendeteksi titik koordinat hotspot dan melakukan verifikasi di lapangan sehingga memudahkan para petugas melakukan pemadaman.


Aplikasi ini dapat menjadi rujukan untuk memobilisasi petugas di lapangan, peralatan dan sumber daya lain yang digunakan untuk keperluan pemadaman. Anggaran penanganan karhutla juga bisa mengacu pada data dari aplikasi ini. Dengan adanya aplikasi ini, proses pemadaman dapat lebih efektif, transparan, dan akuntabel.


“Maka dari itu, mari sama-sama kita bahu membahu untuk menangani permasalahan karlahut yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil),” tutupnya.


Senada dengan Waka Polres Inhil, Dandim 0314Inhil Letkol Inf Imir Faishal mengatakan bahwa permasalahan karlahut di Inhil ini merupakan tanggung jawab bersama.


“Permasalahan karlahut ini secara tidak langsung menampar kita semua, karena apa? Karena, Ini masalah yang sudah bertahun-tahun terjadi hingga sampai belum juga terselesaikan. Kini di tiap-tiap desa sudah di bentuk tim MPA, dan kita membutuhkan relawan-relawan. Mudah-mudahan bisa bekerjasama dengan  ikhlas, dan jadikan ini suatu ladang ibadah,” ujar Dandim 0314/Inhil.


Letkol Inf Imir Faishal berpesan kepada seluruh elemen masyarakat baik dari pemerintah, OPD, TNI-Polri, kawula muda agar dapat bersama-sama menuntaskan permasalahan karlahut ini.


“Mari kita lakukan tindakan prefentif. Karhutla ini sebenarnya bisa kita hindari dengan sedikit meningkatkan rasa peduli. Kabupaten Inhil harus bisa menjadi contoh bahwa kita semua bisa bergerak dan mengatasi karhutla,” pungkasnya.


Setelah kegiatan tersebut,Dandim,Bupati,Wakapolres dan seluruh unsur Forkopimda lainya meninjau latihan penanggulangan bencana karhutla di parit 19 yang dilaksanakan oleh TNI,POLRI,BPBD,dan MPA serta relawan Karhutla. (rls)


Editor Arb




Dikunjungi Dandim 0314/Inhil, Santri Ponpes Jilussalamah Al-Islami Sambut Dengan Sholawat

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Usai menghadiri dan memberikan pengarahan pada relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Parit 17, Kecamatan Sungai Beringin, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal langsung melakukan kunjungan silaturahmi di Pondok Pesantren Jilussalamah Al-Islami, Jalan Pekan Arba Tembilahan, Senin (2/3/2020).


Disambut dengan Sholawat oleh para santri, dalam kunjungannya Dandim 0314/Inhil mengaku sering melintasi jalan tersebut, namun ia memohon maaf karena baru sempat berkunjung di Ponpes Jilussalamah Al-Islami pada hari ini.


“Tidak lain dan tidak bukan, kami hanya ingin bersilaturahmi dengan adik-adik saya yang ada disini,” tutur Letkol Inf Imir Faishal kepada pengurus dan santri Ponpes Jilussalamah Al-Islami.


Didampingi rombongan Kodim 0314/Inhil, Dandim juga berharap kepada seluruh santri yang berjumlah 65 orang, semoga para santri yang menuntut ilmu di Ponpes tersebut mampu memberikan kebaikan untuk dunia maupun akhirat.







“Jalani, nikmati, tidak usah banyak beban dan fikiran. Jadi adik-adik disini nantinya mampu menjadi Hafiz setelah selesai menuntut ilmu pendidikan disini,” imbuhnya.


Selain memeberikan wejangan kepada santri, dipenghujung kunjungannya Dandim juga menyerahkan satu pasang ternak kambing  yang diserahkan langung kepada pimpinan Ponpes melalui 
Ketua Harian Ponpes, Said abd Basit.


“Terimaksih banyak atas sambutan hangatnya,” tutup Letkol Inf Imir Faishal, diiringi kembali dengan bacaan Sholawat oleh para santri.


Sementara itu, Ketua Harian Ponpes, Said abd Basit saat menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga atas kunjungan Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal.


“Kami merasa terharu atas kunjungan silaturahmi oleh Dandim ke Ponpes yang telah berdiri sejak 4 tahun ini,” katanya.


Untuk diketahui, dari pantauan langsung puluhan santri terlihat antusian dan merasa terharu atas kunjungan Dandim 0314/Inhil.


Reporter Arbain