Lima Orang Pasien Diduga Suspect Corona Dibawa Ke RSUD Tembilahan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sekitar lima orang pria Pasien Diduga Suspect Corona dibawa menggunakan ambulance menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau, Rabu (4/3/2020).

Pria yang diketahui merupakan Anak Buah Kapal (ABK) tersebut naik di pelabuhan Saptamarga Parit 9 Tembilhan Hulu sekitar pukul 13.00 WIB.







Sementara belum diketahui pasti darimana asal kelima ABK tersebut berasal, namun pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan langsung melakukan penanganan terhadap kelimanya orang pria tersebut.

Dirut RSUD PH Tembilahan, Saut Pakpahan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penangan.

“Iya, sedang dilakukan penangan”, jelas Saut. (Inhil Tuday/MSG)


Editor Arb




Presiden Instruksikan Jaga Kerahasiaan Data Pribadi Pasien Corona

ARB INdonesia, JAKARTA – Ekspos berlebihan terhadap latar belakang dan identitas pribadi dua pasien positif corona menimbulkan keprihatinan sejumlah kalangan. Pejabat pemerintah, media massa, hingga warganet diminta menghormati privasi dari pasien yang dinyatakan positif mengidap virus Covid-19.

Setelah pengumuman adanya dua kasus positif korona pertama di Indonesia oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Senin (2/3), berbagai informasi terkait latar belakang dan data pribadi pasien begitu cepat berseliweran di berbagai platform media.


Data mengenai pekerjaan, prestasi pasien, alamat rumah, hingga foto-foto pribadi dua pasien positif korona yang kebetulan ibu dan anak tersebut diulas beberapa media mainstream ataupun sosial. Padahal, data-data tersebut tidak terkait secara langsung dengan proses penanganan dan potensi penyebaran penyakit yang mereka derita.


Kondisi ini memunculkan protes dari keluarga maupun tetangga dua pasien perempuan berumur 64 tahun dan 31 tahun tersebut.

Presiden Jokowi pun meminta agar semua pejabat pemerintah di semua tingkatan menjaga kerahasiaan data pribadi pasien positif corona. Tidak boleh data tersebut disebarkan secara serampangan ke publik. “Saya memerintahkan menteri Kita harus menjaga kode etik,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, kemarin.







Dia menjelaskan pembukaan data pribadi yang tidak terkait dengan penyakit mereka akan memberikan tekanan psikologis kepada pasien, keluarga, maupun lingkungan sekitarnya. Kondisi ini berpotensi memunculkan beban ganda kepada pasien. Selain harus berjuang melawan penyakit, mereka juga harus melawan stigma masyarakat.

“Media juga harus hormati privasi mereka agar tidak tertekan dan segera pulih dan terakhir mencegah penularan virus korona ini dengan sering cuci tangan, jangan menyentuh wajah sebelum cuci tangan. Jangan sering sentuh wajah jika tangan belum dicuci. Hal terbaik jaga kesehatan,” ujarnya.

Juru bicara pemerintah terkait kasus corona Achmad Yurianto menyatakan, kerahasiaan data pasien merupakan bagian dari etika kedokteran. Dalam kasus korona, publik cukup tahu gender dan usia pasien. Lebih dari itu, semua data pasien tidak perlu diekspos ke publik.

“Mari kita sama-sama jaga etikanya, adalah bahwa di dalam penegakan diagnosis ada rahasia etik kedokteran. Dan ini dipegang teguh awak kesehatan; satu, merahasiakan identitas pasien. Kalaupun kita menyebut, gendernya saja dan usianya saja. Misalnya laki sekian tahun dan laki-laki sekian tahun,” ujarnya di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, kemarin.

Dia menegaskan jika ada data pribadi dari dua pasien korona terungkap ke publik, informasi itu pasti bukan dari Kemenkes. Media pun diminta berhati-hati memberitakan informasi pribadi pasien meskipun mempunyai sumber informasi sekunder.

“Kalau misalkan ada nama yang keluar selain ini, pasti bukan dari kesehatan. Dan yang kedua, adalah merahasiakan nama rumah sakit, ini etika. Tolong untuk teman-teman (media) sekalian, tolong kami jangan ditanyakan hal ini. Kalau Anda tahu, silakan. Tapi kalau Anda mengonfirmasi ke saya, Pak apakah ini benar? Maka saya akan mengatakan ‘sak karepmu’. Karena ini etika,” tegas Achmad.

Kerahasiaan identitas pasien ini, kata Achmad, juga dipegang oleh negara lain seperti Jepang dan Singapura. “Kami saja waktu mendengar ada ABK Diamond Princess yang kemudian positif dan dirawat di Jepang, mereka tidak membuka identitasnya,” katanya.

“Padahal, kami mengatakan bahwa dari Kementerian Kesehatan. Mereka hanya mengatakan bahwa dua dirawat di Kota Shiba dan lainnya dirawat di pinggiran Tokyo. Hal yang sama juga ketika kami mendengar ada informasi asisten rumah tangga di Singapura pun sama, mereka tidak membuka identitasnya. Jadi mohon, ini menjadi batasan etika kita,” tegas Achmad.

Sementara itu, anggota Komisi I DPR RI Charles Honoris mengatakan hak atas privasi adalah salah satu hak konstitusional yang diatur dalam UUD 1945. Menurut Charles, tersebarluasnya data pribadi misalnya nama lengkap, alamat tinggal, foto, dan data pribadi lain pasien korona lewat media sosial atau media lainnya harus dipandang serius sebagai pelanggaran privasi warga negara.

“Negara seharusnya bisa melindungi kerahasiaan data pribadi dan menutup ruang sekecil apapun terhadap pelanggaran tersebut,” tutur Wakil Ketua BKSAP DPR ini kemarin.
Dikatakan Charles, negara lain seperti Singapura dan Jepang telah memberi contoh bagaimana identitas dan data pribadi pasien korona, termasuk pasien WNI yang ada di dua negara tersebut, terjamin kerahasiaannya.

“Bahkan, otoritas setempat tidak membuka identitas pasien WNI kepada perwakilan RI sekalipun, tanpa adanya izin lebih dulu dari pasien yang bersangkutan,” kata politikus PDIP ini.

Perlindungan data pribadi, kata Charles, terutama terkait dengan data rekam medis pasien, dalam penyelenggaraan layanan kesehatan di Indonesia sebenarnya sudah cukup banyak pada level UU atau aturan teknis di bawahnya. Namun, regulasi yang ada belum mengatur penuh tentang mekanisme pemulihan bagi pemegang hak, dalam hal ini pasien atas pelanggaran terhadap perlindungan data pribadinya.

“Dengan kata lain, belum ada pengaturan sanksi atau hukuman, baik secara administratif ataupun pidana, bagi pelanggaran privasi atas riwayat kesehatan pasien tersebut,” tuturnya.

Oleh karena itu, RUU Perlindungan Data Pribadi yang saat ini tengah dibahas Komisi I DPR dan pemerintah nantinya akan mengatur sanksi baik administratif maupun pidana, bagi pelanggaran terhadap perlindungan data pribadi warga negara, termasuk dalam penyelenggaraan layanan kesehatan.

“Masukan dari masyarakat luas sangat diharapkan dalam upaya mewujudkan kedaulatan data pribadi setiap warga negara,” pungkas Charles. (Binti Mufarida/Abdul Rochim/Kiswondari)


loading…




Sumber Sindonews.com
https://sumut.sindonews.com/read/13855/1/presiden-instruksikan-jaga-kerahasiaan-data-pribadi-pasien-corona-1583290997




Perdana, Desa Salo Timur Adakan Pelantikan RT RW Secara Serentak

ARB INdonesia, KAMPAR – Pelantikan serentak Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW) se-Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar – Riau, hari ini resmi digelar, Rabu (4/3/2020).


Bertempatan di Gedung Serbaguna Desa Salo Timur, dari pengamatan awak media, sebanyak 17 Ketua RT dan RW yang dilantaik dari 3 dusun.


Dalam sambutannya, Kepala Desa Salo Timur H Tukiran menyampaikan selamat atas dilantiknya Ketua RT dan RW, semoga mampu menjalankan amanah ini dengan sebaik mungkin.


“Semenjak berdirinya desa yang kita cintai ini, barulah kali ini diadakan pelantikan serentak RT/RW se Desa Salo Timur,” tuturnya.


Lanjut Kades,  bahwa seharusnya yang melantik adalah Camat Salo, berhubung beliau mendapat musibah terpaksa harus diwakilkan.







“Kepada seluruh Ketua RT/RW yang sudah dilantik agar dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, walaupun saya tau hak yang didapat tidak sesuai dengan kewajiban. Namun ini kita akan tetap bekerja sebaik mungkin,” terang H Tukiran.


Sementara itu, Said Abdullah yang merupakan mantan Kades Salo Timur yang hari ini telah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Kampar, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan perdana yang dilakukan secara serentak ini.


” Ketua RT/RW bekerjalah dengan baik, karna Bapak-bapak lah ujung tombak desa kita dimasyarakat. Kemudian saya ingatkan agar kita semua cerdas dalam menggunakan medsos karna ini besar pengaruhnya bagi desa kita,” imbuh Said Abdullah.


Selain itu,  Pria yang akrab di sapa Bang Idul juga menyampaikan demi kemajuan Desa Salo Timur, ia mengaku siap membantu desa tersebut.


“Saya meminta maaf kepada kita semua yang hadir, jikalau ada kesalahan dan kehilafan saya mohon dimaafkan,” tutup Said Abdullah.


Untuk diketahui, pada acara pelantikan ini yang berjalan hidmat ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kampar Said Abdullah, Kabag Umum DPRD Kampar Sabarudin, Mantan Kades Salo Timur, Mantan Kepala Dusun Kampung dan Kader PKK serta tamu undangan dari seluruh masyarakat Desa Salo Timur.


Reporter Joni K




Dandim Pimpin Rarakor Persiapan Fighting Spirit Run

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kodim 0314/Inhil melaksanakan rapat koordinasi persiapan kegiatan Kodim 0314/Inhil Fighting Spirit Run yang akan diselenggarakan pada 15 Maret 2020 mendatang.


Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal yang dilaksanakan di ruang data Makodim 0314/Inhil, Jalan A. Yani, Tembilahan, Rabu, (04/02/2020)


Sebagai awalan pembuka dalam rakor tersebut, Kapten Inf Tarmizi selaku Ketua Pelaksana dalam kegiatan tersebut memaparkan kepada instansi terkait dan para pendukung giat Kodim 0314/Inhil Fighting Spirit Run mengenai tujuan kegiatan tersebut. 


“Penyelenggaraan lomba lari 10K dan 5K Kodim 0314/Inhil Fighting Spirit Run TA 2020 ini dimaksudkan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Korem 031/Wira Bima TA 2020. Kegiatan ini juga sebagai sarana untuk memasyarakatkan olahraga, dan tujuan utamanya adalah manunggalnya TNI dan rakyat dalam hal menumbuh kembangkan kegiatan olahraga prestasi di Kabupaten Inhil serta semangat juang dalam berprestasi sebagaimana tema kegiatan, yaitu Fighting Spirit Run,” paparnya.


Kapten Inf Tarmizi menjelaskan, sasaran kegiatan tersebut antara lain seperti mewujudkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan berolahraga, terwujudnya kesediaan dan peran serta masyarakat sebagai kekuatan pendukung untuk diikutsertakan dalam rangka sistem bela negara.


“Kemudian mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat, dan mewujudkan prestasi atlet lokal dan nasional,” jelas Pasi Ops Kodim 0314/Inhil tersebut.


Pada lomba lari 10K dan 5K Kodim 0314/Inhil Fighting Spirit Run Tahun 2020 tersebut akan memperebutkan total hadiah Rp.99.150.000,-.


Kategori yang akan diperlombakan adalah seperti ;
1. Elite Nasional Umum Putra 10K,
2. Elite Nasional Umum Putri 10K,
3. Umur 40 Tahun Keatas Umum Putra 5K,
4. Umur 40 Tahun Keatas Putri 5K,
5. Umum Putra 5K, Umum Putri 5K,
6. Pelajar Putra 5K,
7. Pelajar Putri 5K,
8. TNI/Polri/ASN Putra 5K.


“Dan untuk peserta lomba yang mencapai finish akan mendapatkan 1 buah medali finisher untuk seluruh kategori dari total 400 medali,” pungkasnya.


Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal menyebutkan beberapa hal terkait yang menjadi pokok pembahasan dalam Rakor Persiapan tersebut, diantaranya adalah untuk penempatan penempatan garis star dan garis finis akan diadakan perubahan yaitu akan dijadikan satu titik dan untuk sebelumnya akan dilaksanakan peninjauan ulang kembali.


” Kemudian, kepada Satpol PP agar melakukan sosialisasi kepada pedagang kaki lima (PKL) untuk menyampaikan pada H -3 sudah tidak ada lagi yang berjualan di sekitar Jl Swarna Bumi ataupun route yang akan dilewati oleh pelari. Kepada anggota Polantas dan Subpom Tembilahan agar mempersiapkan kendaraan/mobil untuk mendampingi peserta pelari terdepan baik yang 10 K maupun yang 5 K. Dan diharapkan perlu adanya pengaman yang aktif di setiap titik yang anggap rawan terhadap pengguna jalan,” tutur Dandim dalam penjelasannya.


Rapat persiapan akhir akan dilaksanakan kembali pada tanggal 10 Maret 2020.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Inhil diwakili Iptu Yurnalis, Dansubpom Tembilahan diwakili Sertu Suyanto, Kasatpol PP diwakili Sugianto, Kadispora Inhil Juneidi, Ketua KONI Tembilahan diwakili H Arsyad, Perwira Staf Inhil, Ketua RAPI Tembilahan Andi Hirfanday, Kepala BPBD Tembilahan diwakili Marlis.




Dilokasi Karhutla, Ular Sepanjang 4,5 M Ditemukan Terpanggang Bersama 20 Butir Telurnya

ARB INdonesia, PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau tidak hanya menimbulkan kerugian bagi kehidupan manusia, namun juga merugikan bagi satwa-satwa liar yang tinggal dikawasan lahan yang terbakar.


Seperti halnya  dengan hewan melata ini, ular phyton sepanjang 4,5 meter  ditemukan tewas terpanggang bersama anak-anaknya yang berukuran jari telunjuk orang dewasa dan 20 butir telurnya.


Penemuan itu diketahui oleh tim pemadam karhutla saat melakukan pemadaman api di Jalan SM Amin, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, Senin (2/3/2020).







Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SIK, MSi, melalui Kabid Humas Kombes Pol Sunarto, membenarkan informasi tersebut.


“Ular sepanjang 4,5 meter tersebut ditemukan dalam keadaan mati terpanggang oleh Tim Gabungan terdiri dari Polri, TNI, dan BPBD Kota Pekanbaru bersama dengan 20 butir telur ular,  saat sedang berjuang memadamkan api Karhutla sejak Senin pagi,” ungkap Kombes Sunarto, Selasa (3/3/2020).


Kabid Humas menjelaskan, Karhutla tak hanya merugikan manusia semata saja, melainkan hilangnya plasma nutfah Indonesia akibat ulah tangan manusia.


“Karhutla membawa bencana ekologis, hilangnya binatang-binatang, tanaman-tanaman khas suatu daerah, terutama di Riau,” ujar Kombes Pol Sunarto.







Kabid Humas menjelaskan, luas lahan terbakar di tempat ular phyton betina mati terpanggang tersebut setengah hektare. Hingga hari ini, lahan terbakar tersebut berhasil ditangani dan dipadamkan Tim Gabungan, hingga sore hari hujan mengguyur lokasi. Besok pagi petugas akan mengecek kembali lokasi.


Petugas Gabungan Polri, TNI, Manggala Agni, BPBD, Perusahaan, dan Relawan Pemadam Karhutla seminggu terakhir masih berjibaku di lapangan padamkan api beberapa daerah di Riau seperti di Rangsang, Kepulauan Meranti dan Rupat, Bengkalis.


“Saat siang hari semua titik api telah kita padamkan dan tangani bahkan sempat hilang dari pantauan satelit, tiba-tiba menjadi bertambah dan meluas di malam hari yang seharusnya dengan kondisi suhu rendah adalah kecil kemungkinan titik api makin meluas. Hal ini perlu menjadi fokus dan penanganan secara bersama para stakeholder terkait,” tutup Kombes Sunarto. (rls)


Editor Arb




Sekitar 2 Ha Lahan Terbakar di Tempuling, Dandim dan Wakapolres Inhil Terjun Kelokasi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal bersama Wakapolres Kompol Russel Firdaus SH terjun langsung untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan  (karhutla) yang terjadi di Parit Minang RT.20 RW.06 Kelurahan Sungai Salak,  Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil (Inhil) – Riau, Selasa (03/03/2020).


Dandim menuturkan sebanyak 22 orang anggota TNI dari Kodim dan Koramil 03/Tempuling, Polri 10 orang, Satpol Kecamatan 3 orang, BPBD Tempuling 8 orang, Damkar PT SAGM 4 orang, MPA 4 orang, dan Masyarakat 10 orang turut berjibaku untuk memadamkan kobaran api yang melahap sekitar 2 Ha lahan gambut milik bapak Sukri (37) tersebut.


“Dengan peralatan seperti parang sebanyak 3 buah, Mesin Robin 3 Unit, Mesin Siboarsa 1 Unit, Cangkul 3 Unit, sekira hampir 1 jam api sudah bisa dijinakkan, walaupun lahan masih mengeluarkan asap,” tuturnya.


Saat ini, lanjutnya, Tim Gabungan masih terus melaksanakan pendinginan di TKP untuk mengantisipasi agar tidak timbul kembali titik api akibat angin kencang.


“Angin yang kencang dan sering berubah arah, cuaca yang terik, dan tanah gambut tebal dengan kedalaman 95 cm dalam kondisi kering menjadi hambatan yang sangat berpengaruh dalam proses pendinginan pasca Karhutla ini,” ujar Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal.


Letkol Inf Imir Faishal juga memerintahkan Tim gabungan untuk membuat Skat pembatas secara manual sebagai antisipasi Karhutla agar tidak semakin meluas. Kemudian melaksanakan pembersihan parit disekitar lokasi untuk nantinya dijadikan sebagai sumber air.


“Kita akan terus bersinergi serta berkoordinasi secara terus menerus dengan instansi lain dalam upaya pemadaman dan antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan seperti ini,” timpal Dandim.


Dandim 0314/Inhil menyebutkan bahwa pelaku pembakaran lahan tersebut masih dalam proses penyelidikan.


“Kegiatan ini juga sebagai suatu upaya untuk memberikan contoh kepada masyarakat agar masyarakat memahami tentang bahaya karhutla dan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak TNI-POLRI saja akan tetapi ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.


Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Inhil  H.M Wardan MP, Sekretaris BPBD Tembilahan Eri Iwardana, Pasi Ops Dim 0314/Inhil Kapten Inf Tarmizi, Camat Tempuling Ridwan,Danramil 03/Tempuling  Kapten Arh Sugiyono, Kapolsek Tempuling AKP Subagja SH, dan Lurah Sungai Salak Bpk Suwardi.


Editor Arb