Bangunan Tinggi yang Terbengkalai, Pemkab Inhil Gelontorkan Dana 10 M untuk Jadikan Perpustakaan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Berada di Jalan Pendidikan Tembilahan, bangunan tinggi yang telah lama terbengkalai itu akan segera dilanjukan pembangunannya untuk difungsikan menjadi Perpustakaan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau.


Untuk menjadikan Perpustakaan yang berstandar Nasional, diperkirakan akan menelan anggaran sebesar 35 Miliar. Secara bertahap, pada tahun 2020 ini Pemerintah Kabupaten Inhil mendapatkan gelontoran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 10 Miliar melalui Pemerintah Pusat.


Hal itu disampaikan oleh H Said Syarifuddin, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil kepada arbindonesia.com saat diwawancarai, Kamis (5/3/2020).


“Dari anggaran 10 Miliar, Perpustakaan tersebut nantinya sudah akan fungsional. Jika pada tahun ini berjalan baik,  kemungkinan pada tahun depan Pemkab Inhil bisa kembali mendapatkan anggaran DAK tersebut,” tutur H Said Syarifuddin diruang kerja.







Dalam waktu dekat akan segera dilakukan pelelangan oleh Dinas Perpustakaan Kabupaten Inhil.


“Untuk DED nya sudah selasai, tinggal di lelang saja lagi”, kataya.


Selain itu,  Sekda menyampaikan bahwa Pemkab Inhil berkomitmen akan menuntaskan PR tersebut hingga selesai. Jika tidak dilanjutkan pembangunannya, gendung yang memiliki desain yang bagus tersebut hanya akan menjadi bagunan tua saja.


“Padahal bangunannya bagus dan desainnya juga bagus, namun sayang sekali tidak selesai. Kalau belum selesai artinya ya… harus kita selesaikan dulu,” ujar H Said Syarifuddin.


Mudah-mudahan awal tahun depan sudah bisa berfungsi, tinggal dipacu lebih cepat untuk kelengkapan-kelengkapan lainnya seperti interior dan buku-buku, serta tambahan-tambahan dana lainya untuk menyelesaikan renovasi bangunan tersebut secara keseluruhan.


Dengan berjalannya perpustakaan Daerah itu nantinya, mulai dari pengelolaan, pelayanan, sarana dan prasarana yang disediakan akan lebih baik dari yang sudah baik saat ini.


“Hal itu akan menjadi daya tarik tersendiri untuk menumbuh kembangkan minat baca pelajar, anak muda dan masyarakat kedepanya,” harapnya.


“Asosiasi perpustakaan sekolah juga bisa bekerja sama untuk memanfaatkan itu nanti,” tutup Sekda.


Reporter Arbain




Masih Perkara UU ITE di Inhil, Postingan Usman Bukan Membuat Ajakan Membenci Presiden Tapi…

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sidang lanjutan terdakwa Usman warga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) atas dugaan kasus tindak pidana ujaran kebencian, Tim Penasihat Hukum menghadirkan Ahli Pidana dan Ahli Bahasa, Kamis (05/02/2020).


Adapun Ahli Pidana yang dihadirkan adalah Dr.Erdianto Effendi, S.H.Mhum dari Universitas Riau, dan Ahli Bahasa Dr. Nursalim,M.Pd dari UIN Suska Riau.


Dalam persidangan, saksi Ahli Pidana Dr. Erdianto Effendi, S.H. Mhum menerangkan bahwa Informasi yang dilarang untuk disampaikan adalah informasi yang diperkirakan dapat menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan. Bukan informasi yang menunjukkan permusuhan atau kebencian.


“Informasi yang bertujuan menimbulkan kebencian atau permusuhan, dengan informasi yang menunjukkan permusuhan atau kebencian merupakan dua hal yang berbeda,” jelasnya.


Informasi yang bersifat menunjukkan kebencian atau permusuhan misalnya, ‘saya membenci si A’.


Sedangkan informasi bertujuan menimbulkan kebencian atau permusuhan misalnya,  ‘si A pencuri dan perusak rumah tangga orang’. 


“Jadi yang dimaksud dengan ujaran kebencian adalah ujaran yang dapat menimbulkan kebencian. Jika dikaitkan dengan tulisan terdakwa Usman pada postingannya, bukan ujaran yang dapat menimbulkan kebencian,” tegas Dr.Erdianto Effendi, S.H.Mhum.


(Kata kunci : Menunjukan dan Menimbulkan)


Sementara itu, Ahli Bahasa Dr. Nursalim, M.Pd menyampaikan bahwa terkait postingan terdakwa menurutnya hanyalah sebatas rasa tidak suka dan bukan rasa untuk mengajak orang kepada kebencian terhadap Presiden.


Hal yang paling penting adalah, bahwa postingan terdakwa Usman tidak berdampak kepada orang banyak. Sebab, terdakwa bukanlah seorang publik figur, tokoh dan bukan pula orang yang berkedudukan.


“Ucapan seseorang atau nasehat seseorang kuat kaitannya dengan siapa dan apa kedudukan orang tersebut, karena kebiasaan orang mendengarkan atau terpengaruh dengan siapa yang mengucapkan ucapan tersebut. Karena faktor kedudukan seseorang berpengaruh untuk didengar orang lain,” terang Ahli Bahasa.


Terakhir Dr. Nursalim menyampaikan, postingan terdakwa Usman hanya sebatas menyampaikan informasi agar orang tau, dan bukan membuat ajakan membenci Presiden.


(Kata kunci : Faktor Kedudukan Seseorang Berpengaruh Untuk Didengar Orang Lain)


Atas hal tersebut, salah satu Penasehat  Hukum terdakwa saat di wawancarai usai persidangan digelar, Yudhia Perdana Sikumbang  mengatakan, mengaku sangat puas dengan keterang yang Ahli sampaikan dalam persidangan.


“Kami Tim penasihat Hukum berharap Majelis Hakim mempertimbangkan pendapat Ahli tersebut sebagai referensi dalam mengambil keputusan nantinya,” tutur Yudhia.


Selaku Tim Penasihat Hukum, lanjutna, Kami yakin dan percaya Majelis Hakim dalam perkara ini akan objektif dalam memberi penilaian.


“Semoga majelis memberikan putusan yang seadil-adilnya sesuai asas kepastian hukum, kemanfaatan, dan keadilan,” harap Pengacara Muda, Yudhia.


Untuk diketahui, sidang akan dilanjutkan pada senin mendatang dengan agenda pemeriksaan terhadap terdakwa Usman.


Reporter Arbain




Kadisdik Riau Ingatkan Sekolah Jangan Campuri Acara Perpisahan Siswa

ARB INdonesia, PEKANBARU – Gerah sering mendapat laporan sekolah memungut uang perpisahan ke peserta didik, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau mengingatkan sekolah untuk tidak ikut campur mengurus acara perpisahan siswa.

Hal itu ditegaskan Kepala Disdik Provinsi Riau, Rudyanto kepada media, mengingat jelang berakhirnya tahun ajaran 2019/2020, yang seperti biasa setelah Ujian Nasional (UN) sekolah melakukan perpisahan siswa.

“Perpisahan tidak dilarang, hanya saja sekolah jangan ikut campur. Artinya kalau anak-anak ingin mengadakan perpisahan silahkan saja, tapi saya tegaskan sekolah jangan ikut campur,” tegasnya, Rabu (4/3/2020).

Dalam konteks ini, Rudy meminta pihak sekolah cukup sebagai pihak yang diundang siswa yang membuat acara perpisahan. Lebih dari itu sekolah dilarang mencampuri kegiatan perpisahan siswa.

“Sekolah cukup datang kalau diundang. Jangan pula sekolah yang mengutip uang perpisahan siswa. Itu yang tak boleh. Biar itu inisiatif orang tua dan murni ide siswa,” tegasnya lagi.

Mantan Penjabat Bupati Indragiri Hilir ini mengaku, pihaknya sudah sering mengingatkan sekolah setiap tahunnya.

“Sebenarnya ini sudah sering kita ingatkan. Kalau masih ada sekolah ikut campur dengan perpisahan siawa, silahkan lapor ke saya, biar kita tegur. Kita sudah capek juga setiap tahun mengingatkan soal itu saja,” cakapnya. (*)







Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2020/03/04/kadisdik-riau-ingatkan-sekolah-jangan-campuri-acara-perpisahan-siswa/




Pemaksimalan Penanganan Karhutla, Polsek TBH Hulu Berikan Himbauan pada Kades dan Jajaran

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Rawan terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Rhino Handoyo SH himbau Kepala Desa (Kades) dan jajaran berpartisipasi memberikan motivasi serta hal-hal yang mendukung pemaksimalan penanganan Karhutla.


Hal itu disampaikan AKP Rhino beserta jajaran saat melakukan patroli dan sosialisasi di Desa Siapang Panjang,  Rabu (4/3/20) siang.


Himbauan itu juga disampaikan atau mengingatkan Masyarakat Peduli Api (MPA) maupun relawan Karhutla agar selalu melaporkan setiap kegiatan yang berkaitan dengan upaya pencegahan maupun penanganan Karhutla ke dalam Aplikasi Lancang kuning.


Sehingga jika terjadi Karhutla di Desa Sialang panjang semua elemen masyarakat baik MPA maupun Relawan Karhutla yang ada di  siap sedia dalam melakukan pemadaman maupun pendinginan Karhutla.


“Kegiatan kami ini sesuai Program Prioritas Kapolri No II. 4 *Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan*. Menyampaikan sosialisasi Maklumat Kapolda Riau serta Undang-Undang tentang larangan membakar hutan dan lahan, “katanya.


Kapolsek pun tak bosan-bosannya memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Karena berdampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan serta para pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dikenai sanksi pidana.


“Kami juga melakukan pengecekan embung,  dan sosialisasi yang dilakukan di lokasi yang rawan terjadinya Karhutla, “tutup Kapolsek.


Dalam kegiatan yang lakukan Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Rhino Handoyo SH ini juga di hadiri Kades Sialang Panjang,  Kepala Dusun (Kadus) Gemilang, Kadus Resetlement,  Kadus Benua Langkar, Babinsa Desa Sialang Panjang,  serta beberapa orang personil kepolisian. (Frs)


Editor Arb




Soal Suspect Corona di Inhil, Dari Uji Labor Hasilnya Normal Tapi…

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Satu orang warga yang merupakan kapten kapal yang datang dari luar negeri dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau, Rabu (3/3/2020) karena mengalami demam dan batuk pilek.


Sementara 6 orang lainnya yang merupakan ABK pun telah dibawa ke rumah singgah milik Dinas Sosial Inhil untuk diobservasi, meskipun mereka semua dalam keadaan sehat.







Direktur RSUD PH Tembilahan, Saut Pakpahan menuturkan, setelah dilakukan uji labor, hasilnya normal.


“Demamnya sudah turun, hasil labnya normal, tapi bukan negatif. Untuk mengetahui negatif atau positif, hasilnya akan kita kirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Jakarta”, jelas Saut.


Selain itu Saut juga mengatakan untuk mengetahui hasilnya, biasanya akan keluar selama 14 hari, atau paling cepat 7 hari.


“Tim dari Provinsi Riau sedang di jalan untuk mengambil sampel. Kita tunggu hasilnya, jika pun nanti pasien ini sembuh, kita tidak akan berani pulangkan sebelum hasil dari Litbangkes membuktikan negatif”, tukas Saut. (IT/GMS)


Editor Arb




Suspect Corona Masuk di Inhil, Kadinkes Inhil Himbau Masyarakat Tetap Tenang

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sekitar lima orang pria Pasien diduga Suspect Corona dibawa menggunakan ambulance menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau, Rabu (4/3/2020).


Atas hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Zainal Arifin menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik.


“Jangan panik, tetap saja beraktivitas seperti biasanya. kalau memang ada yang merasa juga terindikasi segera ke puskesmas terdekat atau secepatnya hubungi pihak kesehatan,” jelasnya melalui via WhatsApp, Rabu (04/02).


Selain itu Zainal Arifin juga menjelaskan untuk pencegahan silahkan gunakan masker. untuk stok masker jika tidak dapat di toko atau apotik segera minta ke pusksesmas terdekat.







“Stok masker tersedia di setiap puskesmas, Masyarakat tidak perlu memakai masker kecuali yang sakit flu dan batuk dan segera minta ke petugas untuk merawat jika tidak berhenti flu nya,” terang Zainal.


Untuk saat ini,  belum diketahui pasti darimana asal kelima ABK tersebut berasal, namun pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan tengah melakukan penanganan terhadap kelimanya orang pria tersebut.


“Iya, sedang dilakukan penangan”, jelas Dirut RSUD PH Tembilahan, Saut Pakpahan.


Editor Arb