Mentri Perhubungan RI Positif Terinfeksi Virus Corona

ARB INdonesia, JAKARTA — Sekretaris Negara Pratikno mengumumkan bahwa Menteri Perhubungan Republik Indonesia (RI) Budi Karya Sumadi positif terinfeksi virus corona. Budi karya saat ini dirawat di RSPAD Gatot Subroto.

“Atas izin keluarga yang disampaikan oleh Pak Kepala RSPAD adalah Pak Budi karya Sumadi,” kata Pratikno di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Sabtu (14/3).

Pernyataan Praktikno dibenarkan RSPAD Gatot Subroto yang menyebut telah merawat seorang menteri kabinet Joko Widodo. Budi karya dirawat dengan nomor pasien 76.

“Saat ini beliau kita rawat di RSPAD. Sudah ada perbaikan,” kata Wakil Kepala RS Kepresidenan RSPAD Gatot Subroto, Albertus Budi Sulistyo.


Editor Arb
Sumber CNNIndonesia.com




Bertengkar Dengan Pacar, Remaja Di Maesa Akhiri Hidupnya Dengan Tali

ARB INdonesia.com, MAESA – Remaja Kecamatan Maesa ini nekat mengakhiri hidupnya dengan seutas tali di kamar tidurnya.


Dari informasi, KB pertama kali ditemukan Virgin yang curiga kamar korban dalam keadaan gelap dan terkunci dari dalam.


Bocah perempuan berusia sepulun tahun ini kemudian mengintip dari balik lubang kunci dan melihat bayangan orang tergantung, lalu memanggil warga lain.


Dibantu warga, pintu kamar didobrak dan banyangan yang dilihat Virgin dari balik lubang kunci adalah KB, tergantung tak bernyawa.


Rupanya, menurut keterangan sejumlah saksi, sebelum melakukan aksinya, KB sudah dalam pengaruh minuman keras yang dikonsumsi dari sore hari.


Dan aksi nekat KB itu rupanya pernah dilakukan tahun sebelumnya dengan meminum cairan pembersih lantai namun berhasil diselamatkan.


Aksi itu nekat dilakukan KB diduga akibat sakit hati telah bertengkar dengan pacarnya.


Kejadian itu dibenarkan Kapolsek Maesa, Kompol Elia Maramis yang menyatakan pihaknya langsung melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah bukti.


“Korban sudah di bawa ke RS Budia Mulia oleh keluarganya, kemudian dilakukan pemeriksaan luar dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan selain tanda-tanda bunuh diri,” kata Elia.


Keluarga korban kata Kapolsek, juga menyatakan menolak untuk dilakukan otopsi serta telah menandatangani berita acara penolakan otopsi.


“Sesuai keterangan saksi dan barang bukti kita temukan di lokasi, korban nekat mengakhiri hidupnya diduga karena sakit hati telah bertengkar dengan pacarnya,” katanya.


Sumber: beritamanado.com




Malam Peringatan Isra' Mi'raj Terbesar Ditaja Polsek GAS, Ribuan Jama'ah Hadir

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ribuan masyarakat hadiri Isra’ Mi’raj 1441 yang di taja Polsek Gaung Anak Serka (GAS). Antusias warga dalam kegiatan keagamaan ini terlihat dari membeludaknya manusia yang hadir di Halaman depan Mapolsek GAS,  Teluk Pinang,  GAS, Inhil,  Jumat (13/3/20) malam. 


Bahkan, malam peringatan Isra’ Mi’raj ini  terbesar dan teramai yang pernah di adakan oleh pihak kepolisian di Kabupaten Inhil khususnya. 


Tujuan diadakan Isra’ Mi’raj oleh Polsek GAS ini selain untuk mengingat perjalanan baginda Nabi besar Muhammad SAW,  juga untuk mempererat tali silaturahmi antar masyarakat Kecamatan GAS dan menjaga stabilitas keamanan serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif.


Dalam sambutannya,  Kapolsek GAS Iptu Agus Susanto SH tak lupa menyampaikan kepada masyarakat untuk selalu mengawasi anak-anak supaya tidak terlibat dalam narkotika. 


Bahkan mantan Kapolsek Tembilahan ini juga mengajak masyarakat menjaga kampung halaman dengan menghidupkan pos ronda untuk mencegah Curas, Curat dan Curanmor (C3).


Saat ini yang menjadi atensi negara yaitu terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Sehingga Kapolsek juga menghimbau kepada pelaku usaha dibidang kehutanan,  perkebunan dan pertanian untuk bersama-sama TNI/Polri berupaya mencegah Karhutla. 


“Hindari melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar lahan dengan sengaja, apabila menemukan titik api/kebakaran hutan dan lahan segera melaporkan kepada pemerintah setempat, instansi terkait, Polri/TNI untuk melakukan pemadaman secara bersama-sama, “kata Kapolsek. 


Ia pun menyempatkan diri untuk menyampaikan kepada pelaku pembakaran hutan dan lahan akan dikenakan pasal berlapis, karena telah melakukan tindak pidana dengan ancaman sebagai berikut. 


a. Pasal 50 ayat 3 huruf d, UU No 41 tahun 1999 tentang kehutanan. “Ancaman hukumannya, 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp 5 milyar,” 


b. UU No 41 tahun 1999, pelaku juga diancam pasal 69 ayat 1 huruf h, UU No32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun, dan denda paling sedikit Rp3 milyar dan paling banyak Rp10 milyar. 


c. Pelaku juga dapat diancam dengan Pasal 187 KUHP yaitu sengaja melakukan pembakaran. Ancamannya, pidana penjara maksimal selama 12 tahun


Sebelum acara Isra’ Mi’raj ini di isi ceramah oleh ustad kondang dari Pekanbaru yaitu Ustad H Yurnalis S. Ag. 


Berikan Bantuan Kepada Warga Kurang Mampu


Polsek GAS berikan bantuan sembako kepada warga yang kurang mampu berupa Beras 10 karung berat 20 kg/ karung, Telur 10 papan, Mie Instant 10 kotak, Minyak Goreng 20 bungkus berat 1 Liter per bungkus dan Gula 10 bungkus berat 1 kg per bungkus.


Sumbangkan Hasil Infaq


Bahkan dalam infaq dari ribuan masyarakat yang hadir itu,  uang yang telah di kumpukan akan disumbangkan ke Masjid Nurul Hidayah Parit 11, Surau Nurul Hijrah Parit 10 Bombay, Surau Al Ikhlas Parit 8 dan Surau Radhiatul Atfal Parit 10.


Dalam peringatan Isra’ Mi’raj ini dihadiri Camat GAS,  Danramil 05 GAS,  Kepala KUA,  Ketua PHBI,  Lurah dan Kepala Desa, seluruh personil Polsek GAS,  Toga,  Toda, Tomas dan kurang lebih 3000 masyarakat. (rls)


Editor Arb




Pria Ini Nekat Cabuli Santriwati dengan Cara Menyelinap ke Pesantren Putri di Waktu Subuh

ARB INdonesia.com, MAKASSAR – Seorang santriwati berusia 20 tahun menjadi korban pencabulan di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku bernama Andre Eko (31) disebut menyelinap ke area pesantren putri lalu melancarkan aksinya saat orang-orang sedang melaksanakan salat subuh berjemaah.


Aksi pelaku terjadi pada Senin (20/1) sekitar pukul 05.00 Wita di salah satu pesantren di wilayah Manggala, Makassar. Saat itu, korban telah mengambil air wudhu lalu menunggu azan subuh. Namun korban saat itu tertidur sehingga rekan-rekannya beranjak duluan ke masjid.


Selanjutnya, korban baru terbangun ketika mendengar suara ikamah. Namun dia kaget karena ada pelaku berdiri di sampingnya yang sedang melakukan onani. Karena tertangkap basah, pelaku berbalik mengambil pisau di atas lemari, kemudian menghadap ke arah korban sambil memberi isyarat agar diam.


“Karena ketakutan, maka korban berteriak memanggil ibunya dan berusaha bangkit dari pembaringan namun pelaku mendorong bahu kiri korban hingga terjatuh dari atas tempat tidur,” ujar Kepala Unit (Kanit) PPA Polrestabes Makassar Iptu Ismail kepada detikcom, Sabtu (14/3/2020).


“Selanjutnya pelaku mendorong muka korban sampai tersandar di dinding sampai posisi korban terduduk dan bersandar ke dinding,” imbuhnya.


Setelah kejadian tersebut, kata Ismail, saat itulah korban mengalami pencabulan dan mengalami percobaan perkosaan. Beruntung korban dapat menendang badan pelaku 2 kali untuk menghalaunya agar tidak mendekat.


“Sehingga pelaku menghentikan aksinya lalu pergi meninggalkan korban,” ujar Ismail.


Polisi yang menerima laporan korban lantas mengamankan pelaku di rumahnya. Iptu Ismail mengatakan, pelaku adalah warga sekitar pesantren yang memang sudah biasa masuk ke area pesantren.(*)


Sumber: detik.com




Polres Inhil Gelar Apel Gabungan, 4 Titik ini Jadi Sasaran Giat Bersih

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Polres Inhil melaksanakan kegiatan Apel Gabungan dalam rangka melaksanakan giat bersih dan kerja bhakti di lapangan apel Mako Polres Inhil, Sabtu (14/3/2020).


Bertemakan ‘Bersih Untuk Sehat Polda Riau’, pada Apel Gabungan tersebut dipimpin oleh Kabag Sumda Polres Inhil, Kompol James Sibarani, dan diikuti oleh Kabag Ren Polres Inhil AKP  Alakdin Napitupulu, PJU Polres Inhil, Kabid P2P Dinkes Inhil, KSOP Tembilahan, Bataud Koramil 01/Tembilahan, Kasi PRL dan KLW, Dinas KKP Inhil, Perwira Polres Inhil, Personil Kodim/0314 Inhil, Personil Polres Inhil dan 1 Pleton Gabungan Personil KKP, KSOP, Bea Cukai Tembilahan.


Dalam pengarahannya, Kabag Sumda Polres Inhil, Kompol James Sibarani menyampaikan bahwa kegiatan hari ini akan dibagi menjadi 4 kelompok dengan 4 titik sasaran utama diantaranya, Pelabuhan Pelindo Tembilahan, Masjid Al-Huda Tembilahan Jalan Jend. Sudirman, SDN 003 Tembilahan Jalan Jend Sudirman, dan Pasar jalan Yos Sudarso Tembilahan.


“Giat bersih kali ini sasarannya tempat umum, sekolah, lingkungan asrama, perkantoran, sentral publik dan sentral ekonomi, terminal atau pelabuhan dan tempat umum lainnya,”


“Diharapkan bahwa kegiatan hari ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tutur Kompol James Sibarani.


Setelah pembagian kelompok tersebut, personil langsung menuju kelokasi yang di tentukan, kegiatan selesai pukul 10.30 wib.


“Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan aman dan terkendali,” tutup Kabag Sumda Polres Inhil.


Editor Arb




Soal Penculikan Anak di Kotagede, Polisi Prediksi Pelaku Masih di Jogja

ARB INdonesia.com, JOGJA – Kepolisian sektor (Polsek) Kotagede masih belum berhasil menemukan terduga pelaku penculikan anak berusia 6 tahun berinisial NZ. Kendati demikian, petugas terus melakukan pengejaran dan memprediksi pelaku tidak keluar dari DI Yogyakarta.


“Setelah mendalami serta menyelidiki rekan dan identitas terduga pelaku ini, kami prediksi dia masih di wilayah Yogyakarta. Hal itu mengingat bahwa orang ini suka melakukan judi dan tidak memiliki uang banyak untuk pergi jauh,” kata Kapolsek Kotagede, Kompol Dwi Tavianto ditemui di Mapolsek Kotagede, Sabtu (14/3/2020).


Dwi menjelaskan bahwa identitas pelaku telah dikantongi. Selain itu, ia menyebut bahwa pelaku masih berstatus mahasiswa yang sudah lama tak melanjutkan pendidikan sehingga hidupnya terkesan luntang-lantung.


“Hidupnya tidak tetap, kadang menginap di rumah temannya, dia berpindah-pindah terus,” ungkap Dwi.


Disinggung soal asal terduga pelaku, Dwi memprediksi bahwa orang tersebut berasal dari Sulawesi Selatan.


“Dari logat rekan-rekan orang ini yang kami temui, bisa jadi berasal dari Makassar. Tapi kami masih berusaha mendalami dan mengungkap pelaku. Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera tertangkap,” kata dia.


Hingga kini, polisi baru bisa menemukan barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan terduga pelaku. Motor bernomor polisi K 2100 KG tersebut diamankan petugas di wilayah Sleman.


“Jadi motor yang digunakan orang ini milik temannya. Kami amankan di Sleman, Jumat (13/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB,” jelasnya.


Kapolsek Kotagede juga menjelaskan dari rekaman CCTV yang ada, terduga pelaku menunjukkan gerak-gerik yang mencurigakan. Menurutnya saat orang tersebut menurunkan korban NZ, ada gerakan yang menyentuh celana korban.


“Apakah gerakan itu tindakan asusila atau bukan, kami harus dalami dahulu. Tapi jika yang dibawa anak sampai dibawa ke tempat sepi seperti itu ada dugaan terduga pelaku pedofilia,” jelas dia.


Sebelumnya diberitakan, dugaan penculikan bocah enam tahun terjadi di sebuah permukiman warga di Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta, Kamis (12/3/2020).


Kejadian diprediksi terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Korban sempat diiming-imingi sesuatu oleh pelaku dengan syarat menemani ke kawasan Jogja Expo Center.


Bukan ke lokasi yang awalnya dijanjikan, korban malah dibawa ke sebuah Gang Satria dan dari rekaman cctv diduga pelaku melakukan tindakan asusila kepada NZ. Setelah itu pelaku meninggalkan korban dalam keadaan menangis.


Sumber : Suara.com