Pegawai Dindikbud Serang Buat Surat Edaran Palsu Soal Libur Sekolah Akibat Corona

ARB INdonesia.com – Surat edaran tentang tindakan pencegahan penyebaran virus Corona dari Wali kota Serang dengan nomor 421/225-Dindikbud/2020 menuai polemik. Surat edaran tersebut tanpa ada tanda tangan Wali kota serang dan Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Serang Wasis Dewanto.


Kepala Dindikbud Kota Serang Wasis Dewanto mengakui tersebarnya draf surat edaran tentang liburnya Sekolah tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik yang bersifat negeri maupun swasta akibat kelalaian dari pegawainya.


“Itu bercandanya anak buah saya, dia (pegawai Dindikbud Kota Serang) sebarkan ke grupnya dia. Itu enggak ada tanda tangan pak Wali, sudah saya tegur kok malah jadi buat bercandaan. Dia mengaku salah dan meminta maaf,” katanya, Minggu (15/03).


Wasis mengungkapkan surat tersebut masih dalam pembahasan Wali kota yang tersebar masih berbentuk draf belum ada persetujuan dan secara aturan belum berlaku.


“Karena kan harus ada tanda tangan. Jadi abis maghrib itu saya baru akan bertemu dengan pak Wali untuk mendiskusikan ini. Jadi saya konsultasi dulu dengan beliau,” ungkapnya


Wasis mengimbau kepada masyarakat dan seluruh instansi pendidikan di Kota Serang agar tidak menyikapi surat edaran tersebut.


“Itulah gegabah anak buah saya, lagi seperti ini malah dibuat bercanda. Jadi untuk yang saat ini tersebar dinyatakan masih belum berlaku sampai ada keputusan dari pak Wali langkahnya akan seperti apa,” ujarnya. 


Sumber : Merdeka.com https://www.merdeka.com/peristiwa/pegawai-dindikbud-serang-buat-surat-edaran-palsu-soal-libur-sekolah-akibat-corona.html




Terlalu Fokus Main HP di Jalan, Driver Ojol Ini Tabrak Pemotor dari Belakang

ARB INdonesia.com, Jakarta – Salah satu faktor utama terjadinya kecelakaan lalu lintas adalah hilangnya konsentrasi pengendara saat sedang mengemudi di jalanan.


Salah satu penyebab utama hilangnya konsentrasi tersebut yakni karena pengendara aktif menggunakan telepon genggam saat mengemudi.


Hal itu pula yang menyebabkan driver ojek online (Ojol) ini mengalami kecelakaan lalu lintas di jalanan.


Dalam sebuah video yang kini tengah viral di media sosial, Minggu, 15 Maret 2020, tampak seorang driver ojol menabrak pengemudi sepeda motor di jalanan.


Ojol yang belum diketahui identitasnya ini menabrak pengendara tersebut dari arah belakang.


Sumber : Terkini.id




Gelar Razia, Polisi Pergoki 7 Pasangan Mesum 'Kelonan' di Hotel

ARB INdonesia.com – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) melalui Tim Operasi Pekat I mengamankan tujuh pasangan bukan suami istri saat kegiatan razia di hotel dan penginapan yang ada di Kota Ternate.


“Dalam menghadapi bulan suci Ramadan 1441 Hijriah, Tim Operasi Pekat I melakukan patroli dan razia di penginapan dan mengamankan tujuh pasangan bukan suami istri di TKP,” kata Kabid Humas Polda Malut AKBP Adip Rojikan di Ternate, Minggu (15/3).


Dalam razia itu, dua pasangan diamankan di penginapan Lemon Inn berinisial SN dan HH serta MS dan SHB, satu pasangan di penginapan Mandiri IV berinisial RL dan AI, satu pasangan di Wisma D’Boss berinisial AS dan EN, satu pasangan di penginapan Aranis berinisial MSR dan SA, dua pasangan di Hotel Forum berinisial SH dan Y serta AK dan RL.


Dalam pelaksanaan patroli dan razia penginapan ini Tim Ops Pekat I Polda Malut juga mengamankan dua pemuda yang sedang mengkonsumsi minuman keras di dalam kamar Hotel Forum Kelurahan Gamalama dengan inisial RS dan FD.


Selanjutnya, 7 pasangan yang bukan pasangan suami istri dan 2 pemuda itu di bawa ke Posko Ops Pekat untuk didata dan diberikan pembinaan.


Sedangkan, untuk 7 pasangan yang bukan pasangan suami istri dan dua pemuda yang mengkonsumsi minuman keras yang beragama Islam langsung diserahkan ke Tim TGRM Polda Malut di Masjid Soa untuk dilakukan pembinaan secara agama, sedangkan untuk Nasrani diberikan pembinaan di posko digital Ops Pekat I 2020 Polda Malut.


Adip menyampaikan kegiatan Operasi Pekat I 2020 Polda Malut dilaksanakan dalam rangka meminimalisir gangguan kambtibmas.


“Polda tengah genjar melaksanakan Operasi Pekat I tahun 2020 menjelang bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah dan diharapkan dengan operasi ini dapat meminimalisir gangguan kambtibmas, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan tenteram.” ujar Adip.


Dia menambahkan, untuk kegiatan ini akan terus dilaksanakan sampai masyarakat di Malut benar-benar terbebas dari penyakit masyarakat.


Sumber : Merdeka.com




Giat Bersih Bersama Stake Holder, 5 Titik ini Jadi Tujuan Polres Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bersama Stake Holder, Polres Inhil kembali melaksanakan kegiatan Apel Gabungan dalam rangka melaksanakan giat bersih dan kerja bhakti di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau, Minggu (15/3/2020) pagi.


Bertemakan ‘Bersih Untuk Sehat Polda Riau’, pada giat bersih kali ini
diikuti oleh :
1. Kabag Ops Polres Inhil KOMPOL MAISON, S.H
2. Kabag Sumda Polres Inhil KOMPOL JAMES SIBARANI, S.H, M.H
3. Kabag Ren Polres Inhil AKP ALAKDIN NAPITUPULU
4. Para Perwira Polres Inhil
5. Kepala Dinas Perhubungan diwakili oleh Sdra. EVA RIAMON, SH
6. Kepala Bea Cukai Tembilahan diwakili oleh Sdra. Z. FERI
7. Kepala KSOP diwakili oleh Ko Shk ZULFERI, S.Sos
8. Seluruh Personil Polres Inhil
9. Dinas DKLH Kab. Inhil sebanyak 30 Orang
10. Perwakilan Mahasiswa Unisi sebanyak 6 Orang
11. Perwakilan KKP sebanyak 4 Orang
12.Perwakilan Bea cukai sebanyak 9 Orang.


Adapun yang menjadi sararan kegiatan dengan rangkaian Kerja Bhakti Polres Inhil bersama Stake Holder mulai dari Pelabuhan Pelindo I Kota Tembilahan, Sekolah SMP N 1 Tembiahan Hulu, Mesjid Al-Jamaah Kota Tembilahan, Pasar Terapung Tembilahan dan Surau At-Tauyibbah.


Diketahui, kegitan tersebut dimulai pukul 08.30 sampai dengan 10.30 Wib, dan selama kegiatan berjalan lancar.


Sebelumnya, Kabag Sumda Polres Inhil, Kompol James Sibarani menyampaikan sasaran giat bersih difokuskan pada tempat umum, sekolah, lingkungan asrama, perkantoran, sentral publik dan sentral ekonomi, terminal atau pelabuhan dan tempat umum lainnya.


“Diharapkan bahwa kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tutur Kompol James Sibarani.


Editor Arbain




Sesosok Mayat Ditemukan di Dalam Parit Jalan Riau

ARB INdonesia.com, PEKANBARU – Sesosok mayat ditemukan dalam kondisi telungkup di dalan parit di Jalan Riau depan kedai Kopi Pao Pekanbaru, Ahad (15/3/2020) pagi.


Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Iptu Budhia mengatakan bahwa penemuan mayat terjadi pada saat saksi yang hendak menyapu di pinggir jalan.


“Melihat kejadian tersebut, warga segera menghubungi Polsek terdekat,” ucap Budhia, Ahad (15/3/2020).


Pukul 08.30 WIB anggota patroli Polsek Payung Sekaki beserta piket Reskrim mendatangi TKP dan menghubungi Tim Identifikasi bersama piket Reskrim Polresta Pekanbaru untuk selanjutnya dilakukan olah TKP dan korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk di visum.


“Setelah pemeriksaan, bahwa mayat diketahui atas nama HA alias Cilin berkelamin laki-laki. HA berasal dari Selat Panjang dan tinggal di Jalan Karet, Pekanbaru,” tukasnya.


“Hasil pemeriksaan visum tidak ditemukan tanda kekerasan, keluarga juga tidak bersedia dilakukan otopsi. Polisi masih menyelidiki terkait mayat korban yang telungkup di parit ini,” pungkasnya.


Sumber : Cakaplah.com




Pemotor yang Viral Culik dan Buka-buka Rok di Yogya Ditangkap!

ARB INdonesia.com, Yogyakarta – Pemotor yang viral diduga berusaha menculik dan melecehkan seorang bocah berusia lima tahun di Kota Yogyakarta tertangkap. Pelaku bernama Sukron Datu Adam (26) ini dibekuk di Sidoarjo, Jawa Timur.


“Dari rekaman CCTV itu kemudian kita tindaklanjuti, siapa orang tersebut (yang terekam di CCTV). Nah, akhirnya kita dapatkan dia (Sukron) di Sidoarjo, Jawa Timur Minggu (15/3/2020) dini hari,” kata Kapolsek Kota Gede, Kompol Dwi Tavianto saat jumpa pers di Polresta Yogyakarta, Kota Yogyakarta, Minggu (15/3/2020).


“Jadi ditangkap dini hari dan baru sampai sini (Kota Yogyakarta) siang,” lanjut Dwi.


Polisi belum mengungkap motif Sukron melakukan aksinya secara gamblang. Untuk sementara polisi menyebut yang dilakukan Sukron sebagai penculikan.


“Kejadian dulu aja ya, jadi dia mengambil anak tanpa izin orang tua,” ucapnya.


Dwi juga belum mau bicara soal dugaan cabul yang dilakukan Sukron di Gang Satria, Kelurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta itu. Sebeb, Sukron masih dalam pemeriksaan.


“Kalau lainnya masih kita kembangkan, karena dia (Sukron) kan juga baru datang,” katanya.


Baca juga:Viral Pemotor Culik dan Buka-buka Rok Bocah, Polisi: Motornya Pinjam


Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kota Gede, Iptu Bambang Dwi Mulyono mengatakan Sukron sengaja ke Sidoarjo karena tahu aksinya viral di media sosial. Saat ini, polisi masih mendalami kasus yang dilakukan Sukron.


“Masih percobaan penculikan ya, ini masih kita dalami. Terus untuk motornya itu (yang dipakai Sukron saat beraksi) hanya minjem,” kata Bambang.


Di beritakan sebelumnya, video pemotor yang diduga berusaha menculik dan melecehkan seorang bocah di Kota Yogyakarta viral di media sosial. Seorang saksi mata menceritakan peristiwa yang dia ketahui setelah bocah tersebut berteriak dan menangis.


“Tahu-tahu kan sudah teriak-teriak itu, nangis tidak wajar, sekitar jam 15.30 WIB itu. Terus saya keluar sama teman saya, posisi anak itu duduk sambil nangis sama kakinya menghentak tanah itu,” ujar seorang karyawan di penginapan yang terletak dekat lokasi kejadian, Redy (25) kepada wartawan di Gang Satria, Kelurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Jumat (13/3).


Sumber : Detik.com