Universitas Riau Tunda Pelaksanaan Wisuda

ARB INdonesia.com, PEKANBARU – Wisuda Universitas Riau (Unri) Periode Maret 2020 yang semula akan digelar pada tanggal 18-19 Maret 2020, ditunda sampai batas waktu yang akan ditentukan selanjutnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 di lingkungan Unri.


Rektor Universitas Riau (Unri) Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA, mengatakan penundaan ini merupakan langkah pencegahan meluasnya penyebaran Covid-19 serta menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) pada Satuan Pendidikan.


“Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri tentang pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) pada Satuan Pendidikan serta memperhatikan hasil rapat bersama dengan seluruh unsur jajaran pimpinan di lingkungan Unri, maka Unri mengeluarkan Surat Edaran Nomor 2/UN19/SE/2020 tentang pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) di lingkungan Universitas Riau,” jelas Rektor.


“Lebih lanjut terkait dengan pelaksanaan wisuda, langkah penundaan wisuda periode tanggal 18-19 Maret 2020 ini dinilai cukup berat, namun berdasarkan hasil pertimbangan dan masukan dari seluruh unsur pimpinan di lingkungan Unri serta mencermati ketetapan dari Badan Kesehatan Dunia yang telah menyatakan Covid-19 sebagai pandemi, maka Unri mengambil langkah untuk mencegah penyebaran yang dilakukan dan menimbang kepentingan yang lebih besar,” kata Guru Besar Bidang Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Unri ini menjelaskan.


Untuk selanjutnya, para wisudawan diminta untuk mengikuti perkembangan informasi melalui saluran informasi resmi Unri, baik melalui website maupun media sosial resmi Unri.


Sumber: Haluanriau.CO




Jalan Lintas Soekarno Hatta Angker ” Rawan Laka Lantas Korban Berjatuhan dan Kejadian Sebuah pelintas Terlindas truck tangki CPO

ARB INdonesia.com, Dumai – Dalam kurun waktu dua bulan terakhir ini mulai dari januari sampai februari 2020, peristiwa korban Laka Lantas yang membawa maut sering terjadi di lintas Jalan Soekarno Hatta Dumai.


Hal tersebut diduga faktor kondisi karena banyak nya armada pengguna jalan raya tersebut, sementara pengemudi barang kali kurang ke Hati – hatian. Kejadian tabrakan antar sesama kendaraan roda empat selalu terjadi bahkan sama halnya juga warga yang mengendarai sepeda motor sering ketabrak dan terlindas oleh roda armada Truck Tanki pengangkut minya CPO.


Pada bulan januari hingga februari 2020 ada empat kali kejadian antara sesame kendaraan roda empat bertabrakan memakan korban bahkan ada pula yang menabrak pohon sehingga pengemudi terkapar. Seperti pada bulan februari 2020 salah seorang warga gurun panjang berinisial Saragih tewas terlindas roda truck tanki pengangkut minyak CPO.


Dimana tempat lokasi kejadian tepatnya didaerah kawasan kuburan marga sarana tidak jauh dari simpang masuk lokasi ampang ampang.


Korban yang mengendarai sepeda motor terlindas roda bagian belakang truck tangki sehingga terkapar tewas di tempat. Pada kejadian ini tabrakan beruntun dan lima kendaraan roda empat jadi korban ringsek.


Kejadian yang memakan korban kecelakaan maut juga menyusul kembali tepat nya akhir februari 2020 di jalan Lintas Soekarno Hatta tidak jauh dari pintu masuk pabrik TKP di kelurahan kayu kapur kecamatan bukit kapur. Korban ketika itu mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Vixion saat melintasi jalan di pintu masuk kawasan pabrik TKP satu unit truck gerobak pengangkut batu sertu menabrak korban dan tewas di tempat.


Korban di ketahui berinisial AM dan juga bekerja sebagai kenek truck tanki. Dari beberapa kejadian Laka Lantas sejak januari hingga februari 2020 yang terjadi di jalan Lintas Soekarno Hatta yang namanya bertabrakan semua tewas di tempat.


Menurut keterangan dihimpun awak media dilapangan dan juga informasi dirangkum bahwa kawasan bilangan jalan Soekarno Hatta mulai dari Bukit Batrem Dumai sampai Duri tiga belas tergolong rawan kecelakaan.


Hal tersebut tidak bisa dipungkiri karena jalan raya ini yang merupakan pintu keluar masuk ke kota Dumai cukup padat kendaraan yang melintasi jalan Soekarno Hatta siang dan malam hari.


Selain itu dari pengalaman selama ini menurut beberapa anggota warga setempat dalam setiap tahun nya sering terjadi kecelakaan yang memakan korban Maut akibat Laka Lantas di bilangan jalan Soekarno Hatta. Diterima atau tidak informasi ini bahwa jalan lintas Soekarno Hatta disebut-sebut “tergolong jalan yang angker alias banyak hantu nya atau makhluk astral” karena itu untuk warga pengguna jalan raya lintas Soekarno Hatta Dumai perlu Extra waspada dan hati-hati apa lagi para pengemudi kendaraan untuk bisa terhindar dari ancaman maut akibat Laka Lantas.


Sumber : ( IndonesiaViral24News )




Edy Rahmayadi: Jangan Tinggalkan Masjid karena Takut Corona

ARB INdonesia.com – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta masyarakat tidak panik menghadapi wabah corona. Meski begitu, Edy meminta warga khususnya umat Islam tak meninggalkan masjid.


“Khusus beragama Islam jangan meninggalkan masjid, karena takut corona. Siapkan alas untuk tempat kita bersujud. Dengan sajadah yang kecil juga boleh yang besar juga boleh, bawa sapu tangan,” ujar Edy saat diwawancarai wartawan usai membuka kegiatan MTQ, di Yayasan Haji Anif, Deli Serdang, Minggu (15/3).


Edy Rahmayadi saat diwawancarai wartawan. Foto: Rahmat Utomo/kumparan


Meski begitu, Edy tetap meminta warga untuk menghindari kontak fisik. Mulai mengganti jabat tangan sebagai tanda salam.


“Jangan mengucapkan salam dengan bersentuhan (atau) kontak body, cukup dari jauh saja,” tambah dia.


Dia juga berpesan, agar masyarakat tidak menyebarkan informasi yang membuat orang lain cemas dengan corona hingga semakin memperburuk situasi.


“Tetap jaga diri kita, keluarga kita, lingkungan kita, agar kita tetap sehat. Apabila ada flu batuk dan lainnya gunakan masker agar rekan rekan kita tidak tertular, segera berobat,” ujar Edy.


Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. Foto: Rahmat Utomo/kumparan


Kepada seluruh pemuka agama di Sumut, Edy mengimbau agar mengajak seluruh jemaah berdoa supaya dihindarkan dari corona.


“Sama sama kita mendoakan (agar) rakyat kita di Sumut, khususnya dan Indonesia umumnya, terhindar dari corona,” pesan Edy.


Sumber : Kumparan.com




Mahar Tak Bisa Dipenuhi, Lamaran Ditolak, Wanita Ini Tewas Ditangan Pacar Sendiri

ARB INdonesia.com – Polisi menangkap Amiruddin (42), pria yang nekat membunuh Sitti Umrah (31) di Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku adalah kekasih korban sendiri.


Pelaku menghabisi nyawa korban karena dendam atas perkataan korban yang mengaku telah memiliki pria lain sebagai kekasih. Polisi juga menyebut pelaku marah karena lamarannya ditolak korban dan keluarganya. Alhasil, pelaku yang sakit hati merencanakan pembunuhan.


“Motif pembunuhan ini adalah sakit hati. Dia merasa sakit hati karena perempuan ini mengaku memiliki pacar (lain) yang lebih bisa dipilih daripada (pelaku),” ujar Dirkrimum Polda Sulsel Kombes Didik Agung Wirahardjo kepada wartawan dalam konferensi pers di Posko Resmob Polda Sulsel, Makassar, pada Jumat (13/3/2020) malam.


Sementara itu, Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji mengatakan, sebelum pengakuan korban memiliki pria lain, pelaku pernah melamar korban tapi lamaran itu ditolak.


“Lamaran tersangka ditolak korban dan pihak keluarga korban dikarenakan mahar uang panai yang diminta oleh pihak keluarga korban tidak bisa dipenuhi oleh tersangka,” ujar Ibrahim Aji.


Runtutan masalah tersebut membuat pelaku datang ke ruko milik korban di Pasar Bonto-bonto, Kecamatan Ma’rang, Pangkep, sekitar pukul 21.00 Wita, Kamis (12/3).


“Hingga akhirnya tadi pagi kan sekitar pukul 06.00 Wita ada pihak pasar melapor ke polsek karena menemukan ceceran darah. Kemudian polsek datang, kami polres datang, dan Inafis Polda, sehingga kami laksanakan olah TKP,” ujar Ibrahim Aji.


Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan keterangan sejumlah saksi serta adanya baju tersangka, polisi kemudian menyimpulkan Amiruddin sebagai pelaku pembunuhan.


“Pelaku diamankan di rumahnya, itu cuma 15 kilometer dari lokasi pembunuhan,” katanya.


Sebelumnya diberitakan, warga di sekitar kejadian dihebohkan oleh penemuan mayat bersimbah darah di dalam ruko. Awalnya, peristiwa itu diduga perampokan. Namun, karena tidak ada pintu yang rusak, kuat dugaan pelaku adalah orang dekat korban.


“Ditemukan pagi tadi oleh petugas keamanan pasar. Iya, dugaannya begitu (pembunuhan). Dia pemilik ruko dan menjual bahan campuran di pasar ini,” kata Kapolsek Ma’rang Iptu Sofyan.


Sumber : Cakapkita.com




Tingkatkan Pengawasan, Cegah Aksi Kekerasan di Sekolah

ARB INdonesia.com, JAMBI – Publik kembali dibuat geger dengan kasus kejahatan seksual yang menimpa siswi sekolah dasar (SD) berusia delapan tahun di Jambi. Bocah malang tersebut diduga dilecehkan oleh empat kakak kelasnya. Akibat dari aksi tersebut, korban tak hanya mengalami penderitaan secara fisik, tapi juga psikologis.


Korban dilanda rasa trauma yang luar biasa hingga membuatnya enggan kembali ke sekolah. Pemberitaan mengenai kasus pemerkosaan yang terjadi akhir Februari 2020 lalu ini, tak pelak membuat banyak orang terkesiap. Bukan saja karena pelaku pemerkosaan adalah kakak kelas korban yang notabene juga masih berada di bawah umur, melainkan juga karena faktor lokasi kejadian.


Aksi memprihatinkan tersebut diduga terjadi di dalam kelas dan pada saat di mana seharusnya kegiatan belajar mengajar sekolah sedang dilakukan. Pada hakikatnya, sekolah merupakan tempat bagi anak-anak untuk menimba ilmu, mendapatkan pengetahuan serta bimbingan dari para guru. Sekolah juga merupakan tempat pembinaan nilai moralitas bagi anak-anak didik. Lengkapnya, sekolah merupakan institusi yang tidak sekadar menjalankan fungsi untuk mengasah intelektualisme anak, tetapi juga membantu mengembangkan karakter, perilaku, serta budi pekerti anak.


Sumber : Sindonews.com




PNS Bisa Kerja di Rumah, Ini Kata Ketua PHK2I

ARB INdonesia.com – Kebijakan MenPAN-RB Tjahjo Kumolo yang meminta pimpinan instansi pusat dan daerah untuk mengizinkan PNS bekerja di rumah imbas penyebaran virus Corona, membuat honorer K2 bertanya-tanya.


Apakah kebijakan tersebut berlaku juga buat mereka ? Atau honorer K2 tetap disuruh masuk kerja? Sebab, ada ketentuan tidak semua aparatur sipil negara (ASN) bisa kerja di rumah.


“Kira-kira honorer K2 kerja di rumah atau enggak ya. Yang jelas hari ini saya tetap masuk seperti biasa karena belum ada edaran,” kata Ketum Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) Titi Purwaningsih kepada JPNN.com, Senin (16/3).


Dia mengungkapkan, sampai hari ini tidak ada edaran buat honorer. Berarti yang disuruh kerja di rumah PNS saja. Sedangkan honorer mungkin disuruh masuk kerja.


“Ya kalau belum ada perintah enggak berani enggak masuk kerja. Ini saya sudah di sekolah,” ujar Titi.


Sumarni Azis, Korwil PHK2I Sulawesi Selatan menambahkan, kalau PNS libur, honorer tetap kerja, tidak adil namanya.


“kasihan tuh nanti kena semua honorer kena Corona. Terus nanti siapa yang bertanggung jawab.


“Jangan karena honorer itu kerja ibarat prajurit terus dipasang di garda terdepan. Mudah-mudahan edaran PNS kerja di rumah berlaku juga untuk honorer,” ucapnya.


Eko Mardiono, Korwil PHK2I Jawa Timur menilai instruksi MenPAN-RB tidak lengkap karena tidak menyebut honorer.


Padahal, bukan hanya PNS yang bekerja di instansi pemerintah tetapi ada honorer juga. (*)


Sumber: www.jpnn.com/news