Bupati Bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Semprot Disinfektan Ke Sejumlah Pusat Keramaian

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan bersama tim gugus tugas covid-19 melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah pusat keramaian sebagai bukti keseriusan pencegahan penyebaran virus corona, Selasa (24/3/2020).


Dalam aksi ini, tim yang terdiri dari Wabup Inhil, Dandim 0314/Inhil, Kapolres Inhil dan lainnya berjibaku melakukan penyemprotan di sejumlah area umum yang ada di pusat Kota Tembilahan.


Selain di tempat-tempat keramaian, penyemprotan disinfektan juga dilakukan di jalan-jalan protokol dan kompleks pertokoan. Dengan menggunakan alat pelindung diri (APD), Bupati, Wakil Bupati, Dandim dan Kapolres pun langsung turun ke jalan Jenderal Sudirman, Tembilahan hingga ke Masjid Al-Huda dan menyisir kawasan pertokoan sembari menyemprotkan cairan disinfektan.


Menurut Bupati, Dirinya turun langsung dalam sterilisasi kawasan menggunakan disinfektan yang dilakukan sebagai wujud kesungguhan, bertujuan untuk menggugah masyarakat agar bersama-sama menjaga daerah sehingga dapat terhindar dari infeksi virus corona.


“Butuh kesadaran Kita semua untuk memutus rantai penyebaran corona yang telah menjadi pandemi bahkan di banyak negara ini. Diperlukan kekompakan dari segenap elemen masyarakat agar daerah Kita kembali aman, kembali kondusif seperti sedia kala,” tutur Bupati.


Bupati mengungkapkan, bahwa fenomena wabah virus corona telah menjadi peristiwa yang menyita perhatian banyak negara dan telah memakan korban jiwa yang tidak sedikit. Untuk itu, Bupati berharap agar masyarakat dapat turut serta mencegah berkembangnya Covid-19 di Kabupaten Inhil.


“Tentunya Kita tidak ingin hal tersebut terjadi, terutama di daerah kita tercinta Kabupaten Indragiri Hilir. Mari bersama-sama Kita cegah penyebaran corona,” tukas Bupati seraya menekankan pentingnya menaati imbauan yang telah diterbitkan.


Hal serupa juga disampaikan Kapolres Inhil. Kapolres menegaskan kepada masyarakat yang melanggar aturan, seperti larangan menyebar hoax virus corona dan mengumpulkan banyak orang di satu tempat akan dilakukan penindakan sebagaimana pula maklumat Kapolri.


Sementara, Dandim 0314/Inhil dalam kegiatan ini sempat memuji salah satu pemilik toko di kawasan pertokoan Jalan Jenderal Sudirman yang menyediakan sarana mencuci tangan menggunakan sabun di depan tokonya. Dandim berharap, agar toko lainnya dapat menjadikan hal tersebut sebagai contoh dan ikut menerapkannya.
(Rls/Diskominfops/Gugus Tugas Covid-19)




Bupati Inhil Bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Tinjau Lokasi untuk Karantina

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan bersama unsur Forkopimda Kabupaten Inhil meninjau sejumlah lokasi yang akan dipersiapkan sebagai Rumah Sakit khusus Corona Virus Disease 19 (Covid-19), Selasa (24/3/2020). Rumah sakit ini nantinya akan dijadikan wadah isolasi para Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus Corona.


Peninjauan Bupati selaku Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan Virus Corona bersama Dandim 0314/Inhil dan Kapolres Inhil ini diikuti pula oleh segenap jajaran Tim Gugus Tugas Penanganan Virus Corona.


Beberapa titik lokasi yang ditinjau, diantaranya adalah gedung Islamic Center, gedung Kantor dan gedung eks-Rumah Sakit Indragiri Tembilahan.


Menurut Bupati selaku Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan Virus Corona melalui Juru Bicaranya, Trio Beni Putra, mengatakan, rumah sakit khusus penanganan atau isolasi Virus Corona dipersiapkan sebagai bentuk antisipasi terhadap membludaknya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) akibat wabah virus Corona.


“Persiapan sarana rumah sakit ini baik untuk mencegah pasien yang membludak. Kita tidak ingin ketika kejadian pasien membludak, malah terbengkalai. Kita ingin pasien ditangani dengan intensif,” tutur Trio, begitu biasa Dia disapa.


Trio menjelaskan, pemilihan lokasi rumah sakit khusus Corona ini nantinya, didasarkan pada luasan bangunan dan pertimbangan daya tampung serta fasilitas juga sanitasi.


“Artinya, lokasi yang dipilih nanti tidak memerlukan pembenahan yang begitu banyak agar bisa segera difungsikan,” ungkap Trio.
(Rls/Diskominfops/Gugus Tugas Covid-19)




Satu Orang PDP Covid-19 Inhil Berangsur Membaik

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kondisi seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona Virus Disease (Covid-19) berangsur baik setelah 2 orang lainnya dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang.


Data tersebut merupakan data terakhir per 24 Maret 2020 yang dirilis oleh Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).


Saat ini, isolasi dan proses penyembuhan terhadap seorang PDP Corona Virus Disease (Covid-19) dilakukan di RSUD Puri Husada Tembilahan.


“Alhamdulillah, keadaan pasien terus membaik. Pasien dirawat intensif di RSUD Puri Husada Tembilahan yang memang ditetapkan sebagai salah satu rumah sakit rujukan,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Inhil, Trio Beni Putra, Selasa (24/3/2020) sore.


Trio menuturkan, agar masyarakat tetap menaati imbauan Bupati Kabupaten Inhil yang diterbitkan beberapa hari sebelumnya demi mencegah penyebaran virus corona.


“Hindari kegiatan kerumunan. Perbanyak waktu di rumah. Jangan terlalu sering keluar rumah. Dan yang terpenting masyarakat jangan panik,” kata Trio.


Disamping itu, Trio juga kembali mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.


“Cuci tangan setelah dari luar. Gunakan masker bila batuk dan pilek. Dan jaga daya tahan tubuh melalui konsumsi gizi seimbang dan berolahraga,” pungkas Trio.


Untuk diketahui, berdasarkan data per 24 Maret 2020, sebaran Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 terbanyak di Kabupaten Inhil berada di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kota Baru, Kecamatan Keritang.


Sementara, ODP Covid-19 tersebar di 19 Fasilitas Pelayanan Kesehatan se-Kabupaten Inhil dengan mayoritas rentang usia 26-45 tahun. (Rls/Diskominfops/Gugus tugas covid-19)




Antisipasi Corona, Kantor Bupati Inhil Disemprot Disinfektan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dalam upaya pencegahan dan antisipasi penyebaran wabah virus Covid-19 di Kabupaten Inhil, Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil melalui PMI dibantu oleh Personil TNI dari Kodim 0314/Inhil dan PSMTI lakukan penyemprotan di kantor Bupati Inhil, Selasa (24/03/2020).


Sebelum giat digelar, Tim diberikan pengarahan oleh Zulaikha Wardan selaku Ketua PMI Kabupaten Inhil sekaligus penanggung jawab dari kegiatan tersebut.


Dalam pengarahannya, Ketua PMI menyampaikan bahwa saat ini kita harus melakukan pencegahan, penghambatan dan penanggulangan virus Covid-19 dengan melakukan penyemprotan di seluruh ruangan dan lingkungan kantor.


“Setidaknya kita telah berusaha untuk menangkal dan mencegah penyebaran virus Covid-19 ini. Kalau tahap pencegahan ini dapat berjalan dengan baik, insyaallah mudah mudahan kita semua tidak terkena wabah tersebut,” jelasnya.


Ia mengajak agar melakukan pencegahan ini secara bersama sama karena ini merupakan kepentingan dan tugas bersama.


“Tidak lupa juga saya ucapkan terimakasih kepada bapak TNI dari Kodim 0314/Inhil yang telah bekerja dengan ikhlas membantu dalam kegiatan hari ini,” ujar Zulaikha.


Sementara itu, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal melalui Pasi Ops Kodim 0314/Inhil Kapten Inf Tarmizi mengatakan bahwa Kodim 0314/Inhil mengirimkan anggotanya sebanyak 6 orang guna membantu tim dari PMI melaksanakan penyemprotan di seluruh ruangan kantor Bupati Inhil.


“Ini semua kita lakukan untuk bersama sama menjaga, menangkal dan menghambat penyebaran virus Covid-19 di lingkungan wilayah Kabupaten Inhil,” tuturnya.


Lanjutnya, pada siang ini penyemprotan telah menyisir di 3 titik lokasi, yakni Kantor PMI, Kantor Koramil 01/Tembilahan dan Kantor Bupati Inhil.


“Rencananya kegiatan ini akan dilanjutkan nanti sore setelah istirahat siang dengan sasaran Lapas kelas ll A Tembilahan dan Taman Swarna Bumi,” tandasnya. (rls)




Ujian Nasional Dihapus, Sekolah Bisa Gelar Ujian Online

Pemerintah memutuskan meniadakan Ujian Nasional (UN) pada tahun ini.Keputusan ini diambil mempertimbangkan risiko ancaman penularan virus Corona. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

ARB INdonesia, JAKARTA – Pemerintah memutuskan meniadakan Ujian Nasional (UN) pada tahun ini.Keputusan ini diambil mempertimbangkan risiko yang dihadapi siswa terkait ancaman wabah virus Corona.

“Kami telah memutuskan membatalkan Ujian Nasional tahun 2020 ini,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, Selasa (24/3/2020).

Dia mengatakan alasan pembatalan ini karena prinsip dasar Kementerian dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengutamakan aspek keamanan dan kesehatan para siswa. Termasuk juga keluarga para siswa tersebut.

“Kalaupun kita melaksanakan Ujian Nasional di dalam tempat pengujian yang harus dikumpulkan, itu bisa menimbulkan risiko kesehatan sangat besar. Bukan hanya bagi siswa tetapi keluarga, kakek nenek dari siswa-siswa tersebut. Karena jumlahnya begitu besar, 8 juta siswa yang tadinya akan dites oleh UN,” paparnya.

Selain itu, Nadiem mengatakan bahwa UN bukanlah syarat utama kelulusan ataupun syarat masuk jenjang perguruan yang lebih tinggi. Setelah diperhitungkan, lebih banyak dampak negatifnyajika UN tetap digelar.

“Jadinya setelah kami timbang pro kontranya, kami rasa di Kemendikbud bahwa lebih banyak risiko daripada benefitnya untuk melanjutkan UN,” tuturnya.

Lebih lanjut, kata dia, sekolah masih bisa melakukan ujian sekolah sebagai ujian kelulusan. Namun dia menegaskan ujian sekolah tidak boleh digelar secara tatap muka.

“Tapi tidak diperkenankan untuk melakukan tes tatap muka yang mengumpulkan siswa dalam ruangan kelas. Ini tidak boleh,” ungkapnya.

Dia mengatakan bahwa pelaksanaan ujian sekolah dapat dilakukan dengan berbagai macam opsi. Salah satunya melakukan ujian secara online. “Ataupun dengan angka dari lima semester terakhir. Itu opsi yang bisa ditentukan masing-masing sekolah,” katanya.

Nadiem mengatakan, ujian sekolah tersebut tidak untuk mengukur ketuntasan seluruh capaian kurikulum, termasuk sampai semester terakhir.

“Kami tidak memaksakan bahwa ujian sekolah itu harus mengukur ketuntasan capaian kurikulum smapai semester terakhir ini yang terdampak oleh bencana COVID-19 dan terdistrupsi pembelajaran,” tuturnya.

Sumber Sindonews.com

https://nasional.sindonews.com/read/1566604/144/ujian-nasional-dihapus-sekolah-bisa-gelar-ujian-online-1585034784




DPR Puji Operasi Prabowo dan TNI yang Membawa Alkes Corona dari China

Menahan Prabowo Subianto saat berada di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (23/3/2020). Foto/Twitter Dahnil Anzar

ARB INdonesia, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari mengapresiasi keberhasilan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama TNI dan sejumlah pihak menggelar operasi bantuan kemanusian dengan membawa alat-alat kesehatan dari China untuk membantu Indonesia melawan penyebaran virus Corona.

“Alhamdulillah, tidak ada kata terlambat, upaya semua pihak kita apresiasi termasuk Pak Prabowo sebagai Menteri Pertahanan, semua langkah untuk mengatasi musibah pandemi virus COVID-19 yang berasal dari China semoga bisa kita tanggulangi juga dengan alat-alat bantuan dari China,” kata Kharis dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/3/2020).

Kharis menegaskan Komisi 1 DPR mendukung semua langkah selanjutnya dari TNI dan BIN yang masuk dalam Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19.

“TNI dan BIN amat penting dilibatkan untuk menjaga agar upaya dalam mengatasi kegawatdaruratan berjalan aman, fokus dan tepat serta cepat dalam upaya mengatasi musibah ini, saya yakin BIN dan TNI akan menambah kekuatan gugus tugas menjalankan amanah Presiden,” tutur Kharis.

Kharis menambahkan, termasuk upaya Kementerian Pertahanan bersama Mabes TNI mengambil langsung bantuan dengan menggunakan pesawat udara militer milik TNI Angkatan Udara.

“Upaya mengatasi pandemi harus dilakukan bersama seluruh elemen bangsa tidak terkecuali, TNI dan BIN membantu dengan segenap daya dan upaya. Masyarakat juga diimbau melakukan pembatasan sosial sebagaimana terdefinisi dalam UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan atau definisi terbaru pemerintah physical distancing, jaga jarak fisik,” tutur Kharis.

Anggota DPR asal Solo ini juga berharap Polri dan TNI serta aparat sipil lainnya membubarkan kerumunan demi keselamatan bersama dengan penegakan hukum secara selektif, terukur dan sesuai tujuannya, yakni menyelamatkan masyarakat dari ancaman virus Corona.

“Kita harapkan semua masyarakat bisa mematuhi imbauan petugas di lapangan yang tetap mengedepankan upaya proaktif manusiawi dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, semoga kita bisa saling bersabar dan dengan itu Allah SWT menolong dan melindungi kita, insya Allah,” kata Kharis.

Sumber Sindonews.com

https://nasional.sindonews.com/read/1566463/14/dpr-puji-operasi-prabowo-dan-tni-yang-membawa-alkes-corona-dari-china-1585027501