Info Terkini dari Tim Gugus Tugas dalam Upaya Pencegahan Covid-19 di Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sehubungan dengan perkembangan penyebaran virus korona, Tim Gugus Tugas Penanganan Pencegahan covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menginformasikan, Kamis (26/3/2020).


I. Posko Gugus Tugas Penanganan Pencegahan covid-19 Inhil telah memiliki media informasi melalui beberapa sarana, website https://covid19.inhilkab.go.id untuk menyampaikan kondisi pasien yang positif terpapar Covid-19 secara realtime dan call center 0822 8681 0123.


II. Sampai pukul 16.30 WIB, dapat kami informasikan, bahwa warga inhil yang telah dinyatakan PDP bertambah 1 (satu) orang rujukan dari pulau kijang, sehingga jumlah seluruhnya 2 (dua) orang, sementara Data total Orang Dalam Pemantauan (ODP) 114 Orang


III. Saat ini seluruh pihak terkait telah mengambil langkah-langkah penting dalam upaya penangangan pencegahan covid-19







1. Bidang Areal dan transportasi


A. Laut :
– Kedatangan very dari Provinsi Kepri ke pelabuhan laut Tembilahan, penumpang yang discreening : 63 org. Odp : 0


– Kedatangan very dari Provinsi Jambi (Ka.Tungkal) dan Kepri pelabuhan laut Pulau Kijang : Penumpang yang discreening : 44 org. Odp :0


– Kedatangan  very dari Provinsi Kepri dan Kambi kepelabuhan laut Kuala Enok, jumlah penumpang yang  discreening : 71 org. Odp : 0


– Jumlah  kedatangan penumpang dari Provinsi Kepri, Riau, Jambi (Ka, tungkal)  pelabuhan laut Sungai Guntung. Jumlah orang yang discreening Covid : 210 orang. ODP. : 1 orang. Tks. 5, dan Jumlah Kedatangan penumpang yang discreening di pelabuhan p.burung : 56 org. Odp : 0


B. Darat :
Beberapa hari hingga sampai sore ini, penumpang dan masyarakat yg sudah di periksa di Terminal berjumlah 1909 orang dan terdapat satu orang yang memiliki suhu badannya 38,2 derajat pada hari minggu yg lalu dan telah ditangani oleh pihak medis.


Dengan kondisi nasional yang ada saat ini, perkembangan Covid-19 sangat signifikan, untuk itu Bupati Inhil menghimbau kepada masyarakat:


1. Seluruh pemilik dan pelaksana usaha tempat hiburan seperti Warnet, Karoke, Permainan Biliard, dan tempat hiburan lainnya untuk menutup sementara waktu segala aktifitas operasionalnya, sampai kondisi membaik dan terkendali.


2. Seluruh pemilik usaha transportasi dan angkutan umum, agar melakukan pencegahan dengan melakukan penyemprotan Disinfektan secara rutin pada alat trasnportasi dan angkutan umum masing masing, serta menyediakan hand sanitizer dan masker pada setiap alat transportasi dan angkutan umum yang di miliki.


3. Kepada seluruh kantor, baik pemerintah ataupun swasta, agar melakukan penyemprotan Disinfektan, menyediakan hand sanitizer serta masker di kantor masing masing, serta tidak mengadakan kegiatan kegiatan berkumpul, melakukan pertemuan atau rapat rapat secara langsung, namun di ganti dengan pertemuan atau rapat rapat melalui aplikasi aplikasi online yang ada.


4. Kepada pasangan calon pengantin, diminta cukup menyelenggarakan akad nikah lebih dulu tanpa keramaian, sedangkan penyelenggarakan pesta pernikahan agar ditunda sementara waktu.


5. Serta menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat membatasi kegiatan keluar rumah, baik kegiatan keagamaan yang sifatnya berkumpul, pelaksanaan ibadah, majlis taklim, dan peringatan peringatan keagamaan lainnya.sebaiknya dilakukan dirumah saja.


6. Untuk tetap terus memperhatikan Pola Hidup Bersih dan Sehat, serta menjaga kebersihan rumah, lingkungan, rumah ibadah, serta fasilitas umum lainnya, serta selalu mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir, mengunakan masker bila batuk dan pilek, mengkonsumsi gizi seimbang dengan memakan buah dan sayur.
-hati hati kontak dengan hewan,
-rajin olahraga dan istirahat cukup,
-jangan mengkonsumsi daging yang tidak masak,
-bila batuk, pilek dan sedak napas, segera bawa diri anda ke fasilitas kesehatan terdekat.


“Dari semua ikhtiar tersebut, tetaplah kita berserahdiri kepada Allah SWT dan mari saling bahu membahu agar penyebaran Covid-19 tidak merebak lebih banyak lagi,” tutur HM Wardan.


Lanjutnya, Tim Gugus Tugas beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua unsur masyarakat, yang dengan segala potensinya mencurahkan energinya demi maayarakat Indragiri Hilir.


“Semoga apa yang dilakukan dapat pahala dari Allah SWT,” imbuh Bupati Inhil HM Wardan.


(Posko Tim Gugus Tugas Covid-19 Inhil/ Diskominfops)
Editor Arb




Sidang Putusan, Pemilik Akun Warga Langit Divonis 6 Bulan Penjara dan Denda 3 Juta

Foto: Sidang Putusan Terdakwa Usman Dilaksanakan Secara Online


ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Usman pemilik akun Facebook @Warga Langit divonis 6 bulan penjara denda 3 juta rupiah subsider 1 bulan penjara oleh Majelis Hakim, Kamis (26/03/2020).


Putusan tersebut, Usman disangkakan telah melanggar UU ITE Pasal 28 ayat 2 Jo pasal 45 A ayat 2 UU No 8 tahun 2008 jo UU Nomor 19 tahun 2016.


“Majelis Hakim membacakan Pertimbangan Hukum Usman secara bergantian, bahwa menurut majelis hakim, unsur vonis Usman sesuai dengan ITE,” sebut TIm Kuasa Hukum Usaman, Yudhia Perdana Sikumban.


Usman secara sah dan meyakinkan telah melakukam tindak pidana sesuai dengan penjabaran UU ITE. Usman didakwa telah berujar kebencian terhadap Presiden pada waktu lalu.







Majelis Hakim berpandangan bahwa tuntutan JPU terlalu tinggi. Namun majelis sependapat dengan unsur yang didakwakan JPU adalah terbukti pelanggan UU ITE.


Dikatakan Yudhia, mengenai pertimbangan putusan Majelis Hakim belum lengkap, dan belum diserahkan kepada Tim Kuasa Hukum.


“Pertimbangan putusan Majelis belum kita dapatkan, belum sampai ditangan kita,” sebutnya.


Tim Kuasa Hukum akan mempelajari putusan Majelis Hakim atas vonis yang disangkakan kepada terdakwa sebelum waktu pengajuan banding habis.


“Terkait putusan tersebut, terdakwa dan PH pikir-pikir untuk banding selama 7 hari kedepan,” tukasnya


SIDANG USMAN SECARA ONLINE


Sidang Usman digelar di Pengadilan Negeri Tembilahan berlangsung secara online, dalam rangka mengantisipasi penularan wabah Covid-19.


Yudhi menuturkan, proses persidangan online ini dengan jaksa dan terdakwa di tempat masing-masing, berkoordinasi antara Kepala Pengadilan dengan Kejari dan Lapas Tembilahan.


“Kasi Pidum berkoordinasi dengan saksi serta penasihat hukum maka jalan persidangan tadi secara online dengan menggunakan aplikasi tatap muka,” sebut Yudhia.


Penerapan sidang secara online ini merupakan upaya social distancing sehingga tahanan tidak perlu dihadirkan ke pengadilan.


“Majelis hakim menampilkan proses persidangan online itu di layar ruang sidang utama,” terangnya


Menurut Yudhia, sidang secara online ini merupakan yang pertama kali dilakukan. Agar proses persidangan tetap berjalan.


Untuk diketahui, Usman pemilik akun Facebook @Warga Langit ini ditangkap oleh tim Tim Cyber Polres Inhil pada Minggu 27 Oktober 2019, sekira pukul 18.00 WIB, dengan Laporan Polisi/100/X/2019/RIAU/RES INHIL, 27 Oktober 2019.


Editor Arb




UPDATE: Total Kasus Positif Corona 893 Orang, Meninggal 78

ARB INdonesia, JAKARTA — Pemerintah mengumumkan ada penambahan 103 kasus positif Covid-19 pada hari ini. Artinya, per Kamis (26/3) sudah ada 893 orang yang terinfeksi virus corona di Indonesia.

Selain itu, ada penambahan 20 orang yang meninggal dunia akibat Covid-19, sehingga total ada 78 pasien yang meninggal dunia. Tingkat kematian akibat virus corona di Indonesia tercatat 8,73 persen.

“Kalau dilihat sebarannya masih didominasi di DKI Jakarta. Sementara kita lihat di Sulsel ada penambahan kasus 14 orang. Ini hendaknya menjadi atensi kita dalam konteks waspadai ini,” jelas Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Kamis (26/3).

Yurianto juga menyampaikan, ada penambahan empat orang yang dinyatakan sembuh sehingga total ada 35 pasien yang kini dinyatakan negatif Covid-19. Yuri kembali mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjalankan prinsip social distancing atau penjagaan jarak sosial untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Pemerintah juga terus melakukan rapid test atau tes cepat yang ditujukan bagi pihak-pihak yang sempat melakukan kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 dan para tenaga medis. Sejalan dengan terus dilakukannya rapid test ini, diprediksi akan muncul lonjakan kasus positif yang cukup signifikan. Rapid test diyakini akan mengungkap kasus-kasus yang sebelumnya belum tersentuh pemeriksaan kesehatan.

Pada hari ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan total pasien positif corona (Covid-19) per 26 Maret 2020 berjumlah 495 orang. Angka itu mencakup 48 orang meninggal dunia dan tenaga medis yang terpapar 50 orang.

“Sampai hari ini total pasien positif mencapai 495 orang, yang dinyatakan sembuh 29 orang, wafat 48 orang,” ujar Kepala Tim Siaga Covid-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto di Jakarta, Kamis (26/3).

Selain itu dia juga menambahkan tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 berjumlah 50 orang tersebar di 24 rumah sakit.

“Selanjutnya terkait dengan jumlah orang dalam pemantauan ODP sampai hari ini mencapai 1.850 orang, adapun yang masih dipantau berjumlah 457 orang, dan yang selesai dipantau 1.393 orang,” katanya dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 895 orang, masih dirawat 291 orang, dan yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 604 orang.

Sumber republika.co.id

https://m.republika.co.id/berita/q7sm2q409/update-total-kasus-positif-corona-893-orang-meninggal-78




Gubri: ICMI dan MDI hentikan sementara kirim khatib Jumat

ARB INdonesia.com, Pekanbaru – Gubernur Riau, Syamsuar, menyatakan mayoritas ulama di Kota Pekanbaru setuju untuk menghentikan sementara ibadah Shalat Jumat dengan tidak mengirimkan penceramah atau khatib ke masjid, saat wabah COVID-19.


“Hasil pertemuan dengan tokoh-tokoh agama, dari Majelis Ulama Indonesia menyatakan di Pekanbaru dari ICMI dan MDI mereka tidak mengirim khatibnya, jadi kemungkinan besar pada Jumat ini kita tidak Shalat Jumat,” kata Syamsuar di Pekanbaru, Kamis.


Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) adalah organisasi yang rutin mengirimkan penceramah pada pelaksanaan Shalat Jumat di seluruh masjid. Syamsuar mengatakan penghentian sementara itu untuk melaksanakan penjarakan (social distancing) guna memutus mata rantai penularan virus corona.


“Berarti apa gantinya ShalatJumat? kata ulama MUI adalah shalat dzuhur sekaligus nanti qunut nazilah untuk menangkal turunnya malapetaka,” ujarnya.


Ia mengatakan MUI juga terus mengimbau agar tidak dulu melakukan shalat berjamaah di masjid untuk sementara waktu, hentikan sementara kegiatan ceramah di masjid, termasuk peringatan maulid nabi.


Penghentian sementara kegiatan di rumah ibadah, lanjutnya, tidak hanya bagi Muslim melainkan juga untuk semua agama. Ia mengatakan pemuka agama Kristen kini juga meniadakan sementara kebaktian.


“Mereka yang sudah terlanjur ada jadwal menikah di gereja, silakan menikah. Tapi jumlah orang yang hadir harus dibatasi hanya keluarga inti saja,” katanya.


Ia bersyukur seluruh pemuka agama sudah bersepakat untuk mendukung program pemerintah dalam menanggulangi wabah COVID-19.


“Semua tokoh agama mendukung upaya pemerintah untuk menyelamatkan bangsa ini,” demikian Syamsuar.


Sumber : Riau.Antaranews.com https://riau.antaranews.com/berita/151250/gubri-icmi-dan-mdi-hentikan-sementara-kirim-khatib-jumat#.Xnwkc_QLGEU.facebook




Corona Covid-19 Bisa Menular Lewat Udara, Cek Faktanya

ARB INdonesia.com – Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa virus corona baru atau Covid-19 dapat menular melalui percikan air liur atau droplet orang yang positif. Karena itu, masyarakat disarankan mencuci tangannya secara rutin.


Belakangan sempat ramai isu Covid-19 menular lewat udara atau airborne. Penelitian soal ini pun masih dilakukan di luar negeri dan ramai diberitakan media internasional.


Mengutip VIVA.co.id, Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan, dr. Erlina Burhan membantah asumsi Covid-19 dapat menular lewat udara. Katanya, WHO tak pernah menyatakan hal tersebut juga.


Menurut Erlina, komentar WHO soal Covid-19 bisa bertahan tiga jam di udara merupakan penelitian suatu terapi. Tapi hal itu terbatas pada tindakan medis yang memungkinkan virus ini ada di udara.


“Yang ingin disampaikan WHO adalah untuk petugas medis. Memang ada tindakan medis yang dilakukan, memungkinkan atau menimbulkan virus ini bisa (ada) di udara,” kata Erlina.


Ia memberi contoh saat perawatan inhalasi atau pasien asma diuap. Saat mesin uap dihidupkan akan keluar uap bernama aerosol.


“Kalau itu (inhalasi) dilakukan ke pasien Covid-19, yang keluar bukan cuma uap, tapi virusnya. Jadi kalau itu dilakukan petugas harus pakai masker N95, yang mampu menyaring 95 persen dari partikel yang berukuran 5 mikron. Jadi kecil sekali kemungkinan itu (virus) akan masuk,” ujar Erlina.


Ia mencontohkan lagi alat penyemprot yang digunakan dokter gigi. Dokter gigi harus berhati-hati karena bisa menyebabkan virus ada di udara dan berisiko masuk ke saluran napas.


Selanjutnya, contoh lain metode intubasi yang dilakukan dokter pada pasien gagal napas. Kondisi kadar oksigen di darah akan sangat rendah.


“Itu harus dipasang namanya ventilator, alat bantu napas. Dipasang pipa ke saluran napas. Ini berisiko terjadinya aerosol atau penguapan di mana virus bisa jadi airborne,” ujar Erlina. 


Sumber : vivanews.com https://www.vivanews.com/viva-fakta/42342-corona-covid-19-bisa-menular-lewat-udara-cek-faktanya?medium=autonext




Miris, Anak-anak Dimanfaatkan Cari Uang di Jalanan di Tengah Ancaman Corona

ARB INdonesia.com, PEKANBARU – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru baru-baru ini menjaring 19 gelandangan dan pengemis (Gepeng) di sejumlah titik. Mirisnya, 11 di antaranya masih anak-anak.


Kepala Dinsos Kota Pekanbaru Chairani tidak menampik ada dugaan keterlibatan orang tua dalam kasus ini. Anak-anak ini diduga disuruh orang tua untuk mencari uang di jalanan.


Chairani menyebutkan, ada beberapa titik ditemukan gepeng anak-anak ini. Seperti di traffic light depan kantor gubernur Riau dan persimpangan rumah dinas gubernur Riau, serta jalan Diponegoro. Ada juga di traffic light depan Polda Riau dan pertigaan jalan Jenderal Sudirman – jalan Tuanku Tambusai.


“Kami langsung bawa ke shelter Dinas Sosial. Banyak dari anak jalanan di Kota Pekanbaru itu masih anak-anak,” kata Chairani, Kamis (26/3/2020).


Chairani menyebutkan, setelah didata oleh petugas Dinsos, memang ditemukan anak-anak ini ditemani orang tua saat berjualan di jalan. Ia menegaskan kepada orang tua bahwa anak-anak itu tidak boleh berjualan di jalan.


“Mereka bisa saja jadi korban aksi kriminal atau pelecehan seksual. Kemudian saat ini sedang menyebar covid-19,” kata dia.


“Mereka seharusnya ada di rumah dalam kondisi seperti ini,” tambahnya.


Kata Chairani, kebanyakan anak-anak diajak untuk berjualan di jalanan, dengan alasan faktor ekonomi. Dinsos akan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan Dinas Pendidikan.


Sumber : Cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/51549/2020/03/26/miris-anakanak-dimanfaatkan-cari-uang-di-jalanan-di-tengah-ancaman-corona/