Nekat Beroperasi saat Wabah Corona, Karaoke Retro Digerebek Polisi

Petugas Polsek Lengkong saat menggerebek Karaoke Retro di Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung. Insert: para pemandu lagu yang diamankan petugas. Foto-foto/Dokumentasi Polsek Lengkong

ARBindonesia.com, BANDUNG – Personel Polsek Lengkong menindak tegas tempat hiburan malam Karaoke Retro di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung pada Senin (13/4/2020) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Selain melakukan penggerebekan, personel Polsek Lengkong juga mengamankan sejumlah pemandu lagu dan menyegel tempat hiburan tersebut. Bahkan izin operasi Karaoke Retro terancam dicabut oleh Pemkot Bandung.

Tindakan tegas itu dilakukan petugas karena pengelola Karaoke Retro nekat beroperasi, tak mengindahkan imbauan pemerintah, dan Maklumat Kapolri untuk menghentikan aktivitas selama virus Corona atau Covid-19 masih mewabah.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, Karaoke Retro telah melanggar hukum dengan tidak mengindahkan imbauan pemerintah dan Maklumat Kapolri.

“Ada maklumat pemerintah pusat, provinsi dan Kapolri tentang social dan physical distancing, namun tak diindahkan. Seperti diketahui seharusnya tempat hiburan ini tutup untuk memutus mata rantai penularan virus Corona,” kata Ulung di Polsekta Astana Anyar, Jalan Astanaanyar, Kota Bandung, Selasa (14/4/2020).

Ulung mengemukakan, penggerebekan dan penutupan tempat hiburan ini dilaksanakan setelah Polsekta Lengkong menerima laporan dari masyarakat tentang aktivitas karaoke di Jalan Gatot Subroto.

Selanjutnya, Kapolsekta Lengkong Kompol Kusna Djefrija bersama Kanitreskrim Polsekta Lengkong AKP Silvanus William Rompas mendatangi lokasi. Saat tiba di lokasi, petugas melihat dari luar Karaoke Retro tak ada aktivitas. Terkesan tutup alias tak beroperasi.

Namun setelah masuk, ujar Ulung, di ruangan nomor 18 lantai 3 terlihat orang berkumpul sedang menikmati lagu. Mereka terdiri atas 5 laki-laki dan 5 perempuan PL. Petugas juga mendapati enam catatan pemesanan makanan dan minuman.

“Akibat dari kejadian ini, Polrestabes Bandung akan mendorong Pemkot Bandung segera mencabut izin operasional tempat karaoke tersebut. Manajemen Karaoke Retro tidak mengindahkan maklumat pemerintah dan Kapolri, maka harus diambil tindakan tegas,” ujar Ulung.

Sementara itu dari hasil penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi, Karaoke dengan nama Retro tersebut didapat keterangan sebenarnya manajemen tanpa seizin pemilik membuka ruangan karaoke. Alasannya adalah untuk sebagai penambahan income bagi manajemen Karaoke Retro.

Bahkan yang memberatkan adalah karaoke tersebut dibuat seolah-olah tutup. Padahal di dalamnya ada tamu yang datang. Akibatnya, manajemen bisa terjerat Pasal 216 juncto Pasal 218 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 bulan 2 minggu.

“Selain itu manajemen pun dijerat Undang-undang RI Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara,” tegas Kapolrestabes.

Sementara itu, Manajer Karaoke Retro Fitri Afrianty Rahayu mengatakan, tidak mengundang pengunjung datang ke tempat hiburan yang dikelolanya. Namun, ada rekanan yang ingin mendapatkan hiburan sehingga dipersilakan untuk berkunjung.

“Pemandu lagu pun bukan dari kami. Itu para tamu yang mengundang. Saya tegaskan, saya tidak tahu ada larangan beroperasi tempat hiburan malam,” kilah Fitri.

Saat ini, Polsek Lengkong memeriksa sejumlah saksi. Selain dari manajemen dan pelayan di Karaoke Retro, petugas juga meminta keterangan dari lima tamu, dan pemandu lagu.

Dari pengelola Retro Karaoke, polisi memeriksa Fitri Afrianty selaku manajer dan MSR (kasir Karaoke Retro). Kemudian, S dan IF (waiters Karaoke Retro).

Pengunjung yang diperiksa antara lain, BH, M, JR, SP, dan R. Sementara lima PL yang dimintai keterangan, FTY alias Ratu, ASM alias Caca, FA alias Ica, NRS alias Regina, dan F alias Selena.

Sumber Sindonews.com




10 Hari Menuju Ramadhan, Siapkan Bekal untuk Menyambutnya

Bulan suci Ramadhan 1441 Hijriyah tinggal 10 hari lagi. Tidak ada pilihan kecuali menyiapkan diri dan bekal untuk menyambut tamu agung tersebut. Foto/dok SINDOnews

ARBindonesia.com – Bulan suci Ramadhan tinggal 10 hari lagi terhitung hari ini Selasa (14/4/2020) atau bertepatan 20 Sya’ban 1441 Hijriyah. Bekal apa yang sudah kita siapkan untuk menyambutnya?

Kebiasaan para ulama salaf terdahulu mereka selalu bersemangat menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan. Ketika masuk bulan Rajab, mereka sudah mulai menghidupkan amal saleh dan meninggalkan urusan perniagaan.

Adapun Baginda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW) ketika akan memasuki Ramadhan, Beliau meningkatkan kualitas ibadah dan menyempurnakannya di bulan Sya’ban. Sya’ban menjadi bulan istimewa bagi Rasulullah untuk berpuasa dan beramal saleh sebelum menjalani puasa Ramadhan.

Ummul Mu’minin Sayyidah Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai kebiasaan salat Tahajjud yang dilakukan beliau, padahal dosa-dosa beliau telah diampuni oleh Allah, maka Rasulullah SAW menjawab dengan perkataan yang penuh hikmah, “Apakah tidak boleh aku menjadi hamba yang pandai bersyukur?”

Dalam riwayat Usama bin Zayid RA berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, Aku tidak melihatmu banyak berpuasa seperti di bulan Sya’ban?’ Beliau menjawab, “Sya’ban adalah bulan yang dilupakan manusia, letaknya antara Rajab dan Ramadhan. Di bulan itu amal manusia diangkat (ke langit) oleh Allah Ta’ala dan aku menyukai pada saat amal diangkat, aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. An-Nasa’i).

Itulah sebabnya sebelum memasuki bulan agung Ramadhan, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh. Amalan yang sangat dianjurkan antara lain memperbanyak istighfar dan bertobat kepada Allah Ta’ala.

Al-Hafidz Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullahu berkata: “Amru bin Qais apabila beliau memasuki bulan Rajab beliau meninggalkan perdagangannya dan menyibukkan dirinya untuk membaca Al-Quran.” Beliau juga berkata, “Beruntunglah bagi orang yang memperbaiki dirinya sebelum masuk bulan Ramadhan”.

Itulah sebabnya sebelum memasuki bulan agung Ramadhan, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh. Amalan yang sangat dianjurkan antara lain memperbanyak istighfar dan bertobat kepada Allah Ta’ala.

Al-Hafidz Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullahu berkata: “Amru bin Qais apabila beliau memasuki bulan Rajab beliau meninggalkan perdagangannya dan menyibukkan dirinya untuk membaca Al-Quran.” Beliau juga berkata, “Beruntunglah bagi orang yang memperbaiki dirinya sebelum masuk bulan Ramadhan”.

Keutamaan Berpuasa

Dari Abu Sa’id radhiallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada seorang hamba yang berpuasa satu hari di jalan Allah, melainkan Allah menjauhkan wajahnya dengan hari itu dari api neraka sejauh tujuh puluh tahun (perjalanan)”. (HR. Al-Bukhari, Muslim, At-Tirmidzi dan An-Nasa’i)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi SAW bersabda: “Ketika datang (bulan) Ramadan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dalam Al-Qur’an, Allah Ta’ala berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. (Surah Al-Baqarah: ayat 183)

Menurut Syeikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di, pakar tafsir abad 14 H dalam tafsirnya menjelaskan, ketika Rasulullah SAW berhijrah ke Madinah, maka syariat mulai turun dan berkelanjutan. Pada ayat-ayat sebelumnya telah disebutkan hukum mengenai qishash, wasiat, dan muraqabatullah dalam melaksanakan hukum-hukum tersebut.

Lalu, di antara hal yang dapat mewujudkan ketakwaan seorang muslim adalah dengan berpuasa. Maka Allah Ta’ala menurunkan kewajiban puasa pada tahun kedua Hijriah, seraya menyeru umat muslim dengan label keimanan, “Wahai orang-orang yang beriman” dan memberitahukan mereka bahwa Dia mewajibkan puasa kepada mereka, sebagaimana telah diwajibkan kepada umat-umat sebelumnya “diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada umat-umat sebelum kalian”.

Lalu, di antara hal yang dapat mewujudkan ketakwaan seorang muslim adalah dengan berpuasa. Maka Allah Ta’ala menurunkan kewajiban puasa pada tahun kedua Hijriah, seraya menyeru umat muslim dengan label keimanan, “Wahai orang-orang yang beriman” dan memberitahukan mereka bahwa Dia mewajibkan puasa kepada mereka, sebagaimana telah diwajibkan kepada umat-umat sebelumnya “diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada umat-umat sebelum kalian”.

Allah Ta’ala menyebutkan alasan turunnya kewajiban itu dengan firman-Nya: “Agar kalian bertakwa” yaitu menyiapkan kalian agar bertakwa dengan melaksanakan perintah-perintah Nya dan menjauhi segala larangan Nya, karena dalam ibadah puasa terdapat pengawasan dari Allah Ta’ala.

Pelajaran dari Ayat di Atas:

1. Kewajiban untuk berpuasa di bulan Ramadhan

2. Puasa mendidik mukmin untuk semakin bertakwa

3. Puasa dapat menghapuskan dosa berdasarkan hadits, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan didasari keimanan dan mengharap pahala dari Allah, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Wallahu A’lam Bish Showab

Sumber Sindonews.com




Bupati Kampar : Insya Allah Konsistensi dan komitmen penanggulangan dan pencegahan Covid-19

ARBindonesia.com, KAMPAR – Usai memimpin Rapat terkait dengan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di lantai III Ruang Rapat Bupati Kampar Bupati Kampar, H. Catur Sugeng Susanto menerima kunjungan awak media di Ruang Kerjanya dilantai II, Selasa (14/04/2020).


Pada kesempatan tersebut ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar insya Allah akan konsisten dan berkomitmen terhadap penanganan, penanggulangan maupun pencegahan atas mewabahnya Corona Virus Desease 19 (Covid-19) di Kabupaten Kampar.


Hal itu terbukti dengan dilakukannya pergeseran anggaran APBD Kabupaten Kampar yang lebih diprioritaskan untuk percepatan penanganan Covid-19.


“Hal yang menjadi kendala saat ini adalah ditundanya transfer pusat ke daerah, alokasi anggaran fisik yang diajukan untuk sementara dihentikan dulu,” kata Cartur Sugeng yang didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kampar Arizon.


“Kita juga telah melakukan berbagai langkah maupun persiapan terhadap kemungkinan yang terjadi dalam menghadapi Covid-19 ini,” lanjutnya.


Terakhir dikatakan Bupati Kampar, Pengaruh besar yang sangat dirasakan bukan saja oleh masyarakat, tatapi juga dirasakan oleh Pemerintah Kabupaten.


“Diantaranya pengaruh terhadap beberapa hal pad APBD Kampar yang mengalami pergeseran Anggaran, begitu juga terhadap Percepatan Pengalokasian Dana Desa sebesar 150 juta perdesa,” imbuhnya.


Reporter : Yusrizal
Editor Arb




Disalurkan untuk Masyarakat, Tim Gugus Tugas Terima Bantuan ini dari Beberapa Pelaku Usaha di Inhil

ARBindonesia.com , INDRAGIRI HILIR – Tindak lanjut penanganan dampak Covid-19, hari ini Pemerintah Daerah melalui Gugus Tugas Kabupaten Indragiri Hilir menerima bantuan langsung dari beberapa pelaku usaha, Selasa (14/4/2020).


Penyerahan bantuan tersebut diselenggarakan Posko Gugus Tugas di Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Inhil, Jalan Swarna Bumi Tembilahan, dan langsung diterima oleh Bupati Inhil HM Wardan yang juga sebagai Ketua TIM Gugus Tugas Terpadu Percepatan Penangan Covid-19.


Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Inhil HM.Wardan selaku Ketua Tim Gugus, Asisten II setda Inhil Afrizal, Kepala BPBD Inhil H. Yusfik, Plt. Kadis Kominfo Trio Beni Putra, Kadinkes Inhil Zainal Arifin, Ketua Basnas H. Yunus Hasby, Kepala Bagian Perekonomian Setda Inhil Wanhar, Perwakilan PT. Bumi Palma, BPR Gemilang Syamsuddin,
PT. PJU PLTU unit Tembilahan MGS Feriyadi, Kepala UPT Pkm Tbh Hulu, Dr. Rosdinah, Kepala UPT PKm Tbh kota Ngatiem, AMK.


Dikatakan HM Wardan, bantuan yang terima berupa paket sembako dan uang tunai dari pengusaha PT Bumi Palma, Bank BPR dan PLTU.


“Diterima dari PT. Bumi Palma berupa paket sembako sebanyak 100 paket, dari BPR Gemilang berupa uang tunai sebesar Rp 4.000.000 sedangkan dari PT. PJB PLTU unit Tembilahan berupa sembako sebanyak 60 paket,” uajrnya.


Hal ini merupakan tindak lanjut dari rapat yang digelar beberapa hari lalu untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir.


Dalam hal itu kata HM Wardan, kita menghimbau kepada pelaku usaha untuk bersama – sama memberikan bantuan kepada masyarakat dalam menanggulangi dampak Covid-19 di Kabupaten Inhil.


“Alhamdulilah, saat ini sudah ada beberapa yang memberikan sumbangan melalui Gugus Tugas Terpadu Percepatan Penangan Covid-19,” tutur HM Wardan saat diwawancarai, Selasa (14/4/2020) di halaman Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar).


Lanjutnya, Bantuan ini nantinya akan diprioritaskan kepada masyarakat Inhil yang secara terdampak akibat dari penyebaran Covid-19.


“Secepatnya ini akan disalurkan, terutama kepada masyarakat yang tidak menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH)  dan juga yang menerima bantuan sembako dari Pemerintah Pusat,” imbunya.


“Setiap bantuan yang kita terima, akan kita laporkan kepada Gugus Tugas yang ada di Provinsi Riau,” kata HM Wardan.


Terakhir Bupati Inhil menghimbau kepada semua pihak mari bersama -sama untuk selalu siap siaga dalam menghadapi wabah Covid-19 ini.


“Terutama kepada personal dan petugas Gugus Tugas Kabupaten Inhil untuk selalu sedia berada di Posko,” tutupnya.


Untuk diketahui, dalam kegiatan tersebut juga diadakan penyerahan secara simbolis Alat Pelindung Diri (APD) dan masker kepada UPT Puskesmas Tembilahan kota dan UPT Puskesmas Tembilahan Hulu.


APD dan Masker tersebut akan diserahkan ke 30 puskesmas yang tersebar di 20 kecamatan dengan jumlah 11 APD dan 7.000 Pcs Masker. (Arb)


Redaktur Arbain




Bupati Kampar Pinta Kades Pertajam Pemahaman Masyarakat Terkait Bahaya Covid-19

ARBindonesia.com, KAMPAR – Bupati Kampar, H. Catur Sugeng Susanto meminta kepada seluruh Kepala Desa yang ada di Kabupaten Kampar untuk memberikan pemahaman yang lebih tajam kepada masyarakat terkait bahaya Covid-19, agar mata rantai penyebaran virus tersebut bisa segera diputus.


Begitu dikatakan Catur saat memimpin rapat validasi data penerima bantuan sembako bagi masyarakat terdampak covid-19 bersama dinas terkait dan seluruh Camat yang dilaksanakan di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Kampar, Selasa (14/4/2020).


Ditambahkan Catur, jika masyarakat sudah betul-betul memahami protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, cuci tangan teratur dan menggunakan masker, maka kita telah membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid tersebut.


“Saya memohon betul kepada seluruh Camat, Kades dan pihak terkait lainnya agar menggunakan segala cara hingga akhirnya masyarakat bisa memahami dengan benar terkait protokol kesehatan virus covid-19 ini,  berikan pengertian bahwa orang pertama yang akan terimbas jika kita tidak mengindahkan ini adalah keluarga terdekat kita,” tuturnya.


Sementara itu, Sekda Kampar Yusri, M.Si yang juga hadir pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa pemerintah adalah garda terdepan dalam penanganan covid-19 ini, untuk itu, negara, Pemkab Kampar dan desa , serta Provinsi ,sudah menyiapkan uang untuk penanganan tersebut sesuai dengan regulasi yang ada, dan kunci terakhirnya adalah data.


“untuk itu saat ini kita sedang membuat satu data yang terkumpul di dinas sosial agar tidak ada data ganda, bantuan yang kita berikan ini adalah untuk seluruh ODP, PDP dan positif Covid-19 yang tersebar diseluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar, namun jika kampar nantinya sudah ditetapkan sebagai zona merah, maka semua masyarakat kampar akan diberi bantuan, tapi kita berdoa kepada Allah agar itu semua tidak terjadi, sepanjang kita semua mau menjaga stamina dan kondisi fisik, jaga kesehatan” harap Yusri. (Prot-dokpim/Yus)


Editor Arb




Penambahan 124 Ruang Isolasi di Inhil, Awal Mei Rampung Dikerjakan

Gedung Islamic Center Jalan Pendidikan Tembilahan, foto arbindonesia.com


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sebanyak 124 penambahan ruang isolasi Rumah Sakit Umum Puri Husada Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang dipusatkan di Gedung Islamic Center Jalan Pendidikan, ditargetkan pada awal Bulan Mei 2020 rampung dikerjakan.


Saat ini, ruang isolasi yang diperuntukan penanganan pasien Covid-19 tengah dikerjakan oleh 4 kontraktor sekaligus.


Juru Bicara Bidang Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Inhil, Trio Beni Putra mengatakan progres pengerjaan penambahan ruang isolasi yang baru berjalan beberapa hari ini sudah mencapai 15 persen.


“Pekerjaan ini dilaksanakan oleh 4 kontraktor, agar ruang isolasi tersebut selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, yaitu awal Bulan Mei,” tutur Trio Beni Putra saat diwawancarai, Senin (14/4/2020).



“Mengenai ruangan yang disiapkan, sebanyak 124 ruang isolasi atau tempat tidur yang disediakan,” imbuhnya.


Selain itu, terkait jumlah dan kesiapan tenaga medis jika seandainya terjadi pembeludakan, Trio mengatakan saat ini ada sekitar seribu lebih tenaga medis yang sudah disiapkan untuk penanganan pasien Covid-19 di Kabupaten Inhil.


“Semoga saja tidak terjadi, tetapi jika terjadi pembeludakan, kesiapan kita untuk tenaga medis cukup sampai hari ini,” tutup trio. (Arb)


Redaktur Arbain