Pastikan Kesiapan, Bupati Inhil Inspeksi TPU Khusus Pasien Covid-19

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalukan inspeksi ke Tempat Pemakaman Umum (TPU), khusus pasien Covid-19 meninggal dunia yang berlokasi di parit 19, Tembilahan Hilir guna memastikan kesiapan.


TPU khusus jenazah pasien Covid-19 yang terhampar seluas sekitar 3 hektare itu, saat ini sedang dalam proses penimbunan.


Bupati minta kepada kadis Perakim TM.Syaifullah, agar TPU khusus pasien Covid-19 ini bisa rampung dalam waktu dekat dan segera bisa fungsikan.


“Tinggal sedikit lagi penimbunannya. Kita minta dalam 1 minggu ini harus selesai,” tukas Bupati disela inspeksi.


Bupati mengungkap, TPU ini diperkirakan dapat menampung 600 makam atau liang kubur. Menurutnya, pembangunan TPU khusus pasien Covid-19 ini merupakan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Inhil dalam memberikan kenyamanan dan kepastian pelayanan bagi masyarakat.


“Ini lebih kepada wujud tanggung jawab. Artinya, Pemerintah Kabupaten Inhil tidak lepas tangan dalam hal penanganan Covid-19,” pungkas Bupati.


Bupati merinci, TPU khusus pasien Covid-19 ini dibangun dengan jalan masuk seluas 385 meter persegi, lebar 5 meter dan panjang 77 meter. Di kawasan TPU akan ada fasilitas penerangan berupa lampu jalan.


“TPU akan ditata dalam bentuk tanaman Ruang Terbuka Hijau. Penataan lahan hingga pembangunan sarana dan prasaran pendukung akan secepatnya dilakukan,” tukas Bupati yang turut didampingi Asisten 1 dan Asisten 2 Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Kepala Dinas Perakim Inhil, Kepala Dinas Kominfopers Inhil dan Polsek Tembilahan.


Terakhir, Bupati menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat sekitar TPU khusus pasien Covid-19 yang telah mendukung salah satu program penanganan Covid-19 di Kabupaten Inhil ini.


(Diskominfopers/Gugus Tugas Covid-19 Inhil)




Bupati Inhil Apresiasi Bantuan OPD dan Korpri Guna Penanganan Covid-19

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengapresiasi pemberian bantuan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil dan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Inhil guna penanganan Covid-19, Rabu (6/5/2020).


Bantuan dari OPD, berupa uang senilai Rp 40 juta. Sementara, bantuan dari Korpri Inhil berupa 400 paket sembako dan 1000 lembar masker yang jika ditotalkan berjumlah Rp 48 juta.


Bantuan yang berasal dari OPD, diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin. Saat ini, bantuan berupa uang dari OPD tersebut telah berada di rekening Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil.


“Alhamdulillah, hari ini kita menerima bantuan dari OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil. Saya mengapresiasi dan menyambut baik bantuan ini,” tutur Bupati usai serah terima bantuan dengan didampingi Wakil Bupati Kabupaten Inhil, H Syamsuddin Uti di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil, Tembilahan.


Bupati mengaku kagum dengan kepedulian aparatur sipil negara dalam hal penanganan Covid-19, khususnya di Kabupaten Inhil. Kontribusi dari OPD dan Pegawai Negeri Sipil ini, menurut Bupati akan sangat berguna di tengah bencana non alam Covid-19 yang dihadapi.


“Apalagi bagi masyarakat, bantuan sembako dan masker ini akan sangat bermanfaat. Kita tahu bahawa produktifitas dan tingkat pendapatan masyarakat tengah menurun. Untuk itu, melalui bantuan ini mudah-mudahan bisa sedikit meringankan kesulitan masyarakat,” pungkas Bupati.


Dalam serah terima ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin mewakili seluruh jajaran OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil turut didampingi oleh para asisten dan sejumlah kepala OPD.


Sekda mengaku bangga dengan tindakan terpuji sejumlah OPD yang telah memberikan sumbangsih terhadap Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil.


“Tentunya, kami berharap ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Sekali lagi, Saya ucapkan terima kepada jajaran OPD yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk saudara-saudara kita warga kurang mampu yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Inhil,” ucap Sekda.


(Dis/Gugus Covid-19 Inhil/Arb)




Masjid Raya Al-Falah Kecamatan Salo Santuni 36 Anak Yatim

ARBindonesia.com, KAMPAR – Malam ke-13 Ramadhan 1441 H, Masjid  Raya Al-Falah  Kecamatan Salo Kabupaten Kampar bagikan santunan anak yatim sebanyak 36 orang sebagai rutinitas tahunan sebelum hari Raya Idul Fitri, Selasa (5/5/2020).


H Masari Ketua Pengurus Masjid Raya Al-Falah saat dijumpai  Arbindonesia.com, ia mengatakan ini ialah salah satu tradisi semangat kebersamaan dari masyarakat kita yang masih kita rawat dan jalankan sampai saat sekarang ini, Rabu (6/5/2020).


“Kita sudah salurkan santuanan ini kepada Anak Yatim diwilayah Desa Salo Timur yang bersumber dari kas Anak Yatim Masjid raya Al-Falah selama satu tahun, ditambah dengan kas dari tiga Mushollah yaitu Mushollah Al- Yaqin Dusun Kumpung Baru, Mushollah Al-Misbah Dusun Kampung Baru, dan Mushollah Al-Hikmah Dusun Merbau,” tutrnya.


“Jumlah keseluruhan Rp.72.000.000 dan setiap Anak mendapatkan Rp.2.000.000, dengan kategori penerima maksimal duduk dibangku Sekolah Pertama atau Sederajat,” tambah H Masari.


Lanjutnya, pembagian ini dilakukan lebih awal dari pada tahun-tahun sebelumnya, dengan harapan supaya anak-anak tersebut dapat terbantu ditengah pandemi Covid-19.


Selain itu, H Masari juga mengatakan Anak yatim itu menjadi kewajiban dan tanggung jawab kita bersama, dengan santunan ini setidaknya bisa membantu dan meringankan mereka, agar apa yang hari ini dirasakan oleh anak-anak lain pada umumnya dalam suasana puasa dan lebaran nanti.


“Untuk kita ketahui bersama Masjid Raya Kecamatan Salo juga memberikan santunan setiap minggu bagi Anak Yatim dan insha allah di Tahun ajaran baru nanti juga akan kita bantu anak yatim tersebut,” pungkas H Masari.


Sementara itu, Kepala desa salo timur, H Tukiran saat dihubungi via pesan whatshap  mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh Masyarakat Desa Salo Timur yang sudah berinfaq menyisikan sebagian hartanya untuk tabungan akhirat.


“Hal serupa seperti ini yang harus kita tetap lestarikan sehingga Anak Yatim yang berada di Desa kita ini tetap mendapatkan perhatian dari kita semua sehingga mereka punya semangat tersendri terhadap apa yang sudah kita perbuat bersama,” mbuh H Tukiran.


Terakhir dikatakannya semoga atas apa yang sudah diberikan dapat terbantu bagi anak-anak yatim tersebut, dan untuk kita bersama senantiasa diberikan   jumlah yang diberikan.tutup, Tutup H Tukiran


” Senantiasa diberikan kesehatan dan kemurahan rezeki sehingga tahun selanjutnya dapat diberikan dng jumlah yang lebih besar,” tutup H Tukiran. (Tim/Joni K)




Pelaku Pembunuhan di Desa Belantak Raya Tertangkap

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pelaku pembunuhan terhadap korban MS (27 th) warga Desa Pelanduk, Kecamatan Mandah berhasil dibekuk polisi di Desa Belantaraya, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau, Rabu (6/5/2020) sekira pukul 03.00 Wib dini hari.


Pelaku AS (32th), warga Desa Belantaraya Kecamatan Gaung ini diketahui telah menghilangkan nyawa korban MS, Selasa tanggal 5 Mei 2020 sekira Pukul 11.30 WIB di Pelantaran Pasar Ikan Desa Belantaraya.


Sebelumnya sempat terjadi perkelahian antara pelaku dan korban.


Dari hasil olah TKP dan VER oleh Tim Medis Puskesmas Simpang Gaung korban meninggal dunia akibat dua luka tusukan dibagian dada sebelah kanan dengan menggunakan pisau belati oleh pelaku AS.


“Sekira Pukul 02.30 Wib tersangka AS berhasil diamankan. Dari hasil introgasi AS mengakui membunuh dengan cara menusuk korban pada bagian dada sebelah kiri dan kanan dengan menggunakan Sajam berupa sebilah pisau belati. Luka tusukan itu yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman, melalui Kasubag Humas Polres AKP Warno, Rabu (6/5/2020).


Saat ini, tersangka sudah diamankan di Polsek Gaung berikut sebilah pisau belati yang terdapat bercak darah yang digunakan oleh pelaku untuk melakukan pembunuhan terhadap korban.


“Kapolsek Gaung akan berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Inhil guna proses sidik lebih lanjut,” imbuhnya. (Rls/Ind)




Penambahan Ruang Isolasi, Bupati Inhil : Minggu Depan Sudah Bisa Beroperasi

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan meminta instansi terkait menggesa penyelesaian ruang isolasi tambahan pasien Covid-19. Hingga saat ini, diketahui progres pembangunan fisik ruang isolasi tambahan telah mencapai 95 persen.


“Tinggal pembersihan dan penunjang,” tutur Bupati usai meninjau pembangunan ruang isolasi tambahan RSUD Puri Husada Tembilahan, Selasa (5/5/2020) siang.


Fasilitas penunjang di ruang isolasi tambahan, diungkapkan Bupati adalah incinerator, Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL dan alat kesehatan lainnya.


“Insya Allah, minggu depan sudah bisa beroperasi jika dibutuhkan. Untuk itu, mohon digesa semua alat penunjang minggu ini,” ungkap Bupati.


Sampai saat ini, Bupati mengungkap, tidak terdapat kendala yang signifikan dalam proses penyelesaian ruang isolasi tambahan pasien Covid-19 RSUD Puri Husada Tembilahan.


“Kita berharap, mudah-mudahan hingga akhir pembangunan ruang isolasi tidak ada hambatan. Sebab, kita tidak tahu grafik jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Inhil ini akan turun atau meningkat,” jelas Bupati.


Dalam peninjauan ruang isolasi tambahan pasien Covid-19 RSUD Puri Husada Tembilahan, Bupati Inhil, HM Wardan turut didampingi Kapolres Inhil, Kepala Kejaksaan Negeri Inhil, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Kepala Dinas Kominfopers, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan dan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil.


(Diskominfopers/Gugus Tugas Covid-19 Inhil)
Editor Arb




Video Aksi Rayakan Kelulusan Viral, Belasan Pelajar SMAN 1 Kunto Darussalam Minta Maaf

ARBindonesia.com, ROKAN HULU – Setelah video merayakan kelulusan viral dijejaringan sosial, belasan pelajar SMA Negeri 1 Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) – Riau, akhirnya mengaku bersalah dan meminta maaf.


Sebelumnya, belasan Pelajar SMA ini mendadak viral di media sosial (medsos) kerena postingan sejumlah foto dan video yang memperlihatkan para Pelajar SMA yang bertingkah tak seronok saat merayakan kelulusan.


Dalam aksinya, terlihat tiga orang siswi yang nekat melakukan aksi photo berpelukan dengan lawan jenis usai merayakan kelulusannya yang diumumkan pada Sabtu (2/5/2020) sore.



Foto dan video itu diperkirakan diunggah pada akhir pekan lalu usai pengumuman kelulusan para pelajar sekolah.


Sedikitnya terdapat tiga photo dan satu video yang menyebar di media sosial, baik itu Instagram, Twitter hingga menyebar kesejumlah WhatsApp.


Video amatir yang diunggah di salah satu story akun Instagram @hayatunjumainii berdurasi sekitar 44 detik tersebut memperlihatkan seorang siswi dengan berpakaian seragam rok mini warna abu-abu, bergambar dibagian pantat yang mirip seperti alat kelamin pria.


Tak hanya itu, dalam video itu juga terlihat aksi teriak-teriak seraya mengajak semua teman-temannya untuk mencorat-coret seragang sekolah tersebut.


Selain itu, dia juga mengunggah photo bersama dengan seorang siswa SMA yang pakaiannya dicoret dan digambar wanita tanpa busana.


Kata-kata yang ditulis serta video yang diunggahnya itu beredar mengundang banyak perhatian masyarakat dan netizen.


Bahkan, tulisan dan Video Hayatun Jumaini itu sudah dibagikan hingga ribuan kali oleh netizen di Facebook.


Dalam unggahannya mengatakan, mengajak sebagian anak pelajar yang baru lulus itu untuk bergoyang dan menikmati kelulusan mereka. Bahkan saat Hayatun Jumaini memanggil seorang siswi untuk bergoyang bernada kotor “Hei sinilah, taik kau,” sambil menenggak teh botol.


Perilakunya itu, mendapat berbagai tanggapan dari kalangan masyarakat dalam dan luar daerah khususnya para netizen di Facebook.


PLT Kadisdik Provinsi Riau : Pengumuman Kelulusan Melalui Online dan Diumumkan Malam Hari


Atas peristiwa itu, PLT Kadisdik Provinsi Riau, Kaharudin saat dikonfirmasi via selulernya Senin (4/5/2020) malam, ia mengaku telah mengetahui soal kejadian tersebut dan sangat menyayangkan aksi siswa tersebut.


“Saya juga sudah dapat informasi soal kejadian itu viral di media sosial,” katanya.


Menurutnya, kelulusan siswa sengaja diumumkan pada Sabtu (2/5/2020) malam guna untuk mengantisipasi siswa melakukan perayaan, seperti konvoi, coret baju dan sebagainya.


“Kelulusan kita umumkan lewat online malam hari. Supaya tidak ada siswa yang merayakan, karena dilarang, dan sekarang kan juga ada wabah virus corona,” kata Kaharudin.


Namun, perayaan kelulusan dilakukan siswa pada esok paginya, Minggu (3/5/2020).


“Perayaan kelulusan tidak dilakukan oleh semua siswa, tapi hanya ada beberapa orang dengan melakukan konvoi di jalan sekitar Kecamatan Kunto Darussalam,” sebutnya.


Setalah Viral Siswa Minta Maaf


Setelah sempat viral di berbagai medsos, akhirnya pelaku yang telah melakukan aksi corat-coret di kelulusan SMA tersebut meminta maaf kepada semua pihak yang telah dirugikan dalam video yang diunggahnya dengan berdurasi 57 detik.


“Kami sendiri yang telah melanggar aturan sekolah, sebenarnya pihak sekolah tidak membenarkan hal itu (aksi corat-coret_red), tapi kami sendiri membuat hal tersebut menjadi salah,” terangnya.


“Kami mohon maaf kepada semua pihak yang telah dirugikan. Buat netizen, pihak sekolah, pihak Dinas Pendidikan, kami mohon maaf,” tutupnya yang didampingi oleh dua orang rekannya.


Reporter Faidar
Editor Arb