Kodim Inhil Terus Lakukan Penertiban bagi Pengendara yang Tak Gunakan Masker

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kodim 0314/Inhil terus gencar melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Inhil dengan terus melakukan penertiban penggunaan masker di berbagai titik di wilayah Kabupaten Inhil, Senin (11/05/2020).


Beberapa titik ruas jalan yang rutin dilaksanakan operasi razia penertiban wajib masker oleh pihak Kodim 0314/Inhil diantaranya adalah Jalan Ahmad Yani, Jalan M. Boya, Jalan Sederhana, dan Jalan Telaga Biru Tembilahan.


Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal melalui Pasi Ops Kodim 0314/Inhil Kapten Inf Tarmizi mengatakan bahwa Kodim 0314/Inhil setiap harinya melakukan razia penertiban masker dari pagi pukul 06:00 WIB hingga sore hari waktu berbuka puasa pada pukul 18:00 WIB khususnya Jalan Ahmad Yani depan Makodim 0314/Inhil.


“Sudah sekian hari kita laksanakan penertiban wajib masker dan masyarakat sudah mulai menggunakan masker saat keluar rumah. Namun masih ada juga sebagian masyarakat yang membandel dan tidak mengindahkan himbauan pemerintah dan tidak menggunakan masker saat keluar rumah,” tutur Pasi Ops.


Pasi Ops menegaskan, bagi masyarakat yang terjaring razia wajib masker tidak boleh melanjutkan perjalanan, baik pejalan kaki, maupun pengendara bermotor, anak anak maupun dewasa semua akan diberi arahan terlebih dahulu oleh anggota Kodim 0314/Inhil yang bertugas agar mereka sadar akan bahaya dan mudahnya penyebaran Covid-19.


“Rencananya besok Kodim 0314/Inhil akan mulai melakukan razia di pasar-pasar bersama instansi terkait yang tergabung dalam Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Inhil. Kita akan mulai menyisir dari pasar Kayu Jati hingga ke pasar-pasar di wilayah Tembilahan yang sarat akan keramaian dan perkumpulan orang. Ini tentunya sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 agar tidak semakin menyebar dikalangan masyarakat kita,” pungkas Pasi Ops. (Humas Kodim 0314/Inhil)




Disuruh Bangun Karena Sudah Siang, Anak ini Malah Hantam Pakai Botol Kepala Bapak Tirinya

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Hanya pasal disuruh bangun karena hari sudah siang, HS (L-20 th) warga Jalan Tirtonadi  Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, tega melakukan penganiayaan terhadap bapak tirinya Dasman (52 th), Minggu (10/5/2020) sekitar pukul 13.30 Wib.


Atas peristiwa tersebut, Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto mengatakan bahwa HS yang merasa kesal karena tak terima dibangunkan dari tidurnya, lantas mengambil sebuah botol kaca dan langsung memukulkannya kearah kepala korban, Senin (11/5/2020).


“Saat hendak keluar rumah, dalam keadaan sempoyongan serta kepala yang banyak mengeluarkan darah, korban masih sempat membalikkan badan dan menendang tersangka,” terangnya.

Namun tersangka kembali mengambil botol yang lain dan kembali memukulkannya ke arah kepala korban hingga korban terjatuh.


Saat terjatuh itupun tersangka kembali mengambil kayu broti dan memukulkannya ke arah punggung korban hingga korban tak berdaya.


Melihat kejadian tersebut anak kandung korban yang bernama Mutiara beteriak, hingga tetangga yang mendengar teriakan tersebut berdatangan.


“Sedangkan tersangka langsung melarikan diri selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rumbai untuk diusut lebih lanjut,” papar Kombes Sunarto.


Lanjutnya, atas perintah Kapolsek Rumbai IPTU Viola Dwi Anggreni, SIK kemudian Kanit Reskrim IPTU Lukman, SH bersama Team Opsnal langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP)  dan melakukan penyelidikan.


“Sekitar pukul 20.00 Wib akhirnya tersangka berhasil ditangkap oleh Team Opsnal yang dibantu oleh warga, selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke Polsek Rumbai untuk pengusutan lebih lanjut,” tuturnya. (Humas Polda Riau)


Editor Arb




Dua Orang Terduga Pelaku Pencurian Mesin Speed Boat di Surau Dibekuk Polsek Rambah Hilir

ARBindonesia.com, ROKANHULU – Unit Reskim  Kepolisian Sektor (Polsek) Rambah Hilir Resor Rokan Hulu (Rohul) kembali berhasil menangkap dua orang terduga Pelaku Pencurian Mesin Speed Boat yang terjadi pada Minggu (3/5/2020) malam.


Terduga Pelaku mengambil mesin yang disimpan di dalam gudang Perumahan Surau Suluk Syech Baharuddin Dusun Muara Nikum Desa Rambah Hilir Tengah Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rohul.


Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting, S.IK, melalui Kapolsek Rambah Hilir Iptu Budhi Ikhsani, SH saat dikonfirrmasi membenarkan telah berhasil menangkap dua Pelaku Curat.


“Ya benar kedua Pelaku kini sudah kita amankan guna proses lebih lanjut,” jelasnya kepada wartawan via seluler, Minggu (10/5/2020) siang


Lebih lanjut Iptu Budi menjelaskan kronologi kejadian tersebut berawal pada Senin (4/5/2020) sekira Pukul 00.10 Wib, Musri (Pelapor) keluar dari rumah untuk mandi ke Sungai Rokan.


Namun saat itu dia dipanggil oleh Rusli (pamannya) yang mengalami gangguan penglihatan atau Tuna Netra dan menyuruh untuk mengecek mesin Speed Boat miliknya yang disimpan di dalam gudang.


“Namun setelah di cek, 1 Unit Mesin Boat merk Matsumoto dan 1 Unit Genset Merk Firman, sudah tidak ada lagi. Musri encoba mencari disekitar rumah Rusli, namun kedua barang tersebut tidak ditemukan,” jelasnya.


Dengan kejadian tersebut Rusli diperkirakan mengalami kerugian Rp.8.500.000,- (delapan juta lima ratus ribu rupiah). Atas kesepakatan keluarga akhirnya mereka melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rambah Hilir


Menindak lanjuti laporan warga di wilayah hukumnya, Kanit Reskrim Polsek Rambah Hilir Bripka Jaya Bakara, S.H mendapatkan informasi atas keberadaan Pelaku, lalu Bakara melaporkan ke Kapolsek Rambah Hilir. Atas laporan Anggotanya Iptu Budi, langsung memerintahkan untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.


Berdasarkan perintah tersebut Tim bergerak cepat menuju target pada pukul 17.00 Wib Kanit Reskrim dan anggota berhasil mengamankan seorang terduga pelaku yang mengaku bernama MJ alias Maijen di KM 11 Desa Mahato Kecamatan Tambusai Utara.


Saat di interogasi diperoleh keterangan bahwa MJ melakukan pencurian itu tidak sendiri tapi dibantu oleh rekannya yakni SYAF dan USM.


Dari hasil pengembangan tersebut, Kapolsek Rambah Hilir Iptu Budi Ikhsani, S.H dan anggota langsung turun bersama Team Buser Sat Reskrim Polres Rokan Hulu untuk memburu teman pelaku tersebut.


Tak lama kemudian didapat informasi pelaku berada di Kecamatan Tambusai lalu Kapolsek Rambah Hilir berkoordinasi dengan Kapolsek Tambusai AKP Yulihasman, S.Sos dan Kanit Reskrim Polsek Tambusai lalu diketahui keberadaan rumah pelaku namun menurut informasi pelaku tidak berada di rumah.


Berkat kerja keras aparat gabungan akhirnya Syaf berhasil dibekuk dikediamannya di Lingkungan Benteng Kelurahan Tambusai Tengah pada Sabtu (9/5/2020) pagi.


Dari Syaf, Polisi berhasil mengamankan Barang Bukti 1 unit mesin Speed Boat merek Matsumoto yang di simpan dibelakang rumahnya terbungkus karung goni.


Tidak sampai disitu Polisi lalu  melakukan Interogasi kepada Syaf, namun dia mengaku  tidak mengetahui keberadaan Usman temannya, Akhirnya kedua Pelaku curat dibawa ke Polsek Rambah Hilir guna proses hukum lebih lanjut.


Kini MJ, (38 thn) warga Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu dan Syaf (39 thn), warga RT.01 RW.01 Lingkungan Benteng Kelurahan Tambusai Tengah Kabupatenn Rokan Hulu menjadi penghuni terali besi Polsek Rambah Hilir untuk mempertanggung Jawabkan perbuatanya demi proses hukum lebih lanjut.


Bersama kedua Pelaku, Polisi berhasil mengamankan 1 unit kendaraan bermotor roda empat merk Toyota Kijang Innova, warna silver dengan nomor polisi BM 1525 MG berikut kunci kontak, dan1 unit mesin Speed Boat merk Matsumoto; serta 2 buah karung goni.(***)


Laporan Faidar




Diduga Pesta Narkoba di Kamar Hotel, Polresta Pekanbaru Amankan 4 Tersangka

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Saat melakukan penggrebekan disebuah hotel di Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan. Polresta Pekanbaru mengamankan 4 orang yang diduga telah melakukan pesta narkoba, Sabtu (9/5/2020) sekira pukul 00.00 Wib.


Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto menyampaikan bahwa penangkapan itu bermula dari informasi masyarakat bahwa telah terjadi pesta narkoba disebuah hotel RB di kamar 223 dan 229.


Selanjutnya Team opsnal Sat Res Narkoba Polresta Pekanbaru yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru AKP Juper Lumban Toruan, S.H.,S.I.K melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap 4 orang  yang berinisial
AR (L-51 th), RY (P-40 th), RR (L-18 th) dan
DM (P-17).


“Yang mana 2 orang berada di kamar 223, dan 2 orangnya lagi dikamar 229,” tutur Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, Senin (11/5/2020).


Tambahnya, setelah dilakukan penggeledahan, Team Opsnal menemukan alat hisap ‘bong’ yang mana baru dipakai di kamar 223, dan satu buah korek api.


“Tersangka dan barang bukti di bawa ke polresta pekanbaru untuk proses hukum lebih lanjut,” imbuh Sunarto. (Humas Polda Riau)


Editor Arb




Cek Sejauh Mana Pengoperasiannya, Wabub Inhil Tinjau Posko Covid 19 di Perbatasan

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Syamsuddin Uti meninjau sejumlah Posko Satgas Penanganan Pencegahan Covid-19 yang berada di wilayah perbatasan, Minggu (10/5/2020).


Peninjauan ke sejumlah posko dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana pengoperasian posko satgas penanganan pencegahan covid-19 di perbatasan, seperti di Posko Kecamatan Kempas, Kecamatan Keritang dan Kecamatan Kemuning.


Menurut Wabup, keberadaan posko di wilayah perbatasan sangat penting dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Sebab, wilayah perbatasan merupakan pintu masuk ke Kabupaten Inhil, yang mana di setiap Posko aktifitas keluar masuk kendaraan dan orang terus dipantau.


“Kedatangan kita, ingin melihat langsung kegiatan penjagaan dan pemantauan yang dilakukan petugas di Posko Covid-19 ini. Jujur, peran petugas di Posko perbatasan sangat penting, apalagi di tengah kondisi jumlah pasien positif Covid-19 kian bertambah,” kata Wabup di sela kunjungan.


Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyerahkan bantuan sembako kepada para petugas di Posko Covid-19 wilayah perbatasan. Menurutnya, hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap para petugas yang telah berjuang dalam mencegah penyebaran Covid-19.


“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Inhil san Gugus Tugas Covid-19 mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kontribusi para petugas posko, seperti tim kesehatan, TNI dan Polri dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkas Wabup.


Di setiap posko yang disinggahi, Wabup memberikan arahan kepada para petugas untuk senantiasa menjalankan kewajibannya memantau mobilitas di wilayah perbatasan.


“Kita tentu mengantisipasi masuknya virus ke Kabupaten Inhil. Para petugas harus intens melakukan pemeriksaan, melakukan pemantauan keluar masuk kendaraan dan orang di wilayah perbatasan,” imbau Wabup.


Camat Kemuning, Azwir Zarmi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kedatangan Wakil Bupati dan perhatian yang diberikan kepada para petugas posko Covid-19 di wilayah perbatasan. Azwir juga berharap agar wabah Covid-19 dapat segera berakhir dan situasi kembali normal seperti sediakala.
(Diskominfopers/gugus Tugas Covid-19 Inhil)




Kebakaran Kapal Tanker di Belawan, Jumlah Korban Sementara 22 Orang

Foto: Kapal tanker yang terbakar saat bersandar di dermaga Pelabuhan Belawan


ARBindonesia.com, MEDAN – Kapolres Belwan, AKBP, MR Dayan menjelaskan saat ini terdata ada 22 korban luka kebakaran kapal tanker MT Jag Leela di dermaga galangan kapal milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan, Medan, Senin (11/5/2020).


Jumlah itu belum resmi, karena pihaknya dan tim gabungan belum bisa menaiki kapal yang dalam kondisi belum cukup aman.


“Semenara 22 orang luka-luka. Sementara kita belum temukan korban jiwa. Nanti kita akan cek kembali, setelah api sudah padam, kondisi aman kita akan naik ke sana, kita pastikan,” ujarnya kepada wartawan.


“Jumlah korban sementara luka-luka di kapala itu sekarang ada di rumah sakit PHC dan TNI Angkatan Laut. Kita masih cek kesana berapa jumlahnya,” lanjutnya.


Dayan memastikan kapal tanker itu tidak sedang beroperasi saat terbakar dan sudah sebulan bersandar di dermaga.


“Jadi tadi sekira 08.30 WIB terjadi kebakaran dan suara ledakan dari atas kapal. Kita cek ternyata terjadi kebakaran di kapal tersebut, namun kapal ini tidak dalam beroprerasi. Kapal masih dalam docking, sudah selma satu bulan sudah docking di PT Waruna,” jelasnya kepada wartawan.


Dia jelaskannya pihaknya sedang proses menurunkan tim Laboratorium Forensik untuk menyelidiki penyebab kebakaran.


“Kita lagi masih turunkan tim labforensik Polda Sumut sudah kita turunkan untuk mencari penyebab kebakaran nanti asilnya baru bisa kita jelaskan penyebab kebakaran,” lanjutnya.


“Sekarang kondisinya kita tidak bisa mendekat. Kondisi kapal masih terbakar dekat dengan ledakan. Setelah mati apinya, semua dalam keadaan aman baru kita turun kesana, pasang police line termasuk memeriksa apakah masih ada korban-korban di atas kapal itu,” ungkapnya.


Soal berapa pastinya jumlah pekerja di kapal saat insiden terbakar itu, Dayan juga belum bisa memastikan.


“Kita belum tahu pasti, kitas masih mengurus api yang cukup besar. Kita mengamankan orang-orang yang ada di sana. Memadamkan api dulu yang lebih dulu,” ucapnya.
(*)


Sumber pojoksumut.com