Gelombang Massa Aksi Pejuang Tanah Sudirman Terus Berdatangan

ARBindonesia.com, DUMAI – Gelombang massa aksi dari Forum Perjuangan Tanah Sudirman (FPTS) terus berdatangan ke titik kumpul di Jalan Sutomo, Dumai, Rabu (22/4) pagi.

Ratusan warga yang tergabung dalam gerakan ini bersiap melanjutkan aksi menuntut kejelasan status tanah di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.

Pantauan di lapangan menunjukkan warga datang berkelompok sejak pagi hari, membawa spanduk dan poster berisi tuntutan di Jalan Sutomo menjadi pusat konsolidasi sebelum massa bergerak menuju lokasi utama aksi di PHR.

Koordinator aksi menyebutkan bahwa kedatangan massa ini merupakan bentuk keseriusan warga dalam memperjuangkan hak atas lahan yang selama puluhan tahun mereka tempati.

“Kami berkumpul di sini untuk menunjukkan bahwa perjuangan ini bukan main-main. Pemerintah harus segera memberi kepastian hukum,” ujar salah satu masa aksi dalam orasinya.

Aparat keamanan terlihat berjaga di sekitar titik kumpul untuk mengantisipasi lonjakan massa. Masa aksi ini diperkirakan akan terus bertambah menjelang siang. (Arbain)




Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis Di Seluruh Proses Produksi Kilang.

ARBindonesia.com.Dumai, 21 April 2026 — Stigma bahwa perempuan hanya identik dengan peran domestik dan tidak mampu bekerja di lingkungan berisiko tinggi kini mulai terpatahkan. Anggapan itu seperti tak lagi punya tempat, dengan melihat realitas di lapangan hari ini. Dibalik raksasa operasional kilang-kilang PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit Dumai yang beroperasi 24 jam tanpa henti, terdapat kontribusi nyata dari para perempuan yang menunjukkan keberanian, ketangguhan, dan profesionalisme.

Kehadiran pekerja perempuan, yang lebih akrab disapa Pertiwi, kini menjadi bagian penting dari denyut operasional kilang yang selama ini kerap dipandang sebagai sektor maskulin. Tidak lagi terbatas di balik meja administrasi, para perempuan di Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai kini hadir dan mengambil peran di seluruh lini operasi perusahaan, termasuk di garis depan area produksi yang menuntut ketelitian tinggi dan kesiapsiagaan penuh.

Pertiwi tangguh ini mengisi berbagai fungsi strategis, mulai dari produksi dan utilitas air yang memastikan kelancaran pengoperasian kilang, engineering yang menjaga keandalan sarana dan fasilitas (Sarfas) kilang, hingga fungsi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

Tak berhenti sampai disitu, perempuan juga mengambil peran di bagian Oil Movement yang mengurusi aktivitas lifting dan perkapalan, serta laboratorium yang memastikan kualitas produk agar sesuai dengan standar mutu yang berlaku dan dapat digunakan oleh masyarakat sehari-hari.

Bahkan, berkat kinerja dan kapabilitasnya, Pertiwi di Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai kini juga dipercaya mengisi posisi strategis di level pucuk kepemimpinan, seperti Section Head dan Manager Produksi, yang berperan dalam memimpin tim sekaligus mengambil keputusan penting. Tak hanya di unit operasi Kilang Dumai, hal demikian juga berlaku di unit operasi Kilang Sungai Pakning yang berlokasi di Kabupaten Bengkalis.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran perempuan, pada peringatan Hari Kartini, para pekerja perempuan yang tergabung dalam Pertiwi melaksanakan kegiatan pembagian cokelat kepada pekerja di Main Office Kilang Dumai pada Selasa (21/4). Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus penguatan budaya kerja yang inklusif di lingkungan perusahaan.

Manager Production Kilang Sungai Pakning sekaligus Ketua Pertiwi RU II, Ririanti Safrida, mengungkapkan bahwa makna perjuangan perempuan terus berkembang seiring dinamika zaman. Jika dahulu Kartini memperjuangkan akses pendidikan bagi perempuan, saat ini perempuan dituntut untuk mampu mengelola informasi secara bijak.

“Emansipasi saat ini bukan lagi soal ingin sama dengan laki-laki, melainkan tentang kesetaraan akses, memiliki keberanian untuk mengambil keputusan atas hidupnya sendiri, dan saling mendukung,” ujar Ririanti.

Peringatan Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April menjadi momentum bagi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai untuk menegaskan komitmennya terhadap inklusivitas bagi seluruh pekerja, khususnya perempuan. Melalui Pertiwi, perusahaan terus mendorong terbukanya ruang yang lebih luas bagi pekerja perempuan untuk berkarya, berinovasi, dan berprestasi di bidangnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR RU II Dumaii, Muhammad Rum, menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus mendorong kesetaraan dan inklusivitas di lingkungan kerja.

“Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai meyakini bahwa inklusi dan keberagaman, termasuk peran perempuan di dalamnya, merupakan kekuatan penting dalam mendorong inovasi dan kinerja yang berkelanjutan. Perusahaan terus memberikan ruang yang setara bagi setiap individu untuk berkembang, serta memastikan lingkungan kerja yang aman dan bebas dari kekerasan maupun pelecehan,” pungkas Muhammad Rum.( ***)




Besok! Ratusan Warga Dumai Gelar Aksi Protes Soal Lahan di Jalan Sudirman

ARBindonesia.com, DUMAI – Forum Pejuang Tanah Sudirman (FPTS) Kota Dumai resmi melayangkan surat pemberitahuan kepada Kepolisian Resor Dumai terkait rencana aksi demonstrasi yang akan digelar pada Rabu, 22 April 2026.

Aksi ini merupakan bentuk protes atas kebijakan Kementerian Keuangan RI yang dinilai menghambat pelayanan di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Dumai, Bank dan aktivitas perekonomian di kawasan Jalan Jendral Sudirman.

Dalam surat bernomor 0018/FPTS/D-R/IV–2026, FPTS menyebutkan aksi akan dimulai pukul 09.00 WIB dengan titik kumpul di Sekretariat FPTS Dumai. Massa kemudian akan bergerak menuju sejumlah lokasi strategis, yakni Kantor PHRI Dumai, Kantor BPN Dumai, Kantor DPRD, hingga Kantor Walikota Dumai.

Ketua FPTS Kota Dumai, Marwan, A.Md, yang tercatat sebagai penanggung jawab aksi, memperkirakan sekitar 500 orang akan terlibat.

Para peserta akan mengenakan pita Merah Putih di kepala sebagai tanda identitas, serta membawa bendera Merah Putih, bendera, spanduk, dan banner. Sebuah mobil pick up dengan sound system juga disiapkan untuk mengiringi jalannya demonstrasi.

Aksi ini diharapkan menjadi bentuk tekanan moral agar pemerintah daerah dan pusat segera memberikan solusi atas kebuntuan pelayanan pertanahan, bank di Jalan Jendral Sudirman dan lainnya yang terdampak ROW 100 meter kiri dan dan kanan. (Arbain)




Polsek Mandah Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Pencegahan Karhutla di Desa Bekawan

ARBINDONESIA.COM, MANDAH— Polsek Mandah melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang penyalahgunaan dan peredaran narkoba serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Bekawan, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (20/4/2026).

Kegiatan Sosialisasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Mandah IPTU Indra Jaya, S.H, didampingi Kanit Binmas Polsek Mandah IPTU RD. Sandi.N berlangsung di Aula Kantor Desa Bekawan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Bekawan M. Nur, unsur RT/RW, staf desa, dan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan itu, Kapolsek Mandah menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memerangi narkoba serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi merugikan lingkungan, kesehatan, hingga perekonomian warga.

“Sinergi aparat kepolisian dan masyarakat sangat berperan penting dalam rangka pemberantasan narkoba. Karena kerjasama yang baik itu lah menjadi alat kita memerangi narkoba yang saat ini sudah cukup meresahkan kita semua, “ tegas Indra Jaya.

Selain memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba, pihak kepolisian juga menyampaikan edukasi mengenai dasar hukum dan sanksi bagi pelaku penyalahgunaan maupun pengedar narkoba. Sosialisasi juga memuat penegasan larangan membuka lahan dengan cara membakar beserta konsekuensi hukumnya.

Selain Kapolsek , Kanit Binmas Pollen Mandah IPTU RD. Sandi, N juga ikut memberikan arahan tambahan terkait upaya pencegahan narkoba dan karhutla, disusul sesi tanya jawab bersama masyarakat

Kapolsek Mandah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif narkoba serta bahaya karhutla, sehingga mampu menekan potensi terjadinya kasus narkoba maupun kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Mandah.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat juga diharapkan turut berperan aktif menyebarluaskan informasi kepada warga lainnya agar semakin luas pemahaman tentang bahaya narkoba dan larangan pembakaran hutan serta lahan.

Selesai kegiatan tersebut, Kapolsek Mandah beserta jajarannya juga “gercep” ke Desa Belaras sebagai tindakan menanggapi adanya pemberitaan di media terkait adanya dugaan maraknya narkoba di Desa tersebut.

“Begitu dapat berita adanya dugaan aktifitas narkoba di Belaras, kita langsung bergerak ke lokasi TKP dimaksud, “terang Indra. (***)




Rutan Dumai Gelar Apel Ikhrar Anti Narkoba Dan HP Ilegal

ARBindonesia.com.Dumai-seluruh pegawai Rutan Kelas IIB Dumai menggelar ikrar bersama menolak peredaran narkoba dan handphone ilegal, Senin (20/4).

Kegiatan dipimpin langsung Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi di lapangan serbaguna Rutan Dumai dengan suasana berlangsung khidmat.

Ikrar diikuti seluruh jajaran pegawai sebagai bentuk komitmen institusional yang tegas. Para petugas mengucapkan penolakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba serta praktik penggunaan handphone ilegal di dalam Rutan.

Karutan Dumai, Enang Iskandi dalam amanatnya menegaskan komitmen ini tidak hanya seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Ia menekankan integritas petugas menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan terbebas dari gangguan keamanan.

Karutan menambahkan keberhasilan pemberantasan narkoba di dalam Rutan Dumai sangat bergantung pada konsistensi pengawasan serta kedisiplinan seluruh pegawai. Ia juga mengingatkan bahwa pelanggaran sekecil apa pun dapat membuka celah terjadinya praktik ilegal yang merusak sistem pembinaan. (***)




Komot PT PPN Tinjau Operasional Kilang Pertamina Dumai, Tekankan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat.

ARBindonesia.Com.Dumai, 20 April 2026 — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menerima kunjungan Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso bersama jajaran Dewan Komisaris dan rombongan dalam rangka kunjungan kerja atau Management Walkthrough (MWT) ke Kilang Pertamina Dumai pada Senin (20/4).

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya penguatan fungsi pengawasan untuk memastikan operasional kilang berjalan secara andal, aman, dan efisien dalam mendukung ketahanan energi nasional. Selain itu, agenda ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan semangat seluruh Perwira Kilang RU II Dumai pasca integrasi tiga entitas Subholding Pertamina, sehingga tercipta kolaborasi yang semakin solid dalam menjaga rantai pasok energi.

Rombongan Komisaris Utama PT PPN disambut langsung oleh General Manager PPN Refinery Unit II Dumai, Iwan Kurniawan, bersama Senior Manager Operation & Manufacturing (SMOM) Isnandhi Dwi Saputra serta jajaran tim manajemen.

Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso, menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga (PPN) saat ini tengah menjalankan transformasi strategis untuk menjadi subholding yang lebih fokus pada sektor hilir, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo melalui Danantara.

“Fokus utama kita memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, baik dari segi kilang maupun pemasaran,” ujar Sabar.

Seiring dengan telah bergabungnya tiga Subholding Pertamina sejak 1 Februari 2026, yaitu PPN, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI), dan Pertamina International Shipping (PIS) menjadi Subholding Downstream, Sabar Yudo Suroso menekankan agar jangan lagi ada silo di lingkungan kerja, melainkan menjadikannya sebagai sebuah semangat baru dalam memperkuat sinergi dan keselarasan kerja antar fungsi dalam satu kesatuan organisasi. “Tidak ada lagi Perwira PPN lama, KPI, dan PIS, melainkan kita adalah Perwira PPN Subholding Downstream,” tegas Sabar

Ia menambahkan, keberhasilan integrasi hilir ditentukan oleh peran aktif seluruh Perwira melalui penguatan sinergi lintas fungsi, optimalisasi aset, peningkatan efisiensi, serta transformasi tata kelola, budaya kerja, dan layanan pelanggan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Dumai, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa operasional kilang saat ini berjalan normal dan optimal, didukung kinerja produksi yang andal serta penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) secara konsisten dan disiplin.

“Kilang RU II Dumai merupakan kilang paling barat yang dimiliki oleh PT Pertamina (Persero) yang memenuhi kebutuhan energi di wilayah Sumbagut. Saat ini Kilang Dumai beroperasional kurang lebih di kapasitas 120 MB untuk Dumai dan sekitar 30 MB di Kilang Sungai Pakning untuk memenuhi wilayah barat dan sebagian Jakarta,” jelas Iwan.

Ia menambahkan, kunjungan Komut PT Pertamina Patra Niaga beserta jajaran menjadi dorongan semangat bagi seluruh Perwira untuk terus menjaga keandalan operasional kilang serta mengoptimalkan kinerja dalam memenuhi kebutuhan BBM di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan Indonesia pada umumnya.

Senada dengan hal tersebut, Senior Manager Operation & Manufacturing (SMOM) RU II Dumai, Isnandhi Dwi Saputra, menyampaikan bahwa total kapasitas terpasang Kilang RU II Dumai 170 ribu barel per hari yang dioperasikan melalui dua unit kilang, dengan dukungan pasokan bahan baku (crude oil) domestik, yaitu dari Pertamina Hulu Rokan melalui jaringan pipa dari Minas dan Duri, serta suplai dari Banyu Urip melalui kapal.

Ia menambahkan, Kilang RU II Dumai memproduksi berbagai produk energi seperti diesel, avtur, dan gasoline, serta terus memperkuat kontribusinya terhadap ketahanan energi melalui pengembangan portofolio produk, termasuk realisasi lifting LPG guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menutup rangkaian kegiatan, Komisaris Utama Sabar Yudo Suroso turut menyampaikan apresiasinya atas(dir).