Polemik Bagi Hasil dan Status Lahan, PT Oskar Investama dan Koperasi Sejahtera Bersama Dipanggil Pemda Inhil

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah daerah melalui instansi terkait Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Indragiri Hilir panggil pengurus Koperasi Sejahtera Bersama dan PT Oskar Investama.

Dalam pertemuan tersebut membahas isu ketidaksesuaian bagi hasil dan status lahan masyarakat yang kini diajukan menjadi HGU perusahaan, senen (7/9/2026).

Ketua Koperasi Produsen Sejahtera Bersama, Herman Mahat menjelaskan kerjasama antara koperasi dan PT Oscar Investama telah dimulai sejak 2013.

Pada awal kerjasama, disepakati pola bagi hasil sebesar 60 persen untuk perusahaan, 35 persen untuk pemilik lahan atau anggota koperasi dan 5 persen untuk pengurus koperasi.

Kemitraan tersebut dengan pola inti-plasma, dengan luas lahan sekitar 1.614 hektare pemilik 284 anggota koperasi.

“Perubahan mekanisme kembali terjadi pada 2022 melalui sebuah nota kesepahaman (MOU),” papar Herman dalam mediasi.

Perubahan tersebut, kata dia, disepakati melalui rapat anggota yang dilaksanakan secara daring karena berlangsung pada masa pandemi COVID-19.

“Mekanisme yang berjalan saat ini terdiri dari 60 persen untuk biaya operasional perusahaan, 25 persen untuk pengembalian modal atau pinjaman pembangunan kebun, sedangkan sisa 15 persen untuk bagi hasil,” ujarnya.

Soal Status Tanah: Warga Khawatir Lahannya Hilang

Selain perselisihan pendapat soal bagi hasil, rencana pengusulan Hak Guna Usaha (HGU) atas lahan masyarakat memicu kekhawatiran besar.
Sebagian anggota koperasi merasa tidak tenang karena khawatir status kepemilikan tanah mereka hilang setelah di-HGU-kan atas nama perusahaan.

Berdasarkan aturan hukum pertanahan, HGU diterbitkan di atas tanah negara. Jika lahan warga dijadikan HGU atas nama perusahaan, hak milik masyarakat secara otomatis lepas.

Saat masa berlaku HGU habis, tanah tersebut akan kembali menjadi milik negara, bukan langsung kembali ke warga asal.

Menanggapi hal tersebut, Herman Mahat membantah tudingan bahwa pengurusan HGU akan menghilangkan hak tanah warga. Menurutnya, pengajuan HGU merupakan kewajiban aturan hukum perkebunan bagi investor untuk mendapatkan kepastian hukum.

Herman menegaskan akan ada persiapan perjanjian tertulis yang menjamin bahwa setelah masa kerjasama selesai, lahan akan dikembalikan penuh kepada pemilik asal.

Sementara itu, Perwakilan Humas PT Oscar Investama menyampaikan bahwa pihak perusahaan menjalankan operasional dengan itikad terbuka dan tunduk pada koridor regulasi melalui wadah resmi koperasi.

“Perusahaan hadir sebagai mitra koperasi dan menjalankan kerja sama berdasarkan ketentuan yang berlaku. Kami tidak pernah berniat menutup-nutupi persoalan dan siap membeberkan penjelasan yang konstruktif,” ujar Ismail Humas PT Oscar Investama, seraya mendorong keterlibatan dinas terkait guna memberikan kepastian hukum dan keamanan berinvestasi.

Mendorong Keterbukaan Dokumen

Guna memungkas polemik yang telah berlangsung lebih dari satu dekade ini, semua pihak bersepakat perlunya transparansi dokumen resmi. Pembukaan dokumen perjanjian 2013, MoU 2022, Berita Acara Rapat Anggota, hingga peta persil lahan menjadi kunci untuk menyelaraskan persepsi mengenai hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Pihak pengurus koperasi juga mengakui perlunya intensifikasi sosialisasi kepada anggota. Meski telah mengagendakan hingga 13 kali pertemuan internal, ruang musyawarah yang difasilitasi Diskop dan UKM Dagtri Inhil ini diharapkan dapat membuahkan solusi permanen demi menjaga kondusivitas wilayah serta kesejahteraan para petani pemilik lahan. (arb)




Rutan Dumai Ikuti Penguatan Dirjenpas.

ARBindonesia,com.Dumai-Jajaran Rutan Mengikuti Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, Senin (7/09). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen jajaran dalam menyelaraskan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan agar semakin profesional, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan menekankan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian seluruh jajaran. Mulai dari kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, pemantauan isu pengamanan, penguatan pembinaan dan pengawasan pegawai, hingga penertiban administrasi dan pengawasan terhadap senjata api di seluruh Unit Pelaksana Teknis.

Selain itu, jajaran juga diingatkan untuk meningkatkan kedisiplinan dalam mengikuti arahan pimpinan, memperkuat peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas, serta mempersiapkan penguatan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan ke depan. Pengelolaan anggaran, pelaksanaan pengadaan, dan persiapan kegiatan strategis organisasi turut menjadi perhatian dalam pengarahan tersebut.

Dirjenpas juga mendorong optimalisasi produk UMKM dan program ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan. Produk hasil pembinaan diharapkan dapat saling didukung antar-UPT, termasuk melalui penguatan penggunaan dan pemasaran produk yang dihasilkan oleh Lapas dan Rutan.

Dalam bidang pelayanan, perhatian turut diberikan terhadap tindak lanjut hasil evaluasi tata kelola pelayanan publik, penyelesaian usulan dan administrasi Pemasyarakatan, serta penguatan keamanan data melalui pengelolaan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP). Jajaran juga diminta untuk memperhatikan peningkatan Wartelsuspas dan Inkopasindo, serta memastikan identitas visual Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan diterapkan secara seragam.(dir).




Rutan Dumai Ikuti Penguatan Dirjenpas.

ARBindonesia,com.Dumai-Jajaran Rutan Mengikuti Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, Senin (7/09). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen jajaran dalam menyelaraskan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan agar semakin profesional, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan menekankan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian seluruh jajaran. Mulai dari kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, pemantauan isu pengamanan, penguatan pembinaan dan pengawasan pegawai, hingga penertiban administrasi dan pengawasan terhadap senjata api di seluruh Unit Pelaksana Teknis.

Selain itu, jajaran juga diingatkan untuk meningkatkan kedisiplinan dalam mengikuti arahan pimpinan, memperkuat peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas, serta mempersiapkan penguatan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan ke depan. Pengelolaan anggaran, pelaksanaan pengadaan, dan persiapan kegiatan strategis organisasi turut menjadi perhatian dalam pengarahan tersebut.

Dirjenpas juga mendorong optimalisasi produk UMKM dan program ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan. Produk hasil pembinaan diharapkan dapat saling didukung antar-UPT, termasuk melalui penguatan penggunaan dan pemasaran produk yang dihasilkan oleh Lapas dan Rutan.

Dalam bidang pelayanan, perhatian turut diberikan terhadap tindak lanjut hasil evaluasi tata kelola pelayanan publik, penyelesaian usulan dan administrasi Pemasyarakatan, serta penguatan keamanan data melalui pengelolaan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP). Jajaran juga diminta untuk memperhatikan peningkatan Wartelsuspas dan Inkopasindo, serta memastikan identitas visual Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan diterapkan secara seragam.(dir).




Panen Padi di Rambah Baru Capai 8,9 Ton per Hektare, Produktivitas Meningkat Signifikan

ARBindonesia.com, ROKAN HULU — Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Hal tersebut terlihat dalam kegiatan panen padi bersama yang digelar di Desa Rambah Baru, Kecamatan Rambah Samo, Senin (7/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M., turut melakukan panen bersama para petani.

Produktivitas padi di Desa Rambah Baru pada musim panen kali ini tercatat mencapai 8,9 ton per hektare. Angka tersebut meningkat dibandingkan produktivitas pada 2025 yang berada di kisaran 6,92 ton per hektare.

Bupati Anton mengatakan, peningkatan produktivitas tersebut menjadi salah satu indikator bahwa berbagai upaya peningkatan produksi pertanian yang dilakukan pemerintah daerah bersama petani mulai menunjukkan hasil.

“Kita ingin Rambah Baru tidak hanya menjadi sentra pertanian, tetapi berkembang menjadi kawasan agrowisata dan edukasi pertanian terpadu yang mengintegrasikan pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga infrastruktur,” ujar Anton.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, terutama dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat.

Sejumlah program juga telah diarahkan untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Rokan Hulu. Di antaranya penyaluran bantuan benih untuk lahan seluas 400 hektare, termasuk sekitar 170 hektare di Kecamatan Rambah Samo.

Selain itu, pemerintah juga memberikan 20 set alat mesin pertanian (alsintan) kepada Kelompok Tani Agri Pondok. Bantuan tersebut dilengkapi dengan pupuk NPK melalui kemitraan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Perumda Rohul Hutan Jaya.

Pemerintah daerah juga mendorong penerapan teknologi pertanian modern, penggunaan benih unggul, pengendalian hama terpadu, serta peningkatan indeks pertanaman. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Rokan Hulu.

Berdasarkan data pemerintah daerah, luas baku lahan sawah di Rokan Hulu mencapai 1.432 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.100 hektare merupakan lahan aktif yang tersebar di delapan kecamatan.

Kecamatan Rambah Samo menjadi salah satu wilayah dengan areal persawahan yang cukup luas, yakni mencapai 467,75 hektare. Sementara itu, Desa Rambah Baru memiliki sekitar 129 hektare lahan sawah.

Data 2025 mencatat luas panen padi di Rokan Hulu mencapai 3.520,4 hektare dengan produksi sekitar 18.390,62 ton gabah kering panen (GKP).

“Panen hari ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras melahirkan hasil. Dari tangan para petani, kita tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga menjaga kemandirian daerah. Pertanian harus menjadi kekuatan ekonomi sekaligus fondasi utama ketahanan pangan Rokan Hulu,” kata Anton.

Kegiatan panen bersama tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Rokan Hulu Hj. Sumiartini, jajaran Polres dan Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua KTNA Rokan Hulu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, serta Camat Rambah Samo.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pengembangan pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berharap peningkatan produktivitas pertanian dapat terus dipertahankan dan dikembangkan, sehingga sektor pertanian tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Upaya tersebut menjadi bagian dari agenda pembangunan Rokan Hulu menuju daerah yang maju, berbudaya, sejahtera, dan berkelanjutan.




AWI Riau Segera Di Kukuhkan, Persiapan Pelantikan Pengurus Mulai Di matangkan.

ARBindonesia,com.PEKANBARU — Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Provinsi Riau dalam waktu dekat akan melaksanakan pengukuhan sekaligus pelantikan kepengurusan AWI Provinsi Riau. Saat ini berbagai persiapan untuk menyukseskan kegiatan tersebut mulai dimatangkan oleh panitia.

Berdasarkan rencana, acara pelantikan dan pengukuhan pengurus AWI Provinsi Riau akan dilaksanakan pada 12 Oktober 2026 mendatang. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat keberadaan organisasi wartawan di Provinsi Riau sekaligus mempererat koordinasi antara pengurus di tingkat provinsi dengan pengurus AWI di kabupaten dan kota.

Sekretaris AWI Provinsi Riau menyampaikan bahwa persiapan kegiatan saat ini terus dilakukan. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui awak media di Pekanbaru, Minggu (6/9/2026).

Menurutnya, pelaksanaan pengukuhan nantinya tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga diharapkan menjadi awal bagi jajaran pengurus AWI Riau untuk menjalankan program organisasi secara lebih terarah.

«”Persiapan untuk pelantikan dan pengukuhan pengurus AWI Provinsi Riau sudah mulai kita lakukan. Rencananya kegiatan akan dilaksanakan pada 12 Oktober mendatang,” ujar Sekretaris AWI Riau.»

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga akan dihadiri jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) AWI. Sejumlah pengurus DPP yang direncanakan hadir antara lain Ketua Umum, Sekretaris Umum dan Bendahara Umum DPP AWI.

Kehadiran jajaran DPP tersebut diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh pengurus AWI Provinsi Riau serta jajaran pengurus AWI di kabupaten dan kota.

PANITIA MULAI MATANGKAN PERSIAPAN

Untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik, panitia pelaksana juga telah mulai melakukan berbagai persiapan. Ketua Panitia Pelantikan dan Pengukuhan AWI Riau, Teti Fatmawati, bersama jajaran panitia terus melakukan koordinasi terkait teknis pelaksanaan kegiatan.

Berbagai kebutuhan acara mulai dipersiapkan, termasuk koordinasi dengan jajaran pengurus AWI di tingkat kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Riau.

Sekretaris AWI Riau menyebutkan, komunikasi dengan pimpinan AWI kabupaten dan kota juga telah dilakukan. Seluruh jajaran di daerah diharapkan dapat mengetahui rencana kegiatan tersebut sekaligus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pelantikan dan pengukuhan pengurus AWI Provinsi Riau.

“Koordinasi sudah kita lakukan dengan seluruh pimpinan AWI di tingkat kabupaten dan kota. Mereka sudah mengetahui rencana kegiatan ini dan memberikan dukungan,” jelasnya.

Menurutnya, dukungan dari seluruh jajaran AWI di daerah sangat penting karena organisasi tersebut tidak hanya berdiri di tingkat provinsi, tetapi juga memiliki jaringan kepengurusan di berbagai kabupaten dan kota.

PERKUAT SOLIDARITAS WARTAWAN

Pelantikan pengurus AWI Provinsi Riau nantinya diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan wartawan yang tergabung dalam organisasi tersebut.

Selain itu, kepengurusan yang telah dikukuhkan diharapkan mampu menjalankan roda organisasi sesuai dengan aturan dan tujuan organisasi, serta membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak.

AWI Riau juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi para wartawan untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat hubungan antarpengurus serta turut berkontribusi dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana setelah pelantikan nanti seluruh pengurus dapat bekerja bersama-sama dan menjalankan organisasi dengan baik. Kita ingin AWI Riau semakin solid dan mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia pers di Riau,” tambahnya.

DUKUNGAN PENGURUS DAERAH

Sementara itu, koordinasi dengan pengurus AWI di kabupaten dan kota akan terus dilakukan menjelang hari pelaksanaan. Panitia berharap seluruh jajaran dapat berpartisipasi dan memberikan dukungan sehingga kegiatan pengukuhan dan pelantikan dapat berlangsung sukses.

Dengan semakin dekatnya jadwal pelaksanaan, panitia juga terus melakukan evaluasi terhadap berbagai per(dir).




Rutan Dumai Berbagi Dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Juma’t Berkah.

ARBibdonesia,com.Dumai-Berbagi terhadap sesama terus ditunjukkan oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai melalui kegiatan Jumat Berkah pada Jumat (04/09/26).

Kegiatan ini menjadi momentum bagi jajaran Rutan Dumai untuk berbagi dengan warga binaan sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan.

Jumat Berkah tidak hanya menjadi kegiatan berbagi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar sesama. Melalui aksi sederhana tersebut, petugas berupaya menghadirkan manfaat dan kebahagiaan bagi penerima.

Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi merupakan salah satu bentuk kepedulian jajaran Rutan Dumai terhadap lingkungan warga binaan.

Semoga apa yang kami bagikan hari ini dapat memberikan manfaat dan menjadi keberkahan bagi kita semua. Kegiatan seperti ini akan terus kami dorong sebagai bentuk kepedulian sesama.” ujarnya.

Kegiatan Jum’at berkah ini merupakan sumbangan dari seluruh pegawai Rutan Dumai.**Team