"Situasi Pinggir Pantai"Masyarakat Purnama Melakukan Perayaan HUT RI Yang Ke 75 Tahun.

ARBindonesia,com.Dumai-Telah di lakukan kegiatan perayaan hari kemerdekaan Republik indonesia yang ke 75 Tahun.


Minggu 23-08-2020,walupun 17 Agustus telah berlalu namun masyarakat purnama Kota Dumai masih tetap sangat antusias dan bersemangat menggelar kegiatan untuk merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75 Tahun.


Kegiatan perayaan tersebut sangat menarik karena di adakan di salah satu lokasi yang ngak biasa nya di lakukan,kali ini kegiatan perayaan HUT RI di adakan di pinggir pantai.Tepat nya di kampung simpang cempedak Gang Sadam kelurahan purnana.


Salah satu warga menyampaikan,Bayu sapaan akrab nya menyampaikan,dalam perayaan ini akan di adakan beberapa pertandingan seperti panjat pinang,pacu lari,tarik tambang,pukul bantal,makan kerupuk dan yang lain-lain nya.


Dalam kegiatan ini tidak terlepas dari kerja keras para pemuda,masyarakat,dan RT setempat yang tergabung dari beberapa RT seperti RT 19,RT 20,dan RT 21 agar acara ini terlaksana dengan lancar dan sukses.Tidak terlepas juga dari kordinator lapangan saudara HERMAN yang mengkodinir semua nya dari mulai lokasi,sumbangan dana,dan perlengkapan dari mulai awal sampai akhir agar terlaksana kegiatan perayaan HUT RI tersebut.


Di sampaikan juga bahwasa nya kegiatan ini di laksanakan di pinggir pantai agar terlihat lain dari tahun yang telah lalu yang biasa nya kami mengadakan nya di area lapangan,namun tahun ini kami mencoba berbuat lain dari biasa nya.Pungkas Man Bow sapaan akrab nya.


Di sampaikan juga oleh RT yang tergabung,yang biasa di sapa pak ujang menyampaikan bahwasa nya sangat senang dengan di adakan kegiatan menyambut HUT RI yang ke 75 Tahun ini yang telah di laksanakan di pinggir pantai.Terlepas dari kegiatan acara perayaan HUT RI,masyarakat juga bisa menikmati suasana pantai.


Selain itu juga di sampaikan sangat berterimakasih kepada para pemuda dan kordinator lapangan saudara Man Bow yang telah bekerja keras agar terlaksana nya acara HUT RI yang ke 75 Tahun ini. harapan kedepan nya nanti semoga bisa di laksanakan setiap tahun nya yang lebih meriah lagi.(Hendrik).







Kapolres Inhil Tinjau Rumah Warga yang Runtuh Akibat Angin Kencang

Arbindonesia.com, INDRAGIRI HILIR- Telah terjadi peristiwa puting beliung yang mengakibatkan beberapa unit rumah warga di Kelurahan Pekan Arba mengalami kerusakan, pada Minggu (23/8/20) siang.


Rumah warga tersebut tepatnya berada di wilayah jalan Harapan Ujung Parit 08, RT 006 RW 003 Kelurahan Pekan Arba, Tembilahan Kabupaten Inhil.


Adapun data pemilik rumah yang terkena angin puting beliung dan sebagai berikut;


  1. Salim (54 Tahun), kondisi rumah rusak ringan tertimpa pohon kelapa.
  2. Nazar Ali (54 Tahun), kondisi rumahnya Ambruk dan rusak parah.
  3. Mislan (40 Islam), kondisi rumah Ambruk dan rusak parah.


Menurut Kapolsek Tembilahan, Iptu Leo saat itu hujan deras terjadi di wilayah Tembilahan yang disertai dengan angin puting beliung sehingga menyebabkan beberapa rumah masyarakat di jalan Harapan Pekan Arba, Tembilahan mengalami kerusakan.


“Ada yang ambruk dan ada yang tertimpa pohon. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan masyarakat dibantu TNI – Polri dan BPBD Inhil membersihkan puing-puing bangunan yang rusak. Akibat kejadian tersebut kerugian materil diperkirakan Rp.150 juta,” ungkapnya.


Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan mendengar adanya musibah tersebutq turun ke lokasi bersama anggota Polres Inhil dan ikut membantu mengevakuasi barang-barang milik masyarakat bahkan langsung memberikan bantuan berupa sembako.


“Musibah ini merupakan cobaan dari sang pencipta. Mari menata hidup kembali, dan terus berdoa untuk selalu diberikan keselamatan dan kesehatan agar kita selamat dunia dan akhirat,” kata Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan.


Dengan bantuan tersebut Kapolres Inhil berharap bisa mengurangi beban masyarakat yang terkena musibah. Selain itu, Kapolres Inhil juga menginstruksikan kepada pihak kepolisian untuk siaga khususnya di daerah rawan bencana.


“Semoga bantuan ini dapat meringankan sedikit beban bagi masyarakat yang tertimpa musibah dan selalu bersabar dalam menghadapi cobaan ini,” tuturnya.


Pemberian bantuan berupa sembako tersebut dipimpin langsung Kapolres AKBP Dian Setyawan, dihadiri Dandim 0314/Inhil diwakili Oleh Serda Alamsyah, Kabag Ops Polres Inhil Kompol Maison, Kasat Narkoba Polres Inhil AKP Bachtiar, Kasat Sabhara Polres Inhil AKP A. Raymond Tarigan, Kanit Reg Ident Sat Lantas Polres Inhil Ipda Fauzan Putra Hantama, Personel Kodim 0314/Inhil Beserta Bhabinkamtibmas dan personel Polres Inhil.


Adapun jumlah paket sembako yang disalurkan sebanyak 3 paket dengan rincian, beras 5 kilo sebanyak 6 karung dan mie instan sebanyak 6 kardus. (*/)




Membludak! Pendaftar Kartu Prakerja Tahap 5 Tembus 1,7 Juta

Foto ilustrasi, liputan6


ARBindonesia.com – Pendaftaran Program pelatihan Prakerja gelombang kelima sudah ditutup per hari ini, Minggu, 23 Agustus 2020, pukul 12.00 WIB. Jumlah pendaftar mencapai 1,7 juta dari kuota yang ditetapkan sebanyak 800.000 orang setiap gelombangnya.


Head of Communication Prakerja, Louisa Tuhatu mengatakan, saat ini Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja sedang melakukan seleksi dan akan segera mengumumkan nama-nama pendaftar yang lolos seleksi program ini.


“Pendaftaran gelombang 5 sudah kami tutup tadi pukul 12.00 WIB dengan total pendaftar lebih dari 1,7 juta orang. Kuota untuk gelombang 5 ini tetap 800.000 orang.


Sekarang kami masih dalam tahap seleksi dan akan segera kami umumkan langsung melalui SMS kepada mereka yang lolos seleksi,” katanya, kepada CNBC Indonesia, Minggu (23/8/2020).


Untuk diketahui, pemerintah memutuskan besaran kuota penerimaan peserta program Kartu Prakerja sebanyak 800.000 peserta per tiap gelombang, yang diharapkan akan bisa terselesaikan pada akhir Oktober 2020.


Pada setiap gelombang penerimaan peserta program kartu prakerja, pemerintah akan memprioritaskan 80% yang berasal dari korban PHK yang dimiliki oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Sementara 20% lainnya berasal dari peserta umum yang dipilih secara acak.


Nantinya, setiap peserta yang lolos seleksi Kartu Prakerja berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp 3,55 juta yang terdiri atas dana beasiswa untuk membeli pelatihan serta dana insentif yang diberikan selama 4 bulan.


Komponen wajib ikut pelatihan inilah yang dimaksudkan untuk meningkatkan skill dan kompetensi sumber daya manusia Indonesia. (*)


Sumber CNBC




Kantor Kejagung RI Terbakar, 5 Unit Damkar Diterjunkan

Foto: Screenshoot video WAG


ARBindonesia.com, JAKARTA – Terjadi kebakaran di kantor Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin Dalam, Kebayoran Baru. Petugas pemadam kebakaran mengirim unit untuk memadamkan api.


“Terjadi kebakaran pada kantor Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanuddin Dalam Nomor 1, Kelurahan Keramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,” tulis akun Twitter resmi Dinas Penanggulangan Kebakaran, dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, @humasjakfire, seperti dilihat detikcom, Jumat (22/8/2020).


“Pengerahan sementara 5 unit. Dalam penanganan petugas,” tulisnya.


Menurut pejabat Humas Dinas Gulkarmat, Mulat Wijayanto, laporan kebakaran terjadi pada pukul 19.10 WIB. Saat ini api masih menyala di lokasi.


“Situasi merah, proses pemadaman,” ujar Mulat saat dihubungi terpisah.


Sumber detik




Laris di 6 Benua, Ekspor Kelapa Indonesia Duduki Nomor 1 Dunia

Kelapa Bulat Indragiri Hilir, foto arbindonesia.com


ARBindonesia.com – Kelapa merupakan sumber daya alam yang sangat bermanfaat. Dari buah, batang hingga daunnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kebutuhan.


Hal ini membuat Indonesia memanfaatkannya sebagai bahan ekspor. Ternyata hampir seluruh bagian kelapa Indonesia telah diekspor.
Mulai dari daging kelapa, air kelapa, tempurung kelapa, sabut kelapa sampai batang kelapa juga telah diekspor.


Mengutip instagram @KementerianPertanian, Jakarta, Senin (8/6/2020), kelapa Indonesia saat ini menduduki posisi nomor satu di dunia. Di mana, Indonesia melampaui Filipina, India, Brazil, dan Srilangka.


Menurut data Kementan, ekspor produk olahan kelapa tercatat pada periode Januari-Mei 2020 telah mencapai 463,5 ribu ton. Kelapa tersebut diekspor ke puluhan negara yang tersebar di 6 benua.


Tidak hanya produktivitasnya yang tinggi, kualitas serta terpenuhinya persyaratan teknis negara tujuan yang menjadikan produk ini laris. Terutama di banyak negara.


Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian mencatat setidaknya ada 13 ragam komoditas turunan kelapa yang telah laris di pasar global. Negara tujuan ekspornya pun telah menembus 6 benua, yaitu benua Asia, Eropa, Australia, Afrika, Amerika Utara hingga Amerika Selatan.


Sumber okezone.com




Peluang Ekspor Produk Olahan Kelapa Indonesia Dinilai Besar

kementan
VCO (Virgin Coconut Oil) jenis produk olahan kelapa asal Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara yang berhasil menembus pasar ekspor Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).


ARBindonesia.com – Peluang ekspor produk olahan kelapa asal Indonesia ke depannya dinilai memiliki prospek yang besar. Hal ini mengingat permintaan pasar dunia terhadap komoditas tersebut semakin meningkat.


Alit Pirmansah dari International Coconut Comunity di Jakarta, Kamis (20/8) menyatakan, permintaan produk olahan kelapa dunia semakin meningkat dengan total nilai 11,6 miliar dolar AS pada 2019, terbesar olahan daging kelapa 3,91 miliar dolar AS, air kelapa 3,41 miliar dolar AS, tempurung 2,21 miliar dolar AS, dan sabut 0,2 miliar dolar AS.


Menurut dia, secara umum perdagangan kelapa dunia pada 2020 akan turun tetapi tidak besar dan tidak untuk seluruh produk. “Ketika negara lain kesulitan memenuhi permintaan, ini jadi kesempatan untuk Indonesia menggantikan. Dalam jangka panjang prospeknya positif meskipun banyak tantangan yang harus diatasi,” katanya.


Khusus untuk Indonesia, menurut dia, nilai ekspor kelapa pada 2019 sebesar 2,17 miliar dolar terdiri olahan daging kelapa 663,8 juta dolar AS, olahan tempurung kelapa 209,6 juta dolar AS, olahan air kelapa 35,3 juta dolar AS dan olahan sabut 12,6 juta dolar AS.


Volume ekspor yang paling besar selama 2019 adalah minyak kelapa 610.812 ton, kemudian kelapa segar 558.153 ton, arang tempurung kelapa 349.607 ton, kopra meal 237.639 ton.


Disusul, kopra 153.655 ton, desicated coconut 98.742 ton, produk sabut 37.928 ton, gula kelapa 36.465 ton, air kelapa 31.547 ton, santan 30.753 ton, dan karbon aktif 28.708 ton.


Sementara itu, Dirut PT Tom Cococha Indonesia Asep Jembar Mulyana menyatakan tempurung kelapa hanya 16 persen dari total volume kelapa, sehingga untuk memenuhi kebutuhan bahan baku tergantung dari pengusaha minyak dan sabut kelapa.


Sekitar 90 persen produsen arang briket tempurung kelapa di Indonesia memproduksi arang shisha, lanjutnya, Indonesia merupakan produsen arang shisha terbesar dan terbaik di dunia.


“Tidak ada negara lain yang sanggup membuat arang shisha sebaik Indonesia. Merupakan anugrah Tuhan kualitas tempurung kelapa Indonesia merupakan yang terbaik,” katanya dalam webinarforum diskusi kelapa “Merebut Pasar Kelapa Dunia” yang diselenggarakan Media Perkebunan dan Sahabat Kelapa Indonesia.


Dikatakannya, arang briket kelapa satu-satunya pasar dengan permintaanlebih tinggi dari pasokan. Banyak permintaan yang tidak bisa dipenuhi oleh Asep karena keterbatasan bahan baku.


“Bisnis ini tidak ada yang mengatur harga seperti minyak kelapa di bursa Rotterdam, sehingga produsen bebas menentukan harga sendiri. Bahan baku 100 persen lokal dan produksi 100 persen diekspor,” katanya.


Untuk itu, menurut Asep, pemerintah harus campur tangan memecahkan masalah bahan baku ini, apalagi Indonesia masih banyak mengekspor kelapa segar sehingga bahan baku arang ikut diekspor.


“Tidak mungkin pengusaha arang berhadapan langsung dengan petani dan minta jangan diekspor,” ujarnya.


Dirut PT Mahligai Indococo Fiber Efli Ramli menyatakan Indonesia yang mempunyai kebun kelapa terluas di dunia hanya memenuhi tiga persen dari kebutuhan sabut kelapa dunia.


“Sebagian besar sabut kelapa terbuang begitu saja tanpa diolah, bahkan dibakar,” ujar Ketua Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia itu.


PT MIF yang berdiri 2007 setiap bulan mengekspor 30 kontainer coco fiber atau sabut kelapa dan 35 ton coco peat atau serbuk dari sabut kelapa.


Permintaan coco peat China 3.000 kontainer/tahun, lanjutnya, Jepang 1.500 kontainer, Korea 1.500 kontainer, Italia 300 kontainer, Jerman 200 kontainer, Belgia/Belanda 300 kontainer, Israel 300 kontainer dan negara-negara Timur Tengah 300 kontainer.


Supaya potensi sabut kelapa yang luar biasa tersebut bisa memenuhi kebutuhan dunia, menurut dia, maka tiap sentra produksi kelapa harus didirikan industri ini.


CEO PT Multi Gemilang Agro Plantation Tbk Petrus Tjandra menyatakan kelangsungan ekspor produk olahan kelapa sangat tergantung pada hulunya yaitu ketersediaan buah kelapa.


Saat ini, di hulu ada masalah yaitu kelapa yang sudah tua, lebih dari 60 tahun sehingga produktivitasnya rendah, petani kelapa hanya berpenghasilan Rp5-6 juta per tahun, sumbangan ekspor kelapa juga hanya kecil sekali yaitu satu persen, sehingga kurang mendapat perhatian.


“Indonesia merupakan negara nyiur melambai, keberadaan kelapa harus diselamatkan,” katanya.


Dia memaparkan penyelamatan perkebunan kelapa dengan peremajaan kelapa tua dengan kelapa hibrida, sebab kalau menggunakan kelapa dalam baru berbuah tujuh tahun sedangkan kelapa hibrida berbuah tiga tahun. (*)


Sumber Antara