5 Perwakilan Dari 30 Ikatan Ketua Pemuda Serahkan Bantuan Kepada Ketua IKPP-19

ARBindonesia,com.Dumai-Banjir merendamkan pemukiman warga yang berada di jalan pembangunan RT 019,020,021,Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, di ketahui sudah memasuki hari ke 7 ( tujuh )


Tentunya hal ini sangat mengganggu aktivitas warga yang ingin bekerja,berkebun dan lainnya.


ketingian air di perkirakan satu meter lebih,juga membuat seisi rumah warga ikut terendam,setelah di guyur hujan deras selama sepekan.bahkan sampai hari ini,Minggu (27/09/2020) banjir masih merendam beberapa rumah warga.


Melihat kondisi yang terjadi di lapangan, Ketua Ikatan Pemuda yang tergabung di Grup Silaturahmi Ketua Ikatan Pemuda Kota Dumai salah satu dari 5 ikatan ketua pemuda yang mewakili adalah saudara Hendra Isolihin,yang biasa di sapa agos itu dan bersama 4 yang lain nya langsung mengunjungi ketua IKPP-19 Saudara Misno yang sedang di landa musibah (Banjir).


Sedikitnya ada 5 ketua ikatan pemuda yang datang mewakili ketua-ketua pemuda lainnya.


Abdul Khadir Jailani Ketua P3-08 MJ di dampinggi Bung Suryadi Ketua IPPG-01 memnyampaikan ” Kami sangat prihatin melihat salah satu rekan kami yang sedang di timpa musibah, untuk itu kami ingin tunjukan kepada beliau, bahwa kita saat ini bersaudara”Ungkap ketua P3-08 MJ


Di sambung oleh suryadi Ketua IPPG-01″ kedatangan kami bertujuan untuk memberi semangat dan sedikit memberi bantuan yang kami peroleh dari sumbangan rekan-rekan ketua pemuda.Alhamdulillah hari ini kita bisa langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada misno rekan kita ketua IKPP-19″Jelas suryadi


Akhirkata”Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu meringankan beban rekan kita yang saat ini di landa musibah, Dan semoga kita seluruh ikatan ketua pemuda kota dumai bisa lebih kompak lagi demi terwujudnya cita-cita kita bersama”Pungkas Jailani


Di lokasi yang sama Misno ketua IKPP-19 juga menyampaikan”Hari ini saya merasa bangga dan terharu bisa bergabung bersama Ketua-ketua Ikatan pemuda Kota Dumai,yang sangat peduli kepada saya, semoga apa yang telah rekan-rekan berikan menjadi pahala dan berkah buat kita semua”Ujar Misno


Misno juga menambahkan”di kesempatan ini juga saya ingin menyampaikan kepada pemerintah Kota Dumai, untuk bisa mengatasi permasalahan banjir ini secepatnya, kami tidak mau permasalahan banjir ini menjadi masalah setiap tahunnya bagi kami”Tutup Ketua IKPP-19 itu dengan harapan pemerintah bisa mendengar apa yang ia sampaikan.(hrk)




Kunjungi Project Tanaman Hyroponik FKWI, Ketua DPRD Inhil Bangga

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H.Ferriyandi memberikan apresiasi dan tampak senang saat mengunjungi project tanaman hyroponik milik pengurus Forum Komunikasi Wartawan Inhil (FKWI).


Tak hanya itu, Ketua DPRD Inhil, H.Feriyandi juga menyampaikan bahwa kunjungan yang dilakukannya bentuk dukungan terhadap aksi nyata Pengurus FKWI dalam mendukung Pemerintah terkait program ketahanan pangan.


“Tentunya kita bangga kepada pengurus FKWI, meskipun Inhil dalam situasi melonjaknya pandemi covid19. Akan tetapi teman-teman memiliki keinginan kuat untuk melaksanakan ketahanan pangan melalui tanaman hyroponik,” ucap H.Ferriyandi di lokasi lahan project, Sabtu siang (26/09).


“Ini bisa menjadi contoh untuk anak-anak muda yang lain, bahwa ketahanan pangan melalui hyroponik sangat bisa mengatasi masalah krisis ekonomi, apalagi yang ditanam adalah sayuran yang segar dan bagus untuk kesehatan tubuh,” tambahnya.


“Saya berharap kegiatan FKWI seperti ini terus berjalan dengan lancar, agar bisa menjadi contoh bagi semua kelompok anak muda di Kabupaten Inhil khususnya,” Harap Bang Ferry.


Disamping itu, Ketua FKWI Deby Chandra mengucapkan terimakasih kepada Ketua DPRD Inhil yang berkesempatan mengunjungi Project Tanaman Hyroponik FKWI.


“Terimakasih kepada Ketua DPRD Inhil atas kunjungan dan dukungannya, semoga pengurus FKWI terus semangat dan selalu siap dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab terhadap Project Tanaman Hydroponik yang dijalankan,” ujar Deby. (*)




Perkuat Implementasi Atensi Anak, Balai Anak Rumbai Jalin MoU dengan Walikota Sawahlunto Sumbar

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Untuk memperkuat implementasi atensi anak, Kementerian Sosial RI melalui Balai Anak “Rumbai” di Pekanbaru menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) peningkatan kualitas layanan rehabilitasi sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) dengan Walikota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Jum’at (25/92020).


Kepala Balai Anak “Rumbai” didampingi oleh Kepala Seksi Layanan Rehabilitasi Sosial dan tim diterima oleh Walikota Sawahlunto, Deri Asta dan jajarannya serta beberapa Kepala Dinas terkait Perlindungan Anak.


Penandatanganan MoU dilaksanakan di ruang rapat utama kantor Walikota Sawahlunto.



MoU ini sebagai dasar bagi kedua belah pihak untuk dapat mengimplementasikan layanan rehabilitasi sosial bagi Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus di Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat.


Kepala Balai Anak “Rumbai”, Ahmad Subarkah, memaparkan program Rehabilitasi Sosial yang dilakukan terhadap Anak AMPK, serta adanya paradigma baru dan arahan dari Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI di tahun 2021 dalam memberikan layanan rehabilitasi sosial terhadap anak berbasis Asistensi Anak.


“Kedepannya kami mendorong adanya layanan integratif untuk memudahkan dinas sosial dan SKPD lainnya dapat melaksanakan layanan asistensi sosial berbasis Keluarga, Komunitas dan Residensial dengan pendekatan Manajemen Kasus,” ungkapnya.


“Program Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI) sebagai ujung tombak penanganan masalah sosial anak agar dapat melibatkan berbagai instansi sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi sehingga penanganan permasalahan anak tidak hanya bertumpu pada dinas sosial,” tutup Ahmad Subarkah.


Sementara itu, Walikota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan sekilas informasi berkaitan bahwa Sawahlunto menjadi kawasan Heritage yang sudah ditetapkan UNESCO yang akan dikembangkan sebagai Kota Wisata Tambang Batu Bara.


“Sawahlunto sudah ditetapkan sebagai kota layak anak dengan predikat Nindya. Namun, sekarang kasus-kasus anak semakin meningkat. Dengan adanya MoU ini menjadi solusi bagi kami dan tentunya dapat saling menguntungkan para Pihak,” imbuhnya.


“MoU ini juga sesuai dengan RPJMD yang kami susun, program kami terhadap kelompok marginal salah satunya permasalahan anak. Kami sangat peduli terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak-anak sehingga dengan adanya MoU ini menjadi manfaat yang luar biasa bagi anak-anak di Sawahlunto,” ujar Deri Asta.


Selain itu, saat sesi diskusi, Wakil Walikota Sawahlunto, Zuhrin Sayuti mengapresiasi dan menyambut baik kedatangan Tim dari Balai Anak “Rumbai” dan menanyakan bagaimana pengasuhan bagi anak-anak AMPK yang usia nya balita serta komunikasi beberapa hal terkait program Balai Anak Rumbai Pekanbaru.


Selain itu juga, Kepala Dinas Sosial Sawahlunto, Dedi Syahendry menambahkan bahwa agenda kerjasama ini sangat luar biasa sehingga nanti kalau ada masalah-masalah Anak dikemudian hari.


“Akan lebih mudah koordinasi penanganannya, dan akan kita implementasikan ke teknisnya,” tutupnya.


(Tim Humas Balai Anak “Rumbai” di Pekanbaru/arb)




Mendadak, Dandim 0314/Inhil Kunjungi Project Lahan Tanaman Hidroponik FKWI

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil, Letkol Inf Imir Faishal, kunjungi project lahan tanaman hidroponik di samping Sekre FKWI, Jumat pagi (25/9).


Dalam kunjungan tersebut, Dandim sangat mendukung inovasi dan gagasan dari pengurus FKWI dalam mendukung program ketahanan pangan.


“Kita sangat mendukung, semoga apa yang diupayakan berjalan dengan lancar,” sebut Dandim.


Dandim mengungkapkan siap memberikan bimbingan kepada pengurus FKWI dalam membangun pertanian hidroponik ini.


Bukan hanya memberikan bimbingan teknis, Dandim juga memberikan bantuan material guna kelancaran dan memenuhi kebutuhan tanaman hidroponik.


Sementara itu, Ketua FKWI, Deby Candra sangat berterimakasih kepada Dandim, Kapolres, serta lembaga-lembaga lain yang ikut berkontribusi membantu kegiatan ketahan pangan ini.


“Terimakasih kami ucapkan. Semoga kegiatan kami ini berhasil seperti yang diharapkan,” terang Deby.


Terakhir Deby mengatakan, project pembuatan tanaman pola hidroponik ini akan sebagai contoh untuk memotivasi warga Inhil agar bisa memanfaatkan lahan kosong sebagai memenuhi kebutuhan mereka disaat perekonomian sedang sulit akibat wabah virus Corona.


“Ini akan menjadi percontohan. Dan kita siap mengedukasi masyarakat Inhil untuk membudidayakan tanaman melaui pola hidroponik,” tuturnya.


Untuk diketahui, project tanaman hidroponik berlokasi di samping Sekretariat FKWI, tepatnya dibelakang gedung Tasik Gemilang Tembilahan. (*)




Tidak ada Pengurangan Kouta Gas Elpiji 3 Kg ke Agen di Inhil, Lantas Langka dan Harga Melonjak Disebabkan oleh apa ?

Gas Elpiji 3kg, foto liputan6


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Mengenai kelangkaan Gas Elpiji 3 Kilogram yang terjadi beberapa hari belakangan ini, pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagtrin) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengungkapkan bahwa tidak ada pengurangan Kuota oleh Pertamina yang disuplai ke Agen-agen elpiji.


Dengan demikian, lantas kelangkaan dan melonjaknya harga Gas Elpiji 3 Kg di sebagian wilayah di Kabupaten Inhil di sebabkan oleh apa ?.


Kabid Perdagangan, Arispudin


“Komunikasi saya dengan pihak Pertamina tidak ada pengurangan, malah sudah diberi kuota tambahan oleh Pertamina ke para Agen yang ada,” ungkap Plt Disdagtrin Inhil, Dhoan Dwi Anggara melalui Kabid Perdagangan, Arispudin, Kamis (24/92020).


Lanjutnya, untuk mengatasi kelangkaan tersebut, saat ini pihak Pertamina melalui para agen sudah mulai melakukan operasi pasar di beberapa titik dengan harapan kebutuhan masyarakat akan Gas Elpiji dapat terpenuhi.


“Kita himbau kepada para agen elpiji yang beroperasi agar bisa menertibkan pangkalan-pangkalannya sehingga pendistribusian kepada masyarakat bisa lancar dan tidak terjadi kelangkaan,” harap Arispudin.


Tambahnya, agar tidak terjadi kelangkaan, kuncinya para agen harus bisa memberi sanksi kepada pangkalan jika ada yang tidak mengikuti aturan, apakah dikurangi atau di stop jatahnya serta pemberian peringatan.


“Tugas kita sebagai perpanjangan tangan pemerintah, bagaimana kondisi ini bisa stabil, distribusi bisa lancar,” tambahnya.


Selain itu, Arispudin juga meminta kepada masyarakat untuk membeli gas LPG ke pangkalan-pangkalan terdekat dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan.


“Jika ada yang menjual diatas HET, dapat dilaporkan kepada agennya,” pungkas Arispudin.


Terakhir disampaikannya, berdasarkan data milik Disdagtrin Inhil pada Desember 2019 lalu, terdapat sekitar 313 pangkalan Gas Elpiji di Kabupaten Inhil.


“Dimana kouta yang diberikan Pertamina sekitar 4.3 juta tabung untuk 7 agen, namun realisasi dilapangan hanya dapat menyerap sekitar 3.8 juta tabung saja,” tutup Arispudin. (*/R1)


Editor Arb




Rumah Pangkas Kita Di Lubuk Gaung Di Seponsori Oleh PT SDS.

ARBindonesia,com.DUMAI- Peresmian Rumah Pangkas”KITA” berjalan dengan baik. Satu lagi bukti nyata program pemberdayaan masyarakat dari program CSR PT Sari Dumai Sejati (Apical) dengan memberdayakan pemuda yang mempunyai talenta menjadi tukang pangkas


Dumai , Rabu 23 September 2020 Camat Sungai Sembilan, yang diwakili oleh Sekretaris Camat, Bpk. Mutadi secara resmi membuka rumah pangkas “KITA” dengan melakukan pemotongan pita bersama dengan perwakilan management PT SDS Bpk. Ahmad Syaefudin Yasykur disaksikan oleh tokoh agama, perwakilan lurah Lubuk Gaung, Babinsa Lubuk Gaung, Ketua Pemuda RT 05,06,07, ketua LPMK Lubuk Gaung, Ketua PAC Pemuda Pancasila Sungai Sembilan dan tamu undangan lainnya.


Acara peresmian diawali dengan doa oleh tokoh agama RT 07 Bpk Imam Mahbub dilajutkan dengan kata sambutan dari management PT SDS dalam hal ini disampaikan oleh Kamero Bangun selaku humas, konsep dari program Rumah Pangkas ini merupakan cerminan dari pepatah yang mengatakan, “Bila Anda beri seseorang ikan maka Anda memberinya makan untuk satu hari , tetapi bila Anda mengajari seseorang itu memancing maka Anda akan memberinya makan seumur hidup”. Jadi fokus dari program ini tidak hanya sesaat tapi jauh ke depan, program ini sifatnya berkesinambungan. PT SDS sudah memfasilitasi dua orang pemuda untuk mengikuti pelatihan menjadi tukang pangkas; dan mereka dinyakatan sudah mampu, selanjutnya perusahaan mempersiapkan fasilitas peralatan dan tempat usaha. Dalam satu atau dua tahun ke depan diharapkan pemuda ini sudah bisa mandiri dan membuka usaha sendiri di tempat lain. Pada kurun waktu yang sama mereka dapat melatih pemuda lain menjadi tukang pangkas baru.


Rumah pangkas ini dinamakan rumah pangkas “KITA” karena ini merupakan milik kita bersama, usaha kita bersama dalam rangka pemberdayaan masyarakat khususnya para pemuda. Tumbuh kembangnya program ini ada di tangan kita.


Program CSR PT SDS yang berkesinambungan yang sedang berjalan saat ini adalah pengembang biakan ternak kambing diawali pada tahun 2019 penerima manfaat 4 (empat) orang dengan jumlah kambing 10 ekor saat ini sudah berkembang dengan penerima manfaat mencapai 11 orang dengan jumlah kambing 52 ekor. Diharapkan dengan kegiatan seperti ini pada saatnya RT 05,06 dan 07 pada saatnya akan swa-sembada kambing bahkan bisa menjual ke tempat lain.


Sekretaris Camat, Bpk, Mutadi dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada PT Sari Dumai Sejati (Apical) yang sudah memberi perhatian kepada RT 05,06,07 lewat program CSR seperti ternak kambing, tanam cabe, menjahit dll. Beliau juga menekankan betapa pentingnya kompetensi dalam persaingan yang ada saat ini. Kepada para pemuda beliau menghimbau untuk tetap meningkatkan kompetensi untuk jaminan kemandirian di masa yang akan datang. CSR perusahaan diwujudkan dalam program pemberdayaan masyarakat atau ada usulan dari masyarakat tetapi tidak dalam bentuk uang. Kepada pemuda yang sudah dilatih menjadi tukang pangkas beliau berpesan agar tetap professional ditandai dengan kedisiplinan, pelayanan dan konsistensi jam buka tutup dan selama pandemic Covid 19 diharapkan kegiatan rumah pangkas mengikuti protokol Covid-19 dengan memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan dan sabun.


Penerima manfaat Muhammad Hasanudin dari RT 05 dan Muhammad Zakki dari RT 06 mengucapkan terima kasih sebesar besarnya kepada PT Sari Dumai Sejati yang sudah memberi fasilitas pelatihan, peralatan dan tempat usaha. Pada kesempatan ini juga diadakan penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama antara PT SDS selaku pemberi manfaat dengan penerima manfaat; dilanjutkan dengan pangkas rambut perdana. Para tamu undangan dengan senang hati pangkas perdana di Rumah Pangkas ‘KITA” hari ini gratis. Selama masa promosi pangkas di Rumah Pangkas “KITA” juga menyediakan hadiah kepada setiap orang yang pangkas berupa 1 bungkus mentega.


Acara peresmian rumah pangkas “KITA” hari ini berjalan sukses dan tetap mengacu pada protokol Covid. Ada beberapa papan bunga ucapan selamat dari stake holder PT SDS menandai kesuksesan acara ini, diantaranya dari Persatuan Pemuda RT 06 Sukabumi, Koperasi Sukabumi Sejati (KSBS), Koperasi Keluarga Mandiri Sejahtera, CV. Perkasatama Tehnik Atan/ J. Lubis dan PAC Pemuda Pancasila Sungai Sembilan Ketua Ujang Key.(hrk)


Sumber:Bidikriau.com


Navigasi pos