Alami Kecelakaan Tunggal, Kapolres dan Ketua DPRD Inhil Jenguk Ketua Fokus Ornop

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H. Ferryandi bersama Kapolres Inhil AKBP Diyan Setiyawan, SIK, M. Hum menjenguk salah satu tokoh masyarakat Inhil, Kemas Ibnu yang juga merupakan Ketua Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (Fokus Ornop) Inhil, Selasa (27/10/2020).


Kemas Ibnu mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motornya sehingga menyebabkannya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan dan mendapat 16 jahitan di bagian muka.


“Abang kita ini mengalami kecelakaan, makanya saya bersama Kapolres pada malam ini menyempatkan untuk menjenguk beliau,” ucap Ketua DPRD Inhil, H. Ferryandi


Menurut politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu, kedatangannya untuk memberi semangat serta mendoakan agar Kemas Ibnu cepat diberi kesembuhan oleh Allah SWT.


“Beliau orang tua kita, abang kita, sahabat kita. Kita berharap beliau lekas diberi kesembuhan agar dapat segera kembali beraktifitas seperti biasanya,” tutur Ferry.


Dengan muka yang masih berperban, Kemas Ibnu pun tampak santai saat berbincang-bincang dengan Ketua DPRD dan Polres Inhil tersebut.


Hadir juga Deby Candra Ketua FKWI Inhil dan Aditya Prahara Ketua JMSI Inhil bersama beberapa orang wartawan di Inhil lainnya. (*)




Patut Dicontoh, Ini yang Dilakukan Kejaksaan dalam Membantu Amankan Asset Pemda

Foto: Juanda saat berdiskusi dengan masyarakat untuk di beri pemahaman soal tanah dan Datun KN sarai juga berhasil memotivasi masyarakat untuk segera mendaftarkan tanahnya ke negara melalui sertifikasi di BPN Kab Sarai


ARBindonesia.com, SABU RAIJUA – Dalam rangka memperjelas kekayaan yang dimiliki pemerintah daerah, Kejaksaan Negeri Kabupaten Sabu Raijua (Sarai), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan pendampingan, pendataan dan pengamanan asset.


Hal tersebut juga dilakukan guna menjaga asset agar jangan sampai dikuasai oleh pihak tertentu.


“Dengan adanya kejelasan asset milik daerah, maka pemerintah dapat dengan mudah untuk melakukan pembangunan demi kemajuan daerah,” terang Kepala Kejaksaan melalui Kasi Datun Muhammad Juanda Sitorus SH, MH , Selasa (27/10/2020).


Sebagai contoh katanya, masih banyak asset berupa tanah dan bangunan yang belum dapat dikelola sepenuhnya oleh pemerintah daerah.


Tidak hanya itu, disana juga masih banyak masyarakat belum mendaftarkan tanahnya agar di sertifikasi. Sehingga pendapatan daerah, khususnya dalam penerimaan pajak bumi dan bangunan menjadi tak maksimal.


Terakhir pria yang akrab disapa Juanda ini mengatakan pendampingan, pendataan dan pengamanan asset sesuai penandatanganan kerjasama atau MoU antara Kejaksaan Negeri Sarai dengan Pemda dan BPN setempat. (*)




Dugaan Mark Up Dana Covid 19 di Dinkes Inhil, ini Kata Inspektorat

Inspektur Pembantu (Irban) 2, H Safirizal saat dijumpai wartawan diruang kerjanya


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Saat ini Inspektorat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tengah melakukan audit beberapa kegiatan pengadaan barang dan jasa di Bidang Kesehatan Penanggulangan Covid 19.


Salah satunya, kegiatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil untuk pengadaan seperti alkohol, disenfetan dan handsantizer.


Dimana, kuat dugaan adanya mark up pada kegiatan yang menelan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD) Inhil Tahun 2020 sekitar 2,7 Miliar tersebut.


“Ada 3 kegiatan pengadaan barang dan jasa bidang kesehatan dalam proses audit saat ini. Jadi, khusus yang itu memang sedang diaudit,” terang Kepala Inspektorat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj Irianti melalui Inspektur Pembantu (Irban) 2, H Safirizal saat dijumpai wartawan diruang kerjanya, beberapa hari lalu.


Kemudian ia menjelaskan, setelah dilakukan refocusing anggaran awalnya, dari 11 kegiatan pengadaan barang dan jasa untuk penanganan Covid 19 di Dinas Kesehatan , 2 diantaranya sudah dibatalkan.


“Setelah refocusing anggaran awal, berikutnya dilakukan review terhadap pengadaan barang dan jasa. Dari hasil review ini, catatan-catatanya misalnya perusahaan ini tidak punya izin, itu kita sesuaikan dengan ketentuan yang ada,” jelasnya lagi.


Bahkan lanjut H Safrizal, hasil review 9 kegiatan pengadaan barang dan jasa di Dinas Kesehatan Inhil, juga telah disampaikan.


Jika ternyata dinas terkait tidak mengindahkan saran-saran sesuai hasil review pengadaan barang dan jasa, maka mereka akan mempertanggung jawabkan sesuai hukum yang berlaku.


“Semua akan terlihat saat proses audit. Untuk masalah harga itu terserah Dinas, tetapi ketika kita audit tidak bisa menunjukan harga itu wajar atau tidaknya disitulah harus mempertanggungjawabkan,” pungkasnya. (Arbain)




Khabib Nurmagomedov Pesiun Setalah Bertarung melawan Gaethje di UFC

ARBindonesia.com, ABU DHABI – Khabib Nurmagomedov benar-benar sosok yang sangat memuliakan orang tuanya. Kepergian sang ayah, Abdul Manap, pada Juli lalu membuatnya sangat terpukul secara mental hingga saat menjelang duel melawan Justin Gaethje.


Kedekatannya dengan kedua orang tuanya, terutama sang ayah yang sekaligus menjadi pelatihnya, menjadi salah satu penyemangat ketika bertarung di mana pun. Ketika sang ayah meninggal, Khabib Nurmagomedov menyatakan tidak bisa bertarung tanpa ayahnya di dekatnya.


Karena itulah, untuk menghormati almarhum ayahnya, Khabib telah berjanji kepada ibunya bahwa pertarungan melawan Gaethje adalah yang terakhir di UFC. Janji itu telah ditepatinya dengan menyatakan pensiun setelah menaklukkan Gaethje di Fight island, Abu Dhabi, Sabtu malam waktu setempat. Sambil menangis, Khabib Nurmagomedov pensiun.


”Aku tidak bisa bertarung tanpa ada ayah di dekatku. Aku telah berjanji kepada ibuku ini adalah yang terakhir. Aku menepati janjiku,”tutur Khabib.


Kini setelah pensiun, Khabib masih merasakan ditinggal ayahnya. Karena itu, Khabib menitipkan pesan kepada semua anak-anak di dunia untuk dekat dengan orang tua masing-masing. ’’Dekatlah dengan orang tua Anda.. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi,’’tutur Khabib.


Petarung Rusia yang tak terkalahkan itu mengalahkan lawannya dengan triangle choke di babak kedua pertarungan perebutan sabuk juara UFC Kelas Ringan di Fight Island. Itu adalah pertarungan pertama Khabib sejak kematian ayah dan pelatihnya, Abdulmanap, pada bulan Juli.


Setelah kemenangan sensasionalnya, dia menjatuhkan diri ke tanah sambil menangis di matras Octagon sebelum mengumumkan pengunduran dirinya. Dan berbicara dengan Gaethje setelah pertarungan, dia menasihati orang Amerika itu untuk menghargai orang tuanya.


Dia berkata: “Terima kasih banyak Justin. Pada tahun 2016 saya ingat, ketika saya menurunkan berat badan, Anda banyak membantu saya. Terima kasih saudara. Saya tahu Anda pria yang hebat dan saya tahu bagaimana Anda menjaga orang-orang terdekat Anda.


“Aku tahu banyak hal tentangmu. Dekatilah orang tuamu karena suatu hari itu akan terjadi. Kamu tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok, kamu tidak pernah tahu.” Lihat Videonya.


Sama seperti Khabib, Gaethje memberikan penghormatan kepada orang tuanya jelang laga di Abu Dhabi. Pemain berusia 31 tahun itu juga mengungkapkan bahwa dia akan memaksa ibunya untuk pensiun setelah pertarungan malam ini.


Dia berkata: “Ketika pertarungan ini dimulai, ketika bel itu berbunyi di awal maka saya akan memastikan bahwa dia akan pensiun setelah pertarungan ini.”


“Dia telah berada di sana [pada pekerjaannya] selama 35 tahun.”


Gaethje menyingkir di babak kedua – tetapi wasit tampaknya melewatkannya beberapa kali sebelum dia turun tangan.


sumber Sindonews.com




Amankan 50 Kilogram Sabu-sabu, ini kata Kapolres Inhil

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Seakan tidak ada habisnya, peredaran Narkotika di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kian memperhatinkan.


Kali ini 50 Kg sabu-sabu kembali berhasil diamankan Polres Inhil. Tangkapan ini pun menjadi sejarah baru dalam pengungkapan kasus narkoba oleh Polres Inhil.


“Masing-masing paket seberat 1 Kg. Jadi, totalnya seberat 50 Kg,” ungkap Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan saat konferensi pers di Aula Rekonfu Mapolres Inhil, Jalan Gadjah Mada, Tembilahan, Jumat (23/10/2020).


Dia menjelaskan, barang haram tersebut sudah disekidiki oleh jajaran Satres Narkoba jauh-jauh hari. Sebab pada tanggal 4 Oktober lalu, petugas sudah menerima informasi akan adanya Narkoba dengan jumlah banyak masuk ke wilayah Kabupaten Inhil.


Kemudian pada tanggal 18 Oktober lalu, barang tersebut sudah tiba yang disimpan pelaku di kebun sawit.


“Barang ini disimpan dalam kebun sawit yang jauh dari pemukiman warga di daerah Kecamatan Keritang. Lokasinya tidak ada listrik dan akses menuju ke sana juga sulit, karena kondisi jalan berair,” kata Kapolres.


Sejak tanggal 18 itu, petugas sudah di lokasi menunggu penjemputan barang. Akhirnya, tanggal 22 Oktober, sekira pukul 19.30 WIB, seorang pria berinisial Y tiba di lokasi.


Kala itu juga, petugas langsung membekuk Y serta melakukan menggeledahan. Alhasil, petugas mengamankan Rp10 juta lebih uang tunai, 2 unit Handphone dan 1 unit sepeda motor.


Kapolres mengaku bahwa pengungkapan kasus ini adalah kasus perdana dalam sejarah pengungkapan kasus narkoba terbanyak mencapai 50 Kg.


“Ini belum selesai, kasus ini masih dalam tahap pengembangan. Kemungkinan besar masih ada pelaku-pelaku lainnya,” janji Kapolres.


Terakhir, Kapolres juga menegaskan, anggota Satnarkoba Inhil yang berhasil mengungkap kasus tersebut akan mendapatkan reward.


“Pasti, anggota kita yang berprestasi pasti akan berikan reward sebagai bentuk apresiasi. Kita juga akan menyurati Kapolda mohon kiranya juga dapat memberikan reward,” pungkasnya. (*)




Bosan dengan Hiruk Pikuk Perkotaan? Yuk Bersantai di Cafe Pondok Ladang

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR –
Pandemi Covid-19 saat ini membuat masyarakat harus menahan diri dari keramaian dan lebih menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga.


Tempat berlibur dan bersantai dengan konsep alam serta jauh dari keramaian menjadi alternatif bersantai untuk sekedar merelaksasi pikiran dari pekerjaan.


Memilih tempat untuk bersantai di tengah pandemi sangat perlu diperhatikan guna mencegah kasus penularan Covid-19.


Kabar gembira bagi masyarakat Tembilahan, kini telah hadir sebuah cafe Pondok Ladang dengan nuansa alam di tengah persawahan.


Owner Cafe Pondok Ladang, Eva Rosalina mengatakan, Nama Pondok Ladang sendiri dihadirkan karena cafe Pondok Ladang berada di tengah hamparan sawah dilengkapi bangunan pondok terpisah yang cocok untuk bersantai.


“Sesuai dengan tempatnya yang berada di ladang, jadi cafe nya kita namakan Pondok Ladang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis.


Cafe dengan konsep alam ini sangat cocok menjadi pilihan di tengah minimnya ruang terbuka hijau di kota Tembilahan terlebih ia berada di area jogging track tanjung harapan. Cafe ini sangat unik dan artistik karena terbuat dari kayu.


Dia mengatakan, Indahnya pemandangan alam terbuka akan membuat pengunjung semakin betah untuk berlama-lama berada di cafe.


Untuk sementara, dikatakan Eva, Saat ini terdapat enam unit bangunan pondok dan beberapa tempat bersantai dengan desain berbeda yang berada di atas kolam ikan. Terdapat pula taman-taman bunga kecil di sekitar pondok.


“Rencananya, nanti akan kita tambah beberapa pondok lagi,” kata dia.


Selain itu juga tersedia fasilitas bermain seperti perahu karet dan ayunan di bawah rimbunnya pohon kelapa. Juga terdapat beberapa spot untuk swafoto seperti jembatan cinta, lorong kenangan, dan hamparan padi.


Untuk pengunjung yang bersantai di Cafe yang beralamat di Jalan Tanjung Harapan ujung tepatnya di depan SMAN 2 Tembilahan ini, akan ditawarkan sajian menu yang beraneka. Cafe Pondok Ladang menyajikan makanan khas rumahan sebagai menu utama seperti ikan asin. Aneka seafood, dan camilan seperti empek-empek banjar, jagung bakar, salad dan lain-lain. (*)