Anggota DPR RI ini Sindir Jokowi Soal Penanganan Covid-19

ket. foto: Presiden Jokowi memberikan keterangan pers terkait Omnibus Law Cipta Kerja, Jumat (9/10/2020)


ARBindonesia.com, JAKARTA – Anggota DPR RI Komisi I, Sukmamta kembali menyindir Presiden Joko Widodo dalam menangani Pandemi Covid-19.


Menurutnya, Jokowi tak memiliki gagasan dan startegi dalam menangani virus asal kota Wuhan itu.


Akibatnya, masyarakat kebingungan dalam penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.


Demikian disampaikan oleh Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu kepada Pojoksatu.id di Jakarta, Senin (23/11/2020).


“Pemerintahan Presiden Jokowi ini tidak memiliki kejelasan strategi dalam menghadapi pandemi COVID-19 akibatnya masyarakat kebingungan terutama dalam penerapan protokol kesehatan,” ujarnya.


Seharusnya, kata Sukmamta, pemeritah memberikan contoh kepada masyarakat cara penerapan protokol kesehatan yang baik. Bukan malah sebaliknya, melanggar aturan yang dibuat sendiri


“Pemerintah merupakan contoh rakyat namun di beragam momen, pejabat pemerintah pusat maupun pemerintah daerah seringkali melakukan pelanggaran-pelanggaran terhadap proktokol kesehatan. Akibatnya masyarakat pun abai,” sindirnya.


Oleh karena itu, ia menyarankan kepada Presiden atau pun pemerintahan daerah untuk berkolaborasi dengan ulama dalam menghadapi dan resesi.


“Kolaborasi dengan ulama dan tokoh masyarakat menjadi kunci kesuksesan penanganan COVID-19.


Bukan malah sebaliknya, lanjut anak buah Achmad Syaikhu itu, mengkriminalisasi ulama dan tokoh masyarakat yang dianggap oposisi pemerintah.


Namun pada sisi lain, ketika tokoh yang dianggap bagian dari pemerintah melanggar protokotol kesehatan dibiarkan saja.


“Aparat keamanan, satgas COVID-19 harus berlaku tegas, adil dan konsisten,” tegas legislator asal dapil DI Yogyakarta.


“Ingat angka positif COVID-19 terus meningkat setiap hari dan belum ada tanda-tanda penurunan sehingga semua elemen bangsa harus bersatu berjuang bersama melawan COVID-19,” tandas Sukamta.


Sumber pojoksatu.id


editor arbain




Barcelona Tamat, Manchester City Angkut Lionel Messi Januari Nanti

ARBindonesia.com  – Malang nian nasib Barcelona yang kemungkinan besar lakoni paruh kedua LaLiga Spanyol 2020-2021 tanpa adanya Lionel Messi. Manchester City dikabarkan akan langsung mengangkut sang bintang Januari nanti.


Berakhirlah sudah usaha yang coba dibangun El Barca untuk tetap mempertahankan pemain andalannya setelah bermain bersama selama 20 tahun lamanya. Maklum, kondisi kacau baik dalam segi internal dan eksternal mereka sangat sulit untuk bisa teratasi.


Niat hati megabintang asal Argentina itu sendiri sudah jelas sejak pelatih Ronald Koeman menyingkirkan rekan-rekannya, terutama Luis Suarez. Hal ini sendiri juga diperparah minimnya prestasi Barca di liga domestik dan insiden memalukan 2-8 lawan Bayern Munchen.


Alih-alih hubungan antara Lionel Messi dan Barcelona kian membaik pasca lengsernya Josep Maria Bartomeu dari kursi presiden, kenyataan malah berkata lain. Sebagai buktinya sang kapten terlihat tak terlalu berikan kontribusi besar di gelaran LaLiga Spanyol.


Setelah sebelumnya langkahnya untuk pergi gagal gara-gara klausul rilis 700 juta euro (Rp12 triliun), kini kepergian Lionel Messi dipastikan tak akan terbantahkan lagi pada awal tahun 2021. Melansir laman The Sun, The Citizen sudah siap sedia merebut sang pemain.


Ya, menurut aturan UEFA, para pemain diperbolehkan untuk pindah klub ketika Liga Champions telah berlangsung setengah musim, meskipun pemain ambil bagian dalam kompetisi di babak grup berbeda. Inilah jadi kesempatan besar bagi Manchester City.


Alasannya? Sederhana, Pep Guardiola selaku pelatihnya sudah cukup lama dituntut membawa trofi liga terakbar seantero Eropa, padahal sempat raih treble winners di Barcelona. Messi pun dipercaya jadi salah satu kepingan teka-teki kesuksesan mereka.


Walaupun ada ancaman klausul rilis, ada alasan mengapa City cukup yakin dapat jasa bintang La Albiceleste tersebut secara free. Bagaimana tidak? Efek tak jadinya potong gaji 30 persen membuat Blaugrana dipastikan bangkrut gara-gara masalah keuangan.


Manchester City lantas bisa tertawa puas ketika LaLiga Spanyol juga mengamini kepergian Lionel Messi. Javier Tebas selaku presiden liga Spanyol itu menyatakan agar Barcelona sadar diri jika finansial mereka kalah saing lawan tim besutan Pep Guardiola tersebut.


sumber indosport.com




12 Ribu Masker Gratis Telah Dibagikan Kapolres Rohul ke Warga Guna Cegah Covid-19

ARBindonesia.com, ROKANHULU – Kapolres Rokan Hulu AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat, SIK, MH beserta PJU dan para Kasat Polres Rohul rutin laksanakan Safari Shubuh keliling, kali ini bertempat di Masjid Al – Ikhlas Lubuk Bandung Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu 


Selain itu Polres Rokan Hulu juga telah membagikan masker gratis kepada warga, disetiap Pelaksanaan Shubuh Keliling (Shuling) dan Jum’at Keliling (Jumling) “Ada 12.000 masker yang sudah dibagikan secara gratis kepada warga” Ujar Kapolres kepada Wartawan Sabtu (21/11/2020) Pagi.


Acara Safari Shubuh keliling dipimpin oleh Kapolres Rohul AKBP Taufiq LN, Kegiatan ini digelar untuk mengkampanyekan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, juga menghindari kerumunan dalam rangka operasi yustisi penggunaan masker.


 “Kegiatan ini pun bertujuan melaksanakan pendisiplinan pemakaian masker kepada masyarakat, baik pengguna jalan raya, pedagang, sopir dan kernet truk agar selalu memakai masker ketika keluar rumah,” kata Taufiq.
 
Disetiap kesempatan Kapolres Rohul selalu menghimbau kepada jamaah agar selalu pedomani dan terapkan protokol kesehatan saat beraktifitas dan di musim penghujan ini warga diminta agar selalu tetap waspada terhadap bencana banjir dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan.


Kapolres juga tak bosan bosannya mengimbau untuk suksesnya pelaksanaan Pilkada 2020 di Rohul. “Ini adalah tanggung jawab kita bersama, mari kita wujudkan pilkada yang aman tertib dan kondusif serta pilkada yang sehat dengan selalu menerapkan  protokol kesehatan”.


“Memakai masker itu jangan karena takut ada Petugas namun diharapkan atas kesadaran masyarakat itu sendiri untuk memutus mata rantai penyebaran COVID -19,” pungkasnya. (***/Alfian Top





Tumbuhkan Kewirausahaan bagi Penerima Layanan, Balai Anak Rumbai Kembangkan Art Therapy

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Penyebaran Covid-19 telah mengubah kehidupan kita dari berbagai macam aspek, tak terkecuali bagi penerima layanan. Balai Anak Rumbai Pekanbaru melakukan upaya menciptakan berbagai inovasi bersama Penerima layanan sehingga dapat menjawab kebutuhan dan tantangan layanan ke depan, Sabtu (21/11/2020).


Art Therapy bagian dari Implementasi Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi penerima layanan berbasis residensial dengan pelatihan vokasional dan pembinaan kewirausahaan bagi Penerima Layanan yang sedang menjalani Rehabilitasi sosial di Balai Anak Rumbai Pekanbaru.


Terapi Seni _(Art Therapy)_ sebagai salah satu media untuk menjaga kesehatan mental bagi Penerima layanan dengan cara-cara kreatif termasuk membuat karya seni.


Balai anak Rumbai Pekanbaru mengembangkan Art Therapy bagi Penerima Layanan dengan menciptkan produk lampu tidur hias dari Pipa paralon bekas, berbagai miniatur kerajinan dari besi bekas serta pembuatan Tanjak (ikat kepala khas melayu Riau).


Kepala BRSAMPK Rumbai Pekanbaru, Ahmad Subarkah mengungkapkan kegiatan Art Therapy ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan vokasional, menumbuhkan jiwa kewirausahaan serta pemanfaatan waktu luang yang positif bagi Penerima Layanan.


“Pembuatan lampu tidur dari Pipa Paralon bekas, pembuatan Tanjak dan  Pembuatan miniatur dari besi menghasilkan  miniatur piano, pompa minyak, gitar, Pot bunga shabby dan miniatur produk lainnya dilaksanakan dengan pendampingan dari pekerja sosial, instruktur, dan pembina lainnya serta melibatkan  mahasiswa magang dari Universitas Islam Riau, Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Mahasiswa UIN Sultan Syarif kasim,” imbuhnya.


Sementara itu, Yustisia selaku pekerja sosial menyampaikan Aktivitas seni dalam _Art Therapy_ bukanlah hanya kegiatan untuk mengisi waktu luang, melainkan mempunyai dampak secara psikologis bagi yang melakukannya.


“Selain Kegiatan Art Therapy, bagi Penerima Layanan bukan hanya ditujukan sebagai wadah ekspresi diri, namun ketertarikan Penerima layanan melakukan kegiatan tersebut digerakkan oleh dorongan-dorongan alam bawah sadar yang membuat dorongan tersebut tersalurkan dengan tepat dan membuat diri Penerima Layanan menjadi lebih nyaman lagi, sehingga berdampak positif bagi pikiran emosi dan perilaku,” ujar Yustisia


Terkahir dikatakannya Penerima layanan terlihat sangat antusias ketika mengikuti setiap sesi kegiatan Art Therapy dan diharapkan selain dapat bermanfaat untuk diri penerima layanan dalam mengeksplorasi dan memahami diri.


“Hasil Art Therapy ini menghasilkan produk dan mempunyai nilai jual sehingga menambah kepercayaan diri bagi Penerima layanan dengan produk karya seni nya dihargai,” tutupnya. (hms Balai Anak Pekanbaru)


editor arb




Lembaga Cegah Kejahaan Indonesia (LCKI) Membagikan Masker Untuk Masyarakat.


ARBindonesia,com.Dumai-Lembaga Cegah Kejahatan Indoneia di Kota Dumai (LCKI) membagi-bagi masker kepada masyarakat,guna mencegah penularan Virus Covid 19.


Jum’at 20/11/2020 Telah di lakukan pembagian masker kepada masyarakat yang di lakukan langsung oleh lembaga LCKI yang berada di Kota Dumai.


Pembagian masker titik awal nya berlokasi tepat di simpang Polres Dumai hingga berlanjut ke Purnama kecamatan Dumai Barat dan kecamatan sungai sembilan yang di laksanakan mulai dari pukul 09:00 wib hingga selesai.


Dalam pembagian masker di hadiri oleh beberapa anggota LCKI salah satu nya adalah bpk Zaharrudin.


Di kesempatan itu bpk Zaharrudin atau yang biasa di sapa pak Zahar itu menyampaikan kepada ARBindonesia,com.Beliau menghimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan,dengan cara tetap memakai masker,cuci tangan,dan jaga jarak agar kita terbebas dari Virus Covid 19 yang melanda di Negara kita ini khusus nya Kota Dumai.(hrk)





Kemensos RI melalui Balai Anak Rumbai Lakukan Respon Kasus atas Bayi yang Sengaja Dibuang Orang Tuanya di Rohul

Foto: Proses serah terima anak yang lakukan Dinsos Rohul kepala Balai anak Rumbai Pekanbaru.


ARBindonesia.com, PEKANBARU – Kementerian Sosial melalui Balai Anak “Rumbai” di Pekanbaru lakukan respon kasus terhadap bayi yang sengaja dibuang orangtuanya di Desa Persiapan Suka Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau, Pekanbaru (18/11/2020).


Bayi berjenis kelamin perempuan ini di temukan oleh warga di tengah – tengah kebun sawit milik masyarakat dengan terbungkus goni (karung) bekas gula pada tanggal 11 November 2020 yang lalu.
Warga yang menemukan bayi langsung melapor ke Polsek Tambusai Utara yang segera membawa ke Puskesmas terdekat, kondisi bayi saat itu masih dalam keadaan hidup dan sehat.


Intervensi krisis terhadap bayi sudah dilakukan oleh satuan bakti pekerja sosial Kabupaten Rokan Hulu dan Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hulu dengan melakukan kerjasama dengan beberapa tokoh masyarakat, Kepala Desa, Polsek Tambusai Utara dan Bidan setempat.


Intervensi krisis guna menyelamatkan nyawa anak. Bayi ketika ditemukan oleh warga ari-ari nya masih menempel dan bayi ditemukan pukul 13.00 wib dan bayi dirawat di bidan setempat. Polsek Tambusai Utara sudah menetapkan ibu bayi Ny. SRL sebagai tersangka setelah dilakukan penyelidikan.


Diketahui dari hasil penyelidikan Ibu bayi membuang bayi dikarenakan malu karena bayi tersebut merupakan hasil hubungan diluar nikah.


Atas hal tersebut, tim respon kasus Balai anak “Rumbai” yang terdiri dari pekerja sosial dan pengasuh balita melakukan koordinasi dengan Pihak Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hulu dan Sakti Peksos Kabupaten Rokan Hulu.


Tim respon kasus diterima oleh Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hulu. Dinas Sosial menyambut  baik  kehadiran petugas dari Balai Anak Rumbai Pekanbaru.


Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi Anak) merupakan kegiatan yang dilaksanakan balai melalui 3 (tiga) Pedekatan; Keluarga, Komunitas dan Residensial.


Untuk kasus bayi yang di buang dan penelantaran ini merupakan salah satu dari tujuh kegiatan Atensi yang dilakukan oleh Balai Anak “Rumbai” Pekanbaru dalam hal memastikan Perawatan sosial dan pengasuhan anak.


Rika selaku selaku Sakti Peksos yang ditempatkan di Kabupaten Rokan Hulu menyampaikan kronologi awal kasus dan langkah-langkah yang sudah dilakukan.


“Sebaiknya bayi ini ditempatkan sementara di Balai Anak Rumbai untuk mengamankan anak selama proses hukum ibunya, sejalan dengan proses hukum karena sekarang banyak yang mau mengangkat bayi nya sebagai anak, namun kita edukasi masyarakat agar menempuh proses adopsi,” ujar Rika.


Selain itu,  Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hulu, April Liyadi  mengaku bahwa di Kabupaten Rokan Hulu belum tersedia tempat untuk mengamankan anak seperti kasus yang saat ini.


“Maka dari itu saya tugaskan untuk komunikasi dengan Balai Anak Rumbai Pekanbaru untuk dilakukan perlindungan bayi yang ditemukan oleh masyarakat ini. Kami juga akan mengedukasi bagi warga yang mau mengadopsi agar bisa memenuhi persyaratan yang sudah diatur dan ditentukan,” ungkapnya.



Sementara itu, Pekerja Sosial dari Balai Anak “Rumbai” Pekanbaru, Yustisia mengungkapkan  Balai Anak Rumbai hadir untuk memastikan keselamatan bayi dan memastikan pengasuhan bayi kedepan.


“Keselamatan nyawa bayi hal yang utama, seiring proses hukumnya kita juga bisa edukasi masyarakat agar dapat memenuhi persyaratan adopsi secara legal. Untuk kasus-kasus seperti ini bisa dilakukan Foster Care (perawatan anak) yang diproses oleh Lembaga Pengasuhan Anak (LPA) dan ditetapkan melalui surat keputusan kepala Dinas Sosial kabupaten/Kota setempat. Keberlanjutan pengasuhan bayi ini menjadi isu penting dalam proses pembahasan kasus nantinya,” ungkap Yustisia


Untuk diketahui, Pihak Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hulu menyetujui bayi untuk dibawa ke Balai Anak Rumbai. Proses serah terima langsung di lakukan di Dinsos Rohul yang di tanda tangani langsung oleh Tri Alfina Lestari selaku Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan disaksikan oleh April Liyadi selaku sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hulu. (rl/humas)


Editor Arbain