Lama Terparkir, Gerobak Warung Baznas Inhil ini Tak Tau Kapan Akan Diserahkan

Gerobak Warung yang terparkir dihalaman Kantor Baznas Inhil, foto arbindonesia.com


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sudah cukup lama Gerobak Warung ‘berlebel Baznas Kab.Inhil’ ini terparkir di halaman Kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).


Entah apa sebabnya, bantuan Gerobak Warung tersebut hingga berakhirnya tahun 2020 tak juga kunjung diserahkan kepada yang berhak menerimanya.


Ketua Baznas Inhil, HM Yunus Hasbi, S.Ag, M.Ag, MM saat dikonfirmasi arbindonesia.com mengatakan bahwa Gerobak Warung tersebut sudah ada nama-nama penerima bantuan gerobak warung tersebut (Mustahiq).


“Untuk penyalurannya kita siapkan dulu segala sesuatunya. Kalau Penerimanya untuk di dalam kota (Tembilahan),” kata Yunus saat dihubungi melalui seluler, Senin (4/1/2021).


“Ini kita lagi bincang dengan Mustahiqnya. Artinyakan ini sebelum menerima sesuatu kita bina dulu, kita beri informasi dulu. Karena inikan bantuan yang bersifat agama,” tambah Ketua Baznas.


Selain itu, HM Yunus Hasbi mengakui bahwa penyerahan Gerobak Warung tersebut harusnya dilaksanakan di tahun 2020. Akan tetapi bantuan tersebut bukan hanya diberikan gerobaknya saja, tetapi disertai dengan isi gerobaknya.


“Untuk isinya di tahun 2021 ini, dan biaya isinya antara 10 sampai 15 juta. Jadi yang diserahkan bukan Gerobaknya saja tetapi beserta isinya,” imbuh Yunus.


Saat ditanyai mengenai kapan Gerobak Warung tersebut di tahun 2021 ini akan diserahkan kepada Mustahiqnya, Yunus mengakui belum dapat memastikan kapan waktu akan diserahkan bantuan Gerobak Warung tersebut.


“Untuk penyerahannya belum bisa kita menyebutkan itu, karena panjang juga koordinasinya. Yang jelas kita tentunya ingin cepat melakukan penyalurannya,” tutup Yunus.


Arbain




UGD Puskesmas Sungai Salak Terpaksa Ditutup Sementara, ini Sebabnya

Foto: plang informasi penutupan sementara pelayanan UGD Puskesmas Sungai Salak


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pelayanan pada Unit Gawat Darurat (UGD) di Puskesmas Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpaksa dilakukan penutupan untuk sementara waktu.


Kepala Puskesmas Sungai Salak melalui KTU KPM Sungai Salak, Didik saat dikonfirmasi mengatakan, penutupan sementara dikarenakan adanya seorang pasien yang dinyatakan positif terpapar covid-19 oleh pihak RSUD Tembilahan.


Sebelum dinyatakan positif covid, pasien tersebut sempatkan mendapatkan perawatan di UGD Puskesmas Sungai Salak selama dua hari karena mengalami struk ringan.


“Pasien pada saat masuk ke UGD Puskesmas Sungai Salak telah dilakukan Rapid Tes, hasilnya non reaktif. Karena hari ini kondisi kesehatannya turun, lalu di rujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan. Setelah dirujuk, lalu dilakukan tes swab oleh rumah sakit, ternyata hasilnya positif,” kata KTU Puskesmas Sungai Salak kepada arbindonesia.com, Selasa (5/1/2021).


Lanjutnya, selama dua hari dirawat di UGD Puskesmas Sungai Salak, petugas banyak yang mengalami kontak langsung dengan pasien.


“Saat ini, petugas di UGD ada yang bergejala batuk dan pilek. Atas persetujuan dari Dinas Kesehatan maka untuk sementara pelayanan di UGD kita tutup sampai tanggal 10 Januari 2021 ini,” imbuh Didik.


“Yang tutup hanya UGD saja, kalau rawat jalannya tetap buka seperti biasa,” tambahnya.


Secara terpisah, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, Saut Pakpahan membenarkan adanya pasien rujukan dari Puskesmas Sungai Salak yang positif terpapar covid-19 setelah dilakukan tes swab oleh RS Tembilahan.


“Benar, pasien tanpa gejala. Saat ini masih berada di RSUD Puri Husada, masih dilakukan pemeriksaan. Jika hasil pemeriksaan normal, maka akan dilakukan isolasi di Rumah Sakit Covid. Tetapi jika pasien ada keluhan dan hasil Lab nya mendukung, maka akan dirawat di Puri Husada,” kata Saut Pakpahan kepada arbindonesia.com, Selasa (5/1/2021).


Selain itu, Saut juga mengatakan telah melakukan tracing (pelacakan kontak) terhadap orang yang mengalami kontak erat dengan pasien.


“Untuk orang yang kontak erat dengan pasien, secepatnya akan dilakukan Swab,” tutup Saut.


Arbain




Peringati Hari Amal Bakti Ke-75, ini yang Disampaikan Bupati Inhil

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dalam rangka memperingati hari Amal Bakti Ke-75, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Upacara, Selasa (5/1/2021) di halaman kantor Kemenag Inhil.


Dalam upacara tersebut, Bupati Inhil, Drs HM Wardan selaku pembina upacara, dalam amanatnya menyampaikan sejarah panjang berdirinya Kementerian Agama secara resmi.


Sejak dibentuknya melalui usulan sejumlah tokoh ulama dalam sidang Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) pada 3 Januari 1946,
Kemenag RI pertama kali dipimpin oleh Menteri Agama H Mohammad Rasjidi.


“Selayaknya kita berterima kasih dan mendoakan semoga amal bakti para perintis, pendiri, dan pembangun Kementerian Agama mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa, dan kita semua diberi kekuatan dalam melanjutkan cita-cita mereka untuk
kepentingan bangsa, negara, dan agama,” kata Bupati.


Lanjut HM Wardan menyampaikan, diusia Kemenag yang ke-75, HM Wardan mengajak agar memaknai segala prestasi yang telah dicapai dan menempatkannya sebagai momentum untuk menebalkan niat dan motivasi dalam mencapai yang
lebih baik lagi di masa mendatang.


Peringatan Hari Amal Bakti tahun ini mengusung tema “Indonesia Rukun”. Tema ini sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan
umat beragama sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju.


Pengembangan toleransi dan kerukunan
antar umat beragama merupakan karya bersama para Tokoh Agama, para Menteri Agama dan aparatur Kementerian dari masa-kemasa.


Toleransi dan kerukunan antar umat beragama dilakukan dengan tanpa mengusik akidah dan keimanan masing-masing pemeluk agama.


“Di negara yang berdasarkan Pancasila ini, tidak ada diktator mayoritas atau tirani minoritas. Dalam kaitan itu, semua umat beragama dituntut untuk saling
menghormati hak dan kewajiban masing-masing, di mana hak seseorang dibatasi oleh hak-hak orang lain,” tegas Bupati yang dikenal dengan sosok pemimpin Agamis.


Selain itu, Bupati dua periode ini juga menuturkan bahwa Pancasila adalah ideologi pemersatu yang merangkum nilai-nilai keindonesiaan sebagai bangsa yang beragama. Sila pertama dan utama Pancasila yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa, meneguhkan identitas nasional sebagai bangsa yang beragama dan bermoral.


Komitmen religius dan moralitas menjadi barometer apakah suatu bangsa dapat menjadi bangsa yang besar atau tidak. Sejalan dengan itu, tugas dan tanggung jawab sejarah bagi seluruh bangsa Indonesia adalah mengisi negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa ini sejalan dengan asas demokrasi dan kedaulatan rakyat.


“Bangsa Indonesia, dari generasi ke generasi harus bisa menjaga komitmen nasional tentang landasan bernegara di tengah dahsyatnya percaturan global di bidang geopolitik, ekonomi, kebudayaan, ilmu pengetahuan, teknologi dan lain-lain,” paparnya,” tuturnya.


Usai menggelar upacara, Bupati Inhil meresmikan Musholla Kemenag Inhil yang ditandai dengan pemotongan pita.
Pada akhir acara, Bupati mendapat kejutan dan ucapan selamat ulang tahun dari Kakan Kemenag beserta seluruh staf.


Pada upacara tersebut juga dilakukan pula penyematan anugerah Satya Lencana Karya Satya kepada Guru-guru MI, MTs, dan MA serta staf di Lingkungan Kemenag Inhil oleh Bupati.


Untuk diketahui, upacara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua PC Muslimat NU Inhil Hj Zulaikhah Wardan SSos ME, Kepala Kantor Kemenag Inhil, sejumlah Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Inhil, Ketua DWP Kemenag beserta anggota, dan para peserta upacara.


Editor Arbain




Gelar Rapat Evaluasi, Bupati Inhil Berang Masih ada ASN yang Terlambat Datang

Foto: Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, HM Wardan


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan berang terhadap oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih kedapatan terlambat datang saat menghadiri rapat evaluasi kegiatan pembangunan tahun anggaran 2020, Senin (04/01/21).


Atas keterlambatan tersebut, rapat yang dihadiri seluruh OPD dilingkungan Pemkab Inhil ini sempat molor dari jadwal yang telah ditetapkan.


“Yang seharusnya undangan jam 9, pukul 9 kurang 15 hendaknya sudah ada disini. Jangan Bupati, Wakil, dan Sekda sudah duduk disini kita masih berkelut dengan absen-absen,” berang Bupati Inhil, HM Wardan.


Lanjutnya, hal ini sudah menunjukkan bahwa diawal saja sudah tidak komitmen dengan ikrar dalam kedisiplinan. Kalau sudah berikrar untuk disiplin, mari sama-sama memulai dan meningkatkan kedisiplinan.


“Tahun 2021 ini adalah tahun disiplin dan tahun peningkatan kinerja dalam melaksanakan tugas-tugas,” kata HM Wardan menekankan.


Foto: Rapat evaluasi kegiatan pembangunan tahun anggaran 2020, Senin (04/01/21).


Selain itu, dalam rapat evaluasi tersebut, Bupati Inhil juga menenilai kinerja pemerintah daerah selama ini belum maksimal dan belum sesuai dengan yang diharapkan.


“Maka dari hasil evaluasi inilah pedoman dasar kita untuk melakukan perbaikan-perbaikan dalam rangka melaksanaan tugas dan kegiatan di tahun 2021 ini,” imbuh Bupati dua periode.


Terakhir disampaikannya, bahwa selaku pimpinan akan terus berupaya berkomitmen untuk meningkatkan kedisiplinan terutama disiplin waktu.


“Disiplinlah waktu masuk kantor, apel pagi dan apel pulang sama seperti biasanya, ini yang ingin saya tekankan juga. Mungkin selama ini kita kurang disiplin, mengawali tahun 2021 mari kita tingkatkan kedisiplinan dan kinerja kita,” harap HM Wardan.


“Kalau kita sama-sama sepakat dan setuju untuk meningkatkan kedisiplinan kita, pengalaman tadi jangan terulang kembali,” akhirinya.


Arbain




'Menggenjot' Sektor Pariwisata Inhil Dimasa Pandemi Covid-19

Dodi Sukma, R.A, S.Hut, M.Si , Dosen Universitas Lancang Kuning (Unilak)


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dodi Sukma, R.A, S.Hut, M.Si , Dosen Universitas Lancang Kuning (Unilak) memaparkan upaya yang harus dilakukan dalam ‘menggenjot’ pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada masa pandemi Covid-19.


Menurut pria kelahiran Tembilahan ini, untuk ‘menggenjot’ pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata, pertama yang harus difokuskan adalah membenahi destinasi wisata domestik, khususnya wisata alam.


(Wisata Domestik = Wisata didalam negeri sendiri)


Sebab pada masa pandemi hingga pasca pandemi covid-19 nantinya, wisata alam akan menjadi primadona di tahun 2021 ini.


Hal itu dikarenakan adanya perubahan perilaku masyarakat dalam memilih destinasi wisata selama masa pandemi ini.


“Masyarakat akan cenderung memilih destinasi wisata domestik dibandingkan wisata luar negeri. Tak hanya itu, masyarakat juga akan lebih cenderung memilih wisata alam untuk tujuan destinasi wisatanya,” papar Dosen Pariwisata Unilak kepada arbindonesia.com, Minggu (3/1/2021).


Lanjutnya, saat ini pemerintah Indonesia telah mengumumkan penutupan pintu masuk sementara bagi seluruh Warga Negara Asing (WNA) termasuk wisatawan mancanegara dari semua negara pada tanggal 1 hingga 14 Januari 2021 mendatang.


Kebijakan tersebut diambil terkait dengan munculnya varian baru covid-19, yang disebut menular lebih cepat.


Dengan demikian, untuk mensiasati hal tersebut, program ‘Bangga Berwisata’ di Indonesia menjadi salah satu strategi yang ditawarkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dalam upaya menggenjot pariwisata dalam negeri pada tahun ini.


“Sejalan dengan itu, untuk menggenjot sektor pariwisata di Kabupaten Inhil, mari kita buat program Bangga Berwisata di Inhil,” ajak Dodi.


“Mari sama-sama membenahi destinasi wisata dengan tetap menjaga protokol kesehatan cleanliness, health, safety, dan environmental sustainability (CHSE),” tambah Dodi.


Menurut Dosen Unilak ini, protokol Kesehatan berbasis CHSE pada sektor pariwisata adalah hal yang penting untuk diterapkan bagi pemerintah maupun masyarakat setempat.


Sebab, dimasa Pandemi ini wisatawan akan selektif bagaimana memilih destinasi yang aman untuk mereka kunjungi.


Untuk itu, pemerintah daerah harus jeli mencermati perubahan perilaku dan motivasi kunjungan wisatawan agar pendapatan dari sektor pariwisata dapat mendongkrak perekonomian masyarakat dimasa pandemi Covid-19.


“Kabupaten Inhil memiliki potensi dan daya tarik wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan, seperti Pantai Solop, Bukit Condong, Air Terjun 86, Atraksi Wisata Sampan Leper dan Menongkah, serta beberapa tempat wisata lainnya yang belum terekspos,” ungkap Dodi.


“Hanya tinggal sedikit pembenahan destinasi wisata domestik saja, dalam hal ini untuk wisata alamnya,” tutup Dodi Sukma, R.A, S.Hut, M.Si.


Untuk diketahui, pariwisata merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar di Indonesia, serta pengaruhnya sangat besar dalam mendongkrak perekonomian masyarakat di Republik Indonesia.


Arbain




Posko Granat Peduli Dikunjungi Ketua Kadin dan Mantan Camat Kateman

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Ketua Kamar Dagang dan Industri(Kadin) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Bersama Mantan Camat Kateman mengunjungi posko bencana Granat Inhil Peduli,sabtu(2/1/2021) sore.


Kunjungan itu untuk melakukan silaturahmi serta meninjau sarana dan prasarana posko dalam melaksanakan donasi kemanusiaan untuk korban bencana di desa kuala selat Kecamatan Kateman yang terjadi pada ju’mat lalu.


“Kita bersama melakukan silaturahmi dan meninjau posko Granat,Semoga Kegiatan sosial yang dilaksanakan Granat dalam membantu masyarakat yang terkena musibah menjadi motivasi kita bersama untuk saling berbagi,”Ujar ketua Kadin Inhil H.Ardiansyah.


Sementara itu, Marlis Syarif yang pernah bertugas pada tahun 2016-2017, mengungkapkan rasa dukanya atas musibah bencana yang terjadi di Desa Kuala Selat beberapa waktu yang lalu.


Ia juga mengapresiasi apa yang dilakukan Organisasi granat Inhil dalam melaksanakan kegiatan sosialnya untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah.


Pada kunjungan tersebut diserahkan meja beserta kursi untuk mendukung sarana posko Granat Peduli Inhil dalam menjalankan donasinya.


Ketua Granat Inhil mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ketua Kadin Inhil,Marlis Syarif dan Kapolsek Tembilahan Hulu AKP. Rhino Handoyo ke posko Granat Inhil Peduli.


“Kami Mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari bapak bapak ke posko kami,apa yang kami lakukan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap saudara saudara kita yang tertimpa musibah,”ungkapnya.


“Posko bencana ini kami buka hari ini untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah di kuala selat,”lanjutnya.


Dikatakannya Zakaria, bagi masyarakat yang ingin mendonasikan rezekinya untuk saudara yang tertimpa musibah dapat menyerahkannya langsung ke Posko yang beralamat di Jalan Subrantas Tembilahan.


Selain itu,Bagi yang ingin melakukan donasi namun tidak bisa menyerahkan langsung ke Posko Bencana Granat Inhil Peduli bisa menyalurkannya melalui rekening bendahara Granat Peduli Inhil Bank BNI dengan Nomor rekening: 0953916881 atas nama Nur Apriani Parisa.


Untuk diketahui,musibah ombak besar disertai angin kencang melanda desa kuala selat pada hari jumat siang dan mengakibatkan 24 rumah warga mengalami kerusakan dan 6 diantaranya rusak parah. (*)