Breaking News, Rumah Tunggal di Pekan Arba Terbakar
ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sebuah rumah tunggal di Jalan Pekan Arba, Lorong Rindang Bertuah, Kelurahan Pekan Arba, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terbakar, Senin (11/1/2021) sore sekitar pukul 16.50 Wib.
Dari pantauan langsung di lokasi pada pukul 17.14 wib, terlihat 2 buah mobil pemadam kebakaran saat ini tengah berupaya memadamkan api yang tengah berkobar.
Hingga berita ini diterbitkan belum diketahui penyebab kebaran dan kerugian yang ditimbulkan atas musibah kebakaran tersebut.
Arbain
Digrebek Warga, Tiga Oknum Polisi ini Diduga Menggunakan Narkoba
ilustrasi, foto fajar.co.id
ARBindonesia.com, MEDAN – Warga di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut) melakukan aksi nekat dengan melakukan penggerebekan dan menangkap tiga oknum polisi yang diduga tengah menggunakan narkoba jenis sabu.
Dilansir dari pojoksatu.id, ketiganya diketahui satu diantaranya bertugas di Polsek Panai Tengah dan dua lainnya anggota Pol Air Polres Labuhanbatu dengan pangkat Bripka dan juga Brigadir.
Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan adanya kejadian itu.
“(Benar), kejadiannya tanggal 5 (Januari) sore, sekelompok masyarakat yang melakukan penggerebekan terhadap oknum anggota Polri,” ujarnya, Senin (11/1/2021).
Hanya saja, Hadi tidak membeber identitas ketiganya juga apa saja barang bukti yang ditemukan warga saat penggerebekan.
Hadi menjelaskan aksi warga itu lantaran sudah sangat resah dengan aktivitas yang dilakukan ketiga polisi.
“Ketiga orang ini sudah meresahkan masyarakat sekitar. Kemudian masyarakat melakukan penangkapan dan melaporkan ke Polres setempat,” jelasnya.
Ditegaskannya, pihak kepolisian akan bertindak tegas dan memproses para pelaku.
“Saat ini penanganan lebih lanjut, ketiga oknum telah ditarik ke Polres, tidak lagi bertugas di Polsek. Pidananya kita proses, karena ini kasus atensi kali. Bapak Kapolda menekankan berkali-kali bahwa tidak ada tempat untuk pelaku penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.
Hadi mengungkapkan pihak kepolisian berterima kasih atas upaya warga membantu aparat untuk memberantas narkoba.
“Kami menyampaikan terima kasih karena telah membantu petugas kepolisian melakukan hal seperti ini. Kami (juga) terus mengimbau kepada masyarakat jika menemukan oknum siapapun itu, untuk segera melaporkan ke kami untuk ditindaklanjut,” sebutnya.
Editor arb Sumber Pojoksatu.id
Modus VCS, Pria Asal Jambi ini Nyamar jadi Wanita di Medsos untuk Peras Uang Korbannya di Riau
Foto: Pria nyamar di medsos jadi wanita lalu dia peras lelaki yang VCS (dok Istimewa), detik.com
ARBindonesia.com, PEKANBARU – Bermoduskan panggilan video sex (video call sex atau VCS) dengan melakukan penyamaran sebagai wanita di media sosial, pria asal Sarolangun, Jambi ini lakukan pemerasan terhadap korbannya hingga 20 juta.
Dilansir dari detik.com, Ahmad Tantowi (24) ditangkap jajaran Ditreskrimsus Polda Riau atas kasus pemerasan lewat modus panggilan video seks (video call sex atau VCS).
Direktur Ditreskrimsus Polda Riau, Kombes Andri Sudarmadi, mengatakan pelaku ditangkap Rabu (6/1) pukul 17.30 WIB di Sarolangun. Penangkapan setelah adanya laporan pemerasan terhadap korban pria berinisial RS.
“Pada Rabu lalu di Desa Pemusiran, Mandi Angin, Sarolangun dilakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik inisial AT. Pelaku ditangkap atas penyebaran konten asusila dan atau pemerasan,” terang Andri kepada detikcom, Senin (11/1/2021).
Setelah ditangkap, Owi langsung dibawa ke Ditreskrimsus Polda Riau. Di hadapan polisi, dia mengakui membuat akun media sosial palsu dengan foto profil gadis tanpa busana alias bugil.
“Modusnya pelaku membuat akun palsu atas nama Chidy Moy yang menggunakan foto profil seorang perempuan. Pelaku mengambil foto perempuan tersebut dari internet,” kata Andri.
Setelah membuat akun, pelaku mencari beberapa korban secara acak dengan melakukan chatting terlebih dahulu. Isi chatting yaitu memancing korban untuk melakukan video call sex.
“Pelaku sudah mempersiapkan sebuah video porno di salah satu handphone lainnya, pelaku di sini menggunakan dua handphone. Handphone pertama untuk melakukan video call dan handphone yang kedua untuk memutar video porno yang kemudian diarahkan ke kamera handphone pertama,” katanya.
Ketika video call sex berjalan, pelaku lalu merekam layar atau screenshoot korban yang sedang melakukan VCS. Setelah itu pelaku memeras korban dengan meminta pulsa atau sejumlah uang.
“Jika tidak diberi, tangkapan layar tersebut akan disebarkan ke rekan-rekan Facebook korban. Pelaku awalnya meminta Rp 7 juta dan sudah dikirim,” kata mantan Kapolres Banyuasin tersebut.
Tak sampai di situ, pelaku kembali minta uang lagi ke korban sebesar Rp 13 juta. Merasa diperas, korban pun akhirnya melaporkan ke Ditreskrimsus Polda Riau pada Selasa (29/12/2020) dengan Nomor : LP/05/I/ 2021/SPKT/RIAU.
Dari pelaku diamankan 2 buah handphone, 1 buku tabungan, ATM, dan KTP milik pelaku. Atas perbuatannya, pelaku diancam UU ITE dengan ancaman 12 tahun penjara.
Editor arbain Sumber detik.com
Sebelum Pesawat Terjatuh, Pramugari Mia TW Sempat Telpon Ibunya Bilang ini
Pramugari pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Mia Tresetyani Wadu
ARBindonesia.com, JAKARTA- Pramugari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 asal Denpasar, Bali, Mia Tresetyani Wadu sempat bercerita ke ibunya jika pesawat yang ditumpanginya delay karena hujan deras.
Pramugari berusia 23 tahun itu diketahui sempat menelepon ibunya sebelum pesawat yang ditumpanginya hilang kontak dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu 9 Januari 2021.
Kakak sepupu Mia, Ginsir mengatakan, dalam percakapan telepon itu, Mia sempat bercerita penerbangannya delay gara-gara hujan deras.
“Ya, sekitar dua jam sebelum kejadian, Mia sempat kontak ibunya, Ni Luh Sudarni. Ibu berpesan untuk berhati-hati,” kata Ginsir kakak sepupu Mia kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (10/1/2021).
Sore harinya, Sudarni dan suaminya, Zet Wadu mendapatkan kabar dari pemberitaan media pesawat yang ditumpangi putrinya los kontak dan jatuh di sekitar Kepulauan Seribu.
Pasangan suami istri itu pun sangat terpukul dengan nasib putrinya kelahiran 23 November 1998 itu. “Bapak dan ibu syok kemudian kami yang menghandel telepon,” ujar Ginsir.
Mia baru sekitar tiga tahun bekerja di Sriwijaya Air. “Terakhir dia pulang ke rumah Agustus tahun lalu,” ucap Ginsir.
Rencananya, kakak almarhumah, Ardy S Cornelis Wadu dan sang paman akan berangkat ke Jakarta untuk membantu proses identifikasi.
“Mungkin dua hari ke depan berangkatnya,” kata Ginsir.
Dia menuturkan, pihak keluarga pertama kali mendapat kabar dari pemberitaan media yang merilis nama-nama penumpang Sriwijaya, Sabtu sore kemarin.
Sumber okezone.com
Warga Keluhkan Kondisi Jalan di Dalam Kota, ini Respon Bupati Inhil
ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Warga mengeluhkan kondisi jalan di dalam Kota Tembilahan, terutama di Jalan Kayu Jati Kecamatan Tembilahan Hulu dan Jalan Sungai Beringin Tembilahan yang kondisinya saat ini semakin memprihatinkan.
Merespon keluhan masyarakat, Bupati
Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan langsung memperintahkan Dinas PUPR untuk langsung melakukan pemeliharaan ruas jalan Kayu Jati di Kecamatan Tembilahan Hulu.
“Saya langsung perintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera mengambil tindakan sesuai ketentuan,” kata Bupati, Ahad (10/12/021).
Senada dengan warga yang meminta agar ada perbaikan terhadap kondisi jalan tersebut. Pada prinsipnya, Bupati juga demikian. Hanya saja meski dilakukan sesuai mekansime dan ketentuan yang ada.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Inhil, Umar, ST MT mengaku langsung diperintahkan orang nomor satu di Inhil untuk mengambil tindakan sebagai mana yang dia perintahkan oleh Bupati Inhil.
Dia mengakui untuk perbaikan Jalan Kayu Jati, seyogyanya sudah dapat langsung dikerjakan beberapa hari lalu. Hanya saja terkendala kondisi alam. Dimana saat ini sebagain besar ruas jalan masih digenangi air pasang rob.
“Jadi kita sedikit terkendala. Makanya agak telat. Tapi hari ini (Ahad, red) langung kita kerjakan sebagai mana perintah pak Bupati, tersebut,” jawabnya.
Sedangkan Jalan Sungai Beringin, lanjut Umar, menjadi tanggung jawab dan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
Walau demikian, pihaknya sudah berkoordinasi mengenai program perbaikan jalan itu.
“Jawaban teman-teman di Provinsi, akan segera ada pemeliharaan pada 2021 ini,”simpulnya. (*)
Editor arbain
Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Penghafal Al-Quran Selamat dari Maut
Keluarga penumpang di bandara pontianak (foto: Istimewa)
ARBindonesia.com, JAKARTA- Rachmawati seorang penghafal Al-qur’an turut berduka sekaligus merasakan keajaiban dari Allah SWT. Sebab ia merasa selamat dari maut atas jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.
Rachmawati yang merupakan warga Mempawah, Kalimantan Barat mengaku akan berangkat ke kampung halamannya di Pontianak dengan menumpangi Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang dinyatakan jatuh itu.
Namun karena hasil tes swab belum keluar hingga dirinya harus menunggu penerbangan hingga ke esokan harinya.
“Sebenarnya saya akan berangkat menggunakan pesawat tersebut, tetapi karena menunggu hasil PCR Swab yang baru siang hari ini keluar, jadi batal ikut pesawat itu,” kata Rachmawati dilansir dari Tribunpontianak.co.id melalui telepon.
Mantan Qoriah Internasional tahun 1985-1986, baru akan berangkat pada Minggu (10/01/21) siang ini.
“Karena PCR SWAB baru keluar tadi, akhirnya saya jadinya berangkat besok (Minggu) menggunakan pesawat Air Asia,” ujar
Setelah kejadian pesawat itu hilang kontak, kata Rachmawati, pihak keluarga pun banyak yang menghubunginya. Sebab, di daftar nama penumpang tertera namanya.
“Tadi banyak yang telepon juga, anak dan saudara yang di Mempawah dan Sambas, karena beredarnya nama penumpang, yang tertera ada nama saya, dan pihak keluarga juga sebenarnya sudah tahu kalau saya rencana pulang hari ini,”katanya. (*)