Gesa Pembangunan Sektor Perhubungan, Bupati Inhil Kunjungi Kemenhub RI

Bupati Inhil Kunjungi Kemenhub RI

ARBIndonesia.com, JAKARTA – Dalam menggesa peningkatan pembangunan infrastruktur pada Sektor Perhubungan di Kabupaten Indragiri Hilir, Bupati Inhil HM Wardan mengunjungi Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jum’at (12/3/2021) di Jalan Merdeka Timur No 5 Jakarta Pusat.

Dalam kunjungannya, Bupati Inhil didampingi oleh Sekda Inhil, H Afrizal, dan beberapa pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Inhil diantaranya Kadis Perhubungan, Kadisperindag, Kabid Aset BPKAD, Kabid Sarpras Perhubungan dan Direktur BUMD Kelapa Inhil Gemilang (KIG), dan disambut langsung oleh Kepala Badan Litbang Kementerian Perhubungan RI, Dr. Umar Aris, SH, MM, MH.

Pada kunjungan tersebut, Bupati Inhil memanfaatkan momentum dengan melakukan ekspose terkait infrastruktur perhubungan yang ada di Kabupaten Inhil, dengan memprioritaskan pada peningkatan Infrastruktur Pelabuhan Samudera Kuala Enok dan Pelabuhan Parit 21 Tembilahan, serta Bandar Udara Tempuling.

“Ada 3 usulan prioritas sektor perhubungan yang kita disampaikan, yakni peningkatan infrastruktur, pengaktifan penuh Pelabuhan Parit 21 Tembilahan dan Pelabuhan Samudera Kuala Enok,” imbuh HM Wardan, Jum’at (12/3/2021).

“Alhamdulillah apa yang kita usulkan sudah masuk dalam Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN), dan nantinya apa yang menjadi tujuan kita bersama untuk menjadikan Kabupaten Indragiri Hilir sebagai gerbang masuk bagi pengembangan kawasan ekonomi Riau bagian selatan akan segera terwujud,” tambah Bupati Inhil dua periode.

Selain itu, kata HM Wardan, bahwa selain pelabuhan juga disampaikan usulan peningkatan Bandar Udara Tempuling sebagai akses keluar dan masuk Kabupaten Inhil melalui jalur udara.

“Mulai tahun 2021 ini segala kewenangan terkait Bandara Tempuling merupakan kewenangan penuh dari Kementerian Perhubungan RI,” jelas HM Wardan yang juga selaku Ketua DPD Partai Golkar Inhil.

Dengan ada pertemuan tersebut, Bupati Inhil berharap agar upaya yang dilakukannya ini bersama-sama dengan unsur perangkat daerah dapat segera diwujudkan oleh Pemerintah Pusat.

“Kita berharap Pemerintah Pusat dapat segera mewujudkan apayang menjadi harapan kita bersama,” tutup HM Wardan.

Sebagai informasi beberapa hari yang lalu di Tembilahan, Bupati Inhil juga telah menyampaikan ekspose dan proposal terkait usulan program dan kegiatan pembangunan di Kabupaten Indragiri Hilir ke Pemerintah Pusat pada acara Kunjungan Kerja Direktur Alokasi Pendanaan Pembangunan Bappenas RI, H Erwin Dimas, SE, DEA, M.Si dan Anggota DPR RI Komisi V, H Syahrul Aidi Maazad, LC.MA, berserta 4 Kepala Balai Kementerian PUPR RI.

(Litbang Bappeda Inhil)

Editor Arb




Berstatus Mahasiswa, Ekstasi Membawanya Kedalam Bui

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Akibat terkontaminasi barang haram narkotika, RAP (22) seorang warga di Kecamatan Tembilahan Hulu yang masih berstatus mahasiswa terpaksa masuk Bui akibat kepemilikan pil Ekstasi.

RAP ditangkap oleh Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Inhil dan Personil unit Reskrim Polsek Tembilahan di halaman parkir sebuah tempat karaoke Jalan Telaga Biru Kelurahan Tembilahan Hulu, pada Kamis 11 Maret 2021 sekitar pukul 00.30 Wib.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas AKP Warno mengungkapkan penangkapan tersebut berawal informasi dari masyarakat ke Polsek Tembilahan dan Polres Inhil tentang peredaran narkotika di sekitar tempat Karaoke tersebut

“Setelah dilakukan penggeledahan dengan disaksikan oleh RT setempat dan Satpam Karaoke, ditemukan 2 (dua) butir ekstasi merk Kenzo dibawah jok sepeda motor dan uang tunai sebesar 800 ribu,” tutur Warno melalui keterengan tertulis, Kamis (11/3/2021).

Dari hasil interogasi, lanjutnya, RAP mengaku ekstasi didapat dari DOY. Tim pun melakukan pengembangan ke rumah kontrakan DOY yang terletak di Jalan H Abd Gani Tembilahan Kota.

“Sesampainya di rumah kontrakan, kepolisian juga berhasil mengamankan DOY dan melakukan penggeledahan dengan disaksikan oleh Ketua RT dan tetangga pelaku,” ujarnya.

Dari TKP kedua, ditemukan 66 butir ekstasi merk kenzo yang diletakkan dalam 1 buah kotak jam, selain itu juga ditemukan uang tunai sebesar 900 ribu.

“Berdasarkan keterangan tersangka DOY, bahwa barang bukti tersebut diperolehnya dengan cara transaksi di hotel dengan seseorang yang baru dikenalnya,” ungkap Warno.

“Terduga pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolsek Tembilahan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Sementara para pelaku dijerat pasal 114 Jo Pasal 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” tutupnya.

Editor Arbain




Sempat Gagal, China Kini Sukses Luncurkan Roket Long March 7A

Ilustrasi peluncuran roket China. (AFP/STR)

ARBIndonesia.com – China berhasil meluncurkan roket Long March 7A generasi baru, Jumat (12/3) pagi. Peluncuran roket China ini merupakan upaya kedua untuk membawa satelit eksperimental ke orbit setelah setahun sebelumnya gagal.

Melansir CNN, roket itu diluncurkan dari Situs Peluncuran Luar Angkasa Wenchang, di provinsi Hainan selatan China. Roket tersebut membawa satelit Shiyan-9 untuk menguji teknologi baru milik China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC).

CASC membangun satelit eksperimental hanya dalam delapan bulan. Pencapaian itu diklaim merupakan rekor terbaru untuk satelit penginderaan jauh ukuran menengah hingga besar.

Melansir SCMP, roket tersebut berhasil meluncur ke orbit geosinkron yang sesuai dengan rotasi bumi. CASC mengonfirmasi keberhasilan peluncuran tersebut di akun media sosial resminya 40 menit kemudian.

CASC berencana untuk melaksanakan antara tiga hingga lima CZ-7A yang akan diluncurkan hingga 2025. Kesuksesan peluncuran ini disebut sebagai terobosan bagi China karena Long March 7A dapat meningkatkan bobot muatan ke orbit geosynchronous dari 5,5 ton menjadi 7 ton.

CZ-7A adalah roket berbahan bakar cair tiga tahap dengan pengangkatan sedang. Pesawat ini diharapkan memainkan peran penting dalam misi orbit tinggi China.

Roket sepanjang 60 meter dan berat 573 ton ini dirancang terutama untuk pengiriman satelit geostasion, dan dapat diluncurkan dari situs Wenchang dan Pusat Peluncuran Satelit Xinchang di provinsi Sichuan.

CZ-7A adalah varian dari CZ-7 yang dirancang untuk meluncurkan pesawat kargo ke stasiun luar angkasa Tiangong. Dengan kapasitas muatan lebih dari 13,5 ton, CZ-7 dapat mengirim lebih banyak pasokan ke luar angkasa pada satu waktu.

Hal ini juga bisa mewujudkan rencana astronot China untuk tinggal di stasiun luar angkasa lebih lama.

China akan meluncurkan 11 misi tahun ini dan tahun depan saat membangun stasiun luar angkasa Tiangong. 11 misi itu di antaranya tiga peluncuran modul, empat misi kargo Tianzhou, dan empat penerbangan awak.

Long March 7 membuat 12 terobosan dan menguasai 96 teknologi utama, serta mewakili kemampuan mutakhir penelitian dan pengembangan roket China.

Pada Maret 2020 lalu, peluncuran pertama roket China CX-7A gagal karena hilangnya tekanan yang terjadi setelah pemisahan tahap pertama yang menyebabkan kerusakan mesin.

Sumber CNNIndonesia.com




Usai Terima Uang 100 Juta, Peserta KLB Sumut Ngaku Langsung Lapor ke AHY

DPP Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali menghadirkan kesaksian peserta Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara. Foto/SINDOnews

ARBIndonesia.com, JAKARTA – DPP Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali menghadirkan peserta KLB di Deli Serdang , Sumatera Utara. Kali ini, kubu AHY menghadirkan mantan Ketua DPC PD Bolang Mongondow, Sulawesi Utara, Rahman Dontili. Melalui tayangan video, Rahman mengaku menemukan kejanggalan dalam KLB tersebut.

“Kita masuk tanpa diregistrasi, acara dimulai, sidang langsung dipimpin oleh pimpinan definitif Pak Jhoni Allen. Saya datang ke Kongres karena ingin tau seperti apa. Tapi saya melihat yang datang ini bukan pemilik suara,” ujarnya, Jumat (12/3/2021).

Rahman pun mengaku menemukan kejanggalan lain yakni peserta melakukan tanda tangan kehadiran setelah acara KLB selesai. Sehingga dirinya beserta peserta lain harus tanda tangan sampai berulang kali.

“Perlu saya sampaikan, saya juga orang yang memang menerima uang Rp100 juta tapi bukan berarti saya harus diam ketika melihat ketidakbenaran ini. Saya menerima Rp100 juta tapi tidak bisa diam setelah balik dari sana saya coba menghubungi DPP dan melaporkan karena masih mencintai Partai Demokrat ini,” jelasnya.

Rahman mengaku melaporkan kepada DPP bahwa peserta KLB itu bukan pemilik suara sah. Dia meyakini peserta hanya perwakilan-perwakilan saja atau mungkin dari seluruh daerah yang mungkin juga karena menganggap sering kumpul-kumpul saja dan bukan pemilik suara yang sah.

“Jadi saya juga bersama ketua-ketua yang menghadiri ke sana marilah kita memuat fakta, membuka apa yang sebenarnya terjadi di sana, apakah sah karena kita semua orang-orang yang punya akal, punya hati nurani, rapat ini ketika tidak kuorum ya tidak bisa dilaksanakan,” paparnya.

“Kita juga tidak bisa menutup kebenaran kepada Kemenkumham. Saya berharap untuk menolak KLB ilegal Deli Serdang ini, menolak KLB yang ilegal,” pungkas dia.

Sumber Sindonews.com




Tujuan Batam, Bea Cukai Gagalkan Penyeludupan Puluhan Ribu Bayi Lobster

ARBIndonesia.com, SIDOARJO – Bea Cukai Juanda bersama instansi terkait berhasil menggagalkan penyelundupan puluhan ribu bayi lobster melalui jalur udara dari Bandara Internasional Juanda dengan tujuan Batam, Senin (8/3) pagi di Terminal I Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.

Kepala Kantor Bea Cukai Juanda, Budi Harjanto menjelaskan, petugasnya mendapatkan informasi terkait adanya pengiriman benih bening lobster ilegal via udara tujuan Kawasan Bebas Batam. Mendapatkan informasi tersebut, dilakukan pengawasan terhadap kargo yang diduga akan membawa bayi lobster.

“Dari hasil pengawasan, tim mencurigai paket kargo berupa satu karton yang diberitahukan sebagai makanan,” ungkapnya dalam Konfrensi Pers pers yang digelar di Aula Kantor Bea Cukai Juanda, dilansir dari laman beacukai.go.id, Rabu (10/3/2021).

Lanjut Budi, setelah dilakukan pemeriksaan dengan pihak maskapai penerbangan dan Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya I, kedapatan 30 kantong plastik berisi puluhan ribu bayi lobster.

“Paket tersebut dikirim melalui Ekspedisi Muatan Pengangkutan Udara tanpa dilengkapi identitas lengkap pengirim,” papar Budi.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, kedapatan 29 kantong masing-masing berisi 1.000 ekor benih bayi lobster jenis Pasir dan satu kantong sisanya berisi 250 ekor benih bayi lobster jenis Mutiara.

“Dengan demikian Bea Cukai Juanda berhasil mengamankan 29.250 ekor benih bayi lobster dengan perkiraan nilai mencapai Rp 2,9 miliar,” papar Budi.

Kemudian kiriman kargo tersebut diserahterimakan ke BKIPM Surabaya I untuk diproses lebih lanjut.

Upaya pengiriman bayi lobster tersebut diduga melanggar Ketentuan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP). Sebagaimana kita ketahui, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono telah menetapkan larangan ekspor benih bening lobster (BBL) atau benur. Komoditas laut tersebut hanya boleh dibudidayakan hingga ukuran konsumsi baru kemudian bisa diekspor.

Budi menyampaikan, situasi pandemi Covid-19 tak menjadi hambatan pihaknya dalam menjalankan kegiatan pengawasan berkelanjutan dan maksimal terhadap upaya-upaya pelanggaran terhadap Undang-Undang Kepabeanan. Menurutnya, lalu lintas penerbangan yang berangsur kembali ramai menjadi celah para pelaku kejahatan melancarkan aksinya.

“Bersama mari kita perkuat sinergi antar instansi dan aparat keamanan untuk mencegah penyelundupan barang ilegal demi kemaslahatan bersama bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Editor Arbain




Inovasi Perguruan Tinggi Kunci Kemajuan Bangsa

ARBIndonesia.com, SEMARANG – Kemampuan perguruan tinggi dalam beradaptasi pada masa pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) merupakan bukti nyata bahwa perguruan tinggi sebenarnya memiliki kemampuan inovatif, kreatif, inventif, dan adaptif terhadap perubahan.

Berbagai kemampuan tersebut menjadi syarat penting untuk bisa bertahan dalam dinamika perubahan yang sangat cepat di era revolusi industri keempat.

Dilansir dari laman kemdikbud.go.id, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Nizam dalam Rapat Koordinasi (rakor) Pimpinan Perguruan Tinggi Wilayah VI Jawa Tengah di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/3).

Dirjen Dikti menekankan bahwa inovasi menjadi kunci bagi kemajuan suatu negara.

“Kunci untuk bisa maju dan berkembang menjadi negara berpenghasilan tinggi adalah inovasi. Inovasi itu sendiri sumbernya adalah perguruan tinggi dengan kurang lebih 4.600 perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini adalah kekuatan raksasa, sehingga sangat penting untuk terus mendorong inovasi perguruan tinggi,” tutur Nizam.

Aspek tantangan dan peluang untuk menjadi negara maju, lanjut Nizam, harus kita raih. Melihat peluang untuk bisa melompat menjadi negara maju sudah terbuka lebar, Indonesia memiliki bonus demografi dan saat ini Asia menjadi pusat ekonomi dunia.

Lebih dari lima puluh persen nilai perdagangan dunia berada di Asia, sehingga menjadi peluang yang sangat besar dalam memasuki bonus demografi.

“Namun demikian, kita perlu upaya keras karena angkatan kerja yang berpendidikan tinggi saat ini masih di bawah dua puluh persen. Dilihat dari kacamata SDM mengenai kualifikasi SDM, Indonesia sudah tertinggal jauh dari persiapan negara-negara yang berhasil memanfaatkan bonus demografi. Oleh karena itu, perguruan tinggi harus bekerja tiga kali lebih cepat dari negara lain agar bisa memanfaatkan bonus demografi seperti negara-negara lain,” ujar Nizam.

Nizam menambahkan, tantangan yang ada di dalam negeri menjadi pekerjaan rumah utama. Adanya publikasi internasional sangat penting, tetapi saat ini perguruan tinggi dapat menjadi tulang punggung dalam perekonomian nasional jauh lebih penting.

Bagaimana produk perguruan tinggi bisa menjadi pengungkit bagi segala aspek dengan harapan perguruan tinggi bisa menjadi mata air bagi kehidupan masyarakat dan kemajuan bangsa dan negara.

“Kemajuan suatu bangsa negara akan sangat ditentukan oleh majunya pendidikan tinggi,” tambah Nizam.

Apabila perguruan tinggi dihadapkan dengan tantangan, tutur Nizam, maka perguruan tinggi akan mampu untuk menghadapinya.

Hal ini terbukti jika dilihat selama pandemi, sudah banyak inovasi dari perguruan tinggi yang tidak berhenti dihasilkan, sehingga dalam jangka waktu empat sampai lima tahun ke depan dapat mewujudkan mission impossible atau misi yang tadinya dianggap mustahil. Dalam perkembangan publikasi internasional Indonesia sudah bisa meroket.

“Hal ini juga menjadi tantangan untuk menjaga dan terus mengakselerasi pendidikan,” tutup Nizam

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Wagub Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan bahwa perguruan tinggi memiliki beberapa tugas utama yaitu pendidikan pengajaran, penelitan, dan pengabdian masyarakat yang sering disebut dengan Tridarma perguruan tinggi.

Namun, sering kali perguruan tinggi mendapat perhatian lebih jika hanya bertumpu pada pendidikan dan pengajaran saja.

Oleh karena itu peran perguruan tinggi bukan hanya berperan sebagai lembaga dalam mentransfer ilmu saja, tetapi tugas perguruan tinggi berperan dalam mengembangkan dan memproduksi ilmu pengetahuan dan penelitian.

“Wajib bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan program penelitian, melalui penelitian akan ditemukan hal baru dan solusi terhadap persoalan kehidupan masyarakat yang semakin kompleks sehingga menjadi kewajiban perguruan tinggi selalu mengikuti dinamika setiap persoalan yang terjadi di masyarakat sehingga menjadi lembaga yang memberikan kontribusi untuk menyelesaikan permasalahan,” kata Yasin.

Dalam rangkaian acara juga terdapat penyerahan pendanaan penelitian untuk perguruan tinggi negeri nonbadan hukum (PTN non-BH) tahun 2021 yang bersumber dari Biaya Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN).

Selain itu Kemenristek/BRIN juga telah mengucurkan Pendanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) untuk perguruan tinggi tahun 2021.
Pencanangan Go Green.

Masih dalam kegiatan yang sama, LLDikti wilayah VI juga melakukan penanaman pohon sebagai wujud pencanangan LLDIKTI Wilayah VI Go Green.

Sekretaris LLDikti Wilayah VI Lukman menjelaskan tujuan pencanangan area hijau untuk publik, terutama bagi perguruan tinggi, yakni untuk mengadakan acara wisuda, seminar, konferensi ilmiah, serta sarana olahraga. Area dapat dimanfaatkan secara optimal jika masa pandemi Covid-19 sudah usai.

Dengan adanya area hijau, Nizam berharap masyarakat sekitar dan pegawai LLDikti VI dapat lebih mengenal potensi alam yang ada.

“Perguruan tinggi harus menjaga kawasan-kawasan resapan air dan kita harus mengenal tanaman dan hewan-hewan yang ada di kawasan ini. Dengan cara seperti itu mungkin saja ada tanaman obat yang di sekitar bisa digunakan oleh kita,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam acara tersebut turut hadir dalam rakor yang mengangkat tema “Implementasi Kebijakan Penelitian Nasional di Era Merdeka Belajar Kampus Merdeka” yakni Wakil Gubernur (wagub) Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Kepala LLDikti VI Muhammad Zainuri, Direktur Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) Heri Hermasyah, dan Sekretaris LLDikti VI Lukman.

Editor Arbain