Puskesmas Concong Gelar Sosialisasi Vaksinasi Covid 19 di Desa Sungai Berapit

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Berbagai cara yang dilakukan Pemerintah saat ini demi memutus mata rantai peredaran Virus Corona.

Selain rutin menyemprotkan disenfektan juga melaksanakan Penyuntikan Vaksin, juga untuk melakukan vaksinasi harus mengadakan pendekatan secara intensif kepada khalayak.

Seperti dilakukan Puskesmas Kecamatan Concong, pada hari Rabu 17 Maret 2021 yang mengadakan Sosialisasi Vaksin Sinovac bertempat di Desa Sungai Berapit.

Kegiatan tersebut dihadiri staf Camat Concong, Perangkat Desa, Guru, BPD, RT/RW, dan beberapa tokoh masyarakat.

Dalam sosialisasi tersebut, tim Nakes Puskesmas Concong menyampaikan sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi dan menginformasikan pentingnya vaksinasi Covid-19 bagi seluruh masyarakat untuk melindungi diri dari Virus Covid-19.

“Jaga diri dan keluarga kita dari Covid-19. Jangan lupa untuk selalu terapkan 3 M dalam kehidupan sehari-hari yaitu: Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak. Hindari mobilitas, Dilarang berkerumun,” imbuh Iin Handayani S. Kep.

Terpisah, Hal senada dikatakan dikatakan Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah bahwa warga tidak perlu takut untuk divaksin, sebab hal tersebut merupakan salah satu upaya dalam melindungi diri dan keluarga dari Virus Corona.

”Dengan dilakukannya sosialisasi ini, kedepan kita berharap tidak ada lagi masyarakat yang merasa cemas untuk divaksin,” tutur M Ihsah.

Terakhir disampaikan Kades Sungai Berapit bahwa ditahap pertama ini direncanakan ada 25 orang yang akan divaksin.

“10 orang perangkat desa, TNI 1 orang, dan 14 tenaga pendidik/guru,” imbuh M Ihsah.

(adv/arb)




Proses SK Demokrat Kubu Moeldoko, Menteri Yasonna: Kan Masuk Surat, Kita Harus Layani

Menkumham Yasonna Laoly

ARBIndonesia.com, JAKARTA— Kemenkumham masih memproses pengajuan SK kepengurusan Partai Demokrat kubu Moeldoko. Menurut Menteri Yasonna Laoly, mereka harus layani surat yang masuk itu.

Menkumham Yasonna Laoly mengatakan pihaknya akan segera memutuskan secepat mungkin apakah kubu Moeldoko atau KLB Sumut, sah menggantikan kepengurusan Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Kita harapkan cepatlah, supaya jangan berlarut-larut. Biarkan kita kerja dulu,” kata Yasonna di Gedung DPR, Senayan, Rabu (17/3).

Menteri Yasonna menuturkan jika ada pihak yang keberatan dengan keputusan yang diambil Kemenkumham nantinya, maka dapat mengajukan keberatan ke pengadilan. Dalam hal ini PTUN.

“Kan masuk surat, kita harus layani. Kalau sudah saya ambil keputusan masih berselisih lagi, ya mereka yang bertempur di pengadilan, kan begitu mekanismenya,” katanya.

Meski begitu, politikus PDIP itu menyebut saat ini belum ada keputusan terkait kepengurusan Demokrat yang sah.

Namun, ia memastikan pihaknya akan mengambil keputusan sesuai UU yang berlaku.

“Harus kita ambil keputusan. Tapi juga belum dilaporin Dirjen. Nanti kita periksa sesuai undang-undang yang berlaku,” kata Yasonna.

Seperti diketahui, kubu yang mengklaim acara Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat atau kubu Moeldoko telah mendaftarkan kepengurusan ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Sepuluh hari berselang, kubu KLB menyerahkan kepengurusan ke Kemenkumham.

Menkumham Yasonna Laoly mengatakan dokumen hasil KLB itu diserahkan ke Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU).

“Ya. Mereka sudah menyerahkan ke Dirjen AHU (Administrasi Hukum Umum),” kata Yasonna, Selasa (16/3/2021).

Yasonna mengatakan pihaknya bakal mengkaji berkas yang diserahkan kubu KLB Demokrat tersebut.

Yasonna mengatakan jajaran Kemenkumham akan menyesuaikan dokumen hasil KLB Partai Demokrat dengan AD/ART Partai Demokrat hingga undang-undang yang berlaku.

“Kita teliti kelengkapan dokumen pelaksanaan KLB dilihat apakah telah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan AD/ART partai,” ujarnya.

Dia mengaku belum bisa memastikan kapan kajian terkait hasil KLB Partai Demokrat akan tuntas.

Menurutnya, jika masih ada dokumen yang belum lengkap, kubu Moeldoko akan diberi waktu untuk melengkapi dokumen.

“Kita lihat dulu. Biasanya, kalau ada yang tidak lengkap, kita minta dilengkapi, tentu ada tenggat waktu kita beri untuk melengkapi,” jelasnya.

Sementara itu, kubu AHY telah lebih dulu mendatangi Kemenkumham dan meminta agar Yasonna menolak hasil KLB Sumut.

Sebab, KLB Sumut diadakan secara ilegal dan tak memenuhi aturan AD/ART Partai Demokrat.

Di sisi lain, Ketua Bappilu Partai Demokrat kubu AHY, Andi Arief, mengatakan mereka tak menuntut Moeldoko mundur dari Kepala KSP.

Demokrat hanya meminta agar Moeldoko tak mengganggu Partai Demokrat.

“Kami tidak memberi pekerjaan sulit buat Presiden Jokowi. Kami tidak menuntut Pak Moeldoko mundur dari KSP,” katanya.

“Kami hanya minta Pak Jokowi sebagai Presiden memerintahkan bawahannya Moeldoko untuk berhenti mengkudeta Demokrat. Terlalu gampang permintaan ini,” kata Andi Arief melalui akun Twitter pribadinya @AndiArief_ID, Rabu (17/3).

Sumber pojoksatu.id




Komandan OPM Serahkan Diri Berikut Senjata Api

Komandan KKB atau lebih dikenal dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) OPM Wilayah Kosiwo Kepulauan Yapen Noak Orarei menyerahkan diri kembali kepangkuan Republik Indonesia. Foto Polres Kepulauan Yapen.

ARBIndonesia.com, JAYAPURA – Komandan Kelompok Kriminal Bersenjata atau lebih dikenal dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM ) Wilayah Kosiwo Kepulauan Yapen Noak Orarei menyerahkan diri kembali kepangkuan Republik Indonesia, Rabu (17/3/2021). Dengan diantar ibu dan istrinya serta keluarga lainnya, Noak Orarei menyerahkan juga dua pucuk senjata api jenis pistol yang dimilikinya.

Penyerahan diri komandan OPM wilayah Kosiwo ini bertempat di Mapolres Kepulauan Yapen, Rabu petang (17/3/2021).

“Hari ini saudara kita atas nama Noak Orarei yang diantar oleh pihak keluarga hadir di tengah – tengah kita untuk menyatakan sikap, kembali ke Pangkuan NKRI. Saudara Noak Orarei selama ini terlibat dan bergabung dengan KKB TNPB Wilayah Saireri Pimpinan Alm.Rudi Orarei sejak tahun 2014,” kata Kapolres dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews.

Menurut dia, kita patut bersyukur kepada Tuhan YMK atas izin dan pertolongannya jualah saudara Noak Orarei ingin menghentikan semua aktifitas perlawanan dan perjuangan melepaskan diri dari NKRI.

“Selama ini tim tertutup dari Polres Kepulauan Yapen terus melakukan upaya pendekatan secara kekeluargaan terhadap Noak Orarei dan rekan – rekannya yang lain, memberikan pemahaman agar dapat kembali sebagai masyarakat dan kembali ke pangkuan NKRI ikut serta berperan dalam Pembangunan,” timpalnya.

Kapolres menegaskan, dengan suka rela tanpa ada paksaan Noak Orarei menyerahkan beberapa barang bukti berupa senjata api, amunisi, yang selama ini digunakan untuk melakukan perlawanan terhadap dengan Pemerintah.

“Kami akan memberikan diskresi (tidak memproses hukum) kepada yang bersangkutan karena menyerahkan dua pucuk senpi rakitan beserta amunisinya secara sukarela. Saya mewakili kesatuan dan sebagai Kapolres Kepulauan Yapen menyampaikan terima kasih atas penyerahan diri Noak Orarei untuk kembali ke pangkuan NKRI, kami pihak kepolisian menyambut baik dan mendukung penuh serta akan selalu melakukan pendekatan kesejahteraan dan kekeluargaan dan berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Daerah untuk dapat membantu Noak Orarei serta rekan – rekan yang lain yang ingin kembali menjadi warga RI dan memghentikan perjuangan melepaskan diri dari NKRI,” tandas Kapolres.

Sementara menurut Noak Orarei, selama ini dirinya terbebani dengan situasi yang sulit selama ini.

“Bersama dengan ini dengan niat tulus berjanji atas atas keinginan saya sendiri untuk kembali sebagai Warga negara Indonesia yang setia kepada Pancasila dan UUD 1945. Kepada teman – teman di seluruh Papua khususnya di Kepulauan Yapen yang masih mendukung memperjuangkan Kemerdekaan Papua, agar segera mengikuti jejak saya bergabung dengan NKRI,” kata Noak Orarei.

Hari ini dia bersyukur dan berterima kasih kepada Kapolres Yapen karena dapat diterima dengan baik dan diberikan bantuan untuk dapat memulai kembali kehidupan yang lebih baik lagi untuk kesejahteraan anak istri dan keluarga.

Secara Noak Orarei menyerahkan barang bukti berupa 2 pucuk senjata rakitan laras pendek; 7 butir amunisi kaliber 5,56; 1 Butir Amunisi Kaliber 7,6; 7 Butir Amunisi Kaliber 3,8; 1 buah bendera Bintang Kejora; 1 pasang pakaian loreng; 1 buah topi rimba loreng.

Barang bukti tersebut diterima langsung Kapolres Kepulauan AKBP Ardyan Indra Fahmi.

“Dengan adanya Penyerahan diri Noak Orarei diharapkan rekan- rekannya lain yang masih bergabung dengan kelompok KKB dapat sadar dan juga menyerahkan diri kembali ke Pangkuan NKRI, untuk ikut serta berjuang berpartisipasi membangun Papua menjadi lebih baik,” tandas Kapolres.

Sumber Sindonews.com




Aa Gym Gugat Cerai Teh Ninih ke Pengadilan Agama

Foto: Aa gym, pojoksatu/capin

ARBIndonesia.com, BANDUNG – Ustad kondang Abdullah Gymnastiar atau dikenal Aa Gym menggugat cerai istrinya yakni Ninih Muthmainnah atau dikenal Teh Ninih.

Dalam gugatan cerai kali ini dilayangkan oleh Aa Gym ke Pengadilan Agama Bandung.

Kuasa Hukum Aa Gym, Yoki menjelaskan bahwa pihak Aa Gym sudah mengajukan permohonan gugatan cerai hari ini.

“Kita sudah mengajukan permohonan cerai talak yang mengajukan ada Aa mengajukan permohonan. Yang menceraikan Aa Gym,” kata Kuasa Hukum Aa Gym, Yoki, Rabu (17/3).

Yoki menambahkan, gugatan cerai dilayangkan karena sudah tidak ada kecocokan lagi di antara Aa dan Teh Ninih. Namun dia tak menjelaskan secara rinci soal penyebab tidak ada kecocokan di antara mereka.

“Kalau alasan detailnya kan kita gak bisa jelasin karena sidangnya sidang tertutup ya, tapi secara global sudah tidak ada kecocokan lagi lah dengan pasangan itu,” terangnya.

Ditambahkannya, bahwa perihal apa yang menjadi permohonan gugatan cerai, belum tau persis.

“Kami tidak tahu persis, sejak kapannya. Tapi yang jelas kami diminta untuk menyelesaikan permohonan cerai talak ini oleh Aa Gym,” pungkasnya.

Sumber pojoksatu.id




Tol Pekanbaru-Bangkinang Ditargetkan Sebelum Idul Fitri sudah Fungsional

Jalan tol Pekanbaru-Bangkinang baru mencapai 66,645 persen, cakaplah.com

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Pembangunan jalan tol Pekanbaru – Bangkinang ditargetkan sebelum lebaran Idul Fitri tahun ini sudah fungsional.

Jalan bebas hambatan sepanjang 40 kilometer (Km) itu saat ini Progres pembangunan fisiknya baru mencapai 66,645 persen.

“Progres jalan tol Pekanbaru-Bangkinang sudah 66,6 persen,” kata Kepala Biro Pembangunan Setdaprov Riau, Aryadi yang dilansir dari cakaplah.com, Rabu (17/3/2021).

Sedangkan progres pembebasan lahan, kata Aryadi, ada sedikit kendala pembebasan lahan di kawasan hutan.

“Ada 59 persen lagi lahan di kawasan hutan yang sedang diinventarisir, dan akan segera diselesaikan dan akan segera diganti rugi,” terangnya.

Lebih lanjut Aryadi menyampaikan, jalan tol Pekanbaru-Bangkinang ini melintasi lima kecamatan dan 23 desa di Kabupaten Kampar.

Disinggung apakah target fungsional sebelum lebaran terkejar, Aryadi menyatakan jika fungsional sebelum lebaran terkejar.

“Kalau fungsional terkejar, tapi memang belum siap 100 persen,” cetus mantan Kepala Biro Umum Setdaprov Riau ini.

Pertama di Kecamatan Tambang, meliputi Desa Rimbo Panjang, Kualu Nanas, Sungai Pinang, Kuapan. Kedua Kecamatan Kampar Timur, ada Desa Pulau Birandang.

Ketiga Kecamatan Rumbio Jaya, meliputi Desa Bukit Kratai, Naga Beralih, Kayu Aro, dan Sawah. Keempat Kecamatan Kampar Utara meliputi Desa Sungai Jalau, Muara Jalai, Sungai Tonang. Terakhir Kecamatan Bangkinang, ada satu desa yakni Pasir Sialang.

“Jadi pintu keluar Pekanbaru-Bangkinang di Desa Pasir Sialang, Bangkinang STA 38+978,” tutupnya.

Editor Arbain




Menjalin Ukhuwah Islamiah, Polsek GAS Gelar Yasinan Mingguan

Foto: Kegiatan Yasinan Mingguan Polsek GaS

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dalam upaya menjalin ukhuwah islamiah serta menjalin silaturahmi sesama personil, Polsek Gaung Anak Serka (GAS) menggelar kegiatan rutin Yasinan mingguan, Rabu (17/3/2021).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Mapolsek GAS, Jalan H Hasan Thaha, Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan GAS, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Diikuti oleh Kanit Sabhara Polsek GAS, IPDA M Sabrudi, Kasium Polsek Gas AIPTU Padrianto, Ps. Kanit Reskrim BRIPKA Dodi Krisnawan, Ps.Kanit Provos BRIPKA Alex Sandra, dan Bhabin Kamtibmas dan personil Polsek GAS, serta Ustadz Samlan.

Dengan dilaksanakannya kegiatan yasinan mingguan, Kapolsek GAS, IPTU Agus Susanto, SH mengatakan bahwa agenda tersebut sebagai siraman rohani dan mempertebal iman dari setiap Personil Polsek GAS, agar selalu berpegang teguh kepada keyakinan agama dalam setiap pelaksanaan tugasnya dilapangan.

“Dengan tebalnya keyakinan dan keimanan dari Personil Polsek GAS, diharapkan dapat memperkecil penyimpangan tugas yang dilakukan oleh Personil Polsek GAS dilapangan,” tutur IPTU Agus Susanto, SH.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (17/3/2021) pukul 08.15 Wib, dan berakhir pada sekira pukul 09.30 Wib.

Editor Arbain