Ketua HIMA Magister Psikologi: Tahniah atas Pelantikan Rektor UIN Suska Riau

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Prof. Dr. Khairunnass Rajab, M.Ag hari ini secara resmi dilantik menjadi Rektor UIN Suska Riau periode 2021-2025 oleh Menteri Agama RI, Rabu (19/5/2021).

“Tahniah atas pelantikan Prof. Dr. Khairunnas Rajab , M.Ag sebagai Rektor UIN Suska Riau 2021-2025, barakakallah, semoga Allah beri kemudahan dan kelancaran dalam mengemban amanah menjadikan
UIN Suska Riau Gemilang & Terbilang,” tutur Ketua HIMA Magister Psikologi, Cahaya Makbul.

Lanjutnya, besar harapan ada perubahan menuju arah yang lebih baik dan mampu memberikan inovasi baru di era digitalisasi sehingga UIN Suska Riau mampu beradaptasi di masa krisis Pandemi.

“Kami berharap dengan Rektor baru yang terpilih dapat mengembalikan kemerdekaan Mahasiswa dalam menjalankan roda organisasi didalam kampus sebagai agen of change dan agen of control. Serta dapat memberikan kepastian kepada mahasiswa/i lulusan 2019 hingga hari ini yang belum di wisuda,” harap Cahya Makbul.

Editor Arb




Ketum HMI Komisariat Fasih Sampaikan ‘Pesan Cinta’ untuk Rektor UIN Suska Riau yang Baru Terpilih

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Ketua Umum (Ketum) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Syar’iah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau menyampaikan pesan cinta terhadap Rektor UIN Suska Riau yang baru saja terpilih, Prof. Dr. Khairunnas Rajab, M.Ag.

Melalui keterengan tertulis yang diterima ARB Indonesia, Ketum HMI Komisariat, Imsardi Harahap menyampaikan bahwa UIN Suska Riau merupakan salah satu kampus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang cukup sering terdengar ditengah-tengah publik, baik atas aroma positif dan juga negatif.

Terhitung sejak 2 tahun terakhir, dinamika yang terjadi di kampus Madani itu bukan hanya menjadi bahan perbincangan dikalangan mahasiswa di kampus itu saja, melainkan sampai menyita perhatian Mahasiswa dan berbagai elemen dikancah Nasional.

Bermula dari banyaknya rentetan permasalahan yang timbul, mulai dari carut marutnya pengelolaan anggaran kampus, penyalahgunaan wewenang memutasikan pejabat administrasi di lingkungan kampus, pembungkaman suara mahasiswa, matinya Demokrasi kampus, banyaknya gedung mangkrak, tak adanya bantuan atau pengurangan UKT bagi mahasiswa terdampak Pandemi Covid-19, dan masalah-masalah lainnya.

Seluruh problematika yang ada tentunya mengundang perhatian menyulut naluri kepedulian serta membakar amarah para aktivis mahasiswa yang menjadi semacam magnet gelombang aksi demonstrasi yang semakin hari kian memanas.

Dinamika panas tersebut berlangsung dengan cukup alot, dikarenakan tidak adanya itikad baik antara Mahasiswa dengan pimpinan, sehingga memaksa Mahasiswa untuk melakukan aksi demonstrasi diluar kampus, dan berbagai macam aksi lainnya.

Berujung pada pemberhentian Akhmad Mujahidin pertanggal 23 November 2020, tertuang dalam surat rahasia Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: 191/B.11/2/PDJ/2020, lalu dan menunjuk Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Suyitno sebagai Plt Rektor sebelum adanya rektor defenitif.

Selang beberapa waktu setelah itu, maka tersebarlah informasi penjaringan bakal calon rektor.

Lagi-lagi informasi ini menarik perhatian terlebih bagi beberapa bakal calon yang telah ambisius sejak lama.

Alhasil ada 6 kandidat yang telah terdaftar dan telah melakukan berbagai tahapan, sampai pada terpilihnya 3 kandidat terkuat (3 besar) pada tahap Komisi Seleksi (Komsel).

Maka keluarlah Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Pertanggal 18 Mei 2021 yang menetapkan Prof. Dr. Khairunnas Rajab, M.Ag Sebagai rektor terpilih UIN Suska Riau 2021 sampai 2025 mendatang.

Selain itu, Imsardi Harahap selaku Ketua Umum HMI Komisariat Fasih UIN juga menyampaikan ucapan selamat dan menyampaikan beberapa pesan cinta kepada rektor terpilih Prof. Dr. Khairunnas Rajab, M.Ag.

“Tahniah Wa Innalillah Pak Prof, selamat Bekerja. Semoga jargon ‘UIN Suska Riau Gemilang dan Terbilang’ bukan hanya sekedar ramuan kata yang hanya memberikan angin segar sementara, melainkan benar-benar serius, bersyukur dan ikhlas dalam mengabdi pada kampus,”
Ucap Imsardi Harahap, Selasa (18/5/2021).

Ia juga menambahkan beberapa harapan kepada rektor terpilih agar benar-benar menjadikan kampus dan segala isinya menjadi prioritas, dan tentunya senantiasa mengedepankan kepentingan umum demi terwujudnya cita-cita bersama.

“Mimpi buruk dimasa lalu jangan sampai terulang kembali, rektor tak boleh arogan, kampus memiliki banyak penghuni yang harus diperlakukan sebagai manusia dan tentunya dengan cara manusiawi. Pimpinan sudah seharusnya memberikan kebebasan berekspresi bagi mahasiswa, menyalurkan minat bakatnya dengan tergabung pada UKK, UKM, dan Organisasi Eksternal lainnya,” tutur Imsardi yang merupakan Mahasiswa Fakultas Syar’iah dan Hukum.

Lanjutnya, semoga kedepannya pimpinan dan Mahasiswa dapat hidup rukun, bersama- sama menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di kampus, mengedepankan nilai-nilai persaudaraan tanpa sekat posisi yang berujung perpecahan, serta dapat berkolaborasi demi kepentingan UIN Suska Riau.

“Pak Prof, yang baik kami apresiasi, yang buruk kami habisi. Selamat Bekerja Pak Prof,” tutup Ketum HMI Komisariat Fasih UIN Suska Riau.

Editor Arb




Diduga Hindari Posko Penyekatan, Tiga Pemudik Tewas Tenggelam di Sungai Kopu Kampar

ARBIndonesia.com, KAMPAR – Diduga menghindari Posko Terpadu Peniadaan Mudik dan Pembatasan Moda Transportasi di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, 3 orang pemudik yang menggunakan jalur tikus melewati sungai tewas tenggelam.

Pemudik ini awalnya hendak menuju Provinsi Sumatera Barat. Namun naas, sampan yang mereka tumpangi terbalik di Toluok Uso Godang, Sungai Kopu Muaro Peti, Kapur Sembilan, Sumatera Barat, Rabu (12/5/2021).

Jenazah ketiga korban baru ditemukan pada hari ini, Jumat (14/5/2021) dalam waktu dan tempat berbeda.

Seperti diketahui, Sungai Kopu ini menghubungkan Muaro Peti, Kapur Sembilan, Sumatera Barat dengan Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar.

Ketua Tagana Kabupaten Kampar H Fahmil melalui Ketua Harian Tagana Kampar Surya Eka ketika dihubungi CAKAPLAH.com, Jumat (14/5/2021) mengatakan, tiga orang korban yang tenggelam Rabu (12/5/2021) lalu atau sehari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah telah ditemukan hari ini Jumat (14/5/2021).

Dua dari tiga orang korban merupakan kakak beradik dan merupakan warga Payakumbuh, Sumbar. Satu korban lainnya asal Painan, Sumbar.

Korban pertama yang ditemukan adalah Rajis Dikomira (37) dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan mengapung di Sungai Kopu, Tanjung. Jenazah dilaporkan dan dilepas Komandan Tim Camat Koto Kampar Hulu Ahmad Begab dan semua tim yang bertugas dan telah diantar bersama pihak keluarga ke rumah duka ke Painan, Sumbar.

Tak lama berselang, kembali ditemukan jenazah korban yang kedua atas nama Fadil Irsandi (20) di sekitar Candi Muara Takus Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar.

Selanjutnya korban ketiga yang ditemukan adalah Novi Arisman di Sungai Antuan Muaro Peti, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumbar dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Muaro Peti. Korban ditemukan lebih kurang dua kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut kabar beredar, para pemudik dalam beberapa hari ini menggunakan jalur sungai dari Desa Tanjung. Mereka masuk di pinggir Sungai Kampar di seberang kantor Camat Koto Kampar Hulu. Namun sampai berita ini diturunkan belum diketahui berapa ongkos yang dikeluarkan pemudik ketika menggunakan jasa sampan bermesin ini.

Kepala Desa Tanjung Sutomi ketika dihubungi tak menampik tiga orang ini merupakan pemudik yang melalui jalur sungai dari Tanjung tembus ke Muara Peti. “Ya, pulang mau lebaran mungkin,” kata Tomy, dalam perjalanan mengantar jenazah ke Payakumbuh melalui ponselnya.

Tomy menyebutkan, dari informasi yang ia dapat, di dalam sampan saat kejadian ada empat orang penumpang dan dua unit sepeda motor. Keempat pemudik ini bertetangga di Duri.

“Kabarnya posisi mereka sudah aman, sampan sudah dibalikkan dan mereka terseret air saat mau berenang ke tepi,” beber Tomy.

Jalur sungai ini merupakan jalur transportasi masa lalu yang digunakan warga dari Tanjung menuju Muara Peti. Perjalanan sungai yang menghubungkan kedua provinsi ini memakan waktu lebih kurang dua jam.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kampar Muhammad menyampaikan, pencarian tiga orang korban ini dilakukan tim gabungan baik dari Pemkab Kampar, Provinsi Riau dan Sumbar. Tim Gabungan menurunkan tiga unit perahu karet, delapan unit perahu masyarakat, tiga unit perahu masyarakat Muaro Peti dan satu unit perahu Basarnas Sumatera Barat dengan dikomadoi Camat Koto Kampar Hulu Ahmad Begab. Tim terdiri dari Dinas Sosial Kampar, Tim Tagana, BPBD Kampar, masyarakat Desa Tanjung, Basarnas Pekanbaru, Basarnas Sumatera Barat, Damkar Sumbar.

Setelah melakukan upaya pencarian yang melelahkan selama puluhan jam akhirnya Tim Gabungan Kabupaten Kampar dan Provinsi Sumatera Barat akhirnya berhasil menemukan ketiga korban tenggelam.

Sumber cakaplah.com




Kontak Senjata Dengan TNI, Dua KKB Papua Tewas

ARBIndonesia.com, JAKARTA – Tim gabungan TNI melakukan kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua pada Kamis (13/5/2021). Kontak tembak tersebut berlangsung sengit dan dua anggota KKB tewas.

“Betul ada kontak tembak di sekitar Kampung Wuloni, Illaga,” kata Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono saat dihubungi Kamis (13/5/2021).

Ignatius mengatakan, dalam Bentrok tersebut tim TNI berhasil menewaskan dua anggota KKB. Saat ini situasi bekum sepenuhnya kondusirf dan masih dilakukan pembersihan. “Laporan yang saya dapat sampai saat ini 2 orang KSB tewas dan masih diadakan pembersihan,” jelasnya.

Pihaknya masih belum dapat memberikan memastikan adanya penemuan senjata milik para KKB yang telah mati tertebak. “Untuk senjata dan yang lain belum terkonfirmasi,” pungkasnya.

Sumber aindonews.com




Jelang Lebaran, BLT DD di Desa Sungai Berapit Cair

IMG-20210507-WA0053

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dimasa pandemi Covid-19, salah satu program prioritas Dana Desa adalah Bantuan Langsung Tuna (BLT) Dana Desa yang diberikan sebesar 300 ribu perbulannya.

Setelah menerima transfer dana, sehari menjelang lebaran Idul Fitri 1442 H, Pemerintah Desa Sungai Berapit, Kecamatan Concong-Inhil mulai melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tuna (BLT- Dana Desa) tahap pertama secara transparan, Selasa (12/5/2021).

Bertempat di balai desa, penyerahan BLT langsung dilakuan kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah serta didampingi unsur dan perangkat desa.

Disampaikan M Ihsah, BLT DD tahap pertama ini telah disalurkan kepada 70 kepala keluarga, yang mana 70 KK tersebut adalah Keluarga Penerima Manfaat (PKM) yang telah memenuhi kriteria sebagai penerima BLT DD.

“Alhamdulillah BLT DD tahap pertama telah kami salurkan kepada 70 KPM dengan nominal 300 ribu perbulannya,” tutur Kades Sungai Berapit, M Ihsah.

Selain itu, Kades juga berharap kepada keluarga yang menerima BLT DD dapat menggunakan sebaik mungkin, karena BLT DD merupakan bantuan pemerintah pusat dalam penanganan covid 19.

“Semoga dapat membantu perekonomian keluarga ditengah pandemi Covid-19, apa lgi hari raya Idul Fitri sudah didepan mata, maka pergunakanlah dengan bijak bantuan tersebut,” imbuhnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan penyerahan BLT DD di Desa Sungai Berapit telah mengacu pada protokol kesehatan, dengan mencuci tangan, menggunakan masker, serta menjaga jarak.(adv/galeri foto)




Bupati Inhil Terbitkan Izin Salat Ied di Masjid dan Lapangan

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menerbitkan izin penyelenggaraan salat Idul Fitri 1442 Hijriyah di Masjid dan Lapangan.

Izin pelaksanaan salat Ied di Masjid dan lapangan ini, didasarkan pada Surat Edaran Bupati tentang Panduan Takbir dan Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal Tahun 1442 H/2021 M di Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Inhil.

Keputusan diambil mengingat kondisi Kabupaten Inhil yang kian pulih dari penyebaran Covid-19 dilihat dari kasus aktif Covid-19 yang terus turun menjelang lebaran sehingga saat ini Kabupaten Inhil berstatus zona kuning penyebaran Covid-19.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur dengan adanya pergerakan positif angka Covid-19 di Indragiri Hilir sehingga kita sebagai umat Muslim diperbolehkan menjalankan ibadah salat Ied di Masjid daj Lapangan seperti tahun-tahun sebelumnya,” tutur Bupati melalui keterangan tertulis, Selasa (11/5/2021) malam.

Kendati Salat Ied di Masjid atau Musalla dan lapangan memperoleh izin, masyarakat tetap diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan yang ketat guna mengantisipasi kenaikan kembali angka Covid-19.

“Tetap saja, protokol kesehatan harus diterapkan, bahkan secara ketat untuk menghindari terjadinya lonjakan Covid-19 setelahnya,” ungkap Bupati.

Sejumlah ketentuan pelaksanaan salat Ied pun telah diatur dalam surat edaran Bupati tersebut, seperti Jamaah yang hadir tidak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas tempat agar memungkinkan untuk menjaga jarak antar shaf dan antar jamaah.

Selanjutnya, panitia shalat Idul Fitri mempersiapkan alat pengecek suhu (thermogun) guna memastikan kondisi sehat jamaah yang hadir. Sementara, bagi para lansia atau orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan untuk tidak mengikuti salat Idul Fitri di Masjid atau di Lapangan.

Kemudian, seluruh jamaah diminta agar memakai masker selama pelaksanaan salat Idul Fitri dan selama menyimak khutbah di Masjid atau di lapangan. Seusai salat Idul Fitri, jamaah diimbau untuk kembali ke rumah dengan tertib dan menghindari berjabat tangan dengan bersentuhan secara fisik.

“Saya mengharapkan, agar seluruh masyarakat Indragiri Hilir, khusunya Umat Muslim dapat mematuhi imbauan ini agar kita senantiasa terhindar dari Covid-19,” kata Bupati.

Berdasarkan data yang dirilis Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Inhil per 11 Mei 2021, tercatat akumulasi pasien positif Covid-19 sebanyak 1214 orang, kasus aktif atau isolasi sebanyak 84 orang, 1070 sembuh, 7814 suspek, 6287 spesien dan 60 meninggal dunia. Dari angka tersebut, Kabupaten Inhil pin menyandang status zona kuning setelah sebelumnya sempat berada pada zona oranye. (Adv/Diskominfoinhil/arbain)