Polres Inhil Tangkap Pelaku Pencurian di Tembilahan

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Polres Inhil berhasil menangkap seorang pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) di sebuah rumah Jalan Swarna Bumi (belakang kantor KPU) Tembilahan.

Pelaku, RU (27) beraksi bersama temannya FE (DPO) melakukan pencurian di rumah korban, Chairul Huda (31) pada Selasa 18 Mei 2021, sekitar pukul 15.00 wib

“Korban saat itu baru pulang dari kantor, masuk melalui garasi dan melihat seisi rumahnya dalam keadaan berantakan,” kata Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan SH SIK MHum melalui Paur Humas Ipda Esra SH memaparkan kronologi.

Dijelaskan Ipda Esra, korban langsung melakukan pengecekan dan ditemukan jendela rumah sudah dibobol dan pintu samping dalam keadaan terbuka.

“Korban kehilangan 1 buah mesin air, 1 (satu) unit televisi 42 Inchi, 1 (satu) buah modem telkomsel didalam kamar dan 1 buah tabung gas elpiji 3 kilo,” sebutnya.

Menyadari rumahnya telah dimasuki maling, korban berusaha mencari barang-barang tersebut diseputaran rumah, namun barang-barang tersebut maupun orang yang diduga mencuri tidak ditemukan.

“Korban lalu melaporkan kejadian pencurian itu ke Mapolres Inhil untuk pengusutan lebih lanjut. Setelah melakukan penyelidikan di TKP dan para saksi, akhirnya pelaku inisial RU berhasil ditangkap tim opsnal sat Intelkam Polres Inhil pada Kamis (20/5/2021)” kemudian di limpahkan ke Satreskrim untuk di proses secara Hukum,” ujar Paur Humas.

Sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

“Saat ini pelaku beserta barang bukti diamankan di Polres Inhil guna proses lebih lanjut serta pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUH.Pidana dengan ancaman hukuman kurungan tujuh tahun penjara,” demikian Ipda Esra. (*)




Wakapolri Apresiasi Antisipasi Karhutla Polda Riau

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol DR Gatot Eddy Pramono, setibanya di Mapolda Riau dalam rangkaian kunjungan kerjanya pada Kamis 20/5/2021), langsung meninjau kesiapan Polda Riau dalam mengantisipasi karhutla.

Wakapolri yang mendengar paparan langsung perihal peralatan yang sudah disiapkan dan kesiagaan personil Polda Riau mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau, optimis keseriusan penanganan oleh Polda Riau

“Dari peralatan dan personil yang sudah disiapkan, Polda Riau sudah siap untuk mencegah terjadinya karhutla, karena sebentar lagi bulan Agustus sudah musim kemarau sehingga perlu kewaspadaan kita semua supaya karhutla tidak terjadi lagi di Riau,” ujar Gatot.

Gatot yang merupakan putra Riau juga memuji dan mengapresiasi langkah dan antisipasi dini yang dilakukan Polda Riau dalam kesiapan untuk mencegah karhutla di Provinsi Riau.

“Saya mengapresiasi Kapolda Riau dan Gubernur yang telah membuat aplikasi mata asap yang berguna untuk medeteksi titik api sehingga kalau ada titik api langsung diantisipasi,” jelas Gatot.

Gatot menekankan langkah awal dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan ini dapat bejalan dengan sebaik mungkin, dengan harapan dimasa mendatang tidak terjadi lagi karhutla di Provinsi Riau.

“Karhutla itu yang terpenting deteksi dininya, karena kalau sudah terbakar sulit. Selain itu kita juga harus membangun kesadaran dari masyarakat dan pemilik lahan untuk tidak melakukan pembakaran-pembakaran,” sambung alumni Akpol 88 ini.

Turut dalam rombongan kunjungan kerja Wakapolri yakni Kakorbinmas Polri, Karo Binops Sops Polri, Kapusdokkes Polri, Karo Penmas Divhumas Polri. Dari jajaran forkopimda Riau tampak hadir Gubernur Riau Syamsuar, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI M Syech Ismed, dan Ketua DPRD Provinsi Riau Yulisman. (*)




Memperingati Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei – Opini

Opini – Rizki Rahayu Fitri, Ketua Umum HMI MPO Cabang Medan

ARBIndonesia.com – Hari ini tanggal 20 mei, adalah hari yang ditetapkan dalam rangka memperingati Kebangkitan Nasional yang digagas untuk memperjuangkan pendidikan bagi rakyat Indonesia (pribumi).

Pada 113 tahun silam, pemuda Indonesia yang didominasi oleh Mahasiswa STOVIA melakukan perkumpulan untuk membentuk sebuah pergerakan yang bernama Budi Utomo, gerakan ini dipimpin oleh Mahasiswa Kedokteran yang berpikiran intelektual pada zamannya seperti Dr. Supoemo, Dr. Wahidin Sudiro Husodo dan Dr. Gunawan.

Organisasi ini juga di pelopori oleh kaum buruh agar cita-cita rakyat Indonesia untuk merdeka dapat terealisasi.

Notabenenya hari kebangkitan nasional merupakan hari lahirnya sebuah organisasi bernama Budi Oetomo pada 20 mei 1908 jauh 37 tahun sebelum Indonesia merdeka organisasi ini telah berdiri, untuk menumpas ketidaksetaraan kaum priayi terhadap pribumi kala itu.

Sejarah mencatat bahwasanya pendidikan kala itu hanya mendidik pribumi sebagai budak dari penjajah. Organisasi Budi Utomo hadir ditengah pengawasan hindia belanda yang massif atas pergerakan dari lahirnya organisasi budi oetomo.

Rasa syukur tak henti harus kita tanamkan dalam hati atas kerja keras dari para tokoh intelektual yang telah membuka jalan dalam proses menuntut ilmu tidak ada lagi pembeda antara koum priayi dan kaum pribumi.

Namun, 2021 bukanlah zaman yang tidak memiliki dinamika perkembangan zaman bukan saja sebuah kemajuan tanpa efek samping bagi generasi milinial penerus bangsa.

Kehadiran teknologi di abad ke-21 ini menjadi tantangan besar terhadap regenerasi, sebab teknologi tidak dimanfaatkan untuk tujuan yang diinginkan oleh organisasi Budi Utomo.

Ketergerusan nilai adab dan moral terjadi karena regenerasi memiliki hobi ‘dzikir teknologi’, sampai lupa waktu dan kerjaan.

Menelisik pada masa lampau, semua orang kala itu ingin merasakan kecanggihan pada masa kini, era ini pemuda sangat piawai dalam menelanjangi teknologi, juga banyak harapan yang ingin di implementasikan dari pemuda untuk bisa melahirkan gaya baru untuk menumbuhkan resolusi apa yang bisa diberikan untuk Negara.

Melihat negara selalu berduka baik dari alamnya, manusianya, serta pemerintahannya, peran pemuda masih minim untuk menumbuhkan resolusi tersebut.

Faktanya kecanggihan tekhnologi belum mampu menyelesaikan dengan sekali sentuhan saja.

Problematika di negeri ini sangat using sekali, sehingga tidak salah jika regenerasi menjadi apatis. Kenapa demikian?, tentu yang menjadi persoalan tidak lain yaitu ‘tikus berdasi’.

Seseorang atau individual yang memiliki pangkat, jabatan dan pendidikan tinggi tapi punya keahlian khusus menjadi pencuri berdasi.

Tentu ghirah dari setiap pemuda dalam meningkatkan kemajuan bangsa ini menjadi lesu, bahkan anak-anak saja juga paham akan pencuri berdasi yang dipertontonkan di negeri lawak-lawak ini.

Pendalaman-pemahaman nilai moral kini telah dicabut dalam kurikulum pendidikan, pengamalan moral dan pancasila kini ditertawakan sama pemerintah sendiri. Sangat layak dan pantas negeri ini dikatakan negeri lawak-lawak.

Padahal untuk mengingat momen hari kebangkitan nasional maka pemuda beserta regenerasi dibawahnya harus ditanamkan habid atau kebiasaan mempelajari dan memahami perjuangan, menghargai, menanamkan lima nilai sila pancasila, dan menanamkan diingatan sejarah pengorbanan pahlawan.

Dinamika di negeri ini banyak, pemuda jangan lagi bersikap apatis, semakin apatis semakin memberi peluang terhadap ‘pencuri berdasi’ yang duduk di ‘kursi panas’ negeri ini.

Pandemi belum lagi berakhir, mau sampai kapan kita seperti ini?, Jikalau aksi kita dikebiri maka harus berani mengkritisi melalui teknologi.

Kendati demikian kita selaku harapan orang tua, bangsa, serta pahlawan masa lalu ada baiknya memberi perubahan dengan cara tidak bermalas-malasan, melakukan hal produktif yang bisa membanggakan kedua orang tua dan bangsa, memberantas korupsi dari yang terkecil, membantu pemulihan ekonomi dengan mengusulkan ide-ide kreatif anak bangsa, pergunakan tekhnologi sesuai pada fungsinya.

Penulis: Rizki Rahayu Fitri
(Ketua Umum HMI MPO Cabang Medan)




Lakalatas di Tol Pekanbaru Dumai, 2 Orang Meninggal Ditempat

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai KM 64, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis yang melibatkan 1 unit mobil Daihatsu Xenia BM 1314 ZG dengan 1 unit mobil Truk Mitsubishi Colt Diesel BM 9108 RU, Kamis (20/5/2021).

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan bahwa, kecelakaan terjadi dikarenakan pengemudi mobil Daihatsu Xenia bernama Ricky (22) seorang mahasiswa diduga lalai dan kurang berhati-hati dalam berkendara.

“Dalam mobil Daihatsu tersebut terdapat 8 orang, diantaranya 2 orang meninggal dunia di tempat bernama Erdina dan Gibson Maruli Tanjung,” ucap Sunarto.

Sedangkan 6 orang lainnya bernama Ricky Candra sebagai pengemudi, dan Nuriasna, Ahmad, Yeni, Asni dan Siti sebagai penumpang mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.

Kronologis kejadian bermula saat 1 unit Truk Mitsubishi Colt Diesel yang dikemudikan oleh Rudiono datang dari arah Dumai menuju Pekanbaru dengan kecepatan sedang dan berada di kiri badan jalan.

Sesampainya di TKP mobil merk Daihatsu Xenia yang dikemudikan oleh Ricky Candra datang dari arah yang sama yaitu dari Dumai menuju Pekanbaru dengan kecepatan tinggi lalu menabrak bagian belakang sebelah kanan mobil Truk tersebut.

“Kecelakaan diduga karena lalai dan kurang berhati-hatinya pengemudi mobil merk Daihatsu Xenia dikemudikan oleh Ricky Candra, dimana pada saat mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi, bergerak ke kiri jalan dengan tidak memperhatikan lalu menabrak bagian belakang sebelah kanan mobik Truk tersebut,” pungkasnya.

Sumber cakaplah.com




BPD Desa Panglima Raja Melaksanakan Pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Panglima Raja melaksanakan pembentukan panitia pemilihan kepala desa ( Pilkades) Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (20/5/2021) di kantor desa setempat.

Acara pembentukan panitia pilkades yang di laksanakan oleh BPD Desa Panglima Raja
dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Concong, Ahmad Bahrin, S.KM, MH selaku ketua panitia pelaksana kecamatan, Kepala Desa Panglima Raja dalam hal ini diwakili l Rahman, S.Pd.I selaku Sekretaris Desa, dan hadiri oleh ketua dan anggota BPD.

Disampaikan Ketua BPD Desa Panglima Raja, Ia mengucapkan terimakasih kepada semua undangan yang sempat hadir dalam rapat pembentukan panitia pilkades.

“Mengingat adanya surat pemberitahuan dari kepala desa perihal pembentukan dan pengangkatan panitia Pilkades, maka hari ini kita lakukan pembentukan,” tutur Ketua PBD Desa Panglima Raja.

Kepala Desa Panglima Raja, Erwanto melaui Sekretaris Desa, Rahman, S.Pd.I selaku Sekretaris Desa menyampaikan kepada aparatur desa, BPD, LPM masyarakat , tokoh masyarakat tokoh pemuda, tokoh agama untuk bekerjasama dalam mensukseskan kegiatan Pilkades serentak di Kabupaten Inhil, khusus di Desa Panglima Raja.

“Kita berharap agar panitia yang terbentuk nantinya bisa menjaga netralitas dan bekerja secara maksimal agar Pilkades yang akan kita laksanakan berjalan lancar dan sukses,” ujar Rahman. (Adv)




Tidak Ada Gempa, Gedung Pencakar langit di China Goyang-Goyang

ARBIndonesia.com, BEIJING – Sebuah gedung pencakar langit 70 lantai di China harus dievakuasi setelah gedung itu mengalami gempa.

Gempa tersebut memicu kepanikan yang menyebabkan warga mengungsi untuk mencari lokasi yang aman.

Seperti dilansir dari BBC, kejadian itu terjadi di kota Shenzen, China selatan.

Pihak berwenang setempat masih belum mengetahui penyebab yang menyebabkan gedung SEG setinggi 300 meter itu terguncang kemarin sore.

Kabarnya, tidak ada gempa bumi yang terjadi di Shenzhen saat kejadian tersebut.

Bangunan berusia 20 tahun ini menampung perkantoran dan pasar peralatan elektronik.

Rekaman video yang dibagikan di situs media sosial menunjukkan ratusan warga meringkuk ketakutan dari gedung pencakar langit setelah proses evakuasi segera dilakukan.

Sementara itu, kata pihak berwenang, beberapa insinyur memeriksa gedung pencakar langit tersebut.

Menurut pihak berwenang, sejauh ini tidak ada getaran lagi yang terdeteksi di dalam gedung.

“Para ahli juga tidak menemukan masalah keselamatan yang tidak biasa pada struktur bangunan utama dan sekitarnya,” ujarnya.

sumber sindonews.com