Keluarga Pasien Positif Covid-19 di Desa Panglima Raja Dapat Bantuan Sembako

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Aswan, ST bersama Kapolsek Concong IPTU Heriman Putra, Sekdes Panglima Raja Rahman, S.Pd.I serta stake holder terkait menyerahkan bantuan sembako dan masker kepada keluarga pasien yang terkonfirmasi positif covid_19 di Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong, Jumat (4/6/2021) sore.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk empati kepada keluarga pasien yang sedang menjalankan isolasi mandiri, meskipun pasien saat ini tidak mengalami gejala atau keluhan sebagaimana yang dialami penderita covid-19 lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, anggota Fraksi Demokrat, Aswan, ST mengatakan bahwa pihaknya bersama Polsek Concong dan Koramil 04/Kuindra-Concong merasa terketuk untuk turut serta meringankan kesulitan yang ditanggung keluarga pasien terkonfirmasi positif covid-19 tersebut.

“Sudah jadi tugas dan tanggung jawab kami untuk ikut bersama stakeholder terkait dalam membantu warga yang saat ini sedang dalam kesulitan akibat pandemi covid_19”, tutur Aswan, ST yang juga sebagai tokoh muda di Kecamatan Concong.

IMG-20210604-WA0091

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Concong IPTU Heriman Putra menyebutkan bahwa saat ini Polsek Concong, Koramil 04/Kuindra-Concong, Pemerintahan Kecamatan Concong dan Pemerintahan Desa Panglima Raja telah membuat Posko PPKM di daerah yang warganya terkonfirmasi positif covid_19.

“Posko dimaksud, selain melayani keluarga yang sedang isolasi mandiri juga melayani masyarakat lain yang membutuhkan bantuan, termasuk bantuan medis,” terang Perwira Polisi ‘Balok Dua’ tersebut.

Selain itu, dirinya berharap kepada warga di sekitar kediaman keluarga yang sedang isolasi mandiri (isoman) tersebut untuk tidak menjauhi atau memberi stigma negatif, karena covid_19 bukan hal yang memalukan dan bukan kehendak orang yang terpapar itu sendiri.

“Kewajiban kitalah untuk meringankan penderitaan dan kesulitan tetangga, karena suatu waktu, mungkin kita juga butuh pertolongan yang sama,” tutupnya.

Sementara itu juga, Kepala Desa Panglima Raja melalui Sekretaris Desa, Rahman, S.Pd.I
menyampaikan ucapan terimakasih kepada anggota DPRD Inhil, Polsek Concong, Koramil 04/Kuindra-Concong serta seluruh unsur terkait yang bersedia turun langsung ke Desa Panglima Raja untuk memberikan bantuan terhadap warganya yang saat ini tengah menjalani isoman.

“Kami dari pemerintah desa tentunya menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warga kami yang saat ini tengah menjalani isolasi mandiri akibat terpapar covid-19,” tutur Rahman.

“Kedapa seluruh masyarakat Desa Panglima Raja kami menghimbau untuk terus selalu merapkan protokol kesehatan, agar kita terhindar dari penyebaran covid-19,” tutupnya .

(ADV/arbain)




PAN Tolak Rencana Pemerintah Utang Alutsista Rp1,7 Kuadriliun

ARBIndonesia.com, JAKARTA – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI menolak rencana pemerintah membeli alat utama sistem persenjataan (alutsista) dengan dana pinjaman senilai US$124,9 miliar atau Rp1,7 kuadriliun.

Rencana itu tercantum dalam dokumen Rancangan Peraturan Presiden tentang Pembelian Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam).

“Fraksi PAN menolak rencana Kemhan berutang sebesar Rp1,7 kuadriliun untuk pembelian alutsista,” kata anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PAN, Farah Puteri Nahlia kepada wartawan, Kamis (3/6).

Ia menyatakan rencana pembelian alutsista dengan anggaran sebesar Rp1,7 kuadriliun itu tergesa-gesa dan belum matang. Terkait pertahanan, menurutnya, visi yang menjadi strategi lalu doktrin pertahanan perlu dibaca lebih dahulu sebelum membuat peta jalan yang sesuai dengan Nawacita.

“Dengan pembacaan ancaman yang tepat dan komprehensif, kita dapat mengetahui kebutuhan alutsista apa saja yang perlu dan mendesak kita beli maupun yang tidak. Pertimbangan ini semata-mata sebagai bentuk proporsionalitas anggaran dan penentuan skala prioritas yang lebih seimbang,” tutur Farah.

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, menurutnya upaya penanganan wabah harus menjadi prioritas utama pemerintah agar ekonomi Indonesia kembali pulih.

Farah berpendapat, upaya menjaga ketahanan ekonomi masyarakat lebih penting dan mendesak untuk dilakukan tanpa mengurangi visi strategis penguatan pertahanan militer.

Selain itu, Farah juga menilai rencana pembelian alutsista dengan anggaran jumbo tersebut berisiko membuat hutang Indonesia bertambah besar. Pasalnya, menurutnya, utang Indonesia sudah mencapai Rp6.445,07 triliun pada periode Maret 2021.

“Jadi, seharusnya setiap pembiayaan negara perlu dihitung konsekuensi logis dan rasionalisasi penggunaannya,” ujarnya.

Kemhan tengah menghadapi kisruh rencana pinjaman jumbo senilai Rp 1,7 kuadriliun yang tercantum dalam dokumen Rancangan Peraturan Presiden tentang Pembelian Alpalhankam.

Dokumen dengan anggaran pembelian alutsista dalam jenjang waktu 2020-2024 sebanyak US$124,9 miliar atau setara Rp1,7 kuadriliun itu tersebar ke publik. Dalam dokumen itu dijelaskan, pemenuhan akan menggunakan sistem pinjaman ke luar negeri dengan rentang pembayaran hingga 2044.

Namun, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyebut saat ini rencana pinjaman dana untuk memenuhi kebutuhan modernisasi alutsista itu masih digodok. Menurutnya, hal itu masih dalam tahap perencanaan.

“Ini sedang digodok, sedang direncanakan,” kata Prabowo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (2/6).

sumber cnnindonesia.com




Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Pemalsuan Surat Bebas Covid-19

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru di Provinsi Riau mengungkap kasus pemalsuan surat bebas Covid-19. Dalam pengungkapan itu, seorang pria berinisial N diamankan polisi dan kasusnya kini dilimpahkan ke Mapolda Riau.

Pelaku diketahui telah membuat 1.252 surat swab antigen palsu selama tiga bulan terakhir. Adapun harga yang ditentukan seharga Rp 50.000 hingga Rp 200.000 untuk satu lembarnya.

“Pelaku menjual satu lembar surat hasil swab antigen palsu dengan harga Rp 50.000 hingga Rp 200.000,” kata Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dalam konferensi pers kepada wartawan disalah satu mal di Pekanbaru, Rabu (2/6/2021).

Diberitakan sebelumnya, pelaku ditangkap di kawasan Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru.

Agung menambahkan dalam konferensi pers kepada wartawan di salah satu mal di Pekanbaru, kasus ini terungkap bermula saat adanya penumpang pesawat di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, yang menggunakan surat hasil swab antigen palsu, Rabu (2/6/2021).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengakui bahwa dialah yang membuat surat tersebut tanpa melakukan proses pemeriksaan medis.

N mengaku kepada polisi sudah beraksi selama tiga bulan. Pelaku mencari calon penumpang pesawat yang belum memiliki surat bebas Covid-19, sebagai syarat penerbangan.

Tindak pidana ini, kata Agung, murni dilakukan oleh N. Tidak ada keterlibatan pihak rumah sakit.

“Surat bebas Covid-19 dari pihak rumah sakit ada barcode-nya yang bisa mengeluarkan informasi sebenarnya. Tetapi, barcode yang dibuat pelaku ini asal-asalan dan tidak terkonfirmasi,” kata Agung.

sumber kompas.com




AS Hingga Israel Sudah Izinkan Warga Lepas Masker

ARBIndonesia.com, JAKARTA – Sejumlah negara mulai melonggarkan protokol kesehatan dan tampaknya sudah menuju kondisi normal seperti sebelum adanya pandemi Covid-19.

Berikut deretan negara dan wilayah yang telah mencabut aturan wajib menggunakan masker di lokasi publik.

sumber cnbcindonesia.com




Kabar Gembira! Biaya Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM Link Resmi Ditunda

ARBIndonesia.com, JAKARTA – Biaya cek saldo dan tarik tunai bank Himbara di ATM Link resmi ditunda. Awalnya, pengenaan biaya cek saldo dan tarik tunai di ATM Link ini akan dilakukan 1 Juni 2021.

Dengan demikian, para nasabah Himbara masih bisa menikmati layanan cek saldo dan tarik tunai secara gratis melalui ATM yang berlogo sama dengan penerbit kartu misalnya pemilik kartu ATM BNI tidak dikenakan biaya transaksi tersebut jika digunakan di ATM Link BNI. Nasabah juga memiliki pilihan untuk melakukan pengecekan saldo secara gratis melalui layanan mobile banking.

Awalnya biaya cek saldo Rp2.500, sementara untuk tarik tunai dikenakan biaya Rp5.000. Sementara transaksi transfer antarbank tidak dilakukan perubahan biaya atau masih tetap sebesar Rp4.000.

Keputusan penundaaan pengenaan biaya tarik tunai dan cek saldo nasabah BUMN di ATM Link ini berdasarkan kesepakatan anatara Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin). Mereka sepakat untuk menjadwalkan kembali implementasi penyesuaian biaya transaksi cek saldo dan tarik tunai di ATM Link.

Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati mengatakan, tarif tranksasi di ATM Link nantinya akan disesuaikan. Setelah perubahan tarif nanti diberlakukan, BRI, BNI, Mandiri dan BTN yang bergabung dalam layanan ATM Link memastikan layanan transaksi di ATM Link akan lebih baik, dengan jaringan yang luas sampai ke area remote dengan dukungan lebih dari 45.000 ATM sebagai perwujudan komitmen Himbara dan Jalin untuk tetap mengakselerasi inklusi dan literasi keuangan.

“Tetapi patut diingat penyesuaian tarif baru untuk tarif cek saldo dan tarik tunai tetap lebih rendah dibandingkan jaringan ATM lain di Indonesia. Khusus untuk nasabah penerima bansos, cek saldo dan tarik tunai di ATM Link tidak akan dikenakan biaya sama sekali,” kata dia di Jakarta, Selasa (1/6/2021).

Selain jangkauan yang lebih luas, penyesuaian biaya transaksi ATM Link diharapkan memberikan dampak positif pada peningkatan kualitas layanan, keamanan, dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi. Himbara juga mengajak nasabah untuk dapat bertransaksi secara non tunai (cashless) dan melakukan berbagai macam transaksi perbankan secara digital.

sumber okezone.com




Refleksi Hari Lahir Pancasila, Kapolri: Bersatu dan Gotong Royong Melawan Covid-19

ARBIndonesia.com, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bergotong royong melawan dan memerangi Pandemi Covid-19 atau virus corona dewasa ini.

Semangat gotong royong itu, kata Sigit, merupakan salah satu bentuk merefleksikan peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2021.

Dengan bergandengan tangan melawan Covid-19, hal tersebut merupakan wujud generasi penerus bangsa saat ini untuk melanjutkan semangat Founding Fathers Indonesia dalam merumuskan Pancasila sebagai Idiologi Bangsa ketika itu.

“Menanamkan nilai Pancasila di tengah Pandemi Covid-19 dapat dilakukan dengan gotong royong, bersatu dan bergandengan tangan sebagaimana butir ketiga pancasila ‘Persatuan Indonesia’ dalam melawan dan memerangi Pandemi Covid-19 yang saat ini sedang dihadapi oleh Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya,” kata Sigit dalam keterangan di Jakarta, Selasa (1/6/2021).

Pancasila yang merupakan kepribadian dan pandangan hidup berbangsa, menurut Sigit, menjadi landasan yang kuat untuk masyarakat dengan pemerintah bersatu menghadapi tantangan yang terjadi saat Pandemi Covid-19.

“Tingginya semangat persatuan dan kesatuan dari seluruh lapisan masyarakat bersama dengan Pemerintah, maka dapat terwujud Indonesia yang tangguh ketika menghadapi virus corona saat ini,” ujar Sigit.

Mantan Kapolda Banten itu menyatakan, dengan adanya persatuan itu, maka efek domino yang dihasilkan dari Pandemi Covid-19, mulai dari perekonomian dan kehidupan sosial dapat teratasi dengan baik.

Refleksi Hari Lahir Pancasila saat ini, kata Sigit, juga dapat diimplementasikan dengan kesadaran kedisiplinan dari masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, masyarakat juga harus memberikan dukungan dari seluruh kebijakan pemerintah dalam rangka memutus mata rantai virus corona.

“Kedisplinan protokol kesehatan dapat menjadi kunci untuk Indonesia segera bisa keluar dari Pandemi Covid-19. Dukungan dari masyarakat untuk turut serta dan berperan aktif dalam pelaksanaan PPKM Mikro, vaksinasi nasional serta penguatan 3M dan 3T, juga bisa menjadi bentuk nasionalisme atau wujud kecintaan terhadap Pancasila,” papar mantan Kabareskrim Polri tersebut.

Adanya gotong royong masyarakat dan Pemerintah dalam memerangi Covid-19 maka akan terwujud Pancasila dalam tindakan, bersatu untuk Indonesia tangguh. Sebagaimana tema Hari Lahir Pancasila 2021 yang diusung oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tahun ini. ***