OJK Ingatkan Penawaran Pinjaman via SMS dan WA adalah Pinjol Ilegal

ARBIndonesia.com, JAKARTA – Sebagian besar masyarakat pasti pernah mendapat penawaran pinjaman uang melalui SMS/WA dari nomor yang tidak kamu kenal? Segera abaikan dan hapus ya! Itu adalah ciri pinjaman online ilegal.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan, fintech lending atau pinjol yang terdaftar dan berizin di OJK tidak diperbolehkan menawarkan pinjaman melalui saluran komunikasi pribadi, baik SMS ataupun pesan instan pribadi lainnya tanpa persetujuan konsumen.

“Penawaran pinjaman via SMS atau WA adalah ciri pinjol ilegal. Abaikan dan hapus segera!” ujar Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (22/6/2021).

Dia juga mengimbau, masyarakat diminta jangan klik tautan atau menghubungi kontak

yang ada pada SMS/WA penawaran Pinjol ilegal. Jangan tergiur dengan penawaran Pinjol ilegal melalui SMS/WA yang menawarkan pinjaman cepat tanpa agunan apapun.

“Jika menerima SMS/WA penawaran Pinjol ilegal langsung hapus dan blokir nomor tersebut,” tukasnya.

Terakhir, sebelum melakukan pinjaman, pastikan selalu cek legalitas pinjol ke Kontak OJK 157 dan meminjam sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan untuk melunasi pinjaman. ***

Sumber wartaekonomi.co.id




Soal Pendidikan, Mahasiswa Luar Negeri Asal Inhil: Pemda Inhil Kurang Perhatian

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Ketua Umum (Ketum) Mahasiswa Luar Negeri asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Fauzan Aziz Maulana berharap pemerintah daerah memberikan sedikit rasa perhatiannya terhadap putra-putri Inhil yang menempuh pendidikan di Luar Negeri.

“Sejauh ini Pemerintah Daerah Inhil belum pernah sedikitpun menunjukan perhatiannya terhadap kami yang sedang menempuh study di luar negeri,” kata Fauzan yang merupakan Mahasiswa Magister di Tiongkok, Selasa (22/6/2021).

Bahkan kata Mahasiswa Magister di Tiongkok ini, Pemda Inhil menurutnya sampai saat ini tidak tahu berapa jumlah putra-putri Inhil yang menempuh pendidikan di Luar Negeri.

“Saya yakin juga mungkin pemerintahan daerah Kabupaten Inhil pun tidak tau ada berapa pemuda-pemudi Inhil yang sedang study di luar negeri, ini mungkin kurangnya rasa perhatiannya terhadap kami,” ungkapnya.

Saat ini kata Fauzan, Mahasiswa yang sudah terdata olehnya selaku Ketum Mahasiswa Luar Negeri Inhil baru berjumlah 7 orang.

“Ada yang di Tiongkok, Rusia, Jerman, Turki, Mesir dan juga Timur Tengah. Ini yang baru terdata, saya akan terus mencari data-data putra-putri Inhil yang study di Luar Negeri,” tuturnya.

“Mereka ini saya sebut adalah Agent of change, mereka adalah salah satu generasi penerus bangsa yang mana pemerintahan daerah harus juga memerhatikan mereka,” tambahnya.

Lanjut Fauzan, mengikuti seleksi pendidikan keluar negeri itu tidak mudah supaya bisa diterima di kampus negara-negara yang mereka tuju, selain itu juga tidak semuanya mereka adalah dari orang yang berkecukupan.

“Maka dari itu, saya berharap pemda memiliki rasa kepemilikan dan perhatian juga terhadap putra-putri daerah yg sedang berjuang membawa nama Indragiri Hilir di kancah Internasional,” ujar Fauzan yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang PPI Dunia.

ARBAIN




Diskusi Bersama Dandim, Ketum Mahasiswa Luar Negeri Inhil Bahas Soal Pendidikan

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Ketua Umum (Ketum Mahasiswa Luar Negeri asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Fauzan Aziz Maulana melakukan silaturahmi bersama Dandim 0314/Inhil, Letkol Inf Imir Faisal, Senin (21/6/2021) di Makodim.

Dalam silaturahmi tersebut, Fauzan Aziz Maulana yang merupakan Mahasiswa Magister di Tiongkok itu juga membahas soal pendidikan di Indonesia dimasa pandemi Covid-19 yang sudah berjalan setahun lebih dengan sistem pembelajaran daring.

“Sebenarnya saya selalu tersirat di pikiran saya terkait pendidikan di Kabupaten Inhil, yang mana kita berada di daerah yang bisa di katakan tidak semuanya memiliki akses internet atau jaringan yang memadai dan masih terdapat juga desa yang tidak memiliki jaringan maupun listrik,” tuturnya Fauzan menyampaikan kepada Dandim 0314/Inhil.

Lanjut Fauzan, bagi yang tinggal di kota mungkin masih bisa learn from home (belajar dari rumah). Akan tetapi yang terkena dampak besar dari sekolah daring ini mereka yang tidak memiliki fasilitas yang sama terlebih mereka yang tinggal di pelosok desa.

“Saya berharap di Kabupaten Inhil khususnya secepatnya diadakan pembelajaran offline kembali dengan mengikuti protokol kesehatan,” ujar Fauzan Mahasiswa S2 di Tiongkok.

Sementara itu, melalui Fauzan, Dandim 0314/Inhil, Letkol Inf Imir Faisal, mengatakan bahwa ia sering mengunjungi desa-desa plosok di Kabupaten Inhil, ada 2 faktor yang menghambat anak-anak itu tidak sekolah.

Yang pertama tidak ada nya biaya, dan kedua adalah tidak adanya rasa kemauan untuk sekolah.

“Faktor pertama mungkin bisa di atasi dengan adanya biaya sekolah gratis saat ini,” ujar Fauzan meneruskan penyampaian Dandim saat berdiskusi tentang pendidikan bersama pemuda kelahiran Tembilahan itu.

Arbain




Kebakaran di PT BBF Inhil, ini Kata Kapolres

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – PT. Bayas Bio Fuels (BBF) yang berada Desa Bayas Jaya Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir – Riau mengalami kebakaran.

Dari informasi yang diperoleh, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan minyak kelapa sawit yang terletak antara perbatasan Kabupaten Inhil-Inhu itu terbakar sekitar pukul 20.30 Wib, Senin (21/6/2021).

Mengenai kebakaran tersebut, perkembangan informasi sementara yang didapat dari Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan, SH. SIK. MHum menyebutkan bahwa api telah berhasil dipadamkan sekita pukul 21.30 Wib.

Selain itu juga, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Sedangkan kerugian materil yang dialami PT BBF tersebut berupa 1 unit mesin dirty cooling tower.

“Sudah berhasil dipadamkan pukul 21.30 wib, tidak ada korban jiwa dan hanya kerugian materiil 1 unit mesin dirty cooling tower,” tutur Kapolres Inhil.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih mencari informasi lebih lanjut terkait penyebab kebakaran di perusahaan PT. Bayas Bio Fuels (BBF).

Arbain




PT BBF di Perbatasan Inhil-Inhu Terbakar

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – PT. Bayas Bio Fuels (BBF) yang berada Desa Bayas Jaya Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir – Riau mengalami kebakaran hebat.

Dari informasi yang diperoleh, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan minyak kelapa sawit yang terletak antara perbatasan Kabupaten Inhil-Inhu itu terbakar sekitar pukul 20.30 Wib, Senin (21/6/2021).

Dikutip dari medialokal, Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil, H. Eddiwan Shasby menyebut bahwa lokasi kebakaran tepatnya di PT. Bayas Bio Fuels (BBF) yang berada di perbatasan Inhil- Inhu.

“Saat ini, Mobil damkar dan anggota sedang menuju lokasi kebakaran,” Jelasnya.

Lanjutnya, Eddiwan Shasby menjelaskan belum diketahui berapa banyak yang terbakar dan kerugian yang timbul, karena saat ini kebakaran masih berlangsung.

Hingga berita ini disiarkan, awak media masih mencari informasi lebih lanjut terkait peristiwa kebakaran di perusahaan PT. Bayas Bio Fuels (BBF).

Arbain




Curi Kabel Lampu Sepanjang 152 Meter di Tembilahan Hulu, 1 Orang tertangkap dan 1 Buron

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Seorang pelaku tindak pidana pencurian kabel lampu penerangan jalan milik pemerintah daerah Indragiri Hilir (Inhil) yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dibekuk Polsek Tembilahan Hulu, Polres Inhil.

Pencurian kabel diketahui terjadi pada Sabtu (19/6/2021) sekitar pukul 11.30 wib, di Jalan Suhada 2 RT.01 RW.017 Kelurahan Tembilahan Hulu, dengan tersangka inisial YN (49), warga Kelurahan Pekan Arba.

Dinas PUTR yang menerima laporan kabel penerangan lampu telah hilang berukuran 4 x 16 milimeter dengan panjang kurang lebih 152 meter yang terpasang di tiang listrik Jalan Suhada II Kelurahan Tembilahan Hulu langsung melaporkan ke Polsek Tembilahan Hulu.

“Kami langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Kadis PUTR dan selanjutnya melapor Ke Polsek Tembilahan Hulu,” kata salah satu pegawai Dinas PUTR Inhil, yang tidak mau disebut namanya.

Atas kejadian itu kerugian yang dialami diperkirakan kurang lebih 2.728.000.

Dikatakan Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan SH SIK MHum melalui Paur Humas Ipda Esra SH setelah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), Tim Unit Reskrim Polsek Tembilahan Hulu melaksanakan rangkaian penyelidikan dan interogasi terhadap para saksi.

“Pelaku akhirnya berhasil terungkap, berinisial YN dan diamankan Unit Reskrim Polsek Tembilahan Hulu. Setelah diinterogasi secara lisan perihal perkara dugaan curat, pelaku mengakui telah melakukan tindakan tersebut. Tersangka dan barang bukti di bawa ke Mapolsek Tembilahan Hulu untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Sementara rekan pelaku inisial HS masih dalam proses penyelidikan.

“Pelakunya dikenai Pasal 363 ayat 1 ke 4 Jo Pasal 55, terancam pidana penjara 5 tahun,” tukasnya. ***