IKMR Inhil Kirim Bantuan Rp260 Juta ke Korban Banjir dan Longsor Sumatera Barat

1. IKMR Inhil Kirim Bantuan Rp260 Juta ke Korban Banjir & Longsor Sumatera Barat, Pemerintah Inhil Beri Kontribusi Rp50 Juta
2. Bupati Inhil Melepas Rombongan IKMR, Bantuan Rp260 Juta Tiba di Sumatera Barat
3. Solidaritas Minang Riau: IKMR Inhil Galang Rp260 Juta Bantuan Korban Bencana Sumatera Barat
4. Rp50 Juta dari Pemerintah Inhil Turut Masuk dalam Bantuan IKMR ke Korban Banjir Sumatera Barat
5. Rombongan IKMR Inhil Berangkat ke Sumatera Barat, Bawa Donasi Total Rp260 Juta

TEMBILAHAN – Rombongan Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Kabupaten Indragiri Hilir berangkat ke Sumatera Barat untuk memberikan bantuan kepada para korban banjir dan longsor yang tengah menghadapi kesulitan. Bantuan berupa dana donasi sebesar Rp260 juta itu merupakan hasil penggalangan yang berlangsung selama periode 1 Desember hingga 12 Desember 2025.

Keberangkatan rombongan dilakukan secara simbolis dilepas langsung oleh Bupati Indragiri Hilir H. Herman. Pada acara tersebut, Bupati secara langsung menyerahkan donasi sebesar Rp50 juta dari Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir kepada pengurus IKMR Inhil.

“Ini adalah wujud komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir untuk turut berbagi dan membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah di Sumatera Barat,” ungkap Bupati saat menyerahkan amplop donasi.

Dia menambahkan, Rp50 juta ini bukan hanya angka, melainkan cerminan perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap nasib korban yang sedang mengalami kesulitan. Kita berharap bantuan ini dapat menjadi bagian dari upaya menyelamatkan dan meringankan beban mereka.

Penggalangan dana ini tidak dilakukan sendirian oleh IKMR Inhil. Organisasi ini bekerja sama erat dengan berbagai lembaga dan organisasi yang terkait, seperti IKMR kecamatan yang ada di Inhil, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), IWMR (Ikatan Wanita Minang Riau), IPMI (Ikatan Pemuda Minang Inhil), IKTD (Ikatan Keluarga Tanah Datar), PKDP (Persatuan Keluarga Dharmasraya), IKABU (Ikatan Keluarga Agam Bukittinggi), BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Indragiri Hilir, IKMAL (Ikatan Keluarga Minang Lahat), dan IKJS (Ikatan Keluarga Minang Jambi Selatan), serta menerima kontribusi dari masyarakat umum yang memiliki perasaan empati terhadap nasib korban.

Pada kesempatan itu, Ketua IKMR Inhil Romi Irawan menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada semua donatur yang telah dengan sukarela menyisihkan sebagian rezeki mereka untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah di Sumatera Barat. “Kita semua adalah satu keluarga, terlepas dari jarak dan daerah. Ketika saudara kita menderita, tanggung jawab kita untuk turut membantu tidak bisa diabaikan,” ujar Romi.

Dia menambahkan, Bantuan ini bukan hanya soal uang, tapi juga cerminan rasa kasih sayang dan solidaritas antar sesama manusia.” Kita harap dana ini bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar korban, seperti makanan, pakaian, dan kebutuhan darurat lainnya yang sangat diperlukan saat ini,” paparnya.

Selain membahas tentang donasi pemerintah, Bupati H Herman juga menyampaikan pesan harapannya kepada para korban dan rombongan yang berangkat. “Kita berdoa semoga bantuan yang diberikan hari ini dapat memberikan dampak positif yang nyata, meringankan beban dan kesedihan yang dirasakan oleh para korban,” kata Bupati.

Dia menambahkan, Semoga para korban tetap tabah dan kuat dalam menghadapi cobaan dari Yang Maha Kuasa. Kita percaya bahwa dengan kerja sama dan gotong royong, semua kesulitan ini akan segera berlalu, dan mereka akan mampu membangun kembali kehidupannya seperti semula. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan selalu siap memberikan dukungan yang dibutuhkan untuk membantu saudara-saudara kita sedang dalam kesulitan.

Setelah acara simbolis selesai, Bupati H Herman langsung melepas rombongan IKMR Inhil yang akan menuju Sumatera Barat untuk menyerahkan donasi secara langsung kepada pihak terkait di daerah terdampak bencana. Sedangkan bpjs ketenagakerjaan melindungi untuk keberangkatan kegiatan sosial ini***




Kantor Camat Enok Terbakar

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kantor Camat Enok, Kabupaten Indragiri Hilir, terbakar pada Jumat (12/12/2025) sekitar pukul 15.10 WIB. Peristiwa ini diduga dipicu oleh arus pendek listrik.

Kepala Dinas Kebakaran (Damkar) akabupaten Indragiri Hilir, H. Junaidi, S.Sos., M.Si, kepada wartawan menyampaikan peristiwa kebakaran terjadi pertama kali diketahui oleh seorang anggota Balakar Kecamatan Enok, Nuraimin (39). Mendapati hal tersebut, segera melakukan tindakan dan melaporkan langsung ke pos jaga Dinas Damkar Kabupaten Indragiri Hilir.

Saksi menyebutkan, ia menerima informasi dari staf kantor camat bahwa api mulai membesar di gedung tersebut. “Begitu mendapat laporan, saya langsung menuju lokasi dan mendapati hampir seluruh kantor camat sudah dilalap api,” ujarnya.

Bahkan menurut Camat Enok, Wono Sugito, S. IP, saat kejadian sedang berada di ruangan camat. “ Saya sedang di ruangan camat, kemudian diberitahu ada bagian yang terbakar. Api begitu cepat merayap bangunan lain sehingga banyak yang tidak dapat dilakukan, termasuk ruangan tempat penyimpanan peralatan kebakaran“ aku Wono.

Selain itu, terang Wono, di saat kejadian kelompok pengajian ibu-ibu juga sedang melaksanakan kegiatan rutin. Sehingga berberapa ibu berteriak histeris dan otomatis kekhusukan pengajjan buyar dan bubar demi menyelamatkan diri masing-masing.

Warga bersama personel Polsek Enok, Koramil, dan Balakar berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.00 WIB, sebelum petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api baru.

Hingga pukul 16.15 WIB, api dipastikan padam dan kondisi dinyatakan aman. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sementara kerugian materiil masih dalam pendataan. Upaya pemadaman memanfaatkan sumber air dari sumur di sekitar lokasi kejadian.

Pihak kecamatan dan dinas terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. *




Pemkab Inhil Perkuat Kerjasama dengan PLN dan PLTU

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) perkuat kerjasama dengan PT. PLN Nusantara Power Services PLTU Tembilahan, dalam sinergi mendukung kearifan lokal, pencegahan, pengendalian kebakaran dan penyelamatan, serta penyelenggaraan penanggulangan bencana di wilayah Inhil.

Kerjasama tersebut tertuang dalam MoU yang ditandatangani kedua belah pihak, pada Selasa (9/12) pagi, di kantor PLTU Jalan Sungai Beringin, Tembilahan.

Bupati Inhil Herman, yang kehadirannya diwakili Asisten Administrasi Umum, Fadillah, menyambut baik kerjasama ini. Ia menyoroti pentingnya sinergi semua pihak dalam mengatasi berbagai persoalan yang tertuang dalam MoU.

Misalnya dalam penanggulangan bencana, Geografis Inhil didominasi dataran rendah, rawa gambut dan mangrove, serta banyaknya parit-parit dan sungai, menjadi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor, termasuk ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Kondisi alam yang demikian menjadi tantangan tersendiri bagi kita, maka penanganannya perlu dukungan dari semua pihak termasuk PT. PLN melalui PLTU, agar bisa disiapkan mitigasi bencana sehingga kerugian dapat diminimalisir dan menguatkan ketahanan masyarakat,” kata Asisten Administrasi Umum menyampaikan sambutan Bupati Inhil.

Selain soal penanggulangan bencana, kerjasama tersebut juga membahas pengembangan kearifan lokal yang ada di Inhil.

“Dalam merumus kebijakan kita perlu mempertimbangkan kearifan lokal di wilayah Inhil. Daerah ini memiliki potensi perkelapaan yang luas, hutan mangrove, perairan yang kaya, wisata alam dan religi, keberagaman suku dan UMKM, yang semuanya ini perlu dilestarikan bersama,” kata Fadillah melanjutkan.

Sementara, Agus Putranto, selaku Manager Unit PLTU Tembilahan menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah.

“Saya harap, kerjasama ini dapat menjadikan Kabupaten Inhil menjadi lebih maju dan masyarakatnya sejahtera,” tutur Agus. (Adv)




Bupati Inhil Ikuti Rakornas Antisipasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang Digelar Kemendagri

ARBindonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE, MT yang diwakili oleh Asisten II Setda Inhil, Dwi Budianto, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara daring dalam rangka mengantisipasi pelaksanaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kamis (11/12/2025) Kegiatan ini diikuti dari e-Bilik Diskominfopers Tembilahan.

Rakornas dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan dihadiri pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia. Mendagri menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama masa libur Nataru.

Arahan Utama Mendagri Tito Karnavian

1. Penguatan Stabilitas Keamanan

Daerah diminta meningkatkan koordinasi dengan TNI, Polri, dan unsur keamanan untuk menjaga kondisi tetap kondusif, terutama pada: Gereja dan rumah ibadah,
Lokasi wisata dan pusat keramaian,Pusat perbelanjaan,Terminal, bandara, dan pelabuhan.

2. Kesiapan Pelayanan Publik

Mendagri menegaskan agar layanan kesehatan, transportasi, dan fasilitas darurat tetap siaga. Posko terpadu diminta aktif mulai pekan ketiga Desember untuk memantau arus orang dan barang.

3. Pengendalian Harga dan Ketersediaan Pangan

TPID diminta melakukan pemantauan harian, memperketat pengawasan distribusi, serta memastikan koordinasi dengan Bulog guna mencegah gejolak harga.

4. Antisipasi Kebakaran dan Bencana Lain

Merujuk data 20.427 kasus kebakaran pada 2024, daerah diminta meningkatkan edukasi masyarakat, melakukan pemeriksaan instalasi listrik, memperkuat kesiapsiagaan Damkar, serta mengoptimalkan sarana prasarana sesuai Permendagri 122/2018.

5. Monitoring Mobilitas Masyarakat

Daerah diminta memantau arus mudik dan balik, mengoptimalkan sistem informasi lapangan, serta memastikan rekayasa lalu lintas berjalan baik terutama di wilayah wisata.

Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa keselamatan dan kelancaran masyarakat selama Nataru merupakan prioritas utama. Kepala daerah diminta hadir langsung dalam proses monitoring dan pengendalian lapangan untuk memastikan kesiapan daerah berjalan optimal. (Adv)




Bupati Indragiri Hilir Diwakili Staf Ahli Hadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda XXIX STAI Auliaurrasyidin

ARBindonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muamar Ghadafi, menghadiri Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda XXIX Program Sarjana Periode I Tahun Akademik 2025/2026 STAI Auliaurrasyidin Tembilahan. Acara berlangsung pada Kamis, 11 Desember 2025, di Aula STAI Auliaurrasyidin Tembilahan.

Dalam sambutan tertulis Bupati Inhil H. Herman yang dibacakan oleh Muamar Ghadafi, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terselenggaranya Wisuda ke-29 Program Sarjana STAI Auliaurrasyidin Tembilahan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan kepada STAI Auliaurrasyidin atas pelaksanaan Wisuda XXIX Tahun Akademik 2025/2026. Kami berharap STAI Auliaurrasyidin Tembilahan terus menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Indragiri Hilir yang lebih maju. Pemerintah daerah siap memberikan dukungan untuk mencapai tujuan tersebut,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Acara wisuda berjalan khidmat dengan dihadiri unsur pimpinan STAI Auliaurrasyidin, para dosen, orang tua mahasiswa, dan tamu undangan lainnya. Momentum ini menjadi harapan baru bagi para lulusan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah serta menjawab tantangan di dunia kerja dan masyarakat. (Adv)




BPKP Riau “Kawal” Pembangunan di Rohul: Gedung DPRD dan RSUD Diinspeksi, Audit Fisik 9 Tahun Mangkrak Wajib Dilakukan

​ARB INdonesia, ROKAN HULU – Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau, Evenri Sihombing, S.E., M.Si., beserta jajaran, melakukan peninjauan intensif terhadap sejumlah proyek pembangunan gedung di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) pada Rabu (10/12/2025). Peninjauan ini menekankan peran pengawasan BPKP untuk memastikan setiap anggaran, baik dari APBN, APBD Riau, maupun APBD Rohul, digunakan secara tepat sasaran dan akuntabel.

​Didampingi langsung oleh Bupati Anton, S.T., M.M., Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M., Ketua DPRD Hj. Sumiartini, dan Dirut RSUD Rokan Hulu dr. Zuldi Afki, Sp.P., BPKP menyoroti dua lokasi utama: Kantor DPRD Kabupaten Rokan Hulu yang baru, dan proyek pembangunan Gedung 6 Lantai RSUD Rokan Hulu yang telah mangkrak selama kurang lebih 9 tahun.

​Dalam pernyataannya kepada wartawan, Evenri Sihombing menegaskan bahwa secara visual, proyek Gedung DPRD dan RSUD Rokan Hulu sudah tergolong “On The Track”. Istilah ini merujuk pada proyek yang berjalan sesuai jadwal, cakupan, dan anggaran.

​”Kalau bangunan gedung DPRD dan RSUD Rokan Hulu secara visual sudah On The Track. Karena juga dari awal perencanaan selalu kita kawal,” ujar Evenri.

​Kendati demikian, BPKP tidak segan memberikan catatan kritis kepada kontraktor pemenang tender dan pihak terkait. Untuk bangunan baru di areal RSUD Rokan Hulu yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2025 (sekitar Rp 5 Miliar), BPKP meminta perbaikan mendasar seperti memastikan atap tidak bocor dan seluruh pekerjaan disesuaikan ketat dengan kontrak kerja.

​Hal serupa juga disampaikan untuk Gedung DPRD Rohul yang baru selesai. BPKP telah menyerahkan catatan perbaikan kepada Dinas Perumahan Dan Pemukiman (Disperkim) Pemkab Rohul, terutama terkait pembenahan pada bagian depan gedung dan beberapa area di dalam.

​Fokus utama pengawasan BPKP adalah rencana lanjutan pembangunan Gedung 6 Lantai RSUD Rokan Hulu yang akan dimulai pada Tahun Anggaran 2026 setelah 9 tahun terbengkalai.

​BPKP Riau menyatakan mendukung penuh kelanjutan proyek vital ini demi pelayanan kesehatan masyarakat. Namun, dukungan tersebut disertai syarat mutlak:

​”Kita mendukung lanjutan pelaksanaan pembangunannya, namun dilakukan audit fisik bangunannya dan biaya awal pembangunan gedungnya. Hal ini supaya tidak ada masalah lagi kedepannya,” tegas Evenri Sihombing, yang mengaku Putra Ujungbatu Rohul.

​Audit fisik dan audit anggaran awal ini diperlukan untuk memitigasi risiko hukum di masa depan dan memastikan fondasi proyek yang akan dilanjutkan benar-benar layak.

​Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Rohul, Hj.Sumiartini, menyatakan bahwa semua catatan BPKP telah disampaikan kepada Dinasperkim dan pihak terkait. Ia juga mengkonfirmasi upaya DPRD mendukung kelanjutan proyek RSUD.

​”Untuk lanjutan Pembangunannya, kami dari DPRD Rohul sudah menyampaikan kepada Bupati Rokan Hulu, karena ada dana yang akan dipinjam sebesar Rp 146 Miliar dan juga sudah masuk pada Rancangan KUA PPAS Tahun Anggaran 2026,” jelas Sumiartini, menegaskan komitmen untuk peningkatan pelayanan kesehatan terbaik.

​Sementara itu, Dirut RSUD Rokan Hulu, dr. Zuldi Afki, menyatakan apresiasi dan memastikan semua catatan serta arahan BPKP Provinsi Riau akan segera ditindaklanjuti. ( Kri ).